
Akhirnya tinggallah Yura dan Irvan berdua di ruang tamu, namun satupun tak ada yang memulai berbicara. Sampai akhirnya Irvan memohon kepada Yura.
Irvan: " Yura '' pangggil nya lirih
Yura: " Hem... ''
Irvan: " Apakah sebegitu bencinya kamu sama Mas? ''
Yura: (Hanya diam tanpa kata)
Dipegangnya erat tangan Yura
Irvan: " Beri Mas kesempatan Yur untuk membuktikan keseriusan Mas sama kamu ''
Yura: " Gw takut Van "
Irvan: " Takut apa? ''
Yura: " Gw takut untuk di tinggalkan lagi '' dengan mata berkaca-kaca
Irvan: " Mas janji, gak akan buat kamu bersedih lagi ''
Yura: " Apa gw bisa mempercayai lo? ''
Sambil di dekap nya Yura dan berkata " Mas janji akan selalu ada buat kamu ''
Yura pun tak bisa membendung air matanya yang mengalir begitu saja
Dilain tempat, Gilang merasa ada sesuatu yang akan hilang dari dirinya. baru sebentar merasa bahagia sudah di padamkan dengan kehadiran Irvan di kampung yang membuat kecemasannya diatas rata-rata.
Gilang: " Sial... Kenapa dia datang begitu cepat sebelum aku bisa mengutarakan perasaanku pada Yura" Di tendangnya benda yang ada di hadapannya
Aku harus bicara pada Yura sebelum Irvan bicara pada nya. Namun Gilang disajikan dengan pemandangan yang tidak begitu ia sukai. Dia melihat Yura begitu bahagia setelah kedatangan Irvan dan itu juga yang membuat Gilang merasa sedih.
Gilang: " Ehem.. ''
Yura: " Hai lang, silahkan masuk" ajak nya
__ADS_1
Irvan: " Masuk Lang ''
Gilang: " Ia terima kasih '' '' Jadi ini mood boosternya Ra, makanya kamu sekarang terlihat lebih berwarna '' ucapnya menutupi rasa sesak di dalam dadanya
Yura: " Apaan sih lo? '' ucapnya dengan pipi yang memerah
Irvan: " Selama seminggu ini apa Yura tidak seperti ini Lang? ''
Gilang: " Tidak Van, dia selalu terlihat murung dan uring-uringan terus ''
Irvan: "Oh begitu ya '' ucapnya sambil melirik Yura yang wajahnya semakin memerah
Asmi: " Wah.. kelihatannya ada 2 cinta 1 hati nih"
Irvan,Yura, Gilang: '' Apa '' secara bersamaan
Sementara itu Asmi hanya tertawa lepas melihat ekspresi mereka bertiga.
Asmi: " Santai Bro, gw cuma bercanda '' '' Lang temenin gw keliling kampung sini yok! '' ajaknya
Gilang: " Saya mbak? ''
__ADS_1
Asmi: " Ia kamu. Apa nama Gilang disini ada 2 ya?'' sambil tersenyum jahil
Gilang: " Oh... baik lah '' Yura, Van kami pamit dulu ya"
Asmi: " Guys... nikmati kebersamaan yang singkat ini '' ucapnya sambil meninggalkan mereka berdua.
Dibawah sinar rembulan yang begitu indah, Irvan dan Yura tengah duduk bersama.
Irvan : " Kamu ikut Mas lagi ya kota ''
Yura: " Gw ga bisa Van ''
Irvan: " Jangan panggil nama, panggil Mas ''
Yura: " Gw ga bisa ''
Irvan: " Ntar juga terbiasa "
Yura: " Ia Mas '' ucapnya geli
Irvan: " Kamu mau kan ikut mas ke kota '' tanyanya lagi
Yura: " Gw mau ngembang kan keahlian disini, pingin bantu warga desa di sini Mas ''
Irvan: " Kalau kamu disini, Mas gimana disana "
Yura : " Ya kamu pindah aja kesini '' ledeknya
Irvan: " Mas di sana juga punya pekerjaan , kalau disini pekerjaan Mas gimana di sana? Kalau kamu ikut Mas, nanti Mas buatkan Klinik lagi buat kamu ''
Yura: '' Nanti gw pertimbangkan lagi ''
Irvan: " Besok ikut Mas ya, kita rintis sama-sama semuanya dari awal. Mas Mau minggu ini kita tunangan dulu, Mas gak mau lama-lama pisah dari kamu''
Yura: " Apa? '' " Mas, kamu gak bisa gitu. kita juga baru kenal, kamu juga kan masih punya pacar disana '' ucapnya jengkel
Irvan: " Alexa nanti Mas yang urus, Mas sama dia udah ga ada hubungan apa-apa sama Mas. Percayalah ''
__ADS_1
Yura: " Kamu janji udah ga ada hubungan dengan Alexa lagi? ''
Irvan: " Ia Mas janji "