
Mereka berdua pun berkolaborasi membuat sarapan pagi ini. Setelah selesai buat sarapan Yura pun ke kamar untuk mandi dan bersiap, sementara Mama masih memanjakan matanya melihat taman bunganya. Lain halnya dengan Irvan yang sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja.
Irvan: ''Ma... '' Panggilnya
Mama: " Mama di samping nak, sarapan udah di siapkan Yura di atas meja sayang '' teriaknya
Irvan : " Yura mana Ma? '' tanya nya
Yura: " Saya di sini Mas '' langsung turun setelah siap mandi
Irvan: " Kamu pagi-pagi sekali udah cantik gini mau kemana? '' tanyanya penuh selidik
Yura: '' Yura mau ke rumah Asmi mas, boleh kan? ''
Irvan: '' Boleh, nanti mas antar ya sekalian berangkat kerja ''
Mama: " Ayo kita sarapan dulu, ini Yura yang masak loh '' ucap mama
Irvan: " Benarkah? Em... pasti enak '' langsung melahab makanannya
Yura: " Pelan-pelan makannya nanti kesedak ''
Mama: '' Kebiasaan deh kamu nak ''
Irvan: " Hehehehe ''
Waktu berlalu begitu cepatnya, Yura yang sedang berkunjung ke rumah Asmi pun di sibukkan dengan pembongkaran barang-barang Asmi yang tidak lagi bisa digunakan.
Asmi: "Ra, nanti kita makan siang di "La fonte cafe'' ya "
Yura: '' Dimana tu? gw baru denger ''
Asmi: " Ya... gw juga baru beberapa kali di ajak Arya kesana ''
Yura: '' Oh... Yaudah ''
Siang ini Yura merasa gelisah dan merasa ada yang hilang, ternyata Irvan seharian ini tidak ada menghubunginya seperti biasa.
Asmi: " Elo kenapa Yur"
Yura: " Em... Gak ada Mi ''
πYura: " Udah makan Mas? '' β
Pesannya pun hanya di baca tapi ga di balas oleh Irvan. Ya sudah lah mungkin dia lagi sibuk, batin Yura
Asmi: " Kita sampai ''
Yura: " Oh.. disini ya Mi, seperti ya private tempatnya ''
Asmi: " Ia Yur, karena sering digunakan untuk meeting '' jawabnya
Yura: " Ayo masuk ''
Asmi: " Come on ''
Sepanjang perjalanan dari parkiran Yura memperhatikan tempat ini hingga ke dalam. Namun suasana hatinya berubah sejak dia melihat mobil Irvan terparkir di halaman.
Yura: " Apa Irvan lagi ada pertemuan disini ya? '' batinnya
Asmi: " Kenapa Yur, Kok tiba-tiba bengong gitu ''
Yura: " Gak ada Mi, seperti Irvan ada di sini ''
__ADS_1
Asmi: " Maksudnya? ''
Yura: '' gw lihat ada mobilnya di parkiran, tp sedang apa dia di sini ya? ''
Asmi: " Mungkin sedang ada rapat darurat kali Yur, Udah lah ga usah di fikirin. Bagusan kita makan dulu ''
Yura: '' Ia '' " Pantas saja pesanku ga di balas '' batinku
Asmi: " Lo pesan apa Ra? ''
Yura: " Lo aja yang pesan Mi, gw lagi gak selera ''
Asmi pun memilih makanan buat nya dan Yura, sementara itu Yura masih memperhatikan setiap sisi cafe ini, berharap dia bisa menemukan Irvan.
Sementara itu Irvan dan Alexa sedang berada di ruangan tertutup tidak mengetahui kalau Yura sedang berada di cafe yang sama.
Irvan: " Alexa '' ucapannya dengan penuh penekanan
Alexa: " Santai aja Van , gw gak akan kemana-mana ''
Irvan: " Kamu dengar baik-baik ya jangan pernah sekali pun kamu ganggu-ganggu Yura, sekali aja kamu sakiti Yura. Kamu langsung berhadapan dengan saya ''
Alexa: " Van...Van... Segitu nya lo belain cewek kampung itu ''
Irvan: " Dia lebih terhormat dari pada kamu ''
Alexa: " Gw itu sayang sama lo Van, apa secepat itu lo lupain gw dan membela cewek kampung itu? ''
Irvan: " Sampan saja sayangmu itu, karena aku sudah tidak membutuhkan nya ''
Alexa: " Irvan '' Teriaknya
Irvan: " Sekali saja kamu ganggu Yura, hidupmu tidak akan bisa tenang ''
Alexa: '' Lo ngancam gw? ''
Irvan: " Ia, sama halnya seperti kamu mengancam Yura. Mengerti kamu! ''
Lalu Irvan meninggalkan Alexa sendiri di dalam. Tanpa sengaja Yura melihat Irvan yang keluar dari sebuah ruangan khusus dengan tergesa-gesa.
Yura: " Irvan, kenapa dia begitu tergesa-gesa '' batinnya
Setelah melihat Irvan keluar, diapun melihat Alexa keluar dari dalam ruangan yang sama. Sesaat perasaan Yura hancur melihat pemandangan yang tidak ingin dia lihat.
Yura: "Mi, gw mau pulang '' dengan mata yang berkaca-kaca
Asmi: " Lo kenapa Yur? '' tanya bingung
Yura: " Gw lagi ga selera MI, gw mau pulang aja. Malam ini gw mau nginep di rumah Lo boleh kan? '' tanyanya dengan air mata yang terus mengalir
__ADS_1
Asmi: " Lo kenapa jadi begini Yur? Cerita sama gw ''
Yura: " Gak ada Mi ''
Asmi: '' Jadi kenapa lo melow gini ? ''
Yura: '' Ntah lah Mi, gw juga gak tau kenapa gw jadi seperti ini ''
Asmi: '' Nanti aja kita pulang, sekarang kita makan dulu. gw lapar Yur ''
Sepanjang perjalan pulang Yura hanya terdiam sambil sesekali menghapus air matanya yang terjatuh di pipi mulusnya. Keadaan ini membuat Asmi sahabatnya pun menjadi tampak bingung namun enggan untuk bertanya. Sampai dirumah Yura langsung masuk ke dalam kamar dan memejamkan matanya dengan sejuta pertanyaan yang ada di dalam kepalanya.
"Seperti itukah dia dibelakang ku?, Ternyata dia masih punya hubungan dengan Alexa. Apa dia masih menyimpan perasaan dengan Alexa?
Yura: " Aaaaaa.... Tidaaakkkk '' Teriaknya
mendengar teriakkan Yura membuat Asmi berlari menuju kamar Yura yang tak jauh dari tempat dia sekarang.
Asmi: " Lo kenapa Yur" Tanya nya cemas
Yura: '' Asmi '' panggilnya dengan tangisan
Asmi: '' lo kenapa? Cerita sama gw Yur ''
Yura: " Gw ga tau Mi, kenapa hati gw serapuh ini '' ucapnya dengan isak tangis
Asmi: " Ia , tapi elo kenapa? ''
Yura: " Irvan Mi, dia sudah ngecewain gw Mi ''
Asmi: " Ngecewain Gimana? Bukan kah kalian akan segera menikah? ''
Yura: " Gw tadi lihat dia bareng sama Alexa Mi, saat makan siang tadi ''
Asmi: " Astaga Yura '' '' sungguh? Apa itu Irvan? '' tanyanya dengan rasa tak percaya
Yura: " Gw yang bodoh Mi, terlalu cepat menerima dia tanpa gw cari tau dulu masa lalu nya '' tangisnya pun pecah
Dipeluknya Yura sekuat nya seakan memberi semangat kepada Yura.
Asmi: " Sabar Yur, mungkin yang lo lihat ga seperti yang lo bayangkan Yur '' sambil di elus-elusnya punggung belakang Yura
π Yura: " Ma.. malam ini Yura nginap dirumah Asmi Ma. Besok pagi Yura pulang sekalian mohon izin pulang ke rumah Papi. Papi nyuruh Pulang karena ada urusan penting.β
π Mama: Ia sayang
Asmi: '' Yur, lo udah baikkan? ''
Yura: " Mi, gw mau cepat-cepat balik kerumah Papi. Gw mau mantapkan hati gw dulu Mi, gw ga mau salah ambil keputusan. ''
Asmi: " Apapun keputusan kamu, pasti gw dukung Yur '' '' Yaudah istirahat dulu ya, besok gw antar lo kerumah Papi ''
Hingga malam tiba namun Irvan sama sekali belum ada kasih kabar ke Yura, begitu juga sebaliknya. Irvan menganggap kalau Yura sudah pulang dari rumah Asmi, sementara Irvan sampai malam begini juga masih sibuk di kantor.
Sampainya dirumah, dia pun mencari Yura di kamarnya namun dia tidak menemukannya. Dia pun bertanya ke Mama apakah Yura sudah pulang atau belum.
Irvan: " Ma, apa Yura sudah pulang "
Mama: "' Yura ga pulang nak, dia tidur di rumah temannya '' '' Apa dia tidak ada bilang sama kamu? '' tanya mama heran
Irvan: '' Enggak Ma ''
~
Irvanpun langsung mengambil Ponselnya, dan dia membaca pesan yang dikirim kan Yura yang tidak dia balas sedari siang. "' Ternyata Yura ada kirim pesan '' batinnya
__ADS_1