PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XLIII


__ADS_3

Tidak ada hal hebat yang pernah dicapai tanpa antusiasme. - Ralph Waldo Emerson


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Zhao Meng Qin pun di panggil dengan nomor peserta nya. Dia pun langsung bersiap membawa busur panah, lalu memposisikan dirinya dengan nyaman setelah itu dia pun membawa panahan nya yang berada di belakang namun, bukan satu melainkan 3 panah yang langsung ditempatkan dibusur panah nya.


Syut semua panah pun meluncur dengan kecepatan tinggi. Semua panah itu mencapai target 10 sempurna tentu saja itu membuat semua penonton menjadi bengong dan hening seketika termasuk pembawa acaranya.


Zhao Meng Qin pun yang melihat semua orang bengong pun lansung menyadarkan nya dengan berdehem dengan keras. Pembawa acara pun tersadar dan malu sendiri dengan tingkahnya lalu melihat Zhao Meng Qin yang sedang menatap nya membuat dia makin malu tapi dia pun menutupi nya dengan wajah ramah.


"Wah hebat sekali baru kali ini saya melihat orang yang memanah namun dengan 3 panah sekaligus mencapai target. Sungguh hebat" Ucap pembawa acara sambil bertepuk tangan untun menyadarkan penonton yang masih terlena dengan pikirannya sendiri.


PROK PROK PROK


PROK PROK PROK


PROK PROK PROK


Zhao Meng Qin pun langsung kembali ke grupnya dan terlihat mereka sedang menatap Zhao Meng Qin apalagi Zhao Fa'i Kin dan Ki Sang Mo menatapnya dengan tatapan tajam namun Zhao Meng Qin tidak peduli.


"Baiklah grup ini seperti neraka kareena banyak talenta yang hebat benar tidak?" Tanya pembawa acara kepada penonton.

__ADS_1


"Benar" Ucap seluruh penonton berbarengan.


"Tapi sayang, eleminasi di setiap grup pasti akan terjadi begitu pun dengan grup ini walaupun semua peserta hebat tapi tentu saja ada yang lebih hebat. Untuk grup ini yang akan gugur adalah peserta nomor 2664 Zhao Fa'i Kin dan 3333 Ki Sang Mo dengan skor yang sama yaitu 25. Terima kasih telah mengikuti perlombaan ini, kalian hebat. Walapun kalian kalah tapi hasil kalian tetap bagus dari peserta lain. Latih lagi lah kemampuan kalian" Ucap pembawa acara yang sudah tahu kelakuan mereka pasti tidak terima dan akan mencari gara-gara.


"Ini semua gara-gara kamu harusnya kamu yang pulang padahal kamu bukan bangsawan. Awas saja aku akan membalas dendam kepada kamu" Ucap Ki Sang Mo dengan tatapan tajam kepada Zhao Meng Qin lalu pergi entah kemana mungkin untuk menenangkan diri? Entahlah Zhao Meng Qin tidak peduli.


Sedangkan Zhao Fa'i Kin menatap tajam Zhao Meng Qin lalu pergi juga mengikuti Ki Sang Mo. Musuh Zhao Meng Qin sepertinya aakaan terus menerus bertambah. Dia hharus segera membereskannya jika tidak mau, tentu saja akan membuat Zhao Meng Qin di masa depan repot dengan tingkah mereka.


Pangeran Xuan Lan Sya pun menatap Zhao Meng Qin "Halo kamu sangat keren bisa memanah dengan langsung dan itu pun menancap di angka 10 wah kalau boleh tahu nama anda siapa?" Tanya pangeran Xuan Lan Sya dengan nada yang ramah tentu saja itu membuat Zhao Ki Ran kaget karena baru kali ini dia mendengar Xuan Lan Sya berbicara dengan begitu biasanya dia berbicara dengan nada dingin, datar dan cuek.


"Tan Li" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan cuek tentu saja itu juga membuat Zhao Ki Ran dan Xuan Lan Sya kaget karena baru kali ini ada yang berani berkata dengan nada dingin dan cuek kepada Xuan Lan Sya, biasanya orang-orang itu terlalu banyak bicsra dan tentu itu membuat dia muak.


"Lancang kamu ..." Ucapan Zhao Ki Ran marah yang terpotong dengan tangan nya Xuan Lan Sya yang sedang menenangkan dan langsung menggelengkan kepalanya. Zhao Ki Ran pun langsung mundur.


"Maaf jika aku mengganggu anda tapi jujur aku merasa familiar dengan mu seperti sudah dekat tapi aku tidak tahu. Apa kita pernah bertemu di suatu tempat?" Tanya pangeran Xuan Lan Sya sambil menatap mata Zhao Meng Qin.


"Tidak, maaf saya pamit pergi" Ucap Zhao Meng Qin pergi tanpa menunggu jawaban dari Pangeran Xuan Lan Sya.


"Lancang sekali kenapa anda membiarkan dia berbuat begitu kepada anda?" Tanya Zhao Ki Ran "Karena aku merasa familiar dengan nya apa kamu tidak merasa familiar dengan nya Ki Ran? Apalagi dia memakai cadar" Tanya Pangeran Xuan Lan Sya sambil menatap Zhao Ki Ran.


"Jujur aku juga merasa familiar tapi tidak mungkin aku dengan dia pernah bertemu. Sudahlah jangan pikirkan dia nanti juga akan ketauan kok. Kita sekarang harus fokus dulu dengan pertandingan ini" Ucap Zhao Ki Ran yang benar-benar ingin fokus untuk perlombaan agar memperbaiki nama keluarga akibat ulah anak selir itu. Pangeran Xuan Lan Sya pun mengangguk lalu dia pun langsung fokus ke depan menatap pertandingan.

__ADS_1


Di sisi lain Zhao Meng Qin 'Siall apa mungkin mereka sudah tahu bahwa itu aku? Tapi bagaimana caranya? Ah bodo lah yang penting aku jangan sampai bertemu dan mengobrol dengan mereka berdua' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati.


Zhao Meng Qin pun menatap pertandingan dan akhirnya babak pertama selesai. Babak kedua yaitu melepaskan panah ke kendi dan itu harus hancur dan itu dilakukan dengan hanya 3 kali percobaan. Jika tidak hancur dia akan langsung gugur. Banyak sekali orang yang gugur dalam pertandingan ini namun tetap saja ada yang berhasil seperti Pangeran Xuan Lan Sya, Zhao Ki Ran dan masih banyak lagi.


Zhao Meng Qin pun terpanggil dan dia pun langsung memfokuskan diri nya pada panahan itu dan syut dalam percobaan pertama kendi itu sudah hancur tentu itu membuat Zhao Meng Qin pun langsung masuk ke babak berikutnya atau terakhir yang akan diselenggarakan 2 hari dengan agenda seluruh final perlombaan kecuali perburuan dan itu akan dihadiri oleh kaisar, permaisuri dan selir.


Setelah berhasil dalam babak kedua, Zhao Meng Qin pun langsung mencari Xiao Mey untuk segera pulang karena Zhao Meng Qin tidak ingin dikerubungi oleh orang-orang yang sedang menjilati nya. Setelah bertemu dengan Xiao Mey mereka pun segera pulang walaupun lomba belum selesai tapi peserta atau penonton diperbolehkan pulang jika sudah selesai.


"Meimei seperti nya kamu sudah memiliki banyak penggemar eh tapi aku juga termasuk penggemar Meimei" Ucap Xiao Mey menggoda Zhao Meng Qin.


"Apaan sih tolong jangan bahas ituu dan semangat besok kamu sudah mulai berlomba bagaimana rasanya?" Tanya Zhao Meng Qin.


"Tentu saja degdegan ini adalah perlombaan pertama ku untuk mengujikan kemampuan dengan para bangsawan sombong dan suka semena-mena itu apa aku lebih hebat atau kurang" Ucap Xiao Mey sambil mengepalkan tangannya.


"Pasti kamu menang ayo optimis. Jika kamu menang aku tidak membayangkan wajah mereka yang kalah oleh rakyat biasa" Ucap Zhao Meng Qin dengan senyuman merendahkan yang sedang membayangkan bangsawan yang sombong itu malu.


"Haha benar juga tapi tetap sajaa kita harus waspada karena kita tak tahu apa yang akaan terjadi nanti" Ucap Xiao Mey dengan menatap lurus kedepan.


"Benar jangan remehkan lawan kita karena kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi di pertandingan takutnya dia memliki kekuatan besar yang sedang disembunyikan" Ucap Zhao Meng Qin menatap kedepan yang di beri anggukan oleh Xiao Mey.


Apakah Xiao Mey dan Zhao Meng Qin akan memenangkan lomba besok? Atau tidak??

__ADS_1


__ADS_2