
Hal-hal terbaik dan terindah di dunia tidak dapat dilihat atau bahkan disentuh namun mereka harus dirasakan dengan hati. -Helen Keller
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di lain sisi Zhao Meng Qin sedang membersihkan darah yang ada di bajunya di sungai untung tempatnya sepi jadi terserah dia mau lama atau tidak. Setelah selesai dia pun langsung mengeringkan bajunya dengan menggunakan elemen api miliknya lalu jika sudah kering dia pun langsung pergi ke tempat Xiao Mey dan Tan Ming Lu.
Saat sudah sampai di tempat Xiao Mey dan Tan Ming Lu dan 2 pengawal ditambah 2 pengawal yang tadi tertinggal sudah menyusul terlihat mereka sedang menunggu Zhao Meng Qin.
Xiao Mey yang melihat Zhao Meng Qin sedang berjalan mendekat, dia pun langsung lari dan memeluk nya dengan erat "Meimei kamu tidak apa-apa kan apa mereka mencelakai mu?" Ucap Xiao Mey sambil berputar-putar menatap tubuh Zhao Meng Qin takutnya ada luka.
"Aku tidak apa-apa jiejie" Ucap Zhao Meng Qin menatap Xiao Mey "Baguslah untung tidak ada lecet dan tadi kamu ke markas Organisasi Elang Hitam kan?" Tanya Xiao Mey dengan memicingkan matanya.
"Hmm kau cari tahu sendiri saja pasti kabar itu sudah tersebar" Ucap Zhao Meng Qin sambil menatap Xiao Mey.
"Hah apa.." Ucap Xiao Mey yang terpotong karena Tan Ming Lu "Jiejie akhirnya jiejie kembali tahu tidak tahu jiejie Xiao Mey sangat khawatir pada mu" Ucap Tan Ming Lu sambil menatap Zhao Meng Qin yang tentu saja di jawab menggangguk saja. Kenapa hanya mengangguk? Karena dia tidak mengerti harus berkata apa dan melakukan apa.
Sedangkan Tan Ming Lu yang melihat Zhao Meng Qin hanya menggangukan kepalanya bibirnya langsung manyun lalu tangannya langsung di kaitkan mungkin dia lagi ngambek?
Xiao Mey yang sedang melihat nya gemas langsung saja mencubit pipi nya sampai Tan Ming Lu merasakan kesakitan "Aduhh jiejie sakit" Ucap Tan Ming Lu sambil mengusap pipinya yang tadi di cubit.
__ADS_1
Xiao Mey pun tertawa "Haha maaf yah" sedangkan Zhao Meng Qin hanya menatap datar mereka "Ayo kembali keburu hari nya gelap" Ucap Zhao Meng Qin datar dan langsung memasuki keretanya, melihat ada nona nya para pengawal itu pun langsung menunduk setelah Zhao Meng Qin masuk mereka pun langsung berdiri tegak.
Karena melihat meimeinya atau jiejienya pergi ke kereta mereka pun langsung menyusul setelah semuanya masuk sang kusir pun langsung melanjutkan perjalanan mereka yang sekarang di temani 4 pengawal.
Saat perjalanan pun keheningan yang terjadi dan Zhao Meng Qin pun menutup matanya yang Tan Ming Lu dan Xiao Mey kira bahwa Zhao Meng Qin sedang tertidur namun nyatanya tidak, dia sedang berkultivasi untuk menambah tingkatan nya.
Sebentar lagi akan sampai di kediaman perdana menteri, Xiao Mey pun mendekati Zhao Meng Qin yang bermaksud untuk membangunkan nya namun ternyata Zhao Meng Qin sudah bangun "Kenapa?" Ucapnya datar kepada Xiao Mey.
"Maaf tadi aku ingin membangunkan mu karena sebentar lagi kita akan sampai" Ucap Xiao Mey sambil menunduk.
"Ya sudah jangan menunduk" Ucap Zhao Meng Qin datar, Xiao Mey pun langsung tidak menunduk lagi.
Setelah sampai ke gerbang kediaman mentri tidak ada yang menyambut nya malah ada kata-kata hinaan dari penjaga gerbang "Hey sampah itu masih hidup? Kenapa tidak mati saja sih" Ucap salah satu penjaga gerbang yang dijawab oleh penjaga gerbang yang lain "Benar dari pada dia ada di kediaman perdana menteri tapi selalu mempermalukannya sudah mah dia sampah jelek lagi" Ucap nya kepada pengawal yang tadi mengantarkan nya.
Penjaga gerbang itu melihat raut wajah yang berbeda ada yang marah dan ada yang takut "Ada apa dengan kalian?" Tanya nya sambil menatap 4 pengawal itu.
"Cepat buka jangan biarkan nona menunggu" Ucap Zhi Tan dingin dan menatap tajam kepada penjaga gerbang. Zhi Tan itu pengawal 3. Penjaga gerbang pun kaget tapi dia masih belum melakukan apa yang di suruh Zhi Tan.
Sedangkan di dalam kereta "Kenapa kita belum masuk?" Ucap Tan Ming Lu agak kesal "Entahlah tunggu sebentar" Ucap Xiao Mey turun lalu mendekat ke arah penjaga gerbang dan pengawal itu.
__ADS_1
Sebenarnya Zhao Meng Qin mendengar semuanya karena pendengaran nya sudah tajam jadi sekarang dia hanya menahan emosi karena belum waktunya dia membalas kan dendam nya akibat perkataan penjaga gerbang itu.
Di sisi lain Xiao Mey mendekat ke arah penjaga gerbang dan pengawal itu yang terlihat sedang bersitegang "Ada apa ini? Kenapa tidak membukakan gerbang? Nona sudah menunggu jangan sampai dia marah" Ucap Xiao Mey kesal.
Sedangkan salah satu penjaga gerbang itu merasa telah di remehkan "Emang sampah itu bisa apa hah? Kekuatan saja tidak punya cihh" Ucap nya sambil meludah ke arah Xiao Mey.
Pengawal yang tadi mengantarkan mereka sangat marah Xiao Mey yang di perlakukan seperti itu merasa marah dan ingin menghajar penjaga itu namun di urungkan dengan adanya aura yang sangat dikenalinya yang membuat penjaga gerbang itu merasa sesak dada nya "Siapa yang kau bilang sampah hah?" Ucap Zhao Meng Qin sambil keluar dari kereta dengan memakai cadar.
Saat Zhao Meng Qin keluar dari kereta semua orang yang di sana merasa auranya itu sangat kuat dan sangat agung tapi mereka menepisnya katena anggapan 'SAMPAH' yang seperti nya sudah melekat ke nama Zhao Meng Qin namun pengawal yang tadi mengantar dan Xiao Mey sangat terpesona dengan Zhao Meng Qin.
"KUBILANG SIAPA YANG SAMPAH HAH?!!" Bentak Zhao Meng Qin menatap dingin penjaga gerbang itu dan mendekat ke arah nya membuat penjaga gerbang itu bergetar ketakutan. Gara-gara bentakan itu juga pun para pekerja di kediaman mentri pada ke gerbang karena mereka tidak tahu siapa yang sedang marah dan ternyata itu adalah nona nya yang dikenal sampah. Yang di gerbang itu pun menjadi tontonan para pekerja itu.
"Apa kau bisu? Kau daritadi menggonggong seperti a****g dari tadi setelah aku sampai kenapa kau tidak menggonggong lagi hah? Kau hanya berani di belakang namun dia di depan sungguh pengecut. Apa kalian benar laki-laki? Mulutnya lemes banget kayak perempuan " Ucap Zhao Meng Qin dingin yang ingi membuat mental nya kena.
"Katanya aku sampah rasakan ini" Ucap Zhao Meng Qin mengeluarkan aura 20% yang membuat semua orang yang disana kecuali Xiao Mey dan penjaga yang tadi mengantarnya langsung berlutut sambil menekan dada mereka ada juga yang pingsan.
"Haha katanya aku sampah tapi kok kalian merasakan aura ku saja sudah sampe berlutut padahal aku belum mengeluarkan nya semua loh dan juga kekuatan ku jika aku sampah kalian apa hah? Coba jawab pertanyaan ku jangan diam saja apa kalian tidak bisa bicara?" Ucap Zhao Meng Qin menatap sambil tersenyum menghina kepada mereka semua.
Semua orang yang di sana merasa ketakutan termasuk Xiao Mey dan pengawal yang mengantarkan nya dalam hati mereka 'Untung aku tidak mengatakan yang membuat nona/ Meimei marah'.
__ADS_1
Lalu tiba-tiba datanglah seorang lelaki tampan siapa kah lelaki itu? Apa dia mengenal Zhao Meng Qin? Dan apa yang dilakukannya?
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...