PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XXV


__ADS_3

Mulailah dari mana Anda berada. Gunakan apa yang Anda miliki. Lakukan apa yang Anda bisa. - Arthur Ashe


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Zhao Meng Qin pun sampai di kediaman utama dia pun masuk akan pergi ke ruangan kerja perdana menteri saat sudah sampai Zhao Meng Qin di hadang oleh 2 penjaga "Aku ingin bertemu tuan kalian" Ucap Zhao Meng Qin datar, sang penjaga pun bertatapan "Sebentar saya tanya terlebih dahulu" Ucap salah satu penjaga itu.


Salah satu penjaga itu pun masuk ke ruangan perdana Mentri lalu keluar lagi "Silahkan nona, tuan sudah menunggu" Zhao Meng Qin pun langsung masuk dan menghadap "Salam tuan" Ucap nya sambil membungkuk kan diri sebenarnya Zhao Meng Qin malas tapi dia harus melakukan nya agar tidak ada perkelahian dari awal.


Perdana menteri kaget karena anak nya yang sangat pendiam dan juga pembangkang salam hormat ke dia ditambah dia tidak memanggil nya dengan ayah namun 'TUAN' itu sangat cukup membuat tidak nyaman hati perdana Mentri namun di tutupi dengan tingkah datar nya 'Ada apa dengan ku? Tidak mungkin aku menyayangi pembunuh itu. Jangan terpengaruh oleh nya ingat dia itu pembunuh' Ucapnya dalam hati "Ya ada apa?" Tanya perdana Mentri langsung.


"Saya ingin membawa 2 penjaga untuk pengawal saya yaitu Li Sang dan Zhi Tan. Mereka adalah pengawal yang berasal dari rakyat biasa. Jadi boleh kan? Ini adalah permintaan saya pertama dan mungkin terakhir kali" Ucap Zhao Meng Qin datar dan dingin.


Sebenarnya perdana menteri mendengar perkataan Zhao Meng Qin kepada nya merasa sesak di dada karena perkataan nya benar baru pertama kali dia meminta sesuatu "Baiklah tapi bukannya kemampuan nya biasa saja? Kenapa kau tidak mengambil yang kemampuannya diatas rata-rata?" Tanya perdana mentri.


"Saya tidak butuh karena saya butuh yang setia, apakah anda menginjinkan?" Tanya Zhao Meng Qin datar karena dia sudah tidak ingin satu ruangan dengan orang jahat.

__ADS_1


Ya Zhao Meng Qin sudah menandai orang-orang di kediaman perdana menteri adalah orang jahat termasuk ayah dan kakak kandungnya karena mereka tidak mempercayai dan tidak peduli kepada nya padahal Zhao Meng Qin adalah anak atau adik kandung mereka bukan anak angkat.


"Baiklah aku mengijinkan nya" Ucap perdana menteri datar menatap Zhao Meng Qin "Baiklah terima kasih saya pamit undur diri tuan maaf telah menggangu waktunya" Ucap Zhao Meng Qin menundukkan kepala nya dan juga menyindir dengan kata tuan, lalu setelah itu pergi meninggalkan perdana menteri sendiri di ruangan kerja nya tanpa menunggu balasan perkataan nya.


Perdana menteri hanya bisa menatap punggung dari Zhao Meng Qin yang perlahan lahan tidak terlihat "Huft ada apa dengan ku? Kenapa hati ku merasa sakit saat dia tidak menganggap ku" Ucap perdana Mentri frustasi sambil menghela nafasnya. 'Sayang andaikan kau masih disini maaf aku yang telah mengotori janji suci pernikahan kita' Ucap nya dalam hati sambil menatap atap rumahnya.


Saat di perjalanan untuk ke kediaman nya dia berpapasan dengan anak Selir Zi Pin Nuan yaitu Zhao Xie Yihua "Hey tumben sekali kau ke kediaman ini apa kau mau mengemis cinta ayah dan kakak mu? Atau mengemis makanan? Jika kau ingin mengemis cinta ayah dan kakak itu tidak mungkin haha kasihan mereka tidak akan mau menyayangi mu atau kau ingin mengemis makanan sana ke dapur ada makanan namun makanan sisa hahaha" Tawa mengejek Zhao Xie Yihua yang merupakan saudara tiri dari Zhao Meng Qin yang diikuti oleh pelayan-pelayan nya.


Zhao Meng Qin pun hanya menatap datar mereka "Hey kamu bilang aku mengemis cinta ayah dan kakak mu? HEY dengarkan baik-baik aku tidak akan mengemis cinta lagi kepada mereka kau tahu?


Sebenarnya ada orang yang mendengar kan perdebatan mereka yaitu Zhao Ki Ran dan Zhao Fa'i Kin dengan berbagai ekspresi. Zhao Ki Ran menatap sendu Zhao Meng Qin 'Kenapa sakit sekali apa ini rasanya menjadi kau adik saat kamu ingin sekali mendapat perhatian dari ku tapi aku malah mencaci mu. Tidak tidak mungkin apa yang di rasakan oleh adik lebih dari yang aku rasakan maaf' Ucap nya dalam hati.


Sedangkan Zhao Fa'i Kin malah menatapnya tersenyum miring 'Baguslah lebih baik dia sadar diri lalu meninggalkan kediaman ini dan berarti aku cuman harus menyingkir kan 2 orang lagi apalagi laki-laki ini harus cepat ku singkirkan' Ucap nya sambil tersenyum licik menatap yang di depan nya.


Zhao Meng Qin dan Zhao Ki Ran tidak sengaja saling menatap namun Zhao Meng Qin hanya tersenyum sinis "Cih memuakkan" Ucap nya lirih sambil memalingkan wajahnya agar tidak bertatapan dengan kakak asli pemilik tubuh ini dan terus berjalan meninggalkan mereka tanpa menoleh ke belakang.

__ADS_1


Zhao Ki Ran yang mendengar perkataan lirih Zhao Meng Qin dan menatap punggung nya yang perlahan menghilang pun hanya menghela nafas "Huft" 'Maaf' Ucap nya dalam hati.


"Eh ada kakak Ki Ran dan kakak Fa'i Kin halo kak apa kabar?" Ucap Zhao Xie Yihua tersenyum manis namun tidak di jawab oleh ke dua orang itu apalagi Zhao Ki Ran dia langsung pergi meninggalkan Zhao Fa'i Kin dan Zhao Xie Yihua.


Zhao Xie Yihua pun yang di tinggalkan Zhao Ki Ran pun langsung merasa sedih dia pun langsung menunduk untuk mendapatkan simpati dari Zhao Fa'i Kin namun sebenarnya di dalam hati nya 'S****n kalau bukan kakak laki-laki sekaligus anak sah aku tidak akan merendahkan harga diri ku tapi mendingan sekarang aku pura-pura sedih agar Zhao Fa'i Kin merasa kasihan dengan ku'


Zhao Fa'i Kin pun sebenarnya muak tapi dia harus berpura-pura baik agar Zhao Xie Yihua tidak menjadi ancaman untuk nya, bunda dan tentu adik nya yang sangat dia sayangi yaitu Zhao Xio Wei. "Jangan sedih kamu masih ada aku. Kamu tahu kan kakak Ki Ran memang begitu" Ucap Zhao Fa'i Kin sambil mengelus kepala Zhao Xie Yihua.


"Memangnya adik salah yah menanyakan kabar kakak?" Tanya Zhao Xie Yihua dengan air mata buaya nya "Tidak kok kamu tidak salah sudah yah jangan sedih lagi nanti kamu jadi jelek. Kakak pergi dulu yah ada sesuatu yang harus aku urus" Ucap Zhao Fa'i Kin yang sebenarnya dia tidak mau terlalu dekat dengan Xie Yihua.


"Baik terima kasih kakak karena sudah peduli" Ucap Zhao Xie Xie Yihua samb tersenyum manis "Tidak usah berterima kasih karena kamu juga adik ku kakak pergi dulu yah" Ucap Zhao Fa'i Kin pergi meninggalkan Zhao Xie Yihua 'S**l seperti nya aku harus segera mencuci tangan ku dengan sabun, menjijikan ada kuman'.


Sedangkan Zhao Xie Yihua pun sama pergi lalu memerintahkan pelayan nya "Cepat siapkan air untuk mandi" 'Cih menjijikan apaan pegang-pegang kepala ku' Ucap nya dalam hati dengan ekspresi jijik.


Nah sifat itu lah yang membuat Zhao Meng Qin risih dengan keluarga nya itu. Menurut kalian keluarga Zhao Meng Qin itu bagaimana? Apa pantas kah Zhao Meng Qin tinggal bersama mereka dan memaafkan mereka?

__ADS_1


__ADS_2