
Seringkali membutuhkan lebih banyak keberanian untuk berani melakukan yang benar daripada takut melakukan yang salah.- Abraham Lincoln
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di sisi lain yaitu istana kaisar sedang heboh karena penurunan putra mahkota apalagi bangsawan fraksi Pangeran Xuan Yan Phi. Mereka sedang mengadakan rapat dadakan akibat keputusan kaisar yang sangat tiba-tiba "Maaf kaisar kenapa anda langsung memutuskan penurunan tahta kepada putra mahkota Xuan Yan Phi harusnya anda menunggu keputusan ini dengan rapat dahulu. Jangan karena itu keponakan anda jadi anda langsung memutuskan nya" Ucap Mentri politik yang diangguki oleh semua bangsawan yang ada termasuk Zhao Feng Ran.
Kaisar pun menatap tajam Mentri politik lalu menghela nafas "Aku bukan nya membela Zhao Meng Qin tapi apa kau mau kerajaan ini di cap buruk oleh kerajaan lain? Jika kabar ini tersebar bukan hanya pangeran Xuan Yan Phi yang buruk tapi kerajaan kita.
Saat masih putra mahkota saja berani berselingkuh apalagi berhubungan badan, lalu membayar orang agar membunuh orang yang menghalangi jalan nya apa lagi jika dia menjadi kaisar. Tidak bisa dibayangkan hancur nya kerajaan ini" Ucap kaisar yang diangguki oleh beberapa orang namun tetap saja golongan fraksi pangeran Xuan Yan Phi tetap menentang keputusan kaisar yang membuat ruang rapat menjadi panas dan ribu, tentu saja membuat kaisar menjadi marah.
"DIAM KALIAN!!! KALIAN TIDAK MENGHARGAI SAYA SEBAGAI KAISAR. Pokoknya keputusan ku sudah bulat tidak bisa di ganggu gugat lagi untuk pasangan laknat yaitu pangeran Xuan Yan Phi dan Zhao Xio Wei akan dibicarakan nanti setelah seluruh perlombaan berakhir" Bentak marah kaisar yang langsung pergi setelah mengeluarkan titah nya itu.
Tentu saja itu membuat para bangsawan kaget baru kali ini melihat kaisar sampai marah karena semarah-marah nya kaisar itu tidak pernah sampai membentak mereka. Mereka pun terdiam memikirkan sesuatu setelah itu pergi meninggalkan aula rapat.
Saat besok harinya adalah hari yang ditunggu pun tiba yaitu hari perlombaan apalagi perburuan itu adalah lomba yang selalu dinanti kenapa? Karena seseorang yang mengikuti nya akan membawa hewan buruan nya lalu dihadiahkan kepada orang yang dia sayang.
Walaupun kemarin ada masalah dengan putra mahkota eh sekarang mantan putra mahkota namun tetap saja perlombaan seperti ini harus tetap di jalan kan karena ini merupakan tradisi setahun sekali apalagi tradisi ini sangat spesial karena akan ada kepala sekolah dari akademi-akademi terbaik di benua ini.
__ADS_1
Zhao Meng Qin dan juga Xiao Mey sudah siap dengan pakaian laki-laki mereka tak lupa memakai cadar agar benar-benar tidak dikenali "Meimei kau akan menggunakan nama siapa untuk daftar?" Tanya Xiao Mey sambil melihat Zhao Meng Qin yang sedang membenarkan baju nya.
"Hmm seperti nya Tan Li deh kalau kamu jiejie?" Tanya Zhao Meng Qin kepada Xiao Mey.
"Kalau aku sepertinya Lio Tang,meimei" Ucap Xiao Mey yang hanya diberi anggukan oleh Zhao Meng Qin.
Xiao Mey pun menatap Zhao Meng Qin "Apa jiejie sudah selesai? Ayo kita berangkat" Ucap Xiao Mey yang langsung pergi ke pintu keluar dan dengan diikuti oleh Zhao Meng Qin di belakang nya.
Mereka pun langsung menuju ke area perlombaan tapi sebelum itu mereka mampir dahulu ke restoran milik Black Roses yang sangat penuh dengan antrian karena Zhao Meng Qin pemilik nya jadi dia pun menerobos sehingga membuat orang lain kesal dan bingung.
"Itu bukan urusan kalian" Ucao Xiao Mey dingin lalu tiba-tiba ada seorang laki-laki "Awas minggir aku adalah ketua dari Black Roses jadi minggir lah jika tidak aku akan membunuh kalian" Ucap seorang lelaki yang diikuti oleh beberapa anak buahnya membuat antrian itu menyingkir karena takut.
Zhao Meng Qin pun hanya tersenyum tipis dan mendekati lelaki yang mengaku sebagai ketua Black Roses diikuti oleh Xiao Mey "Apa kau benar ketua Black Roses?" Tanya Zhao Meng Qin datar menatap laki-laki itu.
"Benar apa kau mau bermain-main dengan kami?" Ucap nya menantang kepada Zhao Meng Qin.
"Aku ingin melihat tato anggota Black Roses bukannya Black Roses itu mempunyai tato sebagai tanda anggota mereka?" Tanya Zhao Meng Qin dengan tersenyum tipis dibalik cadarnya.
__ADS_1
Lelaki itu pun langsung membuka lengannya dan terlihat tato nya "Puas kamu hah? Berani sekali kamu meragukan ku" Ucap nya marah pada Zhao Meng Qin.
Zhao Meng Qin pun tersenyum tipis lalu menyuruh anggota Black Roses keluar lalu tiba-tiba muncul 3 anggota Black Roses yang di restoran dan dua orang tim alpha "Salam tuan" Ucap mereka berbarengan kepada Zhao Meng Qin tentu itu membuat semua orang kaget bukan main apalagi laki-laki itu dia langsung lemas.
Zhao Meng Qin pun melirik lelaki itu llalu menatap anggota Black Roses "Perlihatkan tatto kalian dan kau juga" Ucap Zhao Meng Qin dingin menatap anggota Black Roses termasuk Xiao Mey.
Mereka semua pun langsung membuka lengan mereka dan terlihat bahwa tatonya itu berbeda dengan lelaki tadi "Itu adalah tato anggota Black Roses jika dibandingkan itu berbeda, lalu tato ketua itu seperti ini" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung membuka helaian baju di lengan nya itu memperlihatkan tato Black Roses namun bedanya milik Zhao Meng Qin ada mahkota yang itu merupakan identitas ketua Black Roses.
Tentu itu membuat semua orang kaget, lemas dan tentunya takut apalagi lelaki tadi yang mengaku sebagai ketua Black Roses "Dekatkan tato kalian" Perintah Zhao Meng Qin kepada anak-anak Black Roses.
Mereka pun langsung melakukan itu lalu terlihat lah cahaya putih "Kamu dekatkan tato mu dengan milik dia" Ucap Zhao Meng Qin sambil menunjuk anggota Black Roses untuk menyatukan tato nya dengan orang yang tadi mengaku sebagai ketua Black Roses.
Anggota Black Roses itu pun menuruti kata-kata Zhao Meng Qin lalu mendekati orang yang tadi mengaku sebagai Black Roses. Orang yang mengaku sebagai ketua itu dia ingin pergi namun tidak bisa karena Zhao Meng Qin sudah membuat pelindung yang membuat lelaki tadi pasrah.
Saat di dekat kan antara tato asli dan tato palsu, orang yang mengaku bahwa dia adalah ketua Black Roses itu langsung berteriak karena tiba-tiba muncul cahaya merah dari tato asli lalu masuk ke tato palsu. "AAAA maafkan tolong maafkan aku. Aku janji aku tidak akan mengaku-ngaku lagi tolong hentikan ini" Ucap lelaki itu sambil menangis dan diikuti oleh anak buah nya "Benar kami hanya mengikuti lelaki itu tolong bebaskan kami" Ucap mereka sambil meringis dan menangis juga.
Apa Zhao Meng Qin akan memaafkan mereka? Atau tidak? Menurut kalian bagaimana?
__ADS_1