PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
XL


__ADS_3

Apa yang tampak bagi kita sebagai cobaan pahit sering kali merupakan berkah tersembunyi. - Oscar Wilde


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Bagus sekarang kita mulai perlombaan nya" Ucap lelaki itu yang merupakan pembawa acara itu sambil tersenyum yang membuat para penonton bersorak entah karena laki-laki itu atau karena lomba telah di mulai.


"Sekarang kalian cari meja kalian masing-masing tergantung nomor peserta kalian lalu tulis dan jelaskan manfaat dari tumbuhan yang ada di meja kalian waktu kalian hanya setengah jam dimulai dari sekarang" Ucap lelaki itu yang menjadi pembawa acara.


Para peserta pun langsung berlarian mencari meja mereka masing-masing kecuali Zhao Meng Qin dia sangat santai mencari mejanya yang tentu saja membuat orang lain mencemooh nya tapi dia acuh saja tapi ada juga yang menjadi penasaran karena dia bisa merasakan kekuatan hebat, Zhao Meng Qin lalu siapakah orang itu?


Zhao Meng Qin pun akhirnya menemukan meja nya lalu terlihat lah sebuah tanaman hijau dengan duri itu bernama tanaman berduri jika di dunia nya dulu itu adalah lidah buaya lalu dia juga minat tanaman yang sangat di kenali di dunia nya dulu yaitu bunga lavender selain itu adalah tanaman biasa yang tidak memiliki efek manfaat pada tubuh manusia.


Zhao Meng Qin pun langsung menulis dengan serius. 20 menit pun berlalu semua orang sudah selesai tinggal Zhao Meng Qin "Untuk peserta nomor 3215 waktu nya tinggal 10 menit lagi" Ucap pembawa acara menatap Zhao Meng Qin.


Zhao Meng Qin mendapat cemoohan dari peserta lain namun dia tetap fokus menulis sudah 1 lembar lebih kertas Zhao Meng Qin menulis dan masih belum beres.


10 menit pun berlalu Zhao Meng Qin pun selesai dan terlihat ada 3 kertas yang isinya full semua tulisan. Peserta yang lain pun cukup kaget melihat tulisan Zhao Meng Qin "Itu tidak mungkin, tanaman nya itu sedikit dan manfaat nya tidak mungkin sebanyak yang dia tulis" Ucap seorang pemuda yang diketahui bernama Chen Yang Li merupakan cucu dari salah satu alkemis legendaris yang bernama Chen Tan Ming sambil menatap Zhao Meng Qin kaget.


"Benar dia pasti asal menulis nya tidak mungkin sampai segitu" Ucap seorang wanita yang merupakan anak perdana Mentri pertahanan bernama Lin Xia Li yang diangguki oleh seluruh peserta lainnya. Lin Xia Li menatap sinis dan tajam ke arah Zhao Meng Qin, Zhao Meng Qin merasa ada yang menatap tajam nya namun dia tidak peduli.

__ADS_1


"Benar adik, pasti dia hanya asal tidak mungkin manfaat nya sampai segitu banyak" Ucap Lin Kang Fu yang merupakan kakak dari Lin Xia Li.


"Baiklah sekarang kalian bisa kembali ke tempat duduk kalian para juri akan menilai tulisan kalian dan juga para juri akan menggugurkan beberapa dari kalian. Jadi berdoa lah semoga bukan kalian yang di gugurkan oleh para juri" Ucap pembawa acara yang langsung pergi ke arah para juri.


Zhao Meng Qin pun langsung pergi ke arah Xiao Mey "Meimei bagaimana? Apakah aman?" Tanya Xiao Mey kepada Zhao Meng Qin yang sedang duduk di sebelah nya.


"Aman" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung mengambil air minum nya dan meminumnya lalu mengeluarkan beberapa makanan "Ini kau mau? Aku mengambil nya dari restoran tadi" Ucap Zhao Meng Qin kepada Xiao Mey sambil memberikan beberapa makanan.


"Mau terima kasih" Ucap Xiao Mey sambil memakan cemilan itu.


30 menit pun berlalu akhirnya penguguman siapa yang akan lolos ke babak berikutnya dan yang akan gugur di babak ini pun tiba. Zhao Meng Qin dan Xiao Mey pun langsung menyudahi makan mereka lalu segera minum.


Seluruh penonton pun bersorak Chen Yang Li karena merupakan cucu dari salah satu alkemis terkenal sementara Chen Yang Li pun yang di soraki seperti itu tersenyum penuh kemenangan namun senyuman nya luntur akibat perkataan dari pembawa acara.


"Hmm tebakan kalian kurang tepat apa kalian sudah penasaran?" Tanya pembawa acara nya dengan tersenyum penuh arti.


"Iyahh" Ucap penonton yang membuat suara nya menjadi menggelegar.


"Dia adalah...." Ucap pembawa acara itu menggantungkan ucapan nya yang membuat penonton menjadi geram. Pembawa acara itu pun terkekeh lalu "Baik baik dia adalah peserta nomor 3215 yang bernama Tan Li mohon untuk maju kedepan" Ucap pembawa acara yang membuat area perlombaan tiba-tiba menjadi hening.

__ADS_1


Zhao Meng Qin pun langsung pergi ke area lapangan sedangkan Xiao Mey pun sedang terbengong karena kaget lalu berinisiatif tepuk tangan untuk menyadarkan yang lainnya. Setelah mereka sadar terdengarlah riuh tepuk tangan namun ada juga yang tidak bertepuk tangan siapa lagi kalau bukan Chen Yang Li dan Lin Xia Li. Mereka menatap Zhao Meng Qin dengan tajam dan dingin.


Saat Zhao Meng Qin sudah di lapangan datanglah seorang laki-laki paruh baya namun masih tampan yaitu Feng Shu Ran yang juga merupakan salah satu alkemis legendaris.


"Aku tidak tahu pada perlombaan tahun ini akan ada peserta hebat seperti ini. Aku tahu kamu hebat dan aku juga menunggu penampilan mu selanjutnya" Ucap nya dengan senyum dan langsung pergi. Perkataan nya tentu itu membuat semua orang kaget karena Feng Shu Ran itu adalah orang yang dingin dan jarang sekali memuji orang lain sedangkan yang dipuji itu pun hanya menatap nya dengan datar.


"Baikk tuan Tan Li karena anda juara pertama dari babak pertama anda bisa duduk di sana sebelum perlombaan kedua dimulai" Ucap pembawa acara sambil menunjuk sebuah kursi yang dekat dengan lapangan.


Zhao Meng Qin pun menggangguk dan langsung pergi ke kursi itu. Kelakuan Zhao Meng Qin pun tentu mendapat cibiran karena tidak mengatakan apa-apa termasuk terima kasih namun Zhao Meng Qin peduli? Tentu saja tidak. Pembawa acara pun langsung mengatakan siapa saja yang lolos ke babak berikutnya dan yang tidak.


Chen Yang Li dan Lin Xia li pun juga lolos namun mereka bertekad harus mengalahkan Zhao Meng Qin di babak selanjutnya sambil mengepalkan tangannya.


Setelah beres pengumuman orang yang berhasil ke babak berikutnya, pembawa acara pun langsung ingin memulai babak kedua "Baik babak satu sudah terlaksana dan sekarang kita akan masuk ke babak kedua yaitu test tertulis. Ingat jangan curang jika ketahuan anda tidak akan mengikuti lomba ini sampai kapanpun sekarang kalian pergi ke area meja masing-masing" Ucap pembawa acara sambil menekan kan kata curang.


Mereka pun langsung duduk di meja mereka masing-masing "Karena kalian sudah duduk di meja masing-masing baik. Balikkan kertas itu saat saya berkata sekarang, waktu kalian hanya 1 jam setengah untuk menjawab pertanyaan itu dimuali dari sekarang" Ucap pembawa acara dengan tenang.


Soal nya itu ada 100, Zhao Meng Qin pun langsung mengamati pertanyaan nya lalu langsung menulis sampai tiba-tiba ada suara dari pembawa acara "Peserta Nomor 2118 gugur" dan masih banyak lagi sampai sekarang hanya 20 orang yang bertahan termasuk Chen Yang Li, Lin Kang Fu dan Lin Xia Li namun tiba-tiba ada sebuah kertas yang mendarat di meja Zhao Meng Qin lalu Lin Kang Fu mengangkat tangan nya "Tuan, Tan Li Curang" Ucap nya tentu membuat Zhao Meng Qin bingung karena tidak tahu apa-apa.


Apa kah yang terjadi pada Zhao Meng Qin? Apa dia bisa membuktikan bahwa dia tidak bersalah?

__ADS_1


__ADS_2