
Siang itu pas jam istirahat, aku dan sahabatku Asmi tengah duduk santai menikmati jam istirahat di Klinik ketepatan pasien lagi kosong. Tiba-tiba datang bu'de Ami dengan 2 lelaki yang merupakan keponakan dari sahabatnya yg baru saja datang dri kota dan ingin berkunjung kesini beberapa waktu kedepan
Aq: "Asmi.. bukannya itu Bukde Ami ya?"
tanyaku kepada Asmi
Asmi: "Ia tuh.... siapa lah yang dibawa nya itu?"
Yara: " Ah.. entahlah" (sambil mengangkat bahuku)
Bukde Ami: " Yara..." (panggilnya dgn teriak)
Yara: " ya Bukde" sambil q salami tangannya
" siapa mereka bukde? tanyaku
Bukde Ami: " oh... kenalin, ini keponakan Buk Nazma. temen bukde yg di ujung jln rumah nya"
aq: " oh" jawabku sambil mengangguk
" kenalin, saya Yara ponakkan bukde Ami dan ini temen aq Asmi" sambil q sodorkan tanganku buat kenalan
( Irvan nama lelaki itu dan temannya Aji)
Irvan: "hai.... aq Irvan" katanya
dan ini Aji temen aku
Aji : "hai"
Yara & Asmi: "hai"
(aku dan Asmipun menyapanya bersamaan)
__ADS_1
Yara: " ngomong-ngomong bukde mau kemana ini kok siang bolong gini udh smp sini aja" tanyaku sambil berseloroh
Bukde Ami: " ini mau temeni anak-anak ini keliling desa kita kali aja ada yg nyangkut" balas bukde sambil tertawa cekikkikan
Yara: " oh... yaudah deh, kirain orang bukde ntah mau kemana gitu tadi" jawabku
Asmi: " Yara ... yok kita masuk sepertinya ada pasien itu"
Yara: "Oh ia mi" jawabku
"bukde kami masuk dlu ya sepertinya ada pasien itu di klinik"
Bukde Ami: "yaudah ga apa-apa, pergilah siapa tau urgent" jawab bukde
Yara: "kalau gitu kami masuk dulu ya bukde, ayo duluan ya mad Irvan dan Aji" sapaku
Irvan n Aji : "ia ga apa" sambil tersenyum ramah
Yara: " Bodoh amat, ga penting"
Asmi: "bused dah... padahal ganteng2 loh mereka"
Yara: " Lagi ga mikir tuh"
Asmi: "Awas aja ya, ntar kecantol beneran baru tau"
Yara: " Au ah... yuk kita lhat dlu sakit apa pasiennya" jawabku sambil menutup pembicaraan
(setelah bbrpa jam kemudian, kami pun pulang kerja dengan perasaan capek karna pasien hari ini berjubel yg berobat ke klinik)
(Ke esokkan harinya ketepatan kami sedang libur kerja, aq dan Asmi udah janjian pergi belanja ke salah satu moll di Kota ini.
Tiba-tiba Hp ku berdering, ternyata Asmi lagi menelfon)
__ADS_1
Asmi: " yar... dah siapan belum nih? biar aq jemput" tanya nya
Yara: " wait 10 menit lagi finish" jawabku sambil cengengesan
Asmi: " Lo dah mandi kan?" tanya ny lagi
Yara: " slow sis... temen lo ini udh bersih, wangi n cantik lah" jawabku dengan pasti sambil nahan tawa
Asmi: " oke, gw otw nih biar ga kelamaan nunggu drimu. ntr smpat luntur pula bedakmu " sambil tertawa terbahak-bahak
(Beberapa menit kemudia Asmi pun sampai di depan rumah kos-kosanku, sebenarnya aku kerja in the kost jauh dri orang tua untungnya ada Bukde Ami yg sering berkunjung ke kost-an. Bukde Ami itu sepupunya ayah gw)
Asmi: " tumben lo menor amat" tanya Asmi padaku
Yara: "bused... menor apaan sih" jawabku kesal (dalam hati menggerutu " udh setres sikawan ini q rasa ya ")
Asmi: "Ngomong-ngomong lo dah jumpa lagi blm ma cowok yg dibawa bukde lo kemaren"
(sambil tarik nafas dan ke hembuskan lagi)
Yara: " ga penting x Mi... emangnya gw pikirn"
jawabku kesal
Asmi:" klw dipikira-pikiir sih ganteng juga ya mereka itu" tanyanya serius
Yara: "Hadeeehhh... ganti topik, emg enk ngayal terus" jawabku kekeh
Asmi: "Kalau seandainya kita ketemu ma mereka lagi gimana ya?" kan enak tuh ada kawan jalan"
Yara: " hayalan lo kejauhan"
Asmi: " Ya... mudah-mudahan sih terjadi" balasnya sambil tertawa lebar
__ADS_1