
Saya percaya setiap manusia memiliki jumlah detak jantung yang terbatas. Saya tidak bermaksud menyia-nyiakan detak jantung saya. -Neil Armstrong
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Zhao Meng Qin pun pura-pura tidur agar menangkap bayangan hitam itu dan benar saja bayangan hitam itu adalah seorang laki-laki yang ingin membunuhnya. Dia mengarahkan pedangnya ke arah Zhao Meng Qin yang sedang tertidur.
Zhao Meng Qin pun langsung menangkap tangan orang itu lalu memelintir nya sampai membuat dia teriak. Zhao Meng Qin pun langsung pergi membawa orang itu ke daerah yang sepi yaitu di halaman belakang.
Zhao Meng Qin pun langsung memasang pelindung lalu melepaskan orang itu "Siapa yang menyuruh mu?" Tanya Zhao Meng Qin dingin dan datar lalu dia juga mengeluarkan aura 30% nya yang membuat laki-laki itu tertuduk lemas.
"JAWAB!!!" Bentak Zhao Meng Qin dengan aura yang semakin menakutkan.
"Aku tidak mau menjawabnya" Ucap laki-laki itu yang membuat Zhao Meng Qin marah
"Oohh kau tidak mau menjawab yah baiklah" Ucap Zhao Meng Qin sambil mengeluarkan belati nya yang membuat laki-laki itu menjadi gemetar tapi dia mengesampingkan rasa takut itu.
"Hehe aku akan melukis sudah lama aku tidak melukis" Ucap Zhao Meng Qin mendekati ke arah laki-laki itu lalu mengarahkan belatinya ke arah laki-laki itu dan menggambarnya.
Terdengar suara jeritan kesakitan dari laki-laki itu tapi malah itu membuat Zhao Meng Qin senang bukan main "Apa kau masih tidak mau mengaku? Hehe seperti nya kalau di tambah keluarga mu akan sangat menyenangkan deh" Ucap Zhao Meng Qin polos yang membuat laki-laki itu makin bergetar ketakutan.
__ADS_1
'Bukannya dia itu sampah? Aku dengar dia berubah tapi kenapa berubah nya benar-benar drastis aku menyesal berurusan dengan nya. Sepertinya aku harus mengaku dari pada keluarga ku di buat seperti ini oleh dia, cukup aku saja jangan yang lain' Ucap laki-laki itu dalam hati sambil menahan kesakitan nya.
"Baiklah aku akan mengaku yang menyuruhku untuk membunuh mu adalah putra mahkota" Ucap laki-laki itu pasrah karena dia yakin walaupun dia sudah jujur Zhao Meng Qin akan tetap membunuh nya dan pemikiran itu memang benar karena Zhao Meng Qin tidak akan mengampuni orang yang telah lancang menyerang nya.
Zhao Meng Qin agak terkejut 'Huft seperti nya tunangan ku ini ingin aku mati. Padahal masalah dengan selir dan anak-anaknya saja belum beres sekarang ditambah dengan putra mahkota' Ucap nya dalam hati sambil menghela nafas nya "Apa kau jujur?" Tanya Zhao Meng Qin agar memastikan rencana selanjutnya.
"Iyah benar aku bersumpah. Aku sudah jujur jadi tolong jangan apa-apa kan keluarga ku" Ucap nya sambil menggigit bibir nya untuk menahan sakit.
"Baiklah tapi kamu harus tetap meninggalkan dunia ini karena prinsip ku siapa pun yang menyerang ku, aku akan membuatnya meninggalkan dunia ini atau kalau tidak membuatnya sengsara. Karena kau sudah jujur aku tidak akan membuat mu sengsara namun akan ku buat kau meninggalkan dunia ini dan tenang saja karena aku sedang berbaik hati maka aku akan memberi kompensasi kepada keluarga mu" Ucap Zhao Meng Qin datar.
"Baiklah terima kasih dsn mohon maaf karena saya telah menyerang anda" Ucap laki-laki itu.
"Ya" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung menancap kan belatinya ke arah leher laki-laki itu dan akhirnya lelaki itu pun meninggal dengan kepalanya yang terputus dari tubuhnya. Zhao Meng Qin pun membuat kloningan mayatnya dengan aura nya untuk diberikan kepada putra mahkota sedangkan mayat yang asli akan dia kuburkan dengan layak agar bisa dikunjungi oleh keluarga nya.
Dragon pun langsung pergi ke arah kediaman mahkota sambil membawa mayat itu sedangkan Zhao Meng Qin sekarang sedang bersama dengan Drake untuk membantu mengubur kan mayat lelaki itu lalu dia juga menyuruh Wolf untuk mencari identitas dari lelaki itu.
Setelah semuanya beres Zhao Meng Qin pun langsung pergi kembali ke kediamannya untuk istirahat namun sebelum itu dia pun mandi dahulu tapi di ruang dimensi nya. Setelah bersih dia pun langsung pergi ke kediaman nya dan istirahat.
Pagi pun berlalu Zhao Meng Qin sudah bangun seperti biasa dan dia pun pergi ke halaman untuk latihan di sana ada Xiao Mey, Tan Ming Lu, Li Sang dan Zhi Tan yang sedang menunggu Zhao Meng Qin. Mereka pun langsung latihan setelah semuanya ada. Mereka pun istirahat karena sudah cape "Meimei kita belum bilang kepada perdana Mentri itu untuk menjadi pengawal mu" Ucap Li Sang menatap Zhao Meng Qin.
__ADS_1
Zhao Meng Qin pun hanya mengangguk "Tenang saja aku akan mengatakan nya hari ini" yang membuat Li Sang dan Zhi Tan lega. "Tapi sepertinya aku akan tidak akan terus melatih kalian" Ucap Zhao Meng Qin.
"Kenapa? Apa karena kami susah di ajari?" Tanya Zhi Tan menatap Zhao Meng Qin.
"Bukan karena kalian akan aku ikutkan dengan organisasi yang aku buat. Organisasi itu bernama Black Roses dan kalian sudah aku masuk karena dalam tubuh kalian ada tato itu. Itu adalah tanda bahwa kalian adalah anggota dari Black Roses. Kalian akan di latih oleh teman-teman ku nanti siang aku akan mengantar kan kalian ke sana.
Kalian akan di sana akan di latih oleh mereka dan menjadi kuat. Lalu setelah kuat datang lah kemari lagi dan jadilah kalian sebagai pengawal ku setelah itu buktikan kepada orang-orang yang mengganggu kalian di sini bahwa kalian itu lebih baik dari mereka" Ucap Zhao Meng Qin panjang lebar agar mereka tidak salah paham maksud dan tujuan Zhao Meng Qin.
Zhi Tan dan Li Sang pun menggangguk "Baiklah kami akan berlatih dengan sungguh-sungguh agar kami benar-benar bisa menjadi pengawal kamu Meimei" Ucap Zhi Tan yang diangguki oleh Li Sang.
"Baguslah sekarang kalian bersiap-siap aku akan mandi lalu akan ke perdana menteri untuk mengurus kalian setelah itu kita pergi ke markas latihan Black Roses" Ucap Zhao Meng Qin yang di ikuti oleh Xiao Mey dan Tan Ming Lu.
Zhao Meng Qin pun langsung membersihkan diri setelah selesai dia langsung memakai hanfu dan tak lupa memakai cadar 'Huftt malas sekali bertemu pak tua bangka itu pasti di sana ada sekelompok sampah' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati. Maksud dari sekelompok sampah itu adalah selir dan anak-anaknya semoga aja pemikiran Zhao Meng Qin salah.
"Meimei apa ini tidak akan apa-apa?" Tanya Xiao Mey khawatir takut terjadi apa-apa dengan Zhao Meng Qin karena walaupun sekarang dia kuat tapi tetap saja membuat nya khawatir.
"Tenang lah jiejie aku tidak akan apa-apa" Ucap Zhao Meng Qin yang langsung pergi karena kalau tetap di sana pasti Xiao Mey akan melarang ke sana 'Aku hanya bertemu perdana menteri saja seperti yang akan pergi jauh' Ucap Zhao Meng Qin dalam hati sambil terkekeh.
Zhao Meng Qin pun berjalan menuju kediaman utama, saat perjalanan banyak sekali pelayan yang mencibir nya namun Zhao Meng Qin acuh 'Awas lihat saja nanti saat pembalasan aku tidak akan main-main'.
__ADS_1
Jika kalian bertanya kapan pembalasan kepada selir dkk yang menyakiti Zhao Meng Qin? Nanti karena sekarang Zhao Meng Qin ingin dulu membuat Organisasi Black Roses dan mengumpulkan bukti, jadi saat penghukuman mereka itu akan di hukum yang paling berat dan Zhao Meng juga sedang membuat pendukung dari orang-orang yang telah menyiksanya menderita jadi nanti tidak ada yang bisa membantu mereka bebas.
Apa rencana Zhao Meng Qin akan berhasil? Dan bagaimana dengan perdana menteri dan kakak kandung pemilik tubuh apa mereka juga akan di hukum?