PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XII


__ADS_3

Hiduplah seolah-olah Anda akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya. - Mahatma Gandhi


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Saat berjalan, Zhao Meng Qin melihat ada seorang wanita yang cukup berumur namun sepertinya sakit "No..na to..long anak sa..ya ku..mo..hon di..a ma..sih ke..cil" Ucapnya sambil terbata-bata Zhao Meng Qin yang melihat tentu merasa iba dan dia merasa bahwa wanita itu pun tulus meminta tolong dia pun mendekat "Baiklah apa kamu ingin keluar?"


"Tidak saya sudah tidak kuat tolong jaga anak saya karena dia spesial dia pasti berguna untuk anda" Ucapnya menahan sakit sambil berbisik "Tolong anak saya nona, saya tahu anda adalah orang baik jadi saya mohon untuk anda menjaga anak saya dari orang-orang jahat itu" Ucapnya lagi sambil memegang dadanya.


"Baiklah aku akan menjaganya" Ucap Zhao Meng Qin lalu sang wanita paruh baya itu pun tersenyum "Terima kasih" Ucapnya sambil tersenyum lalu menutup mata.


Zhao Meng Qin pun yang melihat sudah menduganya lalu dia beralih ke pria itu "Makam kan dia dengan layak, aku yang akan membayar pemakaman nya di daerah X lalu antar kan aku ke tempat anaknya" Ucap Zhao Meng Qin datar kenapa daerah X karna itu yang terdekat dan Zhao Meng Qin tidak mau jasad wanita itu bersatu dengan kejahatan di tempat ini.


Sang pria itu pun menggangguk lalu dia memerintahkan anak buahnya untuk menguburkan wanita paruh baya setelah selesai menyuruh anak buahnya, dia pun langsung berjalan "Ikuti aku" Ucapnya.


Zhao Meng Qin dan Xiao Mey pun langsung mengikuti saat di perjalanan mereka melihat orang-orang disana berteriak ada yang sedang di siksa ada yang sedang di s* t****i sangat menjijikan sampai lah mereka di ruangan paling ujung "Hati-hati karena anak itu suka memberontak jadi kami memakai kan rantai" Ucapnya sambil membuka pintunya.


Saat pintu sudah kebuka dia melihat ada seorang anak kecil usianya kira-kira 7 tahun sedang di rantai dan bukan hanya 1 tapi ada 3 untuk kakinya 2 dan untuk tangannya 1 "Aku ingin masuk" Ucap Zhao Meng Qin tapi sang pria "Jangan.." Ucapnya terpotong karena Zhao Meng Qin langsung memotong nya "Aku tidak apa-apa kalian tunggu aku di luar. Aku tidak suka mengulangi lagi perkataan ku jadi keluar!!" Bentak Zhao Meng Qin lalu sang pria pun langsung keluar "Dan kamu juga jiejie" Ucapnya datar. Karena Xiao Mey sudah melihat kemarahan dari Zhao Meng Qin, dia pun langsung pergi dari ruangan itu dan menunggu di luar.


Setelah dia merasa sendiri, dia pun langsung mendekati ke arah anak itu namun anak itu langsung mengamuk "Hey tenang lah aku di suruh oleh ibu mu untuk menjaga mu" Ucap Zhao Meng Qin kesal karena dia baru datang malah diamuk oleh anak itu.

__ADS_1


Setelah mendengar kata ibu dari Zhao Meng Qin dia pun langsung agak tenang "Ibu? Bagaimana keadaan ibu?" Ucap anak itu sambil menahan tangisannya.


Zhao Meng Qin pun agak iba kepada anak itu walaupun tadi dia sempat kesal kepadanya tapi sekarang dia iba "Kau ingin keluar dari tempat ini lalu menemui ibu mu?" Ucap Zhao Meng Qin sambil menatap datar anak itu.


Anak itu pun mengangguk "Iyah aku mau tolong antar kan aku ke ibuku" Ucapnya bersemangat.


Zhao Meng Qin pun keluar menemui pria itu "Mana kuncinya?" Ucap nya datar sambil menatap pria itu namun pria itu tidak bergeming "Aku akan membayarnya sekaligus aku akan membeli semua budak yang bisa berkultivasi jumlahkan semuanya ditambah pemakaman wanita itu. Jangan khawatir saya tidak berbohong" Ucapnya datar sang pria pun langsung memberikan kuncinya "Sebentar saya akan hitung dulu dan menyiapkan kan semuanya" Ucapnya bersemangat dia pun langsung menyuruh anak buah nya untuk menyiapkan budak-budak itu sedangkan pria itu, dia menyiapkan berkas pembelian dahulu.


Jika sang pria dan anak buahnya sedang sibuk menyiapkan berkas dan budak maka Zhao Meng Qin pun langsung pergi ke anak itu dan membuka rantai nya "Ingat kamu harus tenang jika tidak sesuai keinginan mu. Jika tidak tenang aku akan meninggalkan mu" Ucap Zhao Meng Qin yang membuat anak itu merasa perasaan nya tidak enak tapi dia pun tetap menggangukan kepalanya. Siap gak siap dia harus siap untuk tahu apa yang menyebabkan perasaan nya tidak enak.


"Siapa nama kamu?" Ucapnya sambil membuka rantai ke tiga nya. "Tan Ming Lu" Ucapnya lirih "Ah Tan Ming Lu aku Zhao Meng Qin" Ucapnya datar. Setelah semua nya terbuka dia pun langsung berdiri "


Namun mungkin karena anak itu sudah terlalu lama di rantai seperti itu dia pun langsung ambruk Zhao Meng Qin yang melihat nya hanya bisa menghela napas dia pun langsung mendekati Tan Ming Lu lalu menggendong nya. Tan Ming Lu yang diperlakukan seperti itu kaget "Tuan tidak usah" Ucapnya lirih "Sudah diam aku tidak mau kamu menghambat perjalanan ku" Ucap Zhao Meng Qin datar.


Saat menggendong Tan Ming Lu tiba-tiba Xiao Bay berkata 'Qinqin aku merasakan kekuatan yang besar dari anak itu tapi tidak tahu apa aku lupa. Aku akan mencarinya lagi tapi jangaj sampai dia jatuh ke tangan orang lain karena aku merasakan firasat yang tidak baik jika anak itu di tangan orang lain' Ucap Xiao Bay dalam pikirannya 'Ternyata benar apa yang dikatakan oleh wanita paruh baya tadi tapi kekuatan apa?' Batin Zhao Meng Qin.


Xiao Mey pun yang melihat Zhao Meng Qin sedang menggendong anak kecilpun langsung mendekat saat Xiao Mey mendekat anak itu merasa takut "Tenanglah dia Xiao Mey kakak ku" Ucap Zhao Meng Qin menenangkan Tan Ming lu. Xiao Mey yang mendengar bahwa Zhao Meng Qin benar-benar menganggapnya seorang kakak, hati nya menghangat.


Xiao Mei yang melihat anak kecil itu "Apakah dia anak dari wanita paruh baya itu?" Tanya Xiao Mey sambil menatap Zhao Meng Qin namun jawaban Zhao Meng Qin hanya menggangukan kepalanya.

__ADS_1


Xiao Mey pun langsung mendekat "Hai nama ku Xiao Mey nama mu siapa?" Ucapnya dengan senyum ramah. Tan Ming Lu pun langsung menatap Zhao Meng Qin tapi seperti biasa hanya anggukan yang dijawab nya. "Tan Ming Lu" Ucapnya lirih namun masih terdengar oleh Xiao Mey "Hai Ming Lu nama mu bagus" Ucapnya Sambil tersenyum.


Saat sedang berkenalan dengan Tan Ming Lu pria yang tadi sedang sibuk menyiapkan berkas dan menghitung berapa uang yang harus di bayarkan oleh Zhao Meng Qin "Halo nona" Ucapnya sambil tersenyum kepada Zhao Meng Qin. Melihat kedatangan pria itu badan Tan Ming Lu bergetar hebat. Zhao Meng Qin yang merasakan ketakutan pun langsung menenangkan nya dan langsung berbisik "Ikutlah dengan Xiao Mey keluar" yang bisa terdengar oleh Xiao Mey dan Tan Ming Lu. Tan Ming Lu pun langsung ke gendongan Xiao Mey dan pergi dari tempat itu.


Sedangkan di ruangan itu hanya terdapat pria itu dan Zhao Meng Qin "Jangan basa-basi - basi semuanya berapa?" Ucap Zhao Meng Qin datar dan to the point karena ingin segera keluar dari tempat terkutuk ini.


"Baiklah semuanya harganya 1400 koin emas bisa di tawar" Ucapnya sambil tersenyum manis namun yang dilihat oleh Zhao Meng Qin itu adalah senyum yang menjijikkan dia pun langsung mengeluarkan 3 kantung emas "Disana ada 1500 koin emas bawa saja kembaliannya jadi sekarang mereka dah bebas dimana mereka?"


Saat melihat Zhao Meng Qin mengeluarkan 2 kantung koin emas dan dia mendengar 1500 koin emas matanya langsung berbinar. Kenapa dia percaya bahwa kantung koin emas ? Karena dia tahu dari bentuk kantung itu, jadi ada yang khusus untung 1000 koin emas ada yang untuk 500 koin emas dan masih banyak lagi."


"Baiklah terima kasih ikuti saya sambil menyimpan koinnya" Ucap nya sambil berjalan dan Zhao Meng Qin pun mengikuti nya di belakang.


Saat sudah sampai di sebuah halaman terdapat banyak sekali budak yang sudah di kumpulkan "Ini adalah budak-budak yang bisa berkultivasi"Ucap pria itu. Lalu dia berteriak "Hei budak-budak sekarang tuan kalian adalah nona itu jadi kalian harus patuh kepada nya jangan sampai kalian tidak patuh" Teriak pria itu sambil menunjuk Zhao Meng Qin yang sedang menatapnya datar. Sebenarnya Zhao Meng Qin kesal kenapa pria itu berani sekali langsung menunjuk nya tapi dia malas berkelahi jadi dia hanya bisa menahan kekesalannya dalam hati.


Saat pria itu menunjuk Zhao Meng Qin semua tatapan dari orang-orang itu langsung mengarah ke arah Zhao Meng Qin dan mereka langsung bersujud. Zhao Meng Qin yang melihat langsung kaget "Berdiri kalian" Ucapnya tegas yang langsung membuat budak-budak itu berdiri karena takut pada Zhao Meng Qin padahal di lihat dari umur mereka, umur mereka terlampau jauh dari Zhao Meng Qin namun tentu saja untuk kekuatan Zhao Meng Qin yang menang.


Zhao Meng Qin melihat pria itu "Sekarang anda boleh pergi" Ucap Zhao Meng Qin datar lalu setelah berkata itu dia pun langsung menatap orang-orang yang sudah dibeli oleh Zhao Meng Qin "Kalian ikuti aku" Ucapnya sambil berjalan yang diikuti oleh orang-orang itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Apa yang dilakukan Zhao Meng Qin kepada mereka?


__ADS_2