Pasangan Halalku

Pasangan Halalku
Gilang


__ADS_3

Kini tiba saat nya buat Yura kembali ke kampung halaman yang Asri, penuh kehangatan dan orang-orang yang menyayanginya. Di sana ada Mami dan Papi nya yang selalu mendukung apa pun yang di buat Yura, ada juga Gilang teman kecil Yura yang sampai saat ini masih menyukai Yura secara diam-diam.


Papi: " Putri papi yang paling Papi cintai, akhirnya kamu pulang juga nak, sudah lama papi mau menjemput kamu tapi mami kamu selalu melarang papi buat jemput kamu ''


Yura: " Ih... papi, Yura disana kerja kali Pi bukan liburan '' sambil cekikkikan


Mami: '' Papi mah gitu kalau Yura disini aja nyalahi Mami yang larang-larang Papi ''


Yura: " Udah lah Mi, namanya juga Papi Mi '' ''Oya Pi,Mi Yura mandi dulu ya ''


Selesai mandi Yura langsung menghubungi Asmi via WhatsApp


💌 Yura: " Mi, lo lagi apa? ''✅


💌 Asmi: " Lo dah sampai Yur?"


💌 Yura: '' Yaudhlah Mi, sore tadi gw sampai ''✅


💌 Asmi: '' Gw kangen ma lo Yur ''


Namun Yura tak lagi membalasnya karena akan membuatnya semakin sedih. Tak lama Mami memanggil Yura untuk makan malam bersama.


Mami: " Yura.... makan dulu yok sayang ''


Yura: " Sebentar mom, nanti Yura nyusul ya''


Mami: '' Jangan lama-lama ya sayang ''


Yura : '' Ia mom ''


Setelah beberes Yuna pun langsung menuju meja makan dan makan bersama dengn keluarganya. Lepas itu mereka pun berbincang-bincang tentang pekerjaan Yura yang selama ini di jalani nya hingga larut malam


Yura: " Pi... mi... Yura tidur dulu ya, capek banget. Besok kita lanjutkan lagi '' hehehe


Mami: '' Yaudahlah istirahat sana, besok biar ada temen mama belanja ke pasar ''


Yura: " Siap bos ''


Dikamar Yura bukannya tidur tapi selalu mem bolak balikkan ponselnya, merasa ada yang janggal di dalam hatinya. Ia selalu bertanya-tanya tentang Irvan yang tidak ada menghubunginya seharian ini. "Apakah gw harus menghubunginya? Ah.... ada yang salah dengan gw... '' batin Yura


Namun Yura mengabaikan perasaannya kembali dan menarik selimut buat istirahat, bukannya istirahat dia malah memikirkan perkataan Irvan tentang calon istri. " Apakah dia sebegitu seriusnya? '' '' Ah.... sudahlah memikirkannya saja gw mau gila '' batinnya.



Mami: "Sayang.... kamu jadi mau ikut kepasar gak sayang? ''



Yura: ''Momi.... Yura masih ngantuk, mami aja ya sama papi yang kepasar '' jawabnya malas



Mami: " Yaudah Mami pergi dulu ya ''



Yura: '' Ia mi ''



Pulang dari pasar Yura membantu Mami masak makanan kesukaan Yura dan papi



Yura: " Mi... Yura ada rencana buat Praktek di sini boleh ga Mi? ''


__ADS_1


Mami: " Dengan senang hati sayang, karena dari dulu papi juga udah nyuruh kamu kan kerjanya di sini aja ''



Yura: " Ia Mi ''



Mami: " Kenapa berhenti dari Klinik yang lama? ''



Yura: " Panjang ceritanya Mi " dengan menghembuskan nafas panjang



Mami: " Ya udah nanti coba mami cerita dengan Papi ya, mungkin Papi setuju kalau kamu buka Prakteknya disini "



Yura: " Baik Mamiku sayang. Oh ya Mi, nanti Yura mau jalan-jalan keluar Mi mau menghirup udara bebas '' hehhehe



Mami: "Ih... kami ini macam baru bebas dari penjara aja "



Yura: " Ia memang Mi, penjara hati ''



Mami: " Ada-ada aja kamu ih '' sambil tersenyum



Di lain tempat Irvan masih disibukkan dengan segudang pekerjaan yang membuatnya lelah dan tidak fokus karena memikirkan Yura yang hingga kini belum juga ada menghubungi dia.




Diapun cepat-cepat menyelesaikan pekerjaan nya, namun dia dikejutkan dengan orang yang tak diharapkan. Alexa... gadis yang tak tau malu selalu mengejar-ngejar Irvan



Alexa: " Van... makan siang diluar yuk ''



Irvan: " Gak bisa, pekerjaan saya masih banyak. Kalau mau makan, makan saja duluan ''



Alexa: " Tapi gw mau makan sama lo '' mintanya memelas



Irvan: " Saya lagi sibuk, apa kamu tidak lihat pekerjaan saya yang lagi menumpuk? ''



Alexa: " Tapi ini kan sudah jam makan siang Van? Apa kami ga bisa tinggalin sebentar saja ''



Irvan: " Tidak '' jawabnya singkat

__ADS_1



Alexa: " Oke.. gw pesan makanan, kita makan di sini aja



Irvan: " Terserah kamu saja "



Berbeda dengan Yura yang lgi asyik menikmati ke indahan alam kampung halamannya, Yura pun di kaget kan dengan kehadiran Gilang sahabat kecil nya yang hingga kini masih saja menyukainya secara diam-diam.



Gilang: " Yura ''



Yura: " Gilang ''



Gilang: " Sedang apa Ra? ''



Yura: '' Gw lagi menikmati indahnya kampung kita ini Lang ''



Gilang: " Kamu ada masalah Ra "



Yura: " Emang muka gw penuh dengan beban apa Lang? '' ceplosnya



Gilang: " Sepertinya ''



Yura: " Sok tau kamu Gilang ''



Gilang: " Saya tau Ra... cerita aja kalau kamu lagi ada masalah ''



dengan nafas panjang nya Yura pun mulai bercerita



Yura: " Cerita ya panjang Lang "



$\*&%$&%^85558&\*%$



Gilang: " Kamu harus nya bersyukur Ra ada orang yang bener-bener sayang sama kamu, yang serius sama kamu ''


Yura: " Tapi semua tak seindah yang di harapkan Lang "


Gilang: " Kenapa? ''

__ADS_1


Yura: " Ntah lah, gw masih ragu Lang "'


Gilang: ''Andai saja kamu tau Ra, sebenarnya saya udah lama suka sama kamu '' batinya


__ADS_2