
Kebahagiaan adalah kupu-kupu, yang ketika dikejar, selalu berada di luar jangkauan Anda, tetapi yang, jika Anda duduk dengan tenang, akan turun ke atas Anda. -Nathaniel Hawthorne
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah beres Zhao Meng Qin pun langsung pergi ke ruang tengah dan melihat ada Xiao Mey dan Tan Ming Lu yang sedang menunduk lalu dia pun duduk di depan mereka.
Zhao Meng Qin pun menatap mereka "Apa kalian tahu kenapa kalian duduk di sini?" Ucap Zhao Meng Qin dingin.
"Ya maaf aku tidak memberi tahu mu sebenarnya Tan Ming Lu ingin memberi tahu kan kepada mu masalah ini namun aku yang melarang nya karena aku tidak ingin menambah beban mu dan maaf telah memakai obat tanpa sepengetahuan mu" Ucap Xiao Mey sambil menunduk.
"Beban apa? Kalian bukan beban, kalian itu adalah keluarga ku wajar aku marah karena aku tahu nya dari orang lain bukan dari kalian yang sudah aku anggap keluarga itu yang membuat aku marah. Aku seperti yang tidak di hargai dan untuk obat itu emang untuk kalian jika terjadi apa-apa jadi lupakan lah" Ucap Zhao Meng Qin kecewa menatap datar mereka berdua.
"Maaf kami janji jika terjadi sesuatu kami akan langsung membicarakan dengan mu. Ini pertama dan terakhir kami berbuat seperti itu tolong maafkan lah kami" Ucap Xiao Mey memohon kepada Zhao Meng Qin dengan mata berkaca-kaca.
"Benar jiejie maafkan kami karena telah menyembunyikan sesuatu kami janji tidak akan mengulangi nya lagi" Ucap Tan Ming Lu juga memohon dengan tatapan berkaca-kaca.
Zhao Meng Qin pun tidak tega dia pun memaafkan mereka setelah itu Zhao Meng Qin pun menyuruh Tan Ming Lu untuk berlatih lagi. Setelah Tan Ming Lu pergi Zhao Meng Qin pun menyuruh Xiao Mey untuk menceritakan semua yang terjadi.
Xiao Mey pun menceritakan semuanya tanpa di tutup-tutupi terlihat Zhao Meng Qin tangan nya sudah terkepal "Baik lah sekarang kamu istirahat" Ucap Zhao Meng Qin yang diangguki oleh Xiao Mey.
__ADS_1
Zhao Meng Qin pun langsung ke kamar dan memanggil Wolf "Ada apa Qinqin?" Tanya Wolf.
"Aku ingin kamu mencegat pelayan Zhao Xie Yihua saat keluar dari kediaman perdana menteri besok lalu buat dia babak belur" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan datar.
"Baik Qinqin aku akan mengerjakan nya" Ucap Wolf yang langsung pergi.
'Seperti nya aku harus segera mempercepat pembalasan dendam pemilik tubuh ini. Karena mereka sudah mulai mengincar orang-orang yang berada di pihak nya' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati nya.
'Dragon bagaimana apa kamu sudah menemukan sesuatu?' Ucap Zhao Meng Qin yang sedang bertelepati dengan Dragon.
'Lumayan, aku sedang mencari pelayan pribadi mendiang ibu mu Qinqin karena pelayan pribadi itu akan menjadi saksi' Ucap Dragon bertelepati.
'Baik hati-hati dan terima kasih' Ucap Zhao Meng Qin yang langsung memutuskan telepati. 'Aku harus membantu Dragon malam nanti aku akan menyusup ke kediaman selir dan seperti nya aku harus membuat racun untuk malam ini spesial untuk selir dan anak-anaknya tercinta' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati nya dia pun langsung masuk ke ruang dimensi untuk membuat racun yang akan di pakai malam ini.
"Baik" Ucap wolf
"Qinqin apa aku juga bisa membantu mu?" Ucap Drake menatap Zhao Meng Qin
"Bisa nanti kamu ikut kami menyelinap mencari bukti" Ucap Zhao Meng Qin yang di jawab anggukan oleh Drake
__ADS_1
Tak terasa malam pun tiba Zhao Meng Qin, Drake dan Wolf sudah bersiap mereka pun langsung meluncur ke kediaman Selir Xiang Xu Wae dahulu yaitu kediaman mawar. Sebelum masuk ke kediaman mawar Zhao Meng Qin pun langsung menyimpan lilin berserbuk di dekat kediaman nya lalu di tiupkan agar seluruh orang yang ada di kediaman mawar tertidur dan juga di dalam serbuk itu terdapat racun yang perlahan-lahan akan menggerogoti tubuh. 10 menit pun berlalu dan terlihat semua orang sudah berada di alam mimpinya.
Zhao Meng Qin, Drake dan Wolf pun langsung masuk lalu memporak-porandakan barang-barang "Qinqin mumpung sudah begini bagaimana kalau kita ambil saja semua barang-barang berharga milik selir s****n itu untuk mengambil hak mu yang tidak kamu dapatkan dan simpan di ruang dimensi mu" Ucap Drake tersenyum sinis.
"Benar Qinqin ayo kita curi semuanya termasuk di kediaman selir j****g s*****n itu juga" Ucap Wolf emosi jika mengingat kehidupan Zhao Meng Qin.
"Terserah kalian tapi ingat tujuan kita semua adalah bukti sangkut paut nya selir itu dengan kematian ibu ku dan juga bukti pembunuhan kepada ku" Ucap Zhao Meng Qin yang sedang terus mencari.
"Siap Qinqin" Ucap mereka. Drake dan Wolf pun banyak membawa barang milik selir Xiang Xu Wae lalu saat Drake ingin membawa sebuah buku tiba-tiba jatuh banyak kertas. Drake pun membawa dan membaca nya dia pun terlihat senang "Qinqin kemarilah lihat ini" Ucap Drake sambil membaca setiap kertas, Zhao Meng Qin pun mendekati Drake lalu membaca nya "Wah bagus Drake simpan itu ayo cari lagi" Ucap Zhao Meng Qin sambil tersenyum licik.
Setelah semuanya di geledah Zhao Meng Qin, Drake dan Wolf pun segera pergi meninggalkan kediaman mawar lalu beralih ke kediaman teratai tentu menggunakan metode seperti tadi. Setelah semua tertidur Zhao Meng Qin, Wolf dan Drake pun masuk ke kediaman teratai. Saat menggeledah banyak sekali bukti yang Zhao Meng Qin, Drake dan Wolf dapatkan "Ayo kembali" Ucap Zhao Meng Qin sambil tersenyum.
Mereka pun kembali ke kediaman bulan sebelum Drake dan wolf kembali ke ruang dimensi Zhao Meng Qin pun memberikan 2 pil penambah kultivasi untuk mereka sebagai tanda terima kasih Zhao Meng Qin.
Zhao Meng Qin pun tidur dengan sangat nyenyak karena sekarang semua bukti sudah ada tinggal menunggu tanggal Zhao Meng Qin mengungkapkan kebenaran.
Saat pagi hari terjadi keributan karena kediaman selir Xiang xu wae yaitu kediaman mawar dan kediaman selir Zi Pin Nuan yaitu kediaman teratai kemalingan semua barang-barang berharga milik mereka menghilang dan biang keroknya yaitu Zhao Meng Qin malah masih tidur karena kediaman nya jauh dari kediaman mana pun membuat dia tidak terganggu dengan kegaduhan yang ada. Ke dua selir itu pun pucat bukti tentang kejahatan mereka ada yang mencuri nya.
Di aula utama sedan berkumpul "Aku yakin Zhao Meng Qin lah yang mencuri bukan kah sekarang dia kuat dan juga Zhao Meng Qin tidak di beri makan maupun uang yang membuat dia mencuri" Ucap selir Xiang Xu Wae 'Dan juga untuk mencari bukti atas meninggalnya ibu nya' Ucap Selir Xiang Xu Wae dalam hati sambil mengepalkan tangan nya.
__ADS_1
"Benar atau dia ingin membalaskan dendam kepada kami" Ucap selir Zi Pin Nuan.
"Membalas kan dendam apa? Memangnya apa yan kalian lakukan kepada adik ku sampai dia membalas dendam?" Tanya Zhao Ki Ran menatap tajam ke dua selir itu yang membuat kedua selir itu gelagap pan dan menelan salivanya secara kasar.