
mutia sudah bersiap untuk pulang, " bu ani mutia pulang dulu ya" menyampirkan tas di pundaknya.
"hati hati ya nak, ini sudah malam, kamu pulang naik apa?" tanya nya khawatir
"dijemput bi.. tenang aja, lagian gak bakal ada yang mau nyulik mutia kok bi, mutia kan makannya banyak nanti yang nyulik bangkrut"ucap nya sambil tertawa.
bik ani akhirnya hanya bisa geleng geleng kepala tidak habis fikir dengan anak gadis yang baru 2 bulan ini bekerja paruh waktu villa ini, meski mutia sering bercanda dan tertawa tapi di matanya terlihat jelas perasaan ingin terlihat kuat dan mandiri di hadapan orang lain.
bik ani yakin hidupnya tidak mudah, gadis sekecil ini benarkah sekuat itu..??
mutia melambaikan tangan sambil tersenyum manis melihat ke pintu tempat bi ani berdiri.
"udah lama"
"gak kok baru nyampek, jadikan kak??
"jadi dong, yuk jalan" ucapnya sambil naik ke motor angga.
mutia dan angga pergi meninggalkan rumah tempat mutia bekerja menggunakan sepeda motor,
***
di mobil rey sibuk dengan tab di tangannya, menandatangani beberapa berkas yang sudah harus di selesaikan nya,
rey sampai di restoran tempat merek untuk bertemu klien, saat berjalan masuk matanya tak sengaja melihat seorang gadis yang terlihat tidak asing di matanya,
gadis bermata biru, berkulit putih, tubuh kecil nya yaang membuatnya terlihat sangat imut dengan rambut lurus sebahu tapi kali ini di ikat tinggi tinggi asal menambah kesan menggemaskan si siri gadis itu,
__ADS_1
jangan lupakan senyum dan tawa yang sangat manis membuat langkah rey berhenti,
"sedang apa gadis itu disini??" seolah bertanya ke diri sendiri tapi sedetik kemudian fokusnya beralih ke pria yang ada di sebelah gadis itu
karna terpesonanya dia sampai tak menyadarinya.
rey berjalan ke meja nya yang ternyata membuatnya menghadap ke sepasang remaja yang asik tertawa dan yang membuat rey makin kesal dengan tangan terkepal keras saat sesekali pria itu memegang tangan dan merangkul gadis itu,
"cih... dasar anak sekarang tidak tau malu di depan umum berani bermesraan, mereka kira semua orang tidak punya mata" ucapnya tanpa sadar membuat koleganya bingung.
jason yang menyadari bosnya tidak fokus langsung menghandle pertemuan kali ini agak kolega mereka puas dengan kesepakatan mereka.
1 jam berlalu dengan rey yang sama sekali tidak melepaskan matanya dari 2 manusia di hadapannya, entah mengapa rasanya sangat kesal melihat gadis itu bersama pria lain
"apa mereka tidak lelah"gerutunya dalam hati, melihat mutia pergi ke toilet malah rey mengikuti.
sedikit terkejut " paman juga ada disini??" ucapnya tanpa sadar
"paman?? " mengerutkan dahi, apa aku setua itu?
"iya, aku sedang rapat dengan kolegaku disini. kamu anak kecil kenapa berkeliaran semalam ini??"
"hmm... hanya makan sebelum pulang" jawabnya
"kamu kesini dengan siapa" tanyanya
"bukan urusan paman" jawabnya smbil berbalik ingin pergi..
__ADS_1
"hei.. harusnya kamu panggil aku tuan muda, kenapa paman?" tanyanya sambil menghalangi mutia pergi
"maaf paman.. ini sudah di luar jam kerja jadi paman bukan bos saya" jawabnya
"tapi saya keberatan, saya kan bukan setua itu" ucapnya tampak kesal yang terukir di wajah tampannya
"jadi mau di panggil apa? kakak? gak cocok paman" ucapnya sambil mengulum bibir menahan tawa
"aku masih 28 tahun" bela reyhan
"aku masih 18 tahun, wajar kan aku panggil paman?
sekarang saya sudah boleh pergi paman?? tanya mutia menatap wajah tampan reyhan yang malah membuat jantung tak tau diri ini berdegup kencang karna tanpa mereka sadari posisi mereka sangat dekat.
reyhan merasa jantungnya berdebar 2x lebih cepat disaat gadis itu mendongakkan kepalanya menatap wajah reyhan... sangat dekat.... membuatnya seketika menahan nafas.
mutia pun langsung pergi melihat rey yang memberinya jalan.
sedangkan rey masih diam di tempat sambil merutuki dirinya sendiri"apa apa ini, jantung sialan.... gimana kalo dia dengar"batinnya sambil memegang dada kirinya yang berdetak tak karuan sambil tersenyum sendiri seperti orang gila....
"aku memang sudah gila" ucapnya sambil berjalan kembali ke kursinya
haii semua.....
terimakasih sudah mampir ya...
jangan lupa like, komen ya biar otor makin semangat nulisnya 😊😊
__ADS_1
"