Pemburuan Budak (Chuno)

Pemburuan Budak (Chuno)
Bab 9


__ADS_3

Menteri Im Young Ho sebelum dia dibunuh telah menyebarkan pesan rahasia ke seluruh mantan pengikut/kelompoknya tentang misi menyelamatkan anak putra mahkota. Pesan rahasia itu berupa kertas /kain kosong yang sandinya muncul jika dicelupkan ke dalam air.Wang Son ternyata memungut satu kertas dari rumah mentri. Dia akan menggunakannya untuk cebok. Choi penasaran. Dia curiga itu pesan rahasia. Dia mengambil kertas itu dari Wang Son mencelupkan kertas itu ke dalam air. Choi merasa harus memberitahukan isi pesan itu kepada Dae Gil.


Malam hari Dae Gil dan Seol hwa istirahat di suatu tempat.Dae Gil heran dengan seol hwa yang hidup senang asal bisa makan dan tidur. Seol Hwa penasaran apa tujuan dae gil menjadi chuno kkun.


Dae Gil menunjukkan bekas luka di mukanya.


“Aku akan menangkap semua orang budak yang lari dari tuannya”, kata Dae Gil dendam.


“Apa karena itu juga kau mencari terus gadis itu ?”, tanya Seol hwa penasaran. Dae gil tak menjawab. “Paling tidak kau ada seseorang yang ditunggu dan dicari”


Malam hari ketika Dae Gil tidur, Seol Hwa membaringkan kepalanya di dada Dae gil.


Un Nyun dan Tae Ha akhirnya berlayar di lautan dengan menumpang sebuah kapal. Mereka mulai dekat satu sama lain. Jika salah seorang diantara mereka tidur, mereka saling memperhatikan.


Ketika Tae Ha tidur. Un Nyun merapikan ikat kepala Tae Ha.Ketika Un Nyun tidur, Tae Ha menyelimuti Un Nyun dengan baju luarnya. Pagi hari Un Nyun terbangun dan mendapati, baju Tae Ha telah menyelimutinya. Dia melipat baju itu dan mengembalikannya ke Tae Ha. Tae Ha mengamati baju dan simpul tali di atasnya. Tae Ha terharu. Hwang Chul Woong juga berlabuh dengan kapal ke P. Jeju. Dalam menjalankan misinya, dia membayar Ji Ho.


Di P. jeju Han Seom, anak buah Tae Ha yang diceritakan tidak tahan siksaan lalu berkhianat, mendapat pesan rahasia di kertas putih. Ternyata dia tidak benar-benar berkhianat, dia menjalankan suatu misi untuk berada di dekat putra mendiang putra mahkota. Dari pesan rahasia, dia tahu keadaan sudah mendesak dan harus pergi membawa pangeran kecil pergi dari situ. Dia mengajak dayang pengasuh untuk pergi bersamanya, tapi dayang dia tidak percaya.


Tiba-tiba Han Seom melihat Hwang Chul Wong datang, dia buru-buru membunuh para penjaga dan membawa pangeran kecil pergi dari situ. Dayang pengasuhnya panik dia berteriak-teriak meminta pangeran dikembalikan padanya. Han seom terus lari sambil menggendong pangeran, dayang itu terus mengejarnya dengan khawatir.

__ADS_1


Hwang Chul Wong tiba di tempat , dia melihat beberapa penjaga telah terbunuh, dia meneliti sekitar tempat itu mencari petunjuk. Han Seom pergi dengan meninggalkan sandi, Chul Woong bisa mengerti dan tahu Han Seom pergi ke utara. Chul Woong pergi mengikuti jejak Han Seom.


Dae Gil dan Seol Hwa tiba di kampung asal Baek Ho. Dae Gil meminta Seol Hwa mencari tahu rumah pendekar Baek Ho dan kalau bisa mencari informasi tentang Un Nyun.


Tae Ha dan Un Nyun telah sampai di P. Jeju, mereka lalu menuju tempat pangeran kecil diasingkan. Sampai di sana mereka kaget karena hanya menemukan mayat-mayat


Dan pangeran kecil pun sudah tidak ada di sana. Tae Ha segera mencari petunjuk yang pasti ditinggalkan anak buahnya. Dia menemukannya, ketika mereka akan pergi pasukan inspeksi kerajaan datang ke tempat itu. Begitu melihat korban berjatuhan mereka langsung mengepung Tae Ha dan Un Nyun.


Seol hwa pintar mencari informasi. Dia tahu bahwa baek Ho bekerja pada bangsawan baru. Dae Gil mendatangi rumah bangsawan itu, dia minta Seol Hwa menjaga di luar. Dae Gil masuk ke dalam rumah dengan waspada, dia menanyakan Baek Ho pada pemilik rumah. Dia kaget melihat bangsawan itu.


Dia mengenali itu adalah Keun Nom, mantan budaknya, yang menghancurkan keluarganya dan hampir membunuhnya. Keun Nom kaget tak menyangka Dae Gil bisa menemukannya. Dae Gil mengarahkan belatinya dengan marah, dia ingin balas dendam.


Song Tae Ha dan Un Nyun dikepung oleh satu regu pasukan kerajaan . Dengan sedikit trik , Tae Ha berhasil melumpuhkan mereka. Ternyata masih ada satu orang pemanah mengincar mereka dari jauh, dan melepaskan panahnya ke Un Nyun. Tae Ha refleks melindungi Un Nyun dengan tangannya.


Lengan Tae Ha tertembus panah, pemanah itu pun akhirnya dilumpuhkan. Tae Ha mencabut panah itu dari lengannya, Un Nyun merawat sebentar lukanya, setelah itu mereka bergegas ke utara mengikuti jejak Han Seom.


Lee Dae Gil marah mengetahui bahwa bangsawan itu ternyata mantan budaknya Keun nom. Dia menerjang masuk ke rumah, dan menodongkan belatinya di leher Keun Nom. Dae Gil ingat benar keun nom membakar rumahnya dan menyebabkan ibu, dan ayahnya tewas. Keun nom lah yang menghancurkan hidupnya juga membawa Un Nyun pergi darinya. Dae Gil lalu menggoreskan belatinya di muka keun nom ditempat yang sama dia menorehkan bekas luka di Dae Gil. Dae Gil mengejek Keun nom menyamar menjadi bangsawan dengan menghilangkan cap budaknya.


Keun Nom ingat Dae Gil lah yang awalnya membuat Un Nyun jadi celaka. Gara-gara Dae Gil mengaku ingin hidup bersama Un Nyun di depan ayahnya, Un Nyun disekap.

__ADS_1


Di luar pengawal Keun nom menyergap dan menawan Seol Hwa. Mereka membawanya masuk dan menodongkan pedang ke leher Seol Hwa. Dae gil terpaksa keluar, dia maju perlahan, Seol Hwa takut dirinya akan dibunuh. Namun Dae Gil dengan mudah melumpuhkan pengawal itu


Keun Nom kembali bercerita, bahwa setelah Un nyun disekap dan menderita, dia menghadap ayah Dae Gil dan memohon tuannya membebaskan Un Nyun.


“Ini adalah permohonan pertama dan terakhir dari darah dagingmu sendiri”, kata keun nom memberanikan diri. Keun nom ternyata anak dari ayah Dae Gil dengan seorang budak. Un nyun adalah adalah anak dari ibunya keun Nom dengan budak yang lain. Keun nom berkata bahwa dia tidak benar-benar tidak mempunyai darah bangsawan sama sekali.


Ayahnya marah karena Keun Nom berani menyebutkan hubungan darah mereka. Dia mengancam akan segera menjual Un Nyun.


Malam itu Keun Nom begitu marah, dia membakar rumah ayahnya sendiri, dia juga menebas dae gil saudaranya sendiri. Dae Gil tidak terlalu peduli ceritanya, dia menanyakan keberadaan Un Nyun.


“Kamu mencintai Un Nyun khan?”, kata Keun nom “Lepaskanlah dia, karena dia telah menikah” Dae Gil kaget.


“Pasangannya adalah Jendral Song Tae Ha”, lanjut Keun Nom.


Dae Gil terhenyak dan lemas. Dia ingat saat melemparkan belati ke arah wanita yang bersama Tae Ha. Tiba-tiba keun nom menusukkan belati di tangan dae gil ke perutnya. “Aaadik……ku”, Keun Nom menyebutkan kata -kata terakhirnya. Dae Gil tak menyangka Keun Nom mati begitu cepat, dia tak sempat bertanya-tanya lebih jauh tentang Un Nyun.


Dae Gil terduduk lemas, Seol Hwa yang mendengarnya ikut sedih dan bersimpati, dia memegang tangan Dae Gil. Malam itu dia menemani Dae Gil. Dae Gil patah hati, dia juga mengatai Un Nyun bodoh.


“Dari sekian banyak laki-laki mengapa dia harus memilih Song Tae Ha? seorang budak yang kabur”, kata Dae Gil sambil tertawa juga menangis.

__ADS_1


Un Nyun dan Tae Ha beristirahat di sebuah gua. Dia merawat lagi tangan Song Tae Ha yang terluka karena panah. Un Nyun bertanya tentang misi Song Tae Ha. Song Tae Ha menjelaskan misinya


__ADS_2