PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XXXIII


__ADS_3

Bersabarlah dengan dirimu sendiri. Pertumbuhan diri itu lembut; itu adalah tanah suci. Tidak ada investasi yang lebih besar. -Stephen Covey


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah kejadian itu benar-benar sudah tidak ada yang mengganggu kehidupan Zhao Meng Qin, dia pun melakukan aktivitas seperti biasa namun tiba-tiba ada seseorang yang datang dia adalah asisten perdana menteri yaitu Tan Ming menyebutkan bahwa Zhao Meng Qin harus ikut dalam perayaan di istana 3 hari lagi dan perdana menteri mengirimkan uang 30 koin emas untuk membeli baju aksesoris dan lain-lain, Zhao Meng Qin pun langsung menerimanya.


Mungkin saat penggeledahan perdana Mentri itu melihat baju yang dimiliki oleh Zhao Meng Qin itu semuanya sudah lusuh jadi mungkin dia merasa bersalah? Tidak tahu lah yang jelas Zhao Meng Qin sudah tidak peduli. Dia pun langsung ke pasar untuk membeli baju.


3 hari pun berlalu sekarang lah hari yang sangat di tunggu-tunggu semua orang termasuk Zhao Meng Qin karena dia sudah memiliki rencana tersendiri. Zhao Meng Qin pun sudah siap dan terlihat ada seorang pengawal yang datang ke kediaman nya bahwa kereta yang akan membawanya sudah berada di depan. Dia pun langsung ke depan dan terlihat masih belum ada siapa-siapa.


Anak selir dan Zhao Ki Ran sedang menunggu kereta yang akan membawa mereka. Anak selir pun masuk ke kereta "Kenapa ada kau disini? Cih aku mending masuk kereta kedua" Ucap Zhao Xie Yihua sinis menatap Zhao Meng Qin.


"Ya sudah turun" Ucap Zhao Meng Qin dingin. Zhao Xie Yihua pun langsung turun dengan perasaan kesal "Kenapa turun lagi?" Tanya Zhao Xio Wei.


"Ada sampah aku mau di kereta kedua saja" Ucap Zhao Xie Yihua yang langsung masuk kereta kedua dan diikuti oleh Zhao Xio Wei dan Zhao Fa'i Kin sedangkan Zhao Ki Ran menaiki kereta pertama yang sudah ada Zhao Meng Qin.


Saat masuk kereta Zhao Meng Qin benar-benar mengacuhkan Zhao Ki Ran yang membuat suasana di sana hening. Zhao Ki Ran pun mencoba bertanya namun hanya dibalas ya atau tidak oleh Zhao Meng Qin yang membuat Ki Ran menjadi bingung.

__ADS_1


Setelah perjalanan akhirnya mereka pun sampai di istana Zhao Ki Ran turun terlebih dahulu dan langsung memberikan tangan nya untuk membantu Zhao Meng Qin turun namun Zhao Meng Qin acuhkan. Zhao Ki Ran pun menghela nafasnya.


Semua keluarga perdana menteri pun sudah berkumpul lalu masuk ke istana dengan diberitahukan oleh Kasim "KELUARGA PERDANA MENTRI ZHAO MEMASUKI AULA" Ucap Kasim itu yang membuat telinga Zhao Meng Qin sakit. Dia pun langsung menatap tajam kasim itu sedangkan yang di tatap tajam itu menunduk.


Semua orang pun menatap mereka lalu mencemooh Zhao Meng Qin karena memakai cadar "Itu bukannya nona pertama yah? Pasti wajahnya jelek jadi dia memakai cadar" Ucap wanita yang katanya bangsawan "Benar sekali" Yang disetujui oleh teman-teman nya. Zhao Meng Qin hanya acuh mendengar hinaan yang mereka berikan, dia pun duduk di sebelah Zhao Ki Ran "KELUARGA KAISAR MEMASUKI AULA" Ucap Kasim itu yang membuat semua orang duduk menjadi berdiri dan membungkuk kecuali Zhao Meng Qin.


"Membungkuk lah" Ucap Zhao Ki Ran karena Zhao Meng Qin malas berdebat dia pun membungkuk sedikit.


"Bangunlah silahkan duduk dan nikmati jamuan makanannya" Ucap Kaisar yang langsung duduk di singgasananya diikuti oleh permaisuri, selir dan anak-anaknya.


"Huft bosan" Ucap Zhao Meng Qin lirih namun terdengar oleh Zhao Ki Ran "Kenapa kamu tidak menampilkan bakatmu jika bosan?" Ucap Zhao Ki Ran "Tidak mau saja" Ucap Zhao Meng Qin dingin yang terdengar oleh Zhao Xie Yihua.


Saat ini Zhao Xie Yihua dan Zhao Xio Wei sedang menampilkan bakat mereka "Bagus anak perdana Mentri memang hebat" Ucap Kaisar memuji namun sepertinya terpaksa. Zhao Xie Yihua dan Zhao Xio Wei pun sangat senang lalu "Maaf bakat kami tidak sebanding dengan kakak perempuan pertama kami" Ucap Zhao Xio Wei anggun "Benar yang mulia kakak pertama kami sangat hebat" Ucap Zhao Xie Yihua sambil tersenyum licik menatap Zhao Meng Qin yang sedang menatap tajam mereka.


Perkataan dua Zhao bersaudara tentunya membuat ruangan itu gaduh dengan kata-kata "Bagaiman mungkin sampah bisa mengalahkan Dewi kecantikan dan Dewi pintaran kita". Dewi kecantikan itu Zhao Xie Yihua sedangkan Dewi kepintaran itu Zhao Xio Wei.


"Benarkah? Meng Qin apa kamu bisa menampilkan bakat mu?" Ucap Kaisar sambil matanya berbinar-binar.

__ADS_1


Zhao Meng Qin pun menghela nafas "Baiklah yang mulia saya akan menampilkan bakat saya" Ucap Zhao Meng Qin lalu mengambil alat musik suling namun suling itu bukan gazebo. Gazebo itu mengandung racun dan racun itu diarahkan Zhao Meng Qin kepada selir dan anak-anaknya.


Zhao Meng Qin pun memainkan nya dengan anggun dan sangat enak yang membuat semua orang terhipnotis dengan permainan Zhao Meng Qin. Saat sudah selesai yang pertama kali sadar adalah kaisar dia langsung bertepuk tangan yang langsung menyadarkan semua orang dan mereka juga bertepuk tangan.


PROK PROK PROK


PROK PROK PROK


Namun tentu saja ada beberapa orang yang tidak bertepuk tangan malah menjadi kesal yaitu selir dan anak-anaknya apalagi Zhao Xie Yihua dan Zhao Xio Wei yang gagal untuk mempermalukan Zhao Meng Qin malah sekarang dia yang menarik perhatian semua nya termasuk kaisar.


"Meng Qin kamu sangat hebat aku akan memberikan mu 50 koin keping emas dan kamu bisa ajukan 1 permintaan kepada ku" Ucap kaisar senang bukan main melihat keponakan nya hebat memainkan alat musik dan mulai berani. Kaisar ingin sekali melihat wajah Zhao Meng Qin yang memakai cadar namun dia tidak ingin memaksa nya . Jika dia memaksa nya kaisar takut Zhao Meng Qin akan membenci nya dan membuat kakak nya kecewa pada nya.


"Terima kasih yang mulia ada satu hal yang ingin saya ajukan namun pasti akan melukai harga diri yang mulia apakah boleh?" Tanya Zhao Meng Qin ragu-ragu yang membuat wajah kaisar menjadi datar dan berpikir 'Baru kali ini Meng Qin meminta bantuan ku, baiklah aku akan mencoba menuruti permintaan nya jika memang aku bisa mewujudkan nya' "Tentu memangnya apa yang kamu mau?" Tanya kaisar yang tentu membuat semua orang di sana kaget kenapa kaisar mau menerima permintaan yang akan melukai harga diri nya.


"Baik saya ingin memutuskan pertunangan saya dengan putra mahkota" Ucap Zhao Meng Qin tegas yang membuat ruangan itu menjadi sangat gaduh akibat permintaan Zhao Meng Qin yang itu dan juga banyak yang mencemooh nya mengatakan bahwa dia bodoh, kenapa dia malah memutuskan pertunangan nya dengan putra mahkota tapi Zhao Meng Qin tidak peduli, dia hanya ingin mendengar keputusan kaisar.


Apakah kaisar akan mengabulkan permintaan Zhao Meng Qin atau tidak?

__ADS_1


__ADS_2