PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XLVIII


__ADS_3

Banyak dari kegagalan hidup adalah orang-orang yang tidak menyadari seberapa dekat mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.


- Thomas A. Edison


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Zhao Meng Qin pun langsung keluar dari persembunyian lalu langsung mundur karena terpaan angin topan yang kencang itu.


Zhao Meng Qin pun langsung membuat pelindung dari elemen alam nya yaitu dari tanah yang ada di dunia bayangan lalu membuat sebuah tornado angin yang awalnya kecil lalu tiba-tiba menjadi besar yang membuat pelindung dari tanah itu langsung hancur.


Tornado yang dibuat oleh Zhao Meng Qin pun bergesekan dengan angin topan yang dibuat oleh para juri itu membuat angin yang benar-benar hebat sampai para peserta lain pun merasakannya apalagi Pangeran Xuan Lan Sya yang berpasangan dengan kakak nya Zhao Ki Ran.


"Apa kkau merasakan nya?" Tanya Pangeran Xuan Lan Sya sambil menatap Zhao Ki Ran yang sedang berlindung dari angin yang semakin besar.


"Ya aku merasakan nya tapi siiapa yang mempunyai kekuatan sehebat ini?" Tanya Zhao Ki Ran dengan tatapan lurus ke depan.


"Entahlah tapi aku rasa orang yang bercadar yang mengeluarkan api hittam" Ucap Xuan Lan Sya dengan senyuman smirknya.


"Hemm seperti nya benar, Jangan sampai kita bertemu dengan orang yang bercadar itu karenaa firasatku kita akaan kaalah dengan kekuatan nya" Ucap Zhao Ki Ran yang diangguki oleh Xuan Lan Sya.

__ADS_1


Pertarungan angin pun masih berlanjut perlahan-lahan angin topan yang dibuat oleh para juri pun perlahan-lahan menghilang dan angin tornado milik Zhao Meng Qin pun langsung dilenyapkan ol eh Zhao Meng Qin.


Saat sudah menghilang tiba-tiba muncul sebuah kristal biru, Zhao Meng Qin pun langsung membawa kristal itu dan membawa nya ke tempat Xiao Mey yang masih bersembunyi di dalam perlindung yang dibuat oleh Zhao Meng Qin.


"Jiejie keluarlah angin itu sudah berhenti dan lihatlah apa yang aku dapatkan" Ucap Zhao Meng Qin sambil berjalan ke arah perlindungan tanah nya itu.


Xiao Mey pun yang mendengar perkataan Zhao Meng Qin pun segera keluar dan meihat Zhao Meng Qin yang sedang berjalan ke arahnya dengan membawa sebuah kristal biru yang membuat Xiao Mey bingung memikirkan apa itu.


Beberapa menit kemudian Xiao Mey akhirnya sadar apa yang dibawa Xiao Mey. Dia pun langsung tersenyum lebar walau pun bisa saja bukan itu yang mereka cari namun firasat nya mengatakan bahwa itu yang mereka cari "Meimei apa kristal itu yang sedang kita cari?" Ucap Xiao Mey menatap Zhao Meng Qin dengan berbinar-binar.


"Benar jiejie" Ucap Zhao Meng Qin sambil tersenyum tipis "WAHH kamu hebat Meimei tapi maaf aku tadi tidak membantu mu" Ucap Xiao Mey bersedih, dia pun langsung menunduk.


Xiao Mey yang mendengar perkataan dari Zhao Meng Qin pun langsung semangat "Benar Meimei sekarang kita harus mempertahankan kristal itu. Aku tidak mau kerja keras kamu untuk mendapatkan kristal itu malah jadi sia-sia" Ucap Xiao Mey bersemangat.


Zhao Meng Qin pun hanya pasrah menatap Xiao Mey yan penting dia sudah bersemangat dan sudah tidak bersedih lagi. Mereka pun langsung bersiap-siap untuk makan karena mereka sudah lapar apalagi Zho Meng Qin yang dari tadi sudah mengeluarkan beberapa kekuatan nya yang sangat menguras energi.


Di sisi lain para juri pun yang tadi melihat pertarungan pun pada kaget bukan main karena baru kali ini ada yang bisa mengalahkan angin yang dibuat oleh mereka semua dan itu pun hanya dikalahkan oleh satu orang pemuda yang berumur 10 tahun. Tapi tunggu sebentar tadi dia melawan angin topan itu dengan elemen angin nya berarti dia merupakan anak genius karena bisa memiliki 3 element yaitu api hitam (mungkin karena mereka masih tidak yakin apa itu benar api hitam atau apa), alam dan angin.


"Benar dan dia akan menjadi salah satu dari murid akademi ku" Ucap Xu Seng Man dengan sombong yang merupakan kepala sekolah Kalajengking Hitam.

__ADS_1


"Tidak, dia akan masuk kepada akademi ku" Ucap kepalla sekolah Academy Horison yaitu Shen Tang Lim dengan wajah datarnya karena dia tidak ingin kehilangan anak muda genius seperti Zhao Meng Qin. Para rekan nya di sekolah lain pun cukup kesal kepadanya.


"Hey tuan Tang Lim maaf yah bukannya akademi anda itu terfokus kepada pengetahuan bukan kekuatan jadi kenapa anda ingin membawa Tan Li ke akademi anda?


Jika Tan Li menang di perlombaan alkemis jangan harap kalian membawa nya" Ucap kepala sekolah Winter Academy yaitu Nyonya Ma Yin Zhi tentu saja membuat kepala sekolah lain malas.


"Hey kamu juga sadar ya nyonya kalau Tan Li akan memenangkan pertandingan ini tapi lihat kemampuan nya itu dia tidak memiliki es dan kamu tahu sendiri kan Academy mu itu kebanyakan memakai es sedangkan Tan Li dia tidak memilikinya malah dia punya elemen sebalik nya nah jiika begitu bagaimana Academy kalian mengajari nya?" Ucap pemilik sekolah Bintang Selatan yaitu Yin Xia San dengan kesal menatap kepala sekolah Winter Academy yaitu Ma Yin Zhi.


Mereka pun terus berdebat agar dapat mendapatkan Tan Li atau Zhao Meng Qin sampai kepala sekolah Bulan Emas yaitu Zheng Yuan Sya yang terkenal dengan dingin nya pun mengikuti perdebatan ini.


Feng Shu Ran pun sebagai ketua merasa tidak di hargai. Dia pun kesal "Berhenti!!!!" Ucap Feng Shu Ran dengan mengeluarkan aura dingin nya yang mencekam "Diam!!! Jangan berdebat lagi biarkan Tan Li yang memilih dia ingin masuk ke akx


ademi mana kaalian mengerti?!! Tanya Feng Shu Ran dengan keras dan tegas yang membuat semua kepalar sekolah pun langsung terdiam karena takut dengan aura yang telah dikeluarkan oleh Feng Shu Ran kecuali Zheng Yuan Sya namun dia hanya kembali diam.


Tapi mereka diam juga bukan hanya diam namun mereka sedang membuat plan cara membuat Tan Li atau Zhao Meng Qin datang ke academy mereka karena kapan lagi mereka mendapatkan murid geniius seperti Tan Li atau Zhao Meng Qin ke academy mereka.


Sedangkan yang dari tadi sedang diributkan pun sedang makan dengan Xiao Mey dengan lahap di hutan dunia bayangan ini dan saat mereka selesai makan, mereka pun segera bersiap-siap untuk mencari tempat yang cocok dan aman untuk beristirahat agar tidak diganggu karena sebentar lagi akan malam.


Mereka pun memilih tempat untuk beristirahat itu di atas pohon karena pohon di dunia bayangan itu cukup tinggi jadi mereka akan aman jika tidur di atas pohon tidak lupa mereka segera membuat pelindung takutnya mereka berdua tanpa tidak sadar akan jatuh ke bawah dan mengalami luka jadi daripada mengobatinya mendingan mencegahnya dengan memakai pelindung.

__ADS_1


__ADS_2