PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
IX


__ADS_3

Sukses? Saya tidak tahu apa arti kata itu. Saya bahagia. Tapi kesuksesan, itu kembali ke apa arti kesuksesan di mata seseorang. Bagi saya, kesuksesan adalah kedamaian batin. Itu adalah hari yang baik bagi saya. -Denzel Washington


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Benar ayo kita buat mereka malu dengan perkataan mereka sendiri" Ucap Zhao Meng Qin sambil tersenyum tidak lebar dan tidak tipis juga menatap Xiao Mey. Xiao Mey yang melihat senyuman nya langsung mimisan sambil terbengong. Zhao Meng Qin yang melihat Xiao Mey mimisan sambil menatapnya merasa risih "Jiejie kamu tidak apa-apa?" Ucap Zhao Meng Qin sambil menatap Xiao Mey. Xiao Mey pun tersadar "Maaf Meimei aku tidak apa-apa kok emang nya aku kenapa" Ucap Xiao Mey yang belum tersadar bahwa dia tengah mimisan "Itu hidung kamu berdarah" Ucap Zhao Meng Qin sambil memegang hidung nya. Xiao Mey pun langsung memegang hidungnya dan benar saja itu keluar darah dia pun langsung pergi ke kamar mandi tapi sebelum itu dia berkata "Meimei aku akan membersihkan ini dahulu" sedangkan Zhao Meng Qin pun langsung pergi ke kamarnya.


Setelah beberapa menit berlalu karena bosan Zhao Meng Qin pun langsung mencari Xiao Mey yang ternyata Xiao Mey sedang berada di dapur "Jiejie ayo kita ke pasar aku belum pernah ke pasar" Ucap Zhao Meng Qin "Baiklah sebentar aku akan membereskan ini dahulu setelah itu kita pergi ke pasar" Ucap Xiao Mey sambil menata piring-piring ke sebuah meja "Baiklah" Ucap Zhao Meng Qin sambil pergi ke kamar untuk membawa cadar dan langsung memakai nya 'Bisa gawat jika ada yang melihat wajah ku rencana pembalasan ku akan berantakan' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati lalu dia pergi ke luar ternyata Xiao Mey sudah menunggunya.


"Meimei apa Meimei apa kamu akan memakai cadar ke pasar?" Tanya Xiao Mey sambil menatap Zhao Meng Qin "Tentu bisa gawat jika ada yang melihat wajah ku" Ucap Zhao Meng Qin sambil berjalan 'Benar juga jika ada yang melihat wajah Meimei pasti akan membuat kekacauan karena kecantikannya yang benar-benar bisa membuat pertumpahan darah' Ucap Xiao Mey dalam hati sambil menggangukan kepalanya. Sedangkan Zhao Meng Qin yang melihat Xiao Mey menggangukan kepalanya hanya acuh dia hanya fokus berjalan ingin cepat-cepat sampai di pasar.

__ADS_1


Setelah berjalan entah berapa lama Xiao Mey dan Zhao Meng Qin pun sudah sampai di pasar 'Ternyata pasarnya sama saja dengan zaman modern' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati sambil menatap pasar "Ayo Meimei kita masuk". Saat sedang berjalan banyak sekali orang yang melihat ke arah Zhao Meng Qin dan Xiao Mey tepatnya ke arah Zhao Meng Qin karena dia memakai cadar "Lihat orang itu dia memakai cadar aku yakin wajahnya buruk sehingga dia memakai cadar" Ucap orang-orang itu sambil memandang remeh ke arah Zhao Meng Qin "Benar aku juga tidak merasakan kekuatannya haha sudah wajahnya jelek ditambah tidak punya kekuatan" Ucap salah satu orang lelaki sambil tertawa di ikuti oleh orang-orang di sana.


Zhao Meng Qin yang di tatap dan di bicarakan seperti itu bodo amat acuh dia namun Xiao Mey pun langsung menatap Zhao Meng Qin "Meimei kamu tidak apa-apa kan?" Ucap Xiao Mey "Aku tidak apa-apa acuhkan saja mereka. Mereka hanya seekor anjing yang sedang mencari perhatian" Ucap Zhao Meng Qin dingin yang tentu di dengar oleh orang-orang yang di sana lalu membuat mereka marah "S****n Dasar j****g kamu tadi bicara apa hah?" ucap salah satu seorang laki-laki yang tadi menghina Zhao Meng Qin "Kalian hanya seekor anjing yang sedang mencari perhatian" Ucap Zhao Meng Qin dingin datar karena dia sedang malas bertengkar Zhao Meng Qin pun langsung pergi mengabaikan mereka namun mereka berkata "Jangan pergi kamu belum meminta maaf dan kami ingin menyicipi tubuh kalian jika kalian tidak menuruti kami kalian akan rasakan akibatnya" Ucap salah satu pria yang berbadan gempal sambil menatap mesum ke arah Zhao Meng Qin dan Xiao Mey.


Zhao Meng Qin yang mendengar nya langsung terdiam para lelaki itu mengira bahwa Zhao Meng Qin takut namun dugaan mereka salah Zhao Meng Qin sekarang sedang menahan amarahnya yang ingin meledak. Saat sedang menahan amarah tiba-tiba ada seorang lelaki yang mendekat lalu mau memegang tangan Zhao Meng Qin. Zhao Meng Qin pun sudah tidak bisa menahan amarahnya dia pun langsung mematahkan tangannya.


Krakkk


BRUKK

__ADS_1


Suara orang terjatuh


"Kalian benar-benar membuat ku marah" Ucap Zhao Meng Qin datar dan dingin lalu mengeluarkan 40% auranya yang membuat tempat itu menjadi sesak apalagi tadi orang-orang yang menghinanya mereka langsung duduk sambil memegang dada mereka "Mei mei tenang lah sabar" Ucap Xiao Mey menenangkan sambil mengusap punggung Zhao Meng Qin "Sabar bagaimana lihatlah kelakuan mereka" Ucap Zhao Meng Qin menatap tajam lelaki itu "Tenang lah kita ke pasar kan untuk membeli sesuatu jangan membuat perhatian nanti rencana pembalasan dendam mu gagal dan lihat banyak sekali yang sesak napas karena ulahmu" kata Xiao Mey sambil berbisik yang berhasil menenangkan Zhao Meng Qin. "baiklah tapi aku ingin melakukan sesuatu dahulu kepada mereka sebelum pergi" Ucap Zhao Meng Qin mendekati mereka lalu menendang alat kelamin mereka. "Aampun kami mohon maaf" Ucap mereka namun tidak dipedulikan oleh Zhao Meng Qin yang membuat banyak teriakkan keskitan karena alat kelamin mereka di tendang yang membuat mereka akan bermasalah mengalami keturunan. Orang-orang yang disana pun bergidik ngeri lalu memegang alat kelamin mereka dan mereka berkata dalam hati 'Aku tidak akan mencari gara-gara dengan wanita itu sungguh wanita itu sangat kejam jangan sampai junior ku diperlakukan seperti itu' 'sungguh sial mereka berurusan dengan wanita kejam itu' dan masih banyak lagi.


Setelah menendang alat kesenangan merekaz Zhao Meng Qin pun mengajak Xiao Mey untuk segera pergi dari sana dan mereka pun pergi di perjalanan "Jiejie aku lapar apa kita punya uang?" Ucap Zhao Meng Qin sambil berjalan lurus karena dia sadar bahwa sekarang dia miskin tidak seperti dahulu dan dia juga tidak punya sepersen pun jika ada pun itu berada di Xiao Mey karena merupakan pelayan pribadinya "Kita punya uang Meimei walaupun tidak banyak namun itu cukup untuk kita berdua makan" Ucap Xiao Mey sambil memegang sebuah kantung yang berisi koin "Syukurlah ada ayo kita isi perut kita dahulu" Ucap Zhao Meng Qin bersemangat karena dia sudah kelaparan akibat menghajar orang-orang tadi dan ingin segera makan.


Mereka pun tiba di sebuah rumah makan dan langsung masuk. Ternyata rumah makannya itu ramai dan Zhao Meng Qin pun langsung duduk dan memesan makanan nya diikuti oleh Xiao Mey. Saat sedang menunggu makanan Zhao Meng Qin dan Xiao Mey mendengar pembicaraan yang cukup menarik perhatian Zhao Meng Qin "Kau dengar paviliun Phoenix emas nanti sore akan mulai mengadakan lagi pelelangan aku sudah lama menunggu saat ini. Pelelangan paviliun Phoenix emas sudah 5 tahun tidak membuka pelelangan dan akhirnya sekarang sudah di buka kembali lalu aku dengar di dalam pelelangan ini ada sesuatu yang berharga tapi entah itu apa yang membuat para pangeran akan datang" Ucap seorang laki-laki yang memakai baju Orange "Benarkah para pangeran akan ikut? Berarti kita harus cepat-cepat kesana karena aku penasaran apa yang membuat para pangeran itu langsung turun tangan" Ucap seseorang laki-laki memakai baju hitam.


Zhao Meng Qin pun yang mendengar nya langsung tersenyum smirik sambil menatap Xiao Mey . Xiao Mey seolah tahu apa yang di pikirkan Zhao Meng Qin "Meimei kita tidak bisa kesana karena kita tidak mempunyai token nya" Ucap Xiao Mey lembut agar Zhao Meng Qin mengerti namun sia-sia karena Zhao Meng Qin berkata "Kita akan kesana kamu tenang saja, jiejie tau-tau kita masuk saja" Ucapnya mantap, Xiao Mey pun yang melihat hanya bisa menghela nafas pasrah karena dia sudah tahu nona nya yang sekarang itu sangat keras kepala dan menjadi kuat jadi dia ada yang berani untuk menindas nya lagi.

__ADS_1


Apa yang di lakukan oleh Zhao Meng Qin?


Terimakasih sudah membaca dan mohon maaf jika ada kesalahan kata


__ADS_2