
Siska sekarang hendak merubah identitasnya dari nama Rara ke nama Siska Sesuai namanya dulu. Siska tidak terlalu tahu cara merubah identitasnya disini. Karena biasanya ada bawahannya yang mengurus semua kebutuhannya.
Siska memberitahu Joko tentang rencananya, dan langsung menyetujuinya. Yah, Joko berpikiran itu lebih baik daripada Rara diganggu terus oleh Juna dan Farah.
Dia gak mau melihat Rara terluka lagi. Seperti waktu rara menghilang, balik-balik penuh luka. Sedih melihatnya.
1 minggu kemudian Identitas Rara sudah menjadi Siska dengan cepat karena bantuan Joko.
"Jo makasih banget ya..!! " Sambil memeluk Joko dengan erat.
Joko Hanya tersenyum dan mengusap kepala Siska dengan lembut.
" Hehehe... gak masalah cin, kayak sama siapa aja... Ehmm.. berarti gue panggil Siska nihh.!! "
"Huum.... "Siska mengangguk dengan imutnya. Joko jadi gatal ingin mencubit pipi Siska.
"Uweee... sakit Joo!! "
"Hehehe... Ayok kita rayakan nama barumu dengan makan-makan di restoran terkenal di Deket sini Cintah... "
"Okew... Jooo!! Ide bagus.. Krrr.... ehehehe nie perut gue dah Gak bisa kompromi..." Siska tersenyum malu.
Siska dan Joko tiba di depan restoran China yang terkenal mahal dan enak.
Siska dan Joko duduk di tempat yang dipesan Joko. Tempat yang sangat nyaman, dengan tempat duduk lembut dan meja yang besar memanjang.
Disana sudah tertata rapi makanan mewah, seperti kepiting, lobster, daging panggang, daging cincang, sop chiness... dan lln. Sampai berkeringat gue...
"Habis gak ya?? " Kata Siska dalam hati.
"Wkwkwk... Gak habis simpan aja di perut gue non!! " Kata Rorin di dalam gelang, Yang sudah mengeluarkan air liur dan berendam di dalamnya.
"Hikzzz... Jorok... mandi dulu sana!! Gue simpenin bagian loo!! " Kata siska bertelepati dengan Rorin.
"Makasihh... Non... moga tambah cantik, banyak rejeki dan sehat selalu...!! " Kata Rorin cari muka.
"Gini nih... Hmmm... Kalau ada maunya!!"
"Ehehehe..."
Joko mengambilkan Siska kepiting dan udang rebus yang sudah dikupasnya ke dalam piringnya.
Siska menatap Joko bengong dan menoleh ke piringnya.
__ADS_1
Masih belum sadar..
Dan Menangis haru.....
"Hey... Cin... Kenapa nangis?? Terharu ma gue?? "
"........" Siska mengangguk.
"Ggiihhh... Makan!! Keburu dingin!!" Joko menyuapi Siska dengan sepotong daging kepiting rebus yang sudah dikupas ke dalam mulutnya.
Siska memakannya sambil menangis haru.
"HizZZzzz... Makan ya makan, jangan sambil nangis dong cintah!! "
Sambil mengelap mulut dan pipi Siska dengan sapu tangan...
Muka Siska bukannya bersih tapi malah bertambah kotor kena saos masakan. Joko mengelap sambil menahan tawa...
"Hmpftt... Sudah-sudah jangan nangis..!! " Masih mengusap-usap muka Siska.
"Hmmm... muka dan mataku ku kok rasa panas dan pedih ya?? "
5 menit kemudian...
"Nih... Pakai ini...!! " Memberikan baskom berisi kobokan cuci tangan... Siska menenggelamkan mukanya ke dalam baskom dan mengguyur ke mukanya, sampai basah kuyup..
"Jo... lo jahat bener air kobokan lo kasih gue..!! " Mendekati Joko ingin membuat perhitungan dengannya..
"Ahahaha... Ampun cintah.... Salah sendiri nangis..!! Kan sekarang lo Jadi berhenti nangis kan?? " Sambil berlari - lari mengitari meja mencoba melarikan diri dari Siska yang membawa baskom berisi air kobokan yang lain.
Joko tersandung kursi dibelakang nya dan Siska pun jatuh dan....
Cuuuuupppp.... Kkkkisssss....
Siska terjatuh di atas tubuh Joko dan tanpa sengaja menciumnya.
Siska dan Joko Hanya memerah..
"Ehmm.. guwe gak sengaja ya Joo!! Lupakan saja lo kan gak doyan cewek juga!! "Siska salah tingkah.
" "Ehmm.. Ngomong-ngomong aku pingin minta bantuan lo Cin!! Jadi gue bakal lupain kejadian ini. " Sambil membenarkan duduknya dan mengelap muka dan badan Siska yang basah dengan handuk yang dia minta tadi dari pelayan.
"Iya Joo.. Ada apa??"
__ADS_1
"Ehmm.. Gimana ngomongnya ya.. Ehm lo kan tau gue anak semata wayang papah gue.. Dan gue homo.. Doyan laki maksud gue.. "
"Trusss?? "
"Gue Kemarin Dipaksa nikah ma cewek yang dijodohkan keluarga gue.. "
"Lanjut...!! "
"Nah gue kan menentang keras perjodohan itu. Trus Bokap gue bakal mundur kalau gue punya calon lain. "
"Nah, disini gue minta tolong banget ma lo buat ngabulin permintaan gue..!! "
Iya, apa itu?? "
Please Jadi Istri Kontrak Gue!! Gue Janji bakal ngasih lo bayaran yang layak!! Lo mau Apapun gue bakal Kabulin dan semua properti milik gue jadi punya kamu juga!! "
Siska hanya bingung mau jawab gimana. Ini hal yang mengejutkan buat Siska yang baru menikmati kejombloannya setelah terlepas dari Juna.
" Ehmm... Gimana Ya Jo.. Lo kan tau gue baru cerai dari Juna!! "
"Iya.. Gue tau!! Tapi please bantu gue!! " Sambil memohon dengan wajah memelas.
"Ini menyangkut hidup mati gue Cin!! Ayolahh?? " Masih menatap memohon kepada Siska.
Siska Akhirnya kalah dengan tatapan memelas Joko.
"Ahh... Diakan sahabat gue yang paling ngerti gue.. beda sama Juna yang nyakitin gue." Kata Siska dalam hati.
"Gue juga setuju Non!! " Kata Rorin yang tiba-tiba masuk ke dalam kepala Siska.
Siska melirik Tajam pada Rorin. Dan Rorin pun terdiam sambil pura-pura melirik ke tempat lain dan bersiul.
Siska hanya menggeleng geli.
"Ok.. Jo gak masalah.. Lo kan sahabat gue!! Gue bakal Bantu lo!! Tenang aja. "
"Makasih Cintah... " Memeluk Siska dengan bahagia. Sebuah senyuman licik tersungging di wajah tampan Joko.
"Akhirnya lo bakal jadi milik gue!! " Kata Joko dalam hati.
...****************...
"
__ADS_1