
Identitas adalah penjara yang tidak akan pernah bisa Anda hindari, tetapi cara menebus masa lalu Anda bukanlah dengan lari darinya, tetapi mencoba memahaminya, dan menggunakannya sebagai fondasi untuk tumbuh. - Jay-Z
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Membalas kan dendam apa? Memangnya apa yang kalian lakukan kepada adik ku sampai dia membalas dendam? Yang aku tahu bukan nya anak-anak kalian yang kurang ajar pada nya, bukan kalian atau ada yang kalian sembunyikan dari ku apa itu?" Tanya Zhao Ki Ran menatap tajam ke dua selir itu.
"Kami tidak menyembunyikan apa-apa" Ucap selir Zi Pin Nuan gugup yang membuat semua orang menjadi curiga sedangkan Selir Xiang Xu Wae mencemooh selir Zi Pin Nuan 'Bodoh seharusnya biasa aja kenapa gugup begitu' Ucap nya dalam hati.
"Benarkah kalian?" Ucap Zhao Ki Ran memastikan namun terpotong oleh perdana Mentri "Baiklah menurut kalian Meng Qin kan yang mencuri? Ayo geledah kediaman nya" Ucap perdana Mentri Zhao Feng Ran langsung.
"Sebentar ayahanda kenapa ayah langsung saja membiarkan mereka menggeledah psdahal tidak ada bukti" Ucap Zhao Ki Ran
"Kita akan mencari bukti disana" Ucap perdana menteri terpotong oleh Zhao Ki Ran "Kalau tidak ada bagaimana?" Ucap nya yang membuat keadaan menjadi hening.
"Kita tidak akan memiliki bukti jika terus berdiam diri di sini" Ucap Selir Xiang Xu Wae menatap Zhao Ki Ran.
"Benar ayo Ki Ran kalian duluan saja ke sana nanti kami menyusul" Ucap perdana mentri menyetujui usul selir Xiang Xu Wae.
Di sana cuman ada Zhao Feng Ran dan Zhao Ki Ran "Kenapa kamu membela nya? Apa kau tahu dia adalah orang yang membunuh ibu mu Ki Ran" Ucap Zhao Feng Ran menatap tajam Zhao Ki Ran.
"Apa anda lupa bukan dia saja yang membunuh ibu namun ayah juga andai ayah tidak membawa selir pasti ibu masih di sini" Ucap Zhao Ki Ran menatap tajam balik Zhao Feng Ran.
"Kau sudah berani yah menyalah kan aku dan apa kau tahu ibu mu sudah menerima selir itu sebagai pasangan ayah yang lain" Ucap Zhao Feng Ran menatap tajam Zhao Feng Ran.
"Hahaha apa ada wanita yang rela membagi suaminya untuk bersama wanita lain? Coba balik kan apa kau mau menerima laki-laki dari ibu? Pasti jawaban nya tidak kan? kau ingin menjadi satu-satunya, ibu juga begitu karena perasaan manusia itu sama apalagi wanita sangat rentan dengan perasaan.
__ADS_1
Apa kau tahu ibu sering menangis setiap malam oohh tentu anda tidak tahu karena anda hanya mementingkan gundik mu mending sekarang kita susul tuh gundik-gundik mu dan lihat apa benar adik ku mencuri nya atau tidak?" Ucap Zhao Ki Ran mengeluarkan unek-unek kekesalan nya dan langsung pergi meninggalkan Zhao Feng Ran seorang diri.
Sedangkan Zhao Feng Ran perasaan nya sekarang campur aduk. Dia merasa bersalah dan juga marah tapi dia langsung tepis karena dia harus menyusul selir dan anak nya ke kediaman bulan.
Di kediaman bulan Xiao Mey yang sedang menyapu tiba-tiba melihat banyak pengaa dan selir mendekat ke arahnya "Di mana tuan mu itu" Ucap selir Zi Pin Nuan angkuh.
"Nona masih tidur" Ucap Xiao Mey jujur yang tentu membuat mereka shock.
"Apa? Masa seorang nona masih tidur minggir aku akan membangun kan pemalas seperti nya" Ucap Selir Zi Pin Nuan ingin menerobos masuk.
"Maaf tidak bisa nona tidak bisa di ganggu saat tidur" Ucap Xiao Mey tegas.
"Pelayan rendahan dasar lancang" Ucap Zi Pin Nuan murkaa dan ingin menampar Xiao Mey namun ada suara yang membuat perhatian nya teralih kan.
"Sekali kalian ada yang menyentuh orang ku awas saja aku tidak akan membuat hidup kalian tenang sekarang kenapa kalian rame-rame ke sini?" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan datar
"Kamu itu bangsawan tapi kenapa tingkah mu tidak seperti bangsawan dan amu kan yang sudah mencuri barang bengharga dari kediaman ku?" Ucap Selir Zi Pin Nuan marah.
"Aku tidak peduli mau bangsawan atau tidak dan sebentar kau menuduh ku mencuri di kediaman mu. Apa kau punya bukti? Jika ada mana? Tanya Zhao Meng Qin dingin.
"Kami memang tidak mempunyai bukti namun pasti di kediaman mu ada sesuatu yang merupakan milik kami" Ucap Selir Xiang Xu Wae tenang menatap Zhao Meng Qin.
"Apa kediaman kau juga di curi? Kalian boleh menggeledah kediaman ku tapi jika di kediaman ku tidak ada apa-apa bagaimana?" Tanya Zhao Meng Qin dingin
"Jangan bertele-tele kami tidak butuh persetujuan mu karena kami sudah mendapat persetujuan dari perdana Mentri" Ucap Selir Zi Pin Nuan yang langsung menatap perdana Mentri Zhao Feng Ran.
__ADS_1
Zhao Feng Ran pun yang di sebut langsung menganggukan kepalanya "Benar geledah sekarang" Ucap Zhao Feng Ran kepada para pengawal.
Para pengawal pun ingin masuk namun di halangi oleh Zhao Meng Qin "Aku tidak mengizinkan kalian masuk jika tetap kalian ingin masuk, kalian langsung berhadapan dengan ku" Ucap Zhao Meng Qin dingin
"Cepat masuk!!!" Teriak perdana menteri Zhao Feng Ran. Pengawal itu pun langsung melawan Zhao Meng Qin tapi mereka kalah telak, dia langsung memukul dan memelintir kan tangan mereka. Zhao Meng Qin pun tersenyum mengejek ke arah Zhao Feng Ran "Aku akan memperbolehkan kalian masuk namun jika kalian tidak menemukan apa-apa aku akan mencambuk 3 kali kedua selir itu" Ucap Zhao Meng Qin dingin.
"Mana bisa seperti itu" Ucap Selir Xiang Xu Wae panik "Benar, tidak bisa seperti itu" "Kenapa? Kalau kamu memang yakin kenapa harus takut benar kan tuan perdana mentri? Lagian kalau tidak benar hanya 3 kali hukum cambuk" Ucap Zhao Meng Qin tersenyum ke arah perdana menteri.
Perdana menteri yang mendengar kata 'Tuan perdana mentri' pun merasa sesak tapi dia langsung menepisnya "Benar, jika memang kalian yakin, kalian tidak perlu takut" Ucap perdana menteri.
Kedua selir itu pun wajah nya pucat bukan main, Zhao Meng Qin pun tersenyum licik 'Ini adalah awal pembalasan ku nantikan pembalasan ku yang lainnya' Ucap nya dalam hati. "Silahkan jika kalian sudah menggeledah nya jangan lupa bereskan lagi" Ucap Zhao Meng Qin mempersilahkan pengawal yang tersisa dan perdana menteri beserta selir dan anak-anaknya menggeledah 'Untung Tan Ming Lu aku titipkan ke markas jika tidak pasti ada perdebatan lagi huftt' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati nya merasa lega.
Zhao Meng Qin pun menunggu sambil mengamati semua orang yang sedang menggeledah kediaman nya. Setelah semua di geledah mereka tidak menemukan apa pun "Bagaimana? Apa kalian menemukan barang selir itu?" tanya Zhao Meng Qin sambil tersenyum miring.
Semua orang pun hening "Kau pasti menyembunyikan nya kan?" Ucap selir Zi pin Nuan marah "Hey pikir buat apa aku mencuri cih. Aku saja lupa kediaman ini ada apa saja dan anda tidak lupa kan tuan perdana menteri jika tidak menemukan sesuatu di kediaman saya 2 selir itu akan di cambuk" Ucap Zhao Meng Qin
"Maafkan lah mereka" Ucap Zhao Feng Ran yang membuat Zhao Meng Qin tertawa "Haha ternyata omongan perdana Mentri tidak bisa di percaya cih aku tidak peduli dengan ucapan mu" Ucap Zhao Meng Qin lalu dia menggunakan kekuatan nya untuk menarikke dua selir itu di dekatnya.
"Hey ada apa ini kenapa tubuh ku bergerak sendiri" Ucap Selir Xiang Xu Wae histeris "Kau apakan aku j****g sialan hah " Ucap Selir Zi Pin Nuan histeris juga. Lalu Zhao Meng Qin pun membuat pelindung setelah itu dia pun mencambuknya di hadapan semuanya.
Anak-anak selir dan Zhao Feng Ran tidak bisa apa-apa karena mereka malah jadi terpental akibat pelindung yang di buat Zhao Meng Qin.
Setelah selesai mencambuk dia pun langsung membuka pelindung itu "Makannya jangan macam-macam dengan ku ayo jiejie kita masuk" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung pergi masuk ke kediaman nya diikuti oleh Xiao Mey.
Sedangkan keadaan selir itu sangat parah bagaimana tidak Zhao Meng Qin menggunakan 40% kekuatan nya untuk mencambuk sampai ada tulang yang patah membuat semua orang menatap Zhao Meng Qin ngeri. Zhao Feng Ran pun langsung menyuruh pelayan untuk mambawa ke dua selir itu ke ruang perawatan dan segera panggil tabib. Semua orang merasa sangat shock apalagi anak-anak selir itu semakin membenci Zhao Meng Qin namun Zhao Meng Qin pasti tidak akan peduli.
__ADS_1