
Anda mungkin hanya berhasil jika Anda menginginkan sukses; Anda mungkin hanya gagal jika Anda tidak keberatan gagal. - Philippos
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Keesokan harinya di kediaman perdana menteri khususnya kediaman bulan, Xiao Mey sedang menyapu halaman depan lalu datanglah Zhao Xio Wei dan Zhao Xie Yihua "Mana nona mu itu panggil kami ingin berbicara dengan nya" Ucap Zhao Xio Wei angkuh diikuti oleh Zhao Xie Yihua.
"Benar cepat lah" Ucap Zhao Xie Yihua yang ingin segera masuk ke kediaman bulan namun di pegang tangannya oleh Xiao Mey yang membuat Zhao Xie Yihua marah "Maaf nona saya berbuat begitu karena nona pertama sedang sakit jadi saya tidak ingin anda tertular penyakit nya nona pertama" Ucap Xiao Mey gugup sambil berlutut.
"Tenang lah Xier apa benar?" Tanya Zhao Xio Wei memastikan sambil menenangkan Zhao Xie Yihua.
"Benar nona, nona pertamaa harus fokus beristirahat 3 hari ke depan" Ucap Xiao Mey gugup sambil menunduk.
"Baiklah aku ingin kamu nanti beritahu nona mu itu 4 hari lagi kami berdua mengundang nya ke pesta minum teh. Dia sudah sembuh kan saat itu?" Tanya Zhao Xio Wei tenang.
"Iyah saya yakin nona pertama sudah sembuh saat itu" Ucap Xiao Mey sambil memegang tangannya karena gugup.
"Baiklah ayo Xier kita kembali" Ucap Zhao Xio Wei sambil mengajak Zhao Xie Yihua kembali kediaman masing-masing.
Namun Zhao Xie Yihua menolak "Aku tidaak mau kembali sebelum menghukum cambuk pelayan itu karena telah lancang memegang tangan ku walaupun agar aku tidak terlular namun tetap saja bisa kan dengan cara lain" Ucap Zhao Xie Yihua memandang jijik ke Xiao Mey.
"Sudahlah Xier" Ucap Zhao Xio Wei "Kakak duluan saja aku akan menghukum pelayan tak tahu diri ini" Ucap Zhao Xie Yihua sambil memegang cambuknya. Zhao Xio Wei pun hanya pasrah namun di dalam hatinya dia juga menyeringai 'Bagus adik tiri ku menghukum nya, dia sudah lancang'.
"Ampun nona ampun saya salah tolong jangan cambuk saya" Ucap Xiao Mey ketakutan dan berlutut lalu tanpa sadar air matanya menetes.
__ADS_1
"Diam lah walau pun kamu meminta pengampunan dan juga menangis darah pun aku tidak akan mengampuni mu jadi diam saja rasakan cambukan ku ini dan perbaiki lah sikap mu, tahu diri lah" Ucap Zhao Xie Yihua sambil membawa cambuk lalu diarahkan nya ke tubuh Xiao Mey.
CTTAR
CTTAR
"AAAA hiks hiks ampunn" Teriak Xiao Mey sambil menangis
CTTAR
"AAA" Teriak Xiao Mey
"Tahu diri lah mulai sekarang ayo wey'er kita kembali dan untuk mu bersih kan cambuk ku karena sudah banyak kuman" Ucap Zhao Xie Yihua sambil memberikan cambuk ke pelayan pribadi nya lalu pergi meninggalkan kediaman bulan bersama Zhao Xio Wei.
Walaupun hanya 3 kali cambuk kan namun tetap saja itu sangat sakit karena Zhao Xie Yihua menggunakan kekuatan kultivasi nya yang membuat cambukan itu terasa 10 kali lipat kesakitan nya.
Setelah di rasa aman Tan Ming Lu pun keluar dengan tergesa-gesa dan menangis "Jiejie maaf aku tidak bisa menolong mu. Jiejie kamu dengar suara aku kan?" Tanya Tan Ming Lu memastikan
"I. yah a. ku men. dengar mu.. tolong. ja.. ngan.. be. ri. tahu.. nona" Ucap Xiao Mey sebelum kehilangan kesadaran.
"Jejie!!! Kau harus tetap sadar" Teriak Tan Ming Lu dia pun langsung membawa Xiao Mey ke kamar nya lalu dia langsung merobek baju nya untuk memberhentikan pendarahan di perut Xiao Mey.
Setelah berhenti Tan Ming Lu pun ingat bahwa Zhao Meng Qin pernah berkata 'Jika terjadi apa-apa terhadap kalian di kamar ku tepatnya di rak ke dua ada sebuah pil untuk menyembuhkan dan ada sebuah obat jika terjadi luka cukup oleskan saja'. Tan Ming Lu pun langsung berlari ke arah kamar nya Zhao Meng Qin lalu mencari pil nya dan sebuah obat.
__ADS_1
Setelah ketemu Tan Ming Lu pun langsung pergi ke kamar nya Xiao Mey "Jiejiie minum lah obat ini" Ucap Tan Ming Lu tapi tidak mendapatkan respon dari Xiao Mey.
Dia pun langsung mendudukkan Xiao Mey lalu membuka mulutnya Xiao Mey setelah itu dia memasukkan pil itu ke dalam mulut Xiao Mey dibantu dengan air yang dibawa dengan sendok. Setelah selesai Tan Ming Lu pun langsung mengoles kan obatya di luka Xiao Mey.
Di kediaman bulan sedang panik seperti itu sedangkan di sisi lain Zhao Meng Qin pun yang sedang melatih kelompok Alpha merasa perasaan tidak enak 'Ada apa ini kenapa perasaan ku tidak enak semoga tidak terjadi apa-apa dengan mereka' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati lalu dia memfokuskan lagi melatih mereka.
'Aku harus segera pulang' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati dia pun segera melatih semua tim agar lebih cepat dan juga Zhao Meng Qin memberikan pil agar cepat berkultivasi nya.
Zhao Meng Qin pun terus melatih mereka sampai tidak tidur untung dia adalah kultivator jadi tidak apa-apa kalau tidak tidur dan makan tak lupa minum. Yang membuat kelompok itu sudah kuat karena pelatihan neraka selama 3 hari dari Zhao Meng Qin apalagi kelompok Alpha sudah mencapai ranah paling kecil bumi 7 sedangkan rata-rata pendekar 3 ada juga yang sudah pendekar 7. Lalu seemua tim sudah mendapatkan ketuanya.
Sedangkan untuk medical mereka sudah di tahap manifestasi awal 3 itu merupakan pencapaian luar biasa sudah mah langka alkemis itu di tambah manifestasi awal 3.
Di kediaman bulan kondisi Xiao Mey sudah membaik dia hanya kehilangan kesadaran selama 1 hari untung nya dia sudah sadar sebelum Zhao Meng Qin pulang.
Xiao Mey dan Tan Ming Lu pun sepakat agar tidak menceritakan kejadian Xiao Mey yang di cambuk. Sebenarnya Tan Ming Lu ingin memberi tahu tapi Xiao Mey keras kepala tidak ingin memberi tahu Zhao Meng Qin jadi Tan Ming Lu pun hanya pasrah. Xiao Mey dan Tan Ming Lu pun menyambut Zhao Meng Qin di depan kediaman nya.
"Meimei bagaimana kabar mu?" Tanya Xiao Mey sambil tersenyum menutupi bagian yang masih ada bekas luka.
"Baik kalian?" Tanya Zhao Meng Qin dingin dan datar seperti biasa.
"Baik ayo kita masuk masa kita berdiri Mulu Meimei ada yang aku bicarakan ayo" Ucap Xiao Mey memalingkan wajah nya sambil masuk ke kediaman bulan yang diikuti oleh Tan Ming Lu dan Zhao Meng Qin belakang nya. Xiao Mey pun bersikap seperti biasa agar Zhao Meng Qin tidak curiga.
Apa yang ingin Xiao Mey bicarakan adaa yang tahu?
__ADS_1