
Jauhkan wajah Anda ke sinar matahari dan Anda tidak akan pernah bisa melihat bayangannya. - Helen Keller
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Xiao Mey pun terus menghindar dari serangan Zhao Fa'i Kin "Apa kau hanya bisa menghindar? Sungguh aku kira kamu hebat tapi tenyata hahaha" Ucap Zhao Fa'i Kin dengan senyuman mengejek nya sambil memegang wajahnya yang penuh keringat tentu itu membuat kaum hawa menjerit.
'Misi kedua berhasil' Ucap Xiao Mey dalam hatinya.
Flashback
"Besok kita akan ada pertandingan nah pasti Mentri Zhao Feng Ran akan menyuruh Zhao Fa'i Kin dan Zhao Ki Ran untuk mengikuti perlombaan itu dan diharapkan menang. Nah jika nanti diantara kita ada yang melawan mereka apalagi Zhao Fa'i Kin kita permalukan mereka" Ucap Zhao Meng Qin dengab semangat.
Xiao Mey yang mendengar perkataan dari Zhao Meng Qin pun langsung semangat "Tapi bagaimana?" Tanya Xiao Mey bingung.
"Begini jika kita melawan mereka apalagi Zhao Fa'i Kin yaitu:
Buat dia marah
Kamu harus menghindari semua serangan dari nya. Nah disini kamu harus menjaga emosi mu pasti disini dia akan berkata-kata yang tidak pantas.
Setelah dia lengah kamu serang dia dengan jurus kaamu yang paling kuat. Jadi kamu hanya mengalahkan nya dengan satu serangan.
Apa kau bisa membayangkan betapa malu nya keluarga Mentri Zhao melihat anaknya yang langsung tumbang dengan satu serangan? Itu sangat memalukan, bangsawan kalah dengan rakyat biasa. Putri nya yang paling disayang sudah di cap buruk karena bermain dan merebut putra mahkota dari ku lalu sekarang anak laki-laki nya kalah dengan satu serangan yang pasti akan menjadi sebuah lelucon di kerajaan ini" Ucap Zhao Meng Qin dengan tersenyum dan matanya yang berbinar-binar.
Xiao Mey yang mendengar penjelasan dari Zhao Meng Qin pun semakin semangat "Semoga aku yang bertarung dengan nya. Aku ingin sekali menghajar nya atas perilaku dia di masa lalu kepada kita apalagi kamu meimei" Ucap Xiao Mey sambil mengepalkan tangannya mengingat kejadian masa lalu yang sangat menyakitkan.
"Semoga saja" Ucap Zhao Meng Qin dengan menatap ke arah langit.
__ADS_1
Flashback End
'Sebentar lagi' Ucap Xiao Mey dalam hati sambil mengamati pergerakan dari Zhao Fa'i Kin 'SEKARANG' Ucap Xiao Mey dalam hati saat melihat lawan sedang plengah. Xiao Mey pun langsung menyerang Zhao Fa'i Kin dengan element air nya yaitu membentuk ribuan pedang air yang tajam ke arah Zhao Fa'i Kin. Zhao Fa'i Kin pun tak bisa menghindar karena pedang air itu akan mengikuti targetnya sampai kena.
DAMM
DAMM
DAMM
Bunyi ribuan pedang air yang kena Zhao Fa'i Kin. Zhao Fa'i Kin pun langsung tumbang dan pingsan dengan badan yang mengeluarkan darah.
"KIN'AER!!!" Teriak Selir Xiang Xu Wae yang langsung turun ke lapangan dengan diikuti oleh Mentri Zhao Feng Ran dan Zhao Xio Wei. Sedangkan selir Zi Pin Nuan dan anaknya hanya menatap datar mereka.
Para petugas alkemis pun langsung membawa Zhao Fa'i Kin untuk ditangani. Sedangkan Xiao Mey dan Zhao Meng Qin tersenyum di balik cadar nya.
Semua orang pun masih kaget belum sadar "EKHEMM apa aku menang?" Ucap Xiao Mey dengan polosnya menatap pembawa acara yang masih kaget.
Banyak sekali bisikan-bisikan dari arah penonton tentang Xiao Mey "Wah anak perdana menteri Zhao kalah hanya dengan serangan pertama dan juga di babak pertama sungguh memalukan" Ucap salah satu penonton "Benar tapi kalian lihat tidak tadi pertama kali orang yang percaya diri akan menang itu anak Mentri itu kan?" Tanya salah satu penonton "Benar tadi aku melihatnya sendiri tapi malah kebalik. Dia dikalahkan dengan serangan pertama dan juga di babak pertama" Ucap penonton yang lain yang tentu di angguki oleh semua orang.
Zhao Meng Qin yang mendengar nya langsung tersenyum menatap Xiao Mey yang sedang mendekati nya "Bagus kau menjalankan misi mu dengan baik, apa kamu sudah puas?" Tanya Zhao Meng Qin kepada Xiao Mey yang dijawab oleh Xiao Mey gelengann kepala "Jujur Meimei belum puas" Ucap Xiao Mey menatap sendu ke arah depan.
Zhao Meng Qin pun menepuk punggung Xiao Mey "Tenang saja kita akan membalaskan dendam lagi ini baru permulaan" Ucap Zhao Meng Qin menatap Xiao Mey dengan senyuman smirknya "Benarkah?" Tanya Xiao Mey yang hanya diberi jawaban angukkan kepala Zhao Meng Qin "Sungguh aku tidak sabar menantikan akhir pembalasan dendam mu" Ucap Xiao Mey, Zhao Meng Qin pun hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Xiao Mey.
Perlombaan pun terus berlanjut entah bagaimana keadaan dari Zhao Fa'i Kin sekarang giliran Pangeran Xuan Lan Sya yang berelement petir (biru), angin sedangkan lawan nya yaitu seorang pemuda yang berelment alam, air dan es. Pertarungan pun terus terjadi sudah satu jam namun belum ada yang tumbang tapi setengah jam kemudian pangeran Xuan Lan Sya menang karena menggabungkan elemen petir dan anginnya yang membuat lawannya kewalahan.
Note: Ada beberapa elemen yang memiliki warna tersendiri sebagai tingkat seperti :
— Api
Tingkatan pertama berwarna Oren
__ADS_1
Tingkatan kedua berwarna merah
Tingkatan ketiga berwarna hitam (Api yang dikatakan sebagai legeenda dan langka karena orang Yaang dulu ppernah sampai ke tahap ini hanya 1 orang dan itu pun 10.000 tahun yang lalu).
— Petir
Tingkatan pertama berwarna biru
Tingkatan kedua berwarna kuning
Tingkatan ketiga berwarna emas (Sama seperti api termasuk warna legenda dan langka namun yang sudah di tahap ini hanya 2 orang yaitu pada 500 tahun yang lalu dan itu pun 1000 tahun yang lalu).
Akhirnya saat ini adalah pertandingan Zhao Meng Qin dengan seorang pemuda berelement air dan es. Zhao Meng Qin pun mempunyai rencana akan mengunakan elemen alam untuk mengalahkan semua musuhnya dan juga agar memberitahu semua elemen itu kuat jangan meremehkan elemen alam.
Elemen alam adalah elemen yang paling di remehkan makannya orang yang memiliki elemen alam pasti dia menyembunyikan kekuatannya itu karena tidak ingin di remehkan dan di bully oleh teman-teman nya yang lain.
"Aku kira kamu mempunyai kekuatan elemen yang besar tapi ternyata alam yah" Ucap pemuda itu sambil mengejek Zhao Meng Qin.
Zhao Meng Qin pun tersenyum menyeringai di balik cadarnya "Kalau begitu lawan aku dan kalahkan aku" Ucap Zhao Meng Qin dingin menatap pemuda itu.
Pemuda itu pun langsung melawan Zhao Meng Qin. Zhao Meng Qin pun langsung dalam mode bertahan dia langsung membuat perisai tanah lalu menjerat lawan dengan tumbuhan nya namun dia bisa lepas karena elemen esnya.
Setengah jam pun berlalu belum terlihat ada yang menang terlihat sekali mereka itu imbang 'Sepertinya aku harus mengeluarkan element ku yang lain untuk mengalahkan dia jika dia menggabungkan elemen nya'.
'Cukup merepotkan lawan ku yang ini padahal dia hanya memakai element sampah (alam) tapi kenapa dia sehebat itu. Seperti nya aku harus menggabungkan elemen ku jika tidak, aku akan kalah dan pertandingan ini sangat menguras tenaga ku'. Dan benar saja pemuda itu langsung menggabungkan elemen es dan air nya untuk melawan Zhao Meng Qin.
DUARR
DUARR
Ledakan pun terjadi sampai tidaak terlihat apa-apa karena asap tebal yang menutupi pertandingan mereka tapi tiba-tiba terlihat cahaya hitam. Apakah cahaya hitam itu? Lalu bagaimana keadaan pemuda itu dan Zhao Meng Qin? Dan terakhir Siapa yang memenangkan pertandingan ini?
__ADS_1