PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XXXIV


__ADS_3

Ketakutan terbesar kita seharusnya bukanlah kegagalan tetapi keberhasilan dalam hal-hal dalam hidup yang tidak terlalu penting. -Francis Chan


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Baik saya ingin memutuskan pertunangan saya dengan putra mahkota" Ucap Zhao Meng Qin tegas yang membuat semua orang menjadi hening lalu seketika ramai.


"Beraninya kamu memang sih kamu tidak pantas dengan anak ku yang merupakan seorang putra mahkota hebat sedangkan kamu sebagai tunangan nya merupakan sampah di kekaisaran ini" Cibir Selir pertama Mo Yin Zhi dengan penuh cemoohan kepada Zhao Meng Qin.


"Benar yang dikatakan ibu kamu tidak pantas menjadi tunangan kakak ku kau itu udah mah lemah terus jelek lagi" Ucap Xuan An Chi yang merupakan adik dan sekaligus anak kedua dari selir pertama Mo Yin Zhi.


Kaisar pun terlihat kaget namun dia langsung menepis nya dan menahan amarah nya akibat kelakuan ibu dan anak itu "DIAM!!! Apa kalian tidak melihat ku sebagai kaisar hah?" Bentak kaisar kepada selir dan anak nya. Mereka pun langsung terdiam dan menunduk setelah itu kaisar pun menatap lembut Zhao Meng Qin.


"Kenapa? Apa kamu sudah memikirkan nya? Bukannya kamu menyukai putra mahota? Dan juga ini seperti penghinaan kepada keluarga kerajaan padahal kamu juga adalah anggota kerajaan loh" Ucap kaisar bingung dan aneh mendengar permintaan dari keponakan nya itu.


"Benar yang mulia saya sudah memikirkan nya lalu saya juga mencintai putra mahkota namun itu dulu. Rasa cintaku menghilang dan sekarang yang ada hanya perasaan benci dan jijik" Ucap Zhao Meng Qin sambil tersenyum miring mengejek ke arah putra mahkota. Putra mahkota yang di tatap seperti itu tentu saja emosi dan selir pertama tidak lupa anaknya pun emosi seperti kakaknya.

__ADS_1


"Maaf kaisar kenapa saya benci dan jijik kepadanya? Apa anda tahu putra mahkota atau tunangan saya itu sudah tidur dan melakukan itu dengan orang lain salah satunya saudara tiri saya di depan mata saya dan itu pun tidak hanya sekali itu berkali-kali" Ucap Zhao Meng Qin dingin menatap tajam putra mahkota tak lupa dengan Zhao Xio Wei. Perkataan Zhao Meng Qin membuat seluruh aula menjadi heboh lagi.


"Berani nya kamu apa kamu punya bukti hah?" Ucap putra mahkota marah dan gugup karena takut ketauan.


"Pengawal tangkap dia. Dia sudah lancang menuduh kepada putra mahkota" Ucap selir Mo Yin Zhi kepada pengawal.


"Berhenti!!! Jika kamu sekali lagi memotong pembicaraan akan aku hukum" Ucap Kaisar menatap tajam selir pertama. Selir pertama pun langsung diam "Baik maaf" lalu kaisar pun menatap Zhao Meng Qin lagi.


"Benar, Meng Qin apa kamu punya bukti tentang apa yang kamu sampai kan itu? Jika tidak kamu yang akan di hukum karena pencemaran nama baik" Ucap Kaisar yang agak terlihat marah namun dia berusaha menenangkan hati nya.


Semua orang pun langsung ribut termasuk kaisar dan selir nya wajahnya sudah merah padam sedangkan putra mahkota berusaha untuk mematikan kristal perekam "HENTIKAN ITU S****N" Ucap putra mahkota marah sedangkan Zhao Xio Wei yang merupakan tokoh utama dia juga pun langsung mencoba memberhentikan kristal perekam itu.


"Baiklah baik aku sudahi saja padahal masih banyak tapi gak papa lah namun yang mulia, selain karena selingkuh saya juga ingin membatalkan pertunangan karena putra mahkota dan juga saudari tiri saya Zhao Xio Wei berusaha membunuh saya agar bisa bersama dengan berbagai cara namun sayang nya nyawa saya banyak hahaha jadi usaha mereka sia-sia lihatlah bukti rekaman ini" Ucap Zhao Meng Qin tersenyum smirik, dingin dan datar lalu mengeluarkan kristal perekam lagi.


Terdengar lah suara Zhao Xio Wei dengan pelayan nya lalu putra mahkota bersama ajudan nya yang sedang membuat rencana pembunuhan "Berhentiii" Ucap putra mahkota ingin menyerang Zhao Meng Qin namun Meng Qin sudah membuat pelindung jadi putra mahkota langsung terpental lalu berdarah saat mau menyerang Zhao Meng Qin tentu saja itu membuat mereka semua yang ada di sana kaget bukan main.

__ADS_1


"Diamlah dahulu tonton sampai habis jika tidak ingin makin terluka" Ucap Zhao Meng Qin tersenyum remeh ke arah putra mahkota yang sedang menatap nya tajam.


"Aku juga ingin membatalkan pertunangan kita, emang aku mau dengan mu yang tidak bisa apa-apa apalagi dengan wajah mu yang jelek" Ucap putra mahkota mencibir karena sudah malu dan ingin mempermalukan Zhao Meng Qin.


"Baguslah kalau kau ingin membatalkan pertunangan karena kau tidak pantas dengan ku" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan datar menatap tajam putra mahkota.


Setelah itu semua orang langsung menonton sampai selesai "Anda lihat kan seberapa brengsek nya anak anda iuu jadi saya benar-benar ingin membatalkan pertunangan saya dengan putra mahkota, saya jijik dengan orang seperti itu. Lalu paman kaisar anak selir cocok dengan anak selir, mereka kan ingin aku mati agar bisa bersama jadi kenapa anda tidak nikah kan mereka juga cocok yang satu pecundang dan yang satu lagi murahan dan juga ingat aku akan membalaskan nya namun nanti. Saya harap anda mengabulkan permintaan saya jika anda memang bijaksana" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan datar menatap tajam kaisar.


"Baiklah saya umumkan pertunangan Zhao Meng Qin dan putra mahkota Xuan Yan Phi batal" Ucap Kaisar dengan wajah yang merah.


"Terima kasih saya pamit undur diri" Ucap Zhao Meng Qin langsung berbalik namun saat Zhao Meng Qin ingin meninggalkan aula "Sebentar masih ada penguguman yang lain" Ucap kaisar menatap Zhao Meng Qin "Maaf saya tidak peduli karena saya kemari itu untuk membatalkan pertunangan" Ucap Zhao Meng Qin langsung pergi namun Zhao Xio Wei langsung menyerang namun dibukannya menyerang dia malah membuka cadar nya Zhao Meng Qin dan terlihat lah wajah cantik dan indah Zhao Meng Qin.


Zhao Meng Qin pun langsung menatap tajam Zhao Xio Wei dan mengambil cadarnya semua orang yang melihat wajah asli Zhao Meng Qin pun terbengong apalagi putra mahkota dia benar-benar menyesal telah berbuat seperti itu kepada Zhao Meng Qin.


Kaisar pun juga sama kaget nya dengan orang-orang yang di sana melihat wajah caantik Zhao Meng Qin dia pun tersenyum dalam hati 'Kakak lihatlah sekarang anak mu sudah cantik dan kuat seperti diri mu aku bersyukur dia sudah kuat dan tidak ditindas lagi. Maaf aku tidak bisa menjaga anak mu dan juga maaf akibat kelakuan anak tidak tahu diri itu kepada anak mu. Aku kira Meng Qin bahagia ternyata malah sebaliknya".

__ADS_1


Kaisar pun langsung tersadar "Baiklah pengumuman selanjutnya yaitu putra mahkota Xuan Yan Phi diturunkan menjadi pangeran biasa" Ucap kaisar dingin dan langsung pergi diikuti oleh permaisuri.


__ADS_2