
Ramdan POV
Dia itu cewe paling gak peka yang gue temuin di sekolah,orangnya masabodo gue udah ngode berapakali coba kalau gue tertarik eh.. dia malah diem aja gak ada respon ,mana mukanya datar banget lagi kaya tembok waktu gue nembak.
Dia cuma bilang "oh" keselkan gue jadi pengen nonjonk tau gak ,untung cewe kalau cowo homo dong gue .🤣🤣
mukany watados baget jirr .
jantung gue udah dag-dig-dug serrrrr, dia malah pergi aja gituh kaya masa bodo sama perasan gue ,dia itu gak ngerti atau apasi gak jelas banget .
Gak tau apa hati gue sakit baget ,harga diri gue sebagia laki-laki yang paling di minati di muka bumi ini kaya udah ilang aja kebawa angin kalau sama Lo Sira .
Setelah aksi penembakan di belakang sekolah jujur gue agak kecew gitu soalnya gue antar Sira itu kaya ada mis komunikasi .
Gue yakin Sira itu gak mencerna dengan baik ucapan gue tadi soalnya di lihat dari jawabannya aja gak sinkron sama pertanyaan gue .
Atau mungkin dia emang gak mau jadi pacar gue?.
Masa sih gak mau ! gue kan tampan , populer,humoris,uang banyak kurang apalagi coba ? Sebagai cowok gue ngerasa udah memenuhi persyaratan buat jadi pacar ideal.
Sebenarnya pertanyaan gue juga umum banget sih 'udah lama suka sama kamu 'kan ambigu banget.
Suka sebagai teman ,sahabat ,temen ngobrol kan luas artinya,harusnya gue itu lebih sepesifik misalnya, 'aku cinta kamu ,mau gak jadi pacar aku ' kaya gitu inih malah kaya orang awam aja .
"****,**** "ucapnya sambil memukul kepalanya berkali-kali karena menyesal kenapa dia begitu bodoh.
Tok-tok ,suara ketukan menyadarkan Ramadan dari dunia ke galaunya.
__ADS_1
Siap lagi yang ketok pintu gak tau apa orang dalam kamar lagi galau .
"Apa"jawabnya lemas lesu .
"Buka bang"ucap sang adik yang bernama riska Kusumo .
"Masuk aja "Riskapun masuk dengan membawa namapan berisi makan malam sang Abang.
"Lagi galau lu ya bang,"tanya Riska Karena tidak biasanya seorang Ramdan Kusumo mengurung diri di kamar .
gadis manis yang memakai baju tidur hello Kitty itu menyimpan namapan yang dia bawanya ke meja belajar sang abang lalau duduk di samping sang Abang.
"So tau Lo bocah"ucap Ramdan sambil mendorong lembut Riska agar sedikit menjauh karena agak sedikit jengkel kepada sang adik yang sotau .
"Ngaku aja kali ,"ucap Riska sambil menyenggol bahu Ramdan .
"Iya gue lagi galau puas lu"jawab Ramadan pasrah toh berbohong juga percuma .
"Emmm"
"Sebagai adik gue saranin berhenti ngejar ka Sira" ucap risaka sambil menepuk pundak sang kakak lembut .
"Emang kenapa? Gue yang punya perasan Lo yang ngatur, denger dek Abang bakal berjuang jadiin Sira sebagai Kaka ipar Lo."jawab Ramadan yang agak sewot Karena Sang adik begitu mudahnya menyuruhnya berhenti .
"Maksud gue Lo tau dirilah bang, ka Sira itu cantik,baik,lucu lagi yah.........meskipun aga lemot tapi di mendekati sempurna, sedangkan Lo bang udah item,muka setandar ,otak kosong,nakal lagi, kalau gue jadi ka Sira juga ogah Deket cowok kaya Lo"
" Adek laknat Lo bukannya dukung malah ngatai gue ," ucap Ramdan kesal langsung menarik tangan Riska dan membenamkan kepala adiknya ke dalam keteknya sesekali dia menggosokkan wajah sang adik .
__ADS_1
"Jorok banget si Lo bang "ucap Riska sambil menahan muntah dan melempar bantal ke wajah sang Kaka.
"Hahaha 🤣🤣Makan tuh ketek gue "ucap Ramdan tertawa melihat wajah sang adik memerah menahan muntah 🤢🤢
"Gue doakan semoga ka Sira nolak lu bang"
"Doa adek yang durhaka sama abangnya sendiri gak akan di ijabah sama Allah dek."
"Gue bukan adek durhaka tapi adek yang teraniaya,kata bunda doa orang teraniaya bakal cepet di ijabah, gue doain semoga Lo dapet cewek yang gak peka ".
"Amin".
"Kok amin sih bang"tanya Riska heran di .
"Ya amin ,karena Sira putri Anandita itu cewek yang gak peka jadi makasih Lo dek , semoga doa Lo cepet terkabul." Jawab Ramdan sambil mengacungkan kedua ibu jarinya.
"Rese banget sih, gue bales Lo nanti bang"
"Ku tunggu pembalasan mu adaek ku Riska"
'blam'suara pintu tertutup riaska keluar dengan amarah kepada Kakanya yang jorok itu.
Jam menunjukan pukul 02:56 pagi 4 menit lagi menuju jam 3 tapi Ramdan masih setia dengan kegalauannya di temani dengan alauna musik yang akan menyayat hati, menambah sempurna rasa sedih ini.
"Kok gue jadi melow ginih sih,baru juga di tolak cinta apalagi di tolak mertua coba bisa mati ngesot gue"ucapnya sambil mematikan musiknya .
"Sira,Sira,Sira Lo harus jadi milik gue".teriak Ramdan frustasi.
__ADS_1
"Besok hari Senin tepatnya upacara bendera merah putih gue harus naik level dari temen jadi demen jadi pacar ."
"Eh buset udah mau subuh mending gue mandi nanti yang ada buka naik level yang ada kesiangan gak bisa ketemu bidadari."ucapnya sambil mengambil handuk .