PEMBALASAN DENDAM CLARISA

PEMBALASAN DENDAM CLARISA
EPISODE 6 : PERNIKAHAN DEMI BALAS DENDAM


__ADS_3

Cristian menyuruh pelayan untuk memanggil Clarisa ke ruang kerjanya. Cristian akan mengatakan keinginannya untuk mengajak Clarisa menikah dan membantunya. Cristian sudah mengetahui apa yang terjadi dengan Clarisa, Ia sudah menyuruh Gery asistennya itu menyelidiki tentang Clarisa. Cristian memutuskan untuk membantu gadis malang itu. Pernikahan antara Clarisa dan Cristian adalah pernikahan yang saling menguntungkan. Pernikahan yang akan dilakukan demi sebuah pembalasan dendam.


Cekleekkkk....


Clarisa membuka pintu ruang kerja Cristian dan Ia sudah masuk ke dalam ruangan.


"Duduklah!" Cristian menyuruh Clarisa duduk di sofa. Ia juga ikut duduk di samping Clarisa.


"Bagaimana kondisimu?" Tanya Cristian menatap wajah Clarisa yang sudah terlihat tidak pucat lagi.


Cantik. Batin Cristian terpesona dengan wajah putih bersih Clarisa.


"Sudah lebih baik, ada apa memanggilku tuan?" Tanya Clarisa.


"Jangan memanggilku tuan, panggil saja aku kakak." Ucap Cristian lembut.


"Baiklah, Apa ada yang bisa aku bantu kakak?" Tanya Clarisa.


"Aku membutuhkan bantuanmu Clarisa, aku ingin kau menjadi istriku, apa kau bersedia membantuku?" Tanya Cristian To The Point.


Deggggg....


Jantung Clarisa berpacu kencang dan serasa ingin melompat keluar dari tempatnya. Ke dua mata indahnya membulat sempurna. Mendengar permintaan Cristian membuat Clarisa diam dan menatap tajam Ke arahnya.


"Aku tahu apa yang sudah kau alami Clarisa, aku akan membantumu membalaskan dendammu, untuk itu kau harus menjadi istriku, pernikahan ini hanya untuk balas dendam kepada orang yang sudah membuatmu menderita Karena itu kau juga harus membantuku, kita harus bekerja sama agar dendammu dan juga dendamku bisa terbalaskan." Bujuk Cristian.


"Aku bisa membalaskan dendamku sendiri, Terima kasih sudah mau membantuku, pernikahan ini--." Ucapan Clarisa terhenti. Bibirnya terasa keluh.


Di satu sisi Ia juga tidak bisa menolak permintaan Cristian yang sudah menyelamatkan nyawanya dan bahkan Clarisa pernah berjanji dengan dirinya sendiri untuk membalas kebaikan orang yang menolongnya. Namun, di sisi lain Clarisa Juga tidak ingin menikah dengan laki-laki yang tidak Ia cintai. Clarisa berada di posisi yang sulit dan membuatnya bingung untuk menentukan keputusan apa yang akan diambilnya apakah akan membantu Cristian atau tidak.


Aku tidak mungkin menikah dengan laki-laki yang tidak aku cintai dan juga tidak mencintaiku, Apa yang harus aku lakukan? Batin Clarisa.


"Kau tenang saja, kita bisa berpisah setelah dendam kita terbalaskan, aku tidak akan memaksa siapa pun untuk tetap di sisiku, kau punya hak sepenuhnya untuk menentukan bagaimana pernikahan ini ke depannya." Ucap Cristian. Ia seakan tahu apa yang ada di pikiran gadis itu.


"Aku tidak akan memaksamu untuk membantuku, kau bisa memikirkannya." Ucap Cristian.


Setelah mendengar tawaran Cristian mengenai pernikahan untuk balas dendam membuat Clarisa semakin gelisah. Cristian memberinya satu hari untuk memikirkan dan memutuskan mengenai tawaran tersebut.


Clarisa berbaring terlentang di tempat tidurnya dan menatap langit-langit kamar megah itu.


"Apa yang harus aku lakukan?" Lirih Clarisa.


Kerena merasa pusing dengan permintaan Cristian yang menurutnya tidak masuk akal itu. Clarisa memutuskan untuk menonton Tv menghibur diri, melupakan sejenak permintaan koyol cristian dan menghilangkan rasa bosannya. Clarisa sudah menyalakan Tv kedua bola matanya kembali membulat dengan sempurna. Saking terkejutnya Ia sampai menjatuhkan remot Tv dan mengenai kakinya. Ke dua tangannya mengepal kuat saat matanya melihat Layar Tv yang menampilkan berita dirinya yang sedang trending dan menjadi sangat viral di dunia maya dengan topik berita.


Clarisa Abrham putri terpandang dari keluarga Abraham berselingkuh dan kabur dengan laki-laki lain di hari pernikahannya.


Sontak saja para netizen berkomentar dengan berita yang menjadi trending itu. Ada yang menyudutkan Clarisa dan ada juga yang membelanya.


(Benar-benar wanita murah, anak yang sudah mencoreng nama keluarganya)


(Aku rasa ada konspirasi untuk menguasai harta miliknya, apa kalian tahu Clarisa adalah pewaris seluruh harta keluarganya? dia pasti dijebak)

__ADS_1


(Aku rasa begitu)


(Aku rasa berita itu tidak benar)


Alvaro dan Sandra segera saja mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Alvaro sudah duduk dan manatap para wartawan. Ia didampingi oleh Sandra yang duduk di sampingnya dengan bengitu anggun dan sangat berkelas apalagi gaun yang dikenakan semakin menambah kesan mewah. Alvaro terlihat begitu berkarisma dengan Jaz mewah membalut tubuhnya, Raut wajahnya terlihat menampakkan gurat kesedihan. Begitu juga dengan Sandra Ia terlihat begitu sedih. Sungguh manusia yang sangat pandai berekting. Wajah pura-pura sedih di depan media akan menarik simpati publik.


Suara jepretan kamera saat mengambil gambar Alvaro dan Sandra terdengar memenuhi ruangan itu.


Di sudut ruangan Jenny sedang tersenyum puas melihat Ayah dan ibunya yang sangat hebat dalam memutar balikan keadaan dan sebentar lagi kemenangan akan ada di genggaman ketiga manusia licik itu.


"Apa Anda bisa menjelaskan mengenai berita tentang putri Anda?"


"Apa benar dia berselingkuh dan kabur dengan laki-laki lain di hari pernikahnnya? apa yang membuat Clarisa sampai melakukan hal memalukan seperti itu?"


"Sebelumnya saya benar-benar meminta maaf kepada kalian semua dengan adanya berita ini, Saya sangat mengenal putriku dengan begitu baik, dia tidak mungkin tega melakukan hal memalukan seperti ini, apa pun yang terjadi ayah mohon kembalilah nak kami semua merindukanmu, Ayah dan ibumu akan selalu mendukung apa pun keputusanmu, ayah tahu kau belum siap menjadi CEO Abraham Grup, ayah seharusnya tidak memaksamu, ayah tahu kau pasti begitu tertekan dengan semua ini, ayah minta maaf Nak dan kembali lah ke rumah, kami semua sangat merindukanmu." Ucap Alvaro dengan wajah begitu sedih dan Ia terlihat menyeka air mata palsunya itu.


"Ibu juga minta maaf karena gagal menjadi ibu yang baik, Clarisa di manapun kau berada Nak, kembalilah ke rumah, kami semua menantikanmu, perusahaan juga sangat membutuhkanmu." Ucap Sandra lirih dengan raut wajah sedih dan air mata palsu yang mengalir di pipinya.


Para wartawan terlihat berbisik-bisik setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Alvaro dan Sandra. Salah satu wartawan bertanya.


"Siapa yang akan menggantikan Clarisa menjadi CEO Abraham Grup? apa kalian sudah memutuskan untuk memilih CEO yang akan menggantikannya."


"Malam ini kalian akan tahu siapa yang akan menjadi CEO Abraham Grup?" Ucap Alvaro


Alvaro dan Sandra saling menatap dengan terseyum tipis. Mereka seakan mengatakan kalau sebentar lagi kemenangan akan ada di tangannya.


Jenny membuka ponselnya untuk mengetahui apa reaksi netizen dengan berita yang sedang terending itu.


(Clarisa Benar-benar anak yang tidak berbakti, Seharusnya dia mengikuti keinginan ayahnya dan mengurus perusahaan peninggalan keluarganya, Clarisa malah kabur dan bersenang-senang dengan pria selingkuhannya itu, sungguh menyedihkan)


Beberapa netizen mengunggah foto pernikahan Jenny dan Radit yang di dapatnya dari akun media sosial Jenny.


(Jenny memang adik yang baik, dia menggantikan Clarisa menikah dengan Raditya calon suami Clarisa demi menyelamatkan nama baik ke dua keluarga, Jenny benar-benar dewi penolong, wanita anggun dan baik hati)


(Seharusnya tuan Raditya bisa melihat ketulusan Jenny dan melupakan Clarisa, Wanita murahan sepertinya tidak pantas bersanding dengan Tuan Radit yang begitu tampan dan kaya raya)


Clarisa terduduk lemah di karpet berbulu itu, tangannya mengepal kuat. Hari ini Ia kembali meyaksikan kejahatan ayah dan ibu tirinya. Bagaimana dua manusia licik itu sangat pandai membohongi semua orang dan menyembunyikan fakta yang sebenarnya.


"Aku tidak akan membiarkan kalian menang, aku akan membuatmu membayar mahal semua air mata yang aku keluarkan, aku bersumpah akan membalas kalian sampai kalian akan menyesali semua perbuatan kalian." Gumam Clarisa dengan tatapan tajam seakan ingin menguliti ke dua manusia licik itu.


Selain berita mengenai menghilangnya Clarisa, Media sosial juga dihebohkan dengan Berita tentang siapa yang akan menjadi pewaris seluruh harta kekayaan keluarga Abraham.


Beberapa hari ini di perusahaan Abraham Grup mengalami kekacauan, Clarisa yang merupakan pewaris satu-satunya itu dikabarkan menghilang dengan pria selingkuhannya di hari pernikahannya dengan Raditya Bimantara. Sampai saat ini keberadaan Clarisa belum diketahui. Polisi sudah melakukan pencarian namun hasilnya masih tetap saja nihil. Keberadaan Clarisa bagaikan hilang ditelan bumi.


Malam ini, Rapat direksi akan diadakan untuk memilih dan menentukan siapa CEO Abraham. Grup. Alvaro yakin malam ini Ia akan dinobatkan sebagai CEO Abraham Grup. Tentu saja Ia akan menjadi pewaris satu-satunya menggantikan Clarisa yang menghilang entah kemana. Rencana yang sudah disiapkan oleh Alvaro dan Sandra benar-benar berhasil dan sebentar lagi akan membuatnya berada di puncak kemenangan. Malam ini Alvaro akan menjadi orang terkaya yang berada di urutan ke 3.


Keluarga Mahendra merupakan keluarga terkaya no 1 dan Keluarga Bimantara adalah keluarga terkaya no 2 sedangkan keluarga Abraham adalah keluarga terkaya no 3.


Terlihat pesta mewah dan megah sudah Alvaro siapkan. Hari ini Ia begitu puas setelah mengadakan konferensi pers menjelaskan mengenai berita tentang Clarisa. Semua ini adalah rencana Alvaro dan Sandra untuk menutupi rencana jahatnya agar tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan Clarisa.


Alvaro, Sandra dan Jenny kembali ke mansion mereka. Mereka sudah menyiapkan pesta kemenangan di mansionnya.

__ADS_1


"Selamat ayah, sebentar lagi ayah akan menjadi pewaris kekayaan Clarisa." Ucap Jenny.


"Tentu saja, kita akan menikmati kekayaan Almira dan Clarisa tidak akan bisa menganggu kita, Dia sudah menyusul ibunya di neraka." Ucap Sandra.


"Ini seharusnya menjadi milikku sejak dulu." Alvaro menatap mansion memah itu.


Mansion yang terdiri dari 4 lantai dengan desain American Klasik. Mansion yang begitu luas dan megah dengan lift khusus untuk naik dan turun. Lantai dilapisi dengan kramik putih bersih dengan harga yang sangat fantastik. Beberapa properti yang ada di mansion itu di datangkan langsung dari luar negeri dan di desain khusus dengan harga yang tentu saja sangat mahal. Dari luar mansion itu terlihat bak istana.


Selain berita Clarisa yang menjadi trending topik di berbagai linimasa itu ada juga berita yang tak kalah trendingnya. Berita tentang pesta megah yang akan di adakan di kediaman Mahendra, pesta untuk menyambut kedatangan Adnan Mahendra sekaligus mengenalkannya sebagai pewaris harta keluarga Mahendra.


Sementara itu di markas. Cristian melihat ponselnya dengan tersenyum tipis.


"Aku akan membantumu melawan manusia licik seperti mereka, aku harap kau sudah menentukan keputusanmu Clarisa." Gumam Cristian dengan terus menatap layar ponselnya. Ia sedang melihat berita yang sedang trending hari ini.


Gery baru saja tiba di markas Cristian, Ia segera masuk ke dalam ruang kerja Cristian.


"Nyonya Maharani sedang menyiapkan pesta untuk penyambutan Tuan Adnan dan mengenalkannya sebagai pewaris satu-satunya keluarga Mahendra." Ucap Gery menyampaikan informasi yang sedang terjadi di mansion utama.


"Biarkan wanita itu melakukan apa yang ingin dia lakukan, pesta itu tidak hanya akan menyambut kedatangan putranya dari luar negeri tapi juga pesta penyambutan untukku." Ucap Cristian.


"Apa wanita itu sudah memutuskan untuk meneriwa tawaran mengenai pernikahan dengan tuan?" Tanya Gery.


Cristian terlihat tersenyum dan tak lama pintu ruanga kerjanya dibuka.


Ceklleeekkkk.....


Masuklah Clarisa di temani dengan pak Han kepala pelayan di markas besar dan megah itu. Pak Han menundukkan kepala setelah mengantar Clarisa masuk.


"Saya permisi nona." Pak Han meningalkan Clarisa di dalam ruangan.


Gery dan Cristian saling menatap dengan tersenyum tipis. Clarisa mendekat dan berdiri di depan Critian yang sedang duduk di kursi kebesarannya.


Clarisa menatap wajah Cristian.


Degggg....


Jantungnya kembali berdetak dengan irama yang tak beraturan. Clarisa menarik nafas dan membuangnya pelan.


"Aku mau menikah denganmu dami pembalasan dendam kita, aku akan membantumu dan kau juga harus membantuku, Setelah dendam kita terbalaskan aku berhak untuk mengambil keputusanku sendiri mengenai pernikanan ini, dan selama pernikahan aku tidak ingin ada kontak fisik." Ucap Clarisa dengan begitu yakin akan keputusan yang sudah Ia ambil setelah berpikir dengan matang.


"Kau mengambil keputusan dengan tepat Clarisa, aku akan memenuhi semua permintaanmu selama kau menjadi istriku, tidak ada kontak fisik selama pernikahan, dan kau berhak mengambil keputusan selanjutnya mengenai pernikahan ini."


"Terima kasih sudah mau membantuku." Ucap Cristian lembut.


Gery yang berdiri di dekat tuannya terlihat tersenyum tipis.


"Apa aku boleh meminta satu permintaan lagi?" Tanya Clarisa.


"Katakan apa permintaanmu."


"Aku ingin identitas baru dengan kehidupan baru, aku tidak ingin ada yang mengenalku, apa kau mau memenuhi permintaanku?" Tanya Clarisa.

__ADS_1


"Tentu saja nyonya Mahendra." Jawab Cristian dengan senyum tipis di bibirnya yang terlihat begitu menawan.


Bersambung....


__ADS_2