
Akhirnya Kiara dan Yura pun pergi berkumpul dengan teman-teman yang lainnya...
Dengan keterkejutan Irvan melihat Yura sehingga dia berkata dalam hati " Apakah Yura ini yang di maksud Arga tadi?" namun Irvan hanya memandangi wajah manis Yura tanpa dia sadari Arga sudah bolak-balik memanggil-manggil namanya.
Arga: " Woy... Van, lo ngeliatin apa sih sampai gw panggilin ga lo dengar-dengar?"
Irvan: " Maaf Ga, gw lagi ga fokus" dengan nada cuexnya
Arga: " Atau jangan-jangan lo lagi lihatin Yura ya?'' ledeknya
Irvan: " Yura siapa lagi?'' alibinya
Arga: " Tu Yura.. cewek yang mau gw kenalin ke elo"
Irvan: "Bisa aja lo"
Kiara: " Yank.... yuk dimulai, nih Yura dah di sini"
Yura: " Irvan"
Irvan: " Yura"
Arga n Kiara: " kalian saling kenal?" ucapnya bersamaan
Irvan: " Ya kenal lah"
Yura: " Gw dah kenal ma dia, malah kepalanya benjol gara-gara kena kaleng botol yg gw tendangi tadi" cerocosnya
__ADS_1
Arga: " Apa?'' teriaknya...
Van, bukannya lo bilang tadi lo tu kejedot ya?"
Irvan: '' hehehehe'' sambil menggaruk kepalanya yg tidak gatal
Meninggalkan sepenggal cerita akhirnya acara anniversary Arga dan Kiarapun berjalan lancar sesuai rencana. Hingga akhirnya Arga dan Kiara mau menjodohkan Irvan dan Yura karna mereka terlihat sudah akrab dan dekat.
Arga: " Ehemmmm...'' Arga mendehem
Irvan: " Kenapa lo?"
Yura: "Lo kenapa Ga, keselek? Ra, ambilin minum sono buat Arga"
Irvan: " Perhatian banget" '' Atau Arga ya orang yang disukai Yura?'' ucapnya dalam hati
Arga: " Ga usah yank, aku gak apa-apa kok"
Arga: " Ia sayang"
Yura: "Ga, lo mau ngomong apa?"
Kiara: '' Udah lah yank, to the point aja" bisik nya
Arga: '' Gini... Seberannya gw dan Kiara mau nyomblangin lu n lu'' sambil menunjuk Irvan dan Yura
Irvan n Yura: " Apa?"
__ADS_1
Yura: " Lo pikir gw ga laku apa, sampai-sampai harus di comblangi?"
Arga: " Lah... buktinya sampai sekarang lo masih jomlo aja"
Yura: " Argaaa... lo keterlaluan banget ya" jawabnya dengan penuh emosi sambil meninggalkan mereka ber tiga
Irvan: " Ga... lo kalau mau becanda jangan kelewatan Ga" sambil berlari mengejar Yura
Arga: " Yur... Van... Gw ga bermaksud'' tidak lagi melanjutkan ucapannya
Di samping itu, Yura hanya bisa menangis mengingat setiap kata yg keluar dari mulut Arga. Dengan penuh emosi dia meluahkan rasa kesal di dalam hatinya, sementara itu Irvan hanya mengikuti Yura sambil mendengar keluh kesahnya
Yura: " Argaaaaaa...... '' teriakkannya
Lo itu keterlaluan Ga... Gw bukannya ga laku (sambil menangis histeris) gw belum bisa menerima orang lain dihati gw selain elo Ga... Gw sebenarnya sayang sama lo, tapi lo nya aja yang ga bisa melihat gw ga... ( sambil terus menangis)
Irvan: "Jadi selama ini Arga pria yg belum bisa buat Yura move on dari masa lalunya''
Hati Irvan pun mulai berkecambuk melihat Yura begitu sedih dan terpuruk namun Irvan tidak bisa berbuat apa-apa selain hanya melihat Yura dari ke jauhan.
Selang beberapa lama, Yura pun kembali kekamar sambil mangambil benda pipih di dalam tasnya...
Dia pun langsung menelfon Asmi sehabat terbaiknya
tuuuuttt....ttuuuuuttt.... suara sambung dati kejauhan....
Asmi: '' Halo Yur, ada apa? gimana liburannya?''
__ADS_1
Yura: '' Asmiiii....'' sambil menangis sejadi-jadinya
Asmi: "' Yur, lo kenapa yur?'' tanya nya penuh rasa khawatir