
Apa yang tampak bagi kita sebagai cobaan pahit sering kali merupakan berkah tersembunyi. -Oscar Wilde
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Ayo kita minum teh" Ucap selir Xiang Xu Wae sambil tersenyum yang di jawab "Baik ayo". Mereka pun pergi bersama ke taman lalu menyuruh pelayanan untuk membuatkan mereka teh.
Saat sudah sampai di taman sambil menunggu teh mereka masih tidak ada yang memulai pembicaraan karena mereka tidak mau saat pembicaraan tiba-tiba ada yang mengganggu nya.
Tidak berapa lama tiba-tiba datang seorang pelayan yang membawa teh, dia pun langsung menuang kan teh nya ke dalam cangkir milik Selir Xiang Xu Wae dan Selir Zi Pin Nuan setelah sudah pelayan itu pun pamit undur diri.
"Bagaimana ini anak itu sudah menjadi sangat kuat sudah tidak seperti dahulu, itu akan sangat menyusahkan kenapa tidak mati sih bukannya kita dari dulu memberikan nya makanan becampur racun tapi kenapa dia masih hidup" Ucap Selir Zi Pin Nuan kesal.
"Benar apa dosis nya kurang yah? Apa dia harus diberikan racun yang paling mematikan?" Ucap Selir Xiang Xu Wae sambil berpikir dan menatap teh nya.
"Sepertinya Iyah kita terlalu baik hati memberikan racun nya terlalu sedikit" Ucap Selir Xiang Xu Wae tapi di dalam hatinya 'Bagaimana bisa dia masih hidup dan bertambah kuat padahal dari kecil dia sudah kuberikan racun yang tahap menengah' Ucapnya dalam hati.
__ADS_1
"Baik ayo kita membeli racun yang mematikan" Ucap Selir Zi Pin Nuan menggangguk kan kepalanya.
"Tapi kamu yang membeli nya" Ucap Selir Xiang Xu Wae yang menatap selir Zi Pin Nuan.
"Kenapa saya lagi? Dari dulu saya terus yang disuruh membeli racun kenapa tidak sekali-kali anda" Ucap Selir Zi Pin Nuan kesal karena dia sudah terlalu banyak di bodohi oleh Selir Xiang Xu Wae masa dia terus yang membeli racun untuk Zhao Meng Qin jika ketahuan hanya dia yang kena sedangkan Selir Xiang Xu Wae masih aman.
"Apa kamu tidak mau?" Ucap Selir Xiang Xu Wae menatap tajam Selir Zi Pin Nua sedangkan yang di tatap tajam oleh Selir Xiang Xu Wae menatap tajam balik.
"Maaf Selir Zi Pin Nuan bukannya saya tidak mau tapi saya kan tidak bisa karena .." Ucapan nya terpotong karena Selir Zi Pin Nuan " Karena apa? Karena tidak mau hah?" Ucap selir Zi Pin Nuan sinis dan ketus.
"Bukan .." Ucap Selir Xiang Xu Wae di potong lagi "Sudahlah selir saya tidak mau membeli racun itu lagi jika anda mau ya anda sendirilah saya tidak mau lagi" Ucap Selir Zi Pin Nuan yang hendak pergi. Sedangkan Selir Xiang Xu Wae yang dari tadi ucapan nya dipotong pun kesal dan sekarang manusia rendahan ini akan pergi meninggalkan nya sendiri? Sungguh lucu.
Selir Zi Pin Nuan pun kembali dengan wajah ketus "Ada apa?" Ucapnya "Kau harus membeli racun itu jika tidak aku akan membocorkan bahwa kau yang membeli racun itu dan membuat istri sah perdana menterimeninggal lalu kau juga yang meracuni Zhao Meng Qin" Ucap Selir Xiang Xu Wae dingin dan tajam menatap Selir Zi Pin Nuan.
Selir Zi Pin Nuan pun kaget "Kenapa kau melimpah kan semua kesalahan kepada ku padahal kau adalah otak dari semua rencana ini jika kau membocorkan masalah ini kau juga akan ku seret" Ucap Selir Zi Pin Nuan kaget.
__ADS_1
"Hahaha kau ingin menyeret ku? Bukti apa yang kau punya sedangkan semua bukti itu mengarah pada mu bisa-bisa kau hukumannya di perpanjang karena kau menyeret ku tanpa bukti. Hahaha benar aku adalah otak dari semua masalah ini tapi kau itu terlalu bodoh bisa ku suruh dan sekarang kau mulai pintar tapi sudah terlambat. Ingat kau harus membelinya aku tidak mau tahu" Ucap Selir Xiang Xu Wae menatap tajam Selir Zi Pin Nuan yang tangannya sudah terkepal dan langsung pergi meninggal kannya sendiri.
Selir Zi Pin Nuan yang melihat Selir Xiang Xu Wae pergi pun langsung melempar gelas teh itu menjadi pecah yang membuat pelayan nya datang "Ada apa selir?" Ucapnya namun di hiraukan oleh Selir Zi Pin Nuan dia langsung pergi dengan keadaan wajah yang memerah lalu tangan terkepal 'Siall selir Xiang Xu Wae aku akan membalas mu' Ucap Selir Zi Pin Nuan dalam hatinya.
Di sisi lain ada yang melihat perdebatan itu dia pun tersenyum penuh arti siapa itu? Apa dia kawan atau lawan dari Zhao Meng Qin?
Zhao Meng Qin pun pulang dari aula dan terlihat Xiao Mey sedang menunggunya dengan Tan Ming Lu yang wajah nya terlihat khawatir. Bagaimana tidak khawatir Xiao Mey? Dia ingat masalah di gerbang jadi ia takut Meimei nya di hukum walaupun Zhao Meng Qin sudah kuat tapi tetap saja dia masih khawatir.
Zhao Meng Qin pun merasa terharu dan ingat Bang Dion, Abang yang selalu mengkhawatirkan nya dan selalu menunggu nya 'Semoga kau baik-baik saja bang dan jaga markas' Ucapnya tulus dalam hati sambil menatap langit lalu menghampiri Xiao Mey dan Tan Ming Lu.
"Mei mei bagaimana apa kamu tidak apa-apa?"Ucap Xiao Mey sambil memutari tubuh Zhao Meng Qin takutnya ada luka
"Jiejie berhenti lah kau membuat ku bingung aku tidak apa-apa kan sekarang aku bukan yang dulu lagi, aku itu kuat" Ucap Zhao Meng Qin percaya diri.
Xiao Mey pun yang melihat Zhao Meng Qin percaya diri pun menatapnya datar tapi di dalam hati nya 'Aish Meimei terlalu percaya diri tapi benar juga sih Meimei sekarang tuh kuat eh bukan tapi terlalu kuat' Ucapnya dalam hati sambil menganggukan kepalanya.
__ADS_1
Zhao Meng Qin yang melihat Xiao Mey menggangukan kepalanya "Hey ada apa kenapa kamu mengangguk-anggukkan kepala mu? Kau sedang memikirkan apa?" Ucap Zhao Meng Qin datar yang membuat Xiao Mey kaget "Tidak kok Meimei" ucapnya gugup. Zhao Meng Qin pun langsung menganggukan kepalanya dia tidak ingin memaksa Xiao Mey bercerita.
"Meimei mending kita latihan yuk soalnya belum malam sekalian kita juga melatih Tan Ming Lu agar menjadi kuat kamu mau kan?" Tanya Xiao Mey kepada Tan Ming Lu yang diangguki oleh Tan Ming Lu. Zhao Meng Qin pun melihatnya "Ayo sekarang kita ganti baju dahulu terus kumpul di halaman belakang". Mereka pun langsung mengganti baju mereka dengan baju latihan mereka dan langsung berkumpul ke halaman belakang.