PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XIII


__ADS_3

Cobalah untuk tidak menjadi orang yang sukses, tetapi cobalah menjadi orang yang bernilai. - Albert Einstein


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mereka pun mengikuti Zhao Meng Qin ke arah halaman yang paling di depan disana ada Xiao Mey dan Tan Ming Lu namun Zhao Meng Qin tidak mendekat ke arah mereka. "Aku memiliki 2 pilihan yang pertama bersama ku untuk membantu ku mendapat sesuatu dan yang ke dua bebas terserah kalian ke mana. Aku akan memberi kalian waktu 2 menit untuk memikirkan pilihan itu." Ucapnya dingin.


Setelah mengatakan itu Zhao Meng Qin pun pergi dari mereka dan mendekat ke Xiao Mey dan Tan Ming Lu. "Tuan kapan kita akan mengunjungi ibu?" Ucap Tan Ming Lu sambil menatap Zhao Meng Qin yang hanya di jawab "Nanti setelah semua ini selesai" Ucapnya sambil pergi menghadap lagi ke orang-orang yang baru di beli.


"Kalian sudah tahu jawabannya? Yang ingin bersama ku tetap lah di barisan namun jika kalian ingin bebas keluarlah dari barisan itu." Ucap Zhao Meng Qin lantang dan tegas.


Zhao Meng Qin membeli budak sekitar 500 san orang nah yang ingin bebas hanya sekitar 20 orang "Pergilah kalian untuk yang ingin bebas" Ucap Zhao Meng Qin tegas. Mereka yang bebas pun langsung pergi setelah mengucapkan rasa terima kasih mereka karena telah membebaskan nya dari pasar budak itu.


Setelah mereka pergi "Untuk yang bersama ku lihatlah di tangan kalian ada tato bunga, tato itu adalah identitas kalian adalah bagian dari Black Roses . Aku ingin membuat organisasi yang namanya Black Roses dan jika ada yang berkhianat maka kalian akan langsung hangus oleh tato itu" Ucap Zhao Meng Qin datar dan dingin yang membuat orang-orang itu menelan salivanya karena takut pada aura Zhao Meng Qin.


"Kalian ikuti pria ini" Ucap Zhao Meng Qin dingin yang membuat kaget karena tiba-tiba muncul seorang pria tampan yaitu Dragon, mereka pun mengikuti Dragon sedangkan Zhao Meng Qin mendekati ke arah Xiao Mey dan Tan Ming Lu.

__ADS_1


"Ayo kita menemui ibu mu" Ucap Zhao Meng Qin datar. Mereka pun langsung berjalan ke daerah X lalu ke daerah pemakaman "Tuan mengapa kita kesini? Jangan bilang ibu sudah tidak ada?" Tanya Tan Ming Lu sambil berkaca-kaca menatap Zhao Meng Qin.


"Ibu mu baru meninggal tadi dan dia meminta tolong pada ku untuk membebaskan mu" Ucap Zhao Meng Qin datar namun tetap di hati nya masih ada rasa iba sambil berjalan mendekati salah satu kuburan yang masih basah.


Tan Ming Lu yang mendengar nya dan melihat kuburan di depannya langsung menangis "Ibu kenapa kamu meninggal kan ku" Ucap Tan Ming Lu sambil menangis terisak-isak.


Xiao Mey yang melihat Tan Ming Lu menangis seperti itu dia merasa iba dan ingin menenangkan nya namun ada yang menarik tangannya lalu dia melihat orang yang menarik tangannya dan dia adalah Zhao Meng Qin sambil menggeleng.


Sekitar 1 jaman kurang menunggu dan Tan Ming Lu masih tetap menangis Zhao Meng Qin pun langsung turun tangan dan mendekati Tan Ming lu "Hey sudahlah ibu mu sudah tidak kesakitan lagi jadi jangan menangis seperti itu karena tidak ada gunanya kamu menangis sampai berhari-hari pun ibu mu tidak akan kembali, bagaimana kalau kita balas dendam untuk menjadi kuat dan membantu orang-orang yang diperlakukan seperti ibu mu? Ucap Zhao Meng Qin agar membuat Tan Ming Lu semangat.


Dan benar saja Tan Ming Lu semangat "Iyah aku mau tuan" Ucapnya sambil bersemangat dengan tatapan dingin dan tajam. Zhao Meng Qin yang melihatnya hanya tersenyum tipis.


Setelah beberapa jam berjalan akhirnya mereka suda sampai di gubuk mereka dan langsung istirahat. Saat besok pagi mereka langsung latihan bersama karena mereka harus kuat agar tidak ada yang menindas lalu setelah itu mereka berburu bersama untuk sarapan.


Aktivitas mereka seperti itu setiap hari sampailah 4 pengawal dari perdana menteri untuk menjemput Zhao Meng Qin untuk kembali.

__ADS_1


" Dimana sampah itu cepatlah kami tidak ingin terlalu lama di sini" Ucap pengawal 1 kepada Xiao Mey yang di jawab oleh pengawal lain "Benar kenapa sih harus di jemput biar kan kah dia disini dari pada di kediaman perdana menteri yah hanya bisa berkelakuan memalukan" Ucap pengawal 2


Xiao Mey yang mendengarnya langsung naik pitam tapi dia mencoba untuk menahan amarahnya sampai Zhao Meng Qin pun datang dengan memakai cadar "Cepatlah sampah kenapa lama sekali sudah mah jelek tidak punya kekuatan. Dosa apa yah yang dilakukan perdana menteri kepada dewa sampai mempunyai anak seperti nya" Ucap pengawal 2


Zhao Meng Qin kesal dia pun langsung mengeluarkan auranya lalu mendekati pengawal 2 "Kau bilang apa tadi?" Tanya nya dingin dan datar dengan wajah yang menatap tajam ke arah pengawal 2.


Pengawal 2 yang merasa terintimidasi pun takut tapi dia menyingkirkan ketakutannya karena yang di depan nya itu adalah sampah, dia tidak mempunyai kekuatan "KAU ADALAH SAMPAH tidak tahu diri dari kediaman perdana menteri" Ucapnya lantang walaupun takut dia menepis perasaanya itu.


Zhao Meng Qin pun langsung memukul nya "Mulut mu sangat pedas bagaimana kalau aku merobek nya?" Ucap Zhao Meng Qin dengan senyum devilnya yang membuat semua orang disana merasa takut lalu dia mendekati pengawal itu dan benar Zhao Meng Qin merobek mulutnya "Mulut mu itu sudah berkata lancang kepada ku padahal kau hanya pengawal dan aku adalah anak sah perdana menteri tahu diri lah tapi aku sedang berbaik hati hanya merobek mulut mu padahal aku juga bisa membuat nyawa mu melayang sekali lagi ada yang mengatai ku lihat saja bukan hanya mulut nya yang ku robek namun jantung nya juga" Ucap nya dingin lalu masuk ke kereta.


"Ayo jiejie dan didi masuk ke sini" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung dituruti oleh Xiao Mey dan Tan Ming Lu sedangkan pengawal yang disana takut setengah mati apalagi pengawal 2 yang masih bersimbah darah di mulut nya lalu pengawal 1 yah tadinya menghina Zhao Meng Qin sudah berkeringat dingin.


"Cepatlah jalan apa kalian ingin aku buat tidak bisa jalan" Teriak Zhao Meng Qin yang langsung dijawab oleh ke tiga pengawal "Tidak nona" Ucap mereka kompak "Cepatlah" Teriak Zhao Meng Qin.


Di sisi pengawal "Bagaimana ini pengawal 2 kesakitan" Ucap pengawal 3 "bagaimana kalau pengawal 3 dan 4 menemani nona pulang sedangkan aku akan mengobati pengawal 2" Ucap pengawal 1 yang disetujui oleh mereka semua. Pengawal 3 dan 4 pun langsung menyuruh kusir untuk berangkat. Zhao Meng Qin yang melihat hanya 2 pengawal pun hanya datar saat melihat mereka sedangkan pengawal yang melihat nona nya sedang menatap mereka pun hanya bisa menelan salivanya kasar. Perjalanan pun dimulai apakah akan terjadi sesuatu?

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Note pengawal 1 bernama Meng Wu, pengawal 2 bernama Xu Man, pengawal 3 bernama Zhi Tan sedangkan pengawal 4 bernama Li Sang. Mereka adalah pengawal dari rakyat biasa dan kemampuan nya juga rata-rata tidak hebat dan tidak juga jelek.


__ADS_2