Open the Door

Open the Door
Berkunjung ke Rumah Joko


__ADS_3

Siska yang sudah mengantuk tidur duluan di tempat tidurnya. Setelah menyiapkan bantal dan selimut buat Joko di sofa panjang.


Tak lama kemudian, Joko masuk ke kamar Siska. Bukannya tidur di sofa seperti perjanjian awal melainkan menyusul tidur di samping Siska dan memandangnya dengan bahagia.


"Akhirnya lo Jadi istri gue cintah..!! " Joko berkata pelan sambil mencium dahi Siska dan mengelus kepalanya dengan lembut.


Masih menatap.


Lama-lama Joko gemez dan mencubit pipinya yang lembut. Kemudian memeluk Siska dengn erat seperti gurita.


Tiba-tiba...


Tangan Siska meninju Mata Joko...


"Hadwoohh...!! " melepas pelukannya dan memegang matanya yang lebam.


Ketika asyik mengusap-usap matanya yang lebam sebuah tendangan mendarat di pantat Joko. Joko tersungkur jatuh dari tempat tidur dengan Muka yang mendarat duluan.. Sudah bonyok tambah bonyok... Kasihan... Wkwkwkkwk...


Siska masih tertidur dengan nyenyak dan pulas.


"Gila nie Cewek, dia orang apa kuda?? Tingkahnya astagfirullah... Lain kali gue kalau mau tidur sama dia, harus pakai pengaman diri biar gak babak belur kayak gini.


...----------------...


Keesokan paginya, Siska terbangun dengan perasaan yang menyenangkan seperti habis memukul seseorang. Apa mungkin perasaannya saja?? Siska hanya mengangkat bahu. Ketika akan bangun terlihat Joko meringkuk dan memeluk erat kaki Siska.


Ketika hendak melepaskan kakinya dari pelukan Joko terlihat Muka Joko yang bapak belur.


"Heiiii Jooo... Bangunn!! Muka lo kenapa??? Kok bonyok gitu?? " Masih menggoyang-goyangkan badan Joko.


"Hmmmm... Ohhh.. Dipukul Kuda gila!! " Sambil mengucek matanya yang lebam kebiruan.

__ADS_1


"Heeehhhh... yang benar aja deh Jo, Disini kan gak ada kuda!! " Kata Siska heran dan mengernyit bingung.


Joko Hanya mengangkat bahu.


Joko yang masih setengah bangun menyandarkan kepalanya pundaknya. Tertidur lagi dengan baju yang setengah terbuka.


Siska yang melihat dada kotak-kotak Joko jadi berhalusinasi sendiri dan menikmati pandangan yang indah itu.


"Eitzz... tunggu-tunggu!! Joko bencong bukan cowok Beneran!! Ahh sayang... " Sambil menghela nafas.


"Hei... Bangun Jo...!! Katanya kita mau mengunjungi orang tuamu?? "


Joko yang baru menikmati harum tubuh Siska langsung tersadar dan mengangguk.


"Yok, cepet siap-siap!! " Sambil menyeret Joko dari tempat tidur. Joko Hanya pasrah karena masih mengantuk.


Siska dan Joko bersiap-siap dengan pakaian resminya.


"Ra... Gak usah gini juga kalixx...!! " Sambil membiarkan Siska mendandaninya dengan pakaian peninggalan almarhum ayah Rara Yaitu pakaian berjas abu-abu dengan kerah sanghai. Walaupun Pakaian kuno tapi masih kelihatan keren dan modis.


Lalu Siska menutupi lebam-lebam di muka Joko dengan conseler dan sedikit bedak di atasnya. Untuk sentuhan akhir, Siska merapikan rambut Joko ala Justin bieber. Menambah tampan wajah Joko saat ini.


""Ihhh jadi pingin nyubit dan nyium wajah tampan anak jadi-jadian ini gue!! " Kata Siska dalam hati. Yang masih berusaha menahan tangannya untuk menyentuh wajah Joko.


"Ahh.. Udah selesai!! Lo tunggu di ruang tamu dulu gue mau dandan!! " Sambil mendorong Joko keluar dari kamar.


Setengah Jam kemudian Rara keluar dengan gaun putih panjang tanpa lengan dan memperlihatkan punggungnya yang indah. Rambutnya Di sanggul kecil ke atas dan poni ikal yang dibiarkan menyamping di mukanya. Terlihat hiasan mutiara dan bunga kecil di samping sanggulnya. Menambah anggun dan menawan penampilan Siska.


Joko terpana dan menatap Siska tanpa bergeming.


Mau berapa kali pun Joko melihat penampilan Siska, selalu saja bisa membuat dia terpesona.

__ADS_1


""Hei jo ayo..!!" Meraih dan menarik lengan Joko yang masih terpana dengn paksa.


Ketika Siska hendak duduk di kursi sopir, Joko menghalanginya dan memohon untuk membiarkannya menyetir.


Dia Gak mau mati muda. Masih trouma disopirin Siska yang kayak pembalap ugal-ugalan.


Dengan mulut manyun, akhirnya Siska duduk di kursi penumpang sebelah Joko.


Siska curi-curi pandang ke Joko. Kalau lagi nyetir keliatan cowok banget... Aaaahhhhh...


Masih memandangi Joko.


Joko yang dipandangi, merasa bulu kuduknya berdiri semua. Kayak dipandangi Kuntilanak yang menyeramkan dan Macan yang kelaparan pingin menerkamnya.


Joko berkeringat dingin.


......................


Sampailah mereka di gerbang mewah, Rumah Joko yang kayak Istana. Para penjaga yang menjaga gerbang itu berpakaian seragam ala samurai dan Ninja. Ehh ada yang mirip kenshin dan Naruto... Heee..


" Ehh... Kok gak nyambung banget!! Ini kan dah era modern, Mbok yang jaga Itu kayak satpam atau Tentara bayaran kan masih nyambung!! La ini kok yang jaga Ninja sama samurai???" Masih mengernyit bingung dan heran.


Joko yang melihat Siska yang bingung hanya tersenyum lucu.


"Kenapa cintah?? Bingung...?? "


"Huum..!! " Siska hanya mengangguk.


"Wkwkw.. Papaku Maniak anime.. Jadi seragamnya radhak aneh gtu..!! "


"Oooww.. Pantas!! "

__ADS_1


"Padahal itu beneran Ninja sama samurai, Kalau tau pasti terkejut Dia... Wkwkwk... "Kata Joko dalam hati dengan senyum misterius nya.


...****************...


__ADS_2