PEMBALASAN SANG SAMPAH

PEMBALASAN SANG SAMPAH
LII


__ADS_3

Meskipun tidak ada yang bisa kembali dan membuat awal yang baru, siapa pun dapat memulai dari sekarang dan membuat akhir yang baru. - Carl Bard


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Pangeran Xuan Lan Sya dan Xiao Mey pun maju ke depan di dekat Zhao Meng Qin "Baiklah sekarang kalian pilih salah satu kertas itu adalah nomor undian 1,2 dan 3. Untuk nomor peserta 1 dan 2 akan berhadapan dan terakhir akan berhadapan dengan peserta nomor 3" Ucap pembawa acara sambil membawa sebuah kotak dan disimpan di depan mereka bertiga.


Mereka bertiga pun langsung membawa dan nomor peserta 1 adalah Xiao Mey sedangkan kedua adalah Xuan Lan Sya jadi Zhao Meng Qin akan melawan orang yang menang antara Xuan Lan Sya dan Xiao Mey.


Xuan lan Sya dan Xiao Mey pun sudah berada di arena. Mereka pun langsung menyerang dengan element masing-masing, pertarungan ini pun cukup sengit Xuan Lan Sya langsung menyerang dengan element petir nya sedangkan Xiao Mey memilih bertahan dengan element es nya namun tetap saja jika hanya bertahan tenaga nya akan habis sia-sia.


Xiao Mey pun menyerang dengan element airnya tapi dengan jarak jauh. Xuan Lan Sya terkena sih tapi fisiknya terlalu kuat jika orang biasa yang terkena serangan Xiao Mey dipastikan dia akan terpental namun tidak untuk Xuan Lan Sya dia hanya mundur 4 langkah.


Di sela-sela bertahan dan penyerangan jarak jauh nya Xiao Mey pun mengumpulkan kekuatan gabungan nya antara elemen es dan air lalu bersiap untuk menyerang Xuan Lan Sya namun sayangnya strategi itu sudah terbaca oleh Xuan Lan Sya. Xuan Lan Sya pun langsung mengumpulkan kekuatan nya yang tersisa lalu menyerang Xiao Mey. Serangan terakhir itu membuat Xiao Mey terpental sehingga bisa dipastikan bahwa Xuan Lan Sya adalah pemenang dari duel kali ini dan dia akan berhadapan dengan Zhao Meng Qin.


Petugas alkemis pun pada maju ke arena lapangan untuk membawa Xiao Mey diobati, Zhao Meng Qin pun yang melihat langsung menuju tempat Xiao Mey diobati untuk mengobati nya secara langsung karena mereka masih menyamar.


"Wah pertandingan yang sangat mengagumkan dari salah satu pangeran kita dan salah satu peserta misterius yang hebat. Pertandingan final bertarung akann dilaksanakan pada 30 menit lagi antara salah satu peserta misterius bernama Tan Li dengan pangeran kita yaitu pangeran Xuan Lan Sya. Baik karena saya sudah menyampaikan semuanya, saya pamit undur diri" Ucap pembawa acara yang langsung meninggalkan arena lapangan.

__ADS_1


Kembali lagi ke Zhao Meng Qin yang sudah tiba di ruang perawatan dan melihat bahwa seorang alkemis pemuda ingin membuka baju Xiao Mey "Tunggu sebentar" Ucap Zhao Meng Qin buru-buru masuk.


Pemuda itu langsung menatap Zhao Meng Qin "Biar aku yang mengobatinya" Ucap Zhao Meng Qin dingin.


"Tidak bisa, seluruh peserta yang mengalami luka harus diobati oleh alkemis yang sudah ditugaskan. Kamu bukan alkemis yang di tugaskan? Karena itu kamu tidak bisa mengobati nya" Ucap pemuda itu terus terang sambil menatap Zhao Meng Qin.


Zhao Meng Qin pun menjadi kesal kepada pemuda itu, dia pun langsung mengambil pil yang ada di dalam dimensinya lalu mendekati Xiao Mey yang sedang berwajah pucat namun tetap cantik. Pemuda itu pun was-was karena takut Zhao Meng Qin akan berbuat sesuatu kepadanya atau pasiennya.


Zhao Meng Qin pun sudah dekat dengan pemuda itu lalu menatap nya setelah itu langsung menatap Zhao Meng Qin dan menyuapkan pil itu kedalam mulut Xiao Mey.


Namun pemuda itu yang melihat Zhao Meng Qin memberikan seebuah pil menjadi kaget "Kamu apa-apa an?!! Apa yang kamu berikan kepada pasien ku?!!! Ucap pemuda itu geram kepada Zhao Meng Qin.


"DIAM!!! Lihat dan jangan banyak omong" Bentak Zhao Meng Qin dingin kepada pemuda itu. Pemuda itu pun nyalinya langsung ciut mendengar bentakan dari Zhao Meng Qin.


Setelah beberapa menit kemudian wajah Xiao Mey yang pucat pun sudah kembali baik dan sudah membuka matanya membuat pemuda itu kaget karena Xiao Mey langsung membuka mata tanpa harus diperiksa "Pil ap-apaa i-itu ke-kenapa dia-a langsung bangun?" Ucap pemuda itu gugup sambil menatap Zhao Meng Qin dan menunjuk Xiao Mey yang sedang menatap nya.


"Pil penambah energi" Ucap Zhao Meng Qin dingin dan acuh. Zhao Meng Qin pun menatap Xiao Mey "Kau istirahat di sini aku mau kembali, final akan segera di mulai aku harus mempersiapkan energi ku" Ucap Zhao Meng Qin yang mendapat gelengan kepala oleh Xiao Mey "Tidak, aku sudah kuat. Aku ingin melihat mu bertarung, pil tadi saja sudah cukup lagian kan aku di sana diam bisa sambil istirahat" Ucap Xiao Mey keras kepala sambil menatap Zhao Meng Qin.

__ADS_1


Zhao Meng Qin pun pasrah dengan keputusan Xiao Mey karena dia juga tahu kalau Xiao Mey sudah ingin sesuatu pasti harus ditepati karena kalau tidak itu akan menjadi bayang-bayang dalam tidurnya seperti dirinya sendiri.


Pemuda itu pun kaget mendengar pasien nya ingin kembali ke arena dia pun langsung menggelengkan kepalanya "Tidak bisa kamu masih harus tetap istirahat" Ucap pemuda itu yang mendapat tatapan tajam dari Xiao Mey.


"Aku sudah sehat, diam jangan ikut campur" Ucap Xiao Mey dingin menatap tajam pemuda itu.


"Bagaimana aku tidak ikut campur kau itu pasien ku" Ucap pemuda itu juga menatap tajam Xiao Mey.


"Aku sudah tidak apa-apa mei eh Li aku minta pil pemulih energi" Ucap Xiao Mey hampir keceplosan memanggil Zhao Meng Qin dengan sebutan Meimei.


Zhao Meng Qin pun langsung memberikan pil itu kepada Xiao Mey "Li kamu bisa kembali terlebih dahulu, aku akan di sini dulu untuk menyerap pil ini" Ucap Xiao Mey lembut.


"Baiklah hati-hati" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung pergi dari ruangan Xiao Mey.


Sekarang di ruangan itu hanya ada mereka berdua yaitu Xiao Mey dan pemuda itu. Xiao Mey pun tidak menghiraukan pemuda itu dia pun langsung fokus bersemedi dengan memegang pil itu.


Pemuda itu pun bingung melakukan apa alhasil dia pun hanya bisa menatap Xiao Mey yang sedang memulihkan kekuatan nya dan terlihat perlahan-lahan pil itu menghilang karena telah di serap oleh Xiao Mey. Tapi pemuda itu tidak tahu pil dengan kemurnian berapa yang diberikan oleh Zhao Meng Qin jika dia tahu mungkin yang akan terjadi adalah dia merengek minta diajarkan (Mungkin itu juga).

__ADS_1


__ADS_2