PEMBALASAN DENDAM CLARISA

PEMBALASAN DENDAM CLARISA
BAB 12 : TAMU YANG TAK DIUNDANG


__ADS_3

Para tamu kembali memenuhi pesta megah yang diadakan di aula hotel milik keluarga Mahendra. Pesta megah sudah Maharani siapkan untuk putra kebanggaanya itu. Pesta pertunangan Adnan dan juga Jane sekaligus mengumumkan pewaris kekayaan tuan Mahendra. Sungguh Maharani merasa berada di puncak kemenangan. Tidak akan ada lagi yang menghalanginya menguasai harta milik suaminya. Usahanya untuk memisahkan Cristian dan Juga ayahnya sebentar lagi akan berhasil.


Para wartawan berkumpul demi mendapat berita yang akan trending di berbagai linimasa. Tamu yang dinantikan akhirnya tiba. Dua mobil limusin dan juga mobil Sport mewah berwarna merah milik Radit tiba di depan hotel. Para wartawan mendekat dan siap mengambil gambar orang-orang yang sebentar lagi akan turun dari mobil super mewah itu.


Para pengawal berjajar rapi demi menghalangi kerumunan wartawan. Akhirnya mereka turun dari mobil tersebut. Keluarga Mahendra turun dan berjalan di karpet merah memasuki pesta. Adnan dan Jane saling bergandengan memasuki Aula pesta. Penampilannya terlihat bak pangeran dan seorang putri, cantik dan juga tampan. Jenny juga tak kalah cantiknya malam ini dengan gaun putih tanpa lengan berwaran senada dengan jaz yang Radit gunakan.


Jenny juga menggandeng lengan Radit dengan mesra seolah Ia adalah wanita yang sangat bahagia karena menikah dengan Raditya Bimantara pengusaha kaya raya dan juga tampan.


Maharani dan juga Tuan Mahendra berjalan dengan bergandengan. Nampak mereka sangat berkelas dengan setelan Jaz dan juga gaun yang mereka gunakan sungguh menambah kesan glamour.


Sesekali Maharani nampak tersenyum kearah kamera. Ia juga melambaikan tangan ke arah wartawan. Sungguh Ia sangat pandai menarik simpati publik dengan berpura-pura santun padahal dalam hatinya merasa jijik dengan para wartawan yang terlihat seperti lalat yang mengerumuni mereka. Tampak sangat menjijikan.


"Apa benar putra Anda akan segera bertunangan dengan Jane Abraham, artis terkenal dan ternama, bagaimana tanggapan anda?"


"Kalian akan mendapatkan jawabannya sebentar lagi." Ucap Maharani enggan memberi penjelasan lebih lanjut.


"Apa benar pernikahan kalian bukan settingan demi menaikan popularitas kalian? terutama Anda nona Jane" Tanya salah satu wartawan dengan berani.


"Jaga ucapan anda." Ucap manajer Jane yang turut mendampinginya.


Beberapa wartawan kembali menghampiri Sandra dan Alvaro mereka juga melalukan hal yang sama yaitu mengajukan beberapa pertanyaan.


"Bagaimana tanggapan anda dengan kasus Putri anda? apa benar Clarisa diculik di hari pernikahannya dan apa benar ada konspirasi untuk menguasai harta milik Clarisa?"


Alvaro tersulut emosi mendengar pertanyaan salah satu wartawan. Tangannya mengepal kuat dan hampir saja melayangkan tamparan pada wajah wartawan yang sudah lancang tersebut. Namun, Sandra segera mencegah suaminya dengan memegang lengannya. Ia tidak ingin terjadi keributan di hari bahagia putrinya.


"Jangan membuat kekacauan di acara pertunangan putri kita, Tahan emosimu atau kau akan membuat kita malu di depan semua orang." Bisik pelan Sandra di telinga suaminya.


Mereka kembali berjalan masuk tanpa perduli dengan pertanyaan para wartawan yang haus akan berita itu. Para wartawan merasa tidak puas karena tidak mendapatkan jawaban yang mereka inginkan. Mereka kembali menghampiri Jenny dan Radit.


"Kapan kalian akan berencana untuk memiliki momongan?" Jenny dan Radit hanya bisa saling memandang.

__ADS_1


"Kami akan memikirkan untuk menjadi orang tua, sepertinya kami belum siap, kami masih membutuhkan waktu untuk saling mengenal lebih lagi." Jawab Jenny dengab sedikit tersenyum menutupi rasa kecewa di hatinya. Radit hanya tersenyum getir mendengar jawaban istrinya.


Pertanyaan wartawan tadi membuat hati Jenny tercubit. Bagaimana mungkin mereka akan memiliki anak jika Radit saja sampai saat ini belum pernah menyentuhnya. Sungguh hatinya sangat terluka.


Mereka semua sudah berada di dalam pesta berbaur dengan para tamu yang ada.


Pesta pertunangan Adnan dan Jane sebentar lagi akan terlaksana. Para tamu terlihat antusias menyaksikan pertunangan ke duanya. Beberapa artis ternama turut memeriahkan pesta tersebut. Para tamu yang hadir berasal dari kalangan elit dan juga kolega bisnis kedua keluarga. Lampu-lampu kristal tampak menggantung di langit-langit ruangan itu. piring dan gelas tertata rapi di atas meja panjang. Sungguh pesta malam itu adalah pesta termegah.



Akhirnya acara yang ditunggu-tunggu pun akan segera tiba.


"Mohon perhatiannya." Ucap MC acara yang berhasil membut semua tamu menoleh ke arahnya.


"Terima kasih atas kehadiran kalian dalam acara pertuangan tuan Mahendra dan juga Nona Jane Abraham. Malam ini akan jadi malam yang spesial karena keduanya akan segera bertunagan."


"Acara yang kita nanti-nantikan akan segera tiba. Kami persilahkan keduanya untuk saling bertukar cincin." Ucap Mc dengan disertai suara gemuruh tepuk tangan dari para tamu. Kilatan kamera pun memenuhi ruangan itu.


Ceekkkkreeettt.....


Suara jepretan kamera yang mengambil gambar keduanya saling bertukar cincn terdengar mengisi keramaian pesta.


Acara berikutnya adalah acara yang paling ditunggu-tunggu. Maharani sungguh sangat bahagia. kebahagiannya tak bisa Ia ungkapkan dengan kata-kata.


Tuan Mahendra akhirnya naik ke atas podium setelah MC acara mempersilahakan dirinya untuk naik ke podium.


"Terima kasih atas kehadiaran kalian dalam acara pertunangan putraku Adnan Mahendra, Kami merasa sangat bahagia selain karena pesta pertunagan putraku malam ini aku juga akan mengumumkan siapa yang akan menjadi pewaris seluruh kekayaanku, Putraku Adnan Mahendra baru saja menyelesaikan pendidikan S2 disalah satu universitas ternama dan kami begitu bangga dengannya. Aku yakin putraku Adnan bisa mengelolah perusahaanku dengan baik. Dan malam ini aku akan mengumumkan secara resmi bahwa Adnan Mahendra akan menjadi....


Disaat yang bersamaan mobil limusin baru saja tiba. Cristian dan juga Clarisa turun dari mobil tersebut dan langsung saja wartawan mengerumunginya untuk mengambil gambar.


Anak buah Maharani yang bejaga di luar segera mencekat dan menghalangi Cristian memasuki ruangan pesta.

__ADS_1


"Kami tidak akan mengizinkan anda memasuki pesta." Ucap salah satu anak buah Maharani.


Plaaaakkkkkk...


Gery segera melayangakan tamparan di pipi anak buah yang sudah kurang ajar dengan tuannya.


"Berani sekali kau hah, Kau pikir kau siapa sehingga kau berani menghalangi tuan Cristian, apa kau tidak tahu kami siapa Hah." Bentak Gery membuat wartwan dan beberapa anak buah tampak ketakutan.


"Pecat dia!" Perintah Cristian dengan kesal.


"Maaa-maafkan saya tuan." Ucapnya dengan takut.


Cristian, Clarisa, Sarah dan Gery memasuki ruangan pesta. Mereka berjalan dengan angkuhnya. Para wartawan dan tamu yang hadir merasa takjub dan juga bingung dengan kehadiran beberapa orang di pesta tersebut. Mereka adalah tamu yang tak diundang. Tamu yang tiba-tiba saja datang dan akan membuat beberapa orang yang ada di pesta itu merasa sangat kesal dan marah dan mungkin saat ini kemarahannya sudah sampai di ubun-ubunnya. Siapa lagi kalau bukan Maharani dan Juga Adnan.


"Kenapa jadi seperti ini? bagaiaman bisa mereka ada di sini, bukankah Cristian sudah mati malam itu." Batin Maharani.


Wajahnya tiba-tiba menjadi pucat pasi. Harapannya dan juga rencananya hanya akan sia-sia dengan kedatangan Cristian yang bisa saja menghancurkan segala mimpinya menguasai harta Mahendra.


Tuan Mahendra segera saja menoleh ke arah pintu. Tampak matanya berkaca-kaca saat Yang Ia lihat adalah putranya yang begitu sangat Ia rindukan.


Tuan Mahendra berjalan turun dari podium dan segera menghampiri putranya itu.


"Aku sangat merindukanmu Nak." Ucapnya sambil memeluk Cristian dengan erat dan Ia menitikkan air matanya. Cristian tak membalas pelukan ayahnya. Tapi Ia tetap membiarkan Tuan Mahendra memeluknya karena Ia pun juga sangat merindukan sosok ayah kandungnya.


Degggggggg......... Degggg.......


Apa yang akan terjadi nanti yah...?????


Bersambungggggg.......


Bantu Like, Vote dan Komentarnya yah.

__ADS_1


Author akan semangat buat up.


__ADS_2