
di kantor
sudah 1 minggu sejak reyhan bertemu mutia, sejak saat itu juga semua orang di kantor di siksa dengan sikap buas bos mereka, semua direktur satu persatu sudah melaporkan perkembangan proyek yang di kerjakan divisinya masing-masing,
pintu bertuliskan KANTOR CEO seakan merwka melangkah ke neraka untuk menerima pembalasan atas perbuatan mereka selama hidup, keringat dingin dan wajak pucat serta lelah para direktur tua disana tidak dapat di samarkan
semenjak reyhan mengambil alih perusahaan cabang di bandung dia memang terkenal akan sikap dingin dan berwibawanya, aura nya tidak terpungkiri membuat semua menghormati nya selain memang kinerjanya sebagai pemimpin tidak diragukan lagi
jason dan putra yang ada di ruangan itu juga merasa heran dengan kelakuan bos mereka, sebelumnya tidak ada hal yang mereka ketahui dapat memicu prilaku mengerokan bosnya itu,
aura yang mengelilingi bos mereka saat ini bagaikan dewa yang memancarkan gelombang mematikan meski dia hanya duduk dan lebih banyak diam sepanjang waktu, matanya yang setajamnelang serasa merobek wajah direktur-direktur yang masuk bergantian
hanya ben yang merasa bisa menebak atas perilaku bosnya ini, ini hampir serupa dengan aura mengerikan bosnya saat di club,
saat ada gadis itu ...
sejak bertemu gadis itu, perasaannya bagai roller coster, baik dan buruk terjadi hanyabdalam hitungan detik,
siapa yg mengirimkan pesan itu pada gadisnya? apa dia sudah punya kekasih? tapi mengapa ada kerinduan yang dalam di pesan itu, seakan sudah lama tidak bertemu? mengapa dia malah diam dan tidak bertanya pada gadis itu?
semua pertanyaan yang berputar di kepalanya sungguh membuatnya sakit kepala, malah urusan pekerjaan pun tidak membantu, 1 minggu ini dia berharap bisa melupakan semua pertanyaan itu dengan terus bekerja keras namun hasilnya nihil
" hy bro... kalian sedang makan apa" tiba- tiba muncul di hadapan jason dan putra
mereka mengacuhkan ben fan hanya meliriknya sekilas
"untuk proyek pengerjaan taman bermain yg di kerjakan tuan wiliam kita harus mempercepat proses pengerjaannya" ucap putra
"huuh, rasanya aku ingin membelah diri menjadi 10 bagian, bos ingin aku melakukan ini dan itu disaat bersamaan, bagaimana aku bisa " ucapnya frustasi
sejak 1 minggu ini yang paling sibuk adalah jason karena dia sekertaris utama di perusaan itu,
sekarang wajah tampannya tampak 10 tahun lebih tua dalam 1 minggu, jangankan untuk mandi dan tidur, makan saja rasanya sulit, rasanya dia ingin menangis melihat nasibnya yang malang
sambil menggaruh kepala canggung "mau gimana lagi, kamu asisten kepercayaan bos di kantor, kalo aku tudak banyak dari urusan militer yang harus di urus karena bos disini dan ben hanya aksesoris saja disini, kami tidak banyak melakukan apapun,
putra menatap ben yang terlihat santai di depannya "sepertunya kau sangat tidak terpengaruh dengan kondisi ini, apa kau juga tidak ada kerjaan?"
ben yang sejak tadi di acuhkan memutar bola matanya malas "bagaimana aku dianggap menganggur, jika kalian sibuk di atas langit aku pun sangat sibuk di bawah tanah" ucap ben menyeringai
ben menusuk semanagka yang ada di mangkuk dan memakannya" sepertinya bos sedang jatuh cinta"
jason yang sedang menangis dan putra yang sedang makan langsung terkesiap dan menatap serentak ke arah ben yang dengan santai memakan semangkanya
"apa katamu, jatuh cinta??" putra hanya tersenyum pahit mendengar pernyataan ben, tentu saja dia tida percaya karba dia tau selama ini hanya lara yang di cintai bos nya, hanya lara
jason langsung melompat ke arah ben sangkin bersemangatntnya " woww... apa kau serius ben, siapa gadis itu? apa kita mengenalnya?selama ini bos tidak pernah mengungkit hal itu, apa kau yakin? "mata jason berbinar-binar saat bertanya dengan semangat pada ben
"hei menjauh dariku, jangan membuat gadis-gadisku salah paham" ucap ben sambil meligat ke kanan dan kiri nya
__ADS_1
"ceh, dasar palyboy... aku dan putra juga tidak ingin di salah pahami dengan mu, level kami berbeda denganmu, kami tidak sembarangan memberikan tubuh kami pada para gadis yang haus itu, kami pemilih " ucap jason dengan bangga
ben tertawa keras sampai air matanya keluar dari sudut matanya "baik lah tampan, aku lebih suka mengencani gadis-gadis haus itu dari pada harus menemanimu menghadapo bosmu yang menyeramkan itu,"
ben berdiri dan bersiap meninggalkan jason dan putra..
"dan jangan lupa siapkan rapat juga untuk rapat pemegang saham dan para direktur utama dari anak cabang perusahaan malam ini, kalian akan di bantai lagi sepertinya" ucapnya sambil tertawa puas dan meningalkan jason yang mulai menangis lagi merutuki tidak beruntungnya dia
.
.
.
sudah 1 minggu sejak mutua menerima pesan itu
1 tahun sudah berlalu dan mutia dengan naifnya ingin percaya pria itu mengerti akan permintaanya saat terakhir mereka ,
meski mutua tidak ingin tahu dan melibatkan diri tapi dari roy dia masih mendengar bagaimana kejam nya pria itu merebut kekuasaan bawah tanah selama 1 tahun ini, bahkan dia dianggap sudah gila karna membunuh tanpa berkedip,
dahulu kak jo merupakan ketua gang kapak, yang sangat ditakuti tapi di depan mutia jo sangat jarang terlihat menyeramkan, dia selalu ada di sisi mutia apapun yang dia alami,
kak jo mempunyai adik bernama kak zona, dia berbeda 2 tahun dari kak jo, mereka juga punya perusahaan raksasanya tapi meski jadi anak tertua kak jo lebih suka hidup sebagai dirinya sendiri, melihat garis2 saham itu membuatnya sama sekali tidak tertarik, jadi dia dan kak zona sepakat untuk kak zona yang mengambil alih semua perusahaan dan menjadi pewaris sedangkan kak jo yang bekerja di kejamnya trasaksi bawah tanah,
meski semua tau zona adalah ahli waris tapi nyatanya mereka hanya patuh terhadap peruntah dan aturan kak jo sampai saat ini,
meski di permukaan tampak tenang, nyatanya setelah kejadian 1 tahun lalilu semua nya berubah secara perlahan, ketenangan itu hanya kedok untuk menutupi semua kemalangan yang terjadi di antara kedua saudara itu,
semua yang di cemaskan mutua akhirnya terjadi, "DIA KEMBALI"
saat pertama melihat pesan itu mutia langsung melemparkan ponselnya kareba terkejut
tidak bisakan dia menyapa dengan lebih masuk akal, jantungnya hampir berhenti karen syok
mutia memejamkan matanya merasakan semilir angin yang menerpa wajahnya, mungkin ketenangan ini tidak akan bertahan lebih lama lagi saat pria itu kembali,
bukankah penghianatan akan berujuk kematian??
rasanya dia sekarang belum ingin mati, ada seseorang yang berjanji membuatkan taman bermain untuknya, dia benar2 ingin melihatnya meskipun mungkin itu hanya omong kosong belaka dari bos nya itu
sejak kecil hanya itu yang di dambakan mutia, pergi ke taman bermain bersama keluarga dan orang2 yang di sayanginya, tapi faktanya sampai berusia 18 tahun hanya pria itu yang ada untuk menemaninya bermain di dufan saat mereka di jakarta
hah... tiba-tiba aku merindukannya
ruang rapat
rapat kali ini sudah berjalan 2 jam, tapi tidak ada tanda bahwa ini akan segera berakhir, reyhan terus saja mengajukan keluhan per keluhan tentang kondisi perusahaan yang sebenarnya sangat stabil, suasama hening itu semakin membuat orangvyang ada di dalam merasa tertekan,
proyektor yang ada di hadapan semua orang tersambung langsung dari ponsel bos mereka, tidak ada yang bisa memanipulasi atau memperbaiki dalam waktu singkat karna data rinci ada pada bos mereka
__ADS_1
"ya tuhan tolong bantu kami, jika lebih lama lagi maka akan ada korban ke 10 hari ini" ucap jason gelisah dengan suara kecil
ini sesungguhnya penyiksaan sang iblis
ternyata sudah banyak orang yang harus di larikan ke rumah sakit akibat pingsan dan stress akibat 1 minggu yang melelahkan ini
direktur perencanaan sedang menerangkan info terbaru yang sudah di revisinya, punggungnya sudah basah dengan keringat di bawah tatapan bosnya saat ini, kakinya hampir tidak sanggup lagi berdiri di hadapan semua orang
drttt...drttt..
semuaa orang yangvsedang fokus tiba-tiba di kejutkan oleh panggilan masuk bos mereka
tanpa melihat siapa yg menelfon reyhan mengangkat nya " halo"
" paman... apa kau sedang sibuk? "
semua orang tertegun mendengar suara lembut dan menenangkan yang keluar dari ponsel bos mereka, rasanya angin sepoi-sepoi menghangatkan hati semua nya
"ada apa?"
semua orang semakin terkejut mendengar perubahan suara bosnya yang lebih lembut dan hangat saat penjawab gadis itu
"mm... sepertinya aku ketinggalan bis terakhir, mau jemput"
"tunggu aku" ucap reyhan sambil berdiri dari kursinya
"rapat di tunda" lanjut reyhan dan pergi dengan gagahnya di bawah tatapan kanget semua orang,
bahkan ada yang sampai membuka mulutnya lebar dan hampir jatuh dari kursinya
setelah keheningan sesaat semua orang didalam menjadi sangat heboh
"apa yang terjadi?, kita sudah disiksa 1 minggu ini dan dlbos pergi begitu saja setelah menerima 1 telfon"
"bukan kah itubterdengar sepertu suara seorang gadis,? suaranya benar2 enak ditelingaku"
"apa itu adalah calon nyonya bos kita?"
"wah pria tua kau benar2 bodoh, tidak mungkin itu calon nyonya bos kita, tidakkah kau mendengar gadis itu menyebut bos kita paman,"
"setauku bos belum punya keponakan saat ini"
"setidaknya kita harus cari tau siapa gadis itu, ini benar2 seperti malaikat yang di turukan tuhan untuk menolong kita "
diskusi terus berlanjut dan kehebohan sudah tersebar se perusahaan
di sudut jason dan putra juga mempunyau meterkejutan yang hampir sama ..
apa-apaan ini....
__ADS_1
bukankah itu suasa seorang gadis??
setelah keterkejutan itu mereka mengarahkan pandangannya ke arah ben yang hanya mengangkat kedua bahunya dan berjalan santai keluar ruangan