Pemburuan Budak (Chuno)

Pemburuan Budak (Chuno)
Bab 6


__ADS_3

Un Nyun bisa pura-pura jadi orang yang gila. Tae Ha memberikan peluit pada Un Nyun. Tapi Un Nyun terlalu gugup dia ditangkap karena mencurigakan. Wanita misterius yang mengejarnya muncul dan membunuh polisi. Peluit dibunyikan. Yoon Ji akan menawan Un Nyun. Tae Ha lari karena mendengar bunyi peluit. Dia menyingkirkan Yoon Ji. Un Nyun duduk terdiam karena syok di bajunya terkena noda-noda darah.


Tae Ha memintanya mengingat sesuatu yang dia cintai. Dia memegang erat batu kenangannya.Tae Ha membuat lukisan dibaju Un Nyun untuk menyamarkan noda darah. Mereka melanjutkan perjalanannya dan kemudian berpisah. Hwang Chul Wong juga pergi ke Chung Ju dia berniat menghabisi seorang mantan mentri lawan politik mertuanya. Menteri itu yang menolong Tae Ha, beliau sebenernya telah merencanakan pembebasan anak putra mahkota di P.Jeju.


Tae Ha pergi ke sana dan mendapati mantan pejabat yang dicarinya itu telah tewas oleh Chul Woong. Tae Ha bertempur dengan Chul Woong. Dae Gil sudah tiba di sekitar lokasi. Dia berkoordinasi dengan teman-temannya. Choi membantunya menyerang dari arah lain. Wan Song diminta mengawasi dari atap. Seol Hwa seperti biasa menjaga kuda. Dae Gil mendapati Tae Ha yang tengah bertarung melawan seseorang.


Alih-alih mengambil kesempatan , Dae Gil ikut bertarung juga. Dia ingin mendapatkan Tae Ha untuknya sendiri. Terjadilah pertarungan segitiga yang mengesankan.


Choi datang membantu, dia bertarung melawan Chul Woong. Jadi sekarang ada 2 pasang pertarungan. Wang Son di atas bertemu dengan wanita bayaran, Yoon Ji. Dia dilukai oleh Yoon Ji.


Baek Ho menemukan Un Nyun, Un Nyun kabur dan meniup peluit. Tae Ha mendengar suara peluit dia menghentikan pertarungannya dengan Dae Gil dan lari. Dae Gil juga lari mengejar Tae Ha.


Song Tae Ha berlari meninggalkan pertarungan untuk menyelamatkan Un Nyun. Un Nyun datang tempat lain berlari menghindari ditangkap oleh Baek Ho dan anak buahnya. Dae Gil juga lari mengejar Tae Ha, dia lalu berbelok mengambil jalan pintas. Ke tiga orang itu akan menuju satu titik pertemuan yang sama.


Di rumah mantan mentri Im Young, Hwang Chul Wong masih bertarung dengan Jendral Choi. Chul wong berhasil melukai pundak Choi, dia kemudian bergegas pergi dari situ mengejar song tae ha. Di atas atap Wang Son secara mengejutkan dipecundangi seorang wanita, dia terjatuh dari atap.


Di rumah mantan mentri Im Young, Hwang Chul Wong masih bertarung dengan Jendral Choi. Chul wong berhasil melukai pundak Choi, dia kemudian bergegas pergi dari situ mengejar song tae ha. Di atas atap Wang Son secara mengejutkan dipecundangi seorang wanita, dia terjatuh dari atap.


Un Nyun yang sedang berlari tiba-tiba menjatuhkan batu kesayangannya. Dia berhenti dan berbalik mengambil batunya. Anak buah baek ho berhasil menyusulnya dan menahannya. Un Nyun tidak jadi berpapasan dengan Dae Gil. Dae Gil berhasil mencegat Tae Ha. Di menyabetkan pedang ke muka Tae Ha, namun tae ha berhasil menghindarinya dengan melentingkan tubuhnya ke belakang dengan manis. Mereka kembali terlibat pertarungan di pasar.

__ADS_1


Pertarungan terlihat seri, tapi akhirnya Tae ha kembali bisa lepas dari Dae Gil. Dia langsung lari mengejar Un Nyun dan bertarung dengan Baek Ho. Dari atas atap Yoon Ji mengamati pertarungan. dia melemparkan belatinya ke Un nyun , baek ho melihatnya . Dia melindungi nonanya dengan tubuhnya, Baek ho terluka. Un Nyun prihatin. Tae ha menarik Un Nyun pergi dari situ, mereka kabur segera naik kuda.


Dae Gil melihat Tae Ha kabur. Dia melemparkan belati ke arah mereka. Belati pertama gagal, dia melemparkan belati yang ke dua. Celakanya belati itu mengenai punggung Un Nyun. Un Nyun terkulai.


itu sekilas Dae Gil melihat wajah wanita yg lari dengan tae Ha, dia mengenali itu kekasihnya yang ia cari selama 10 tahun.


Dae Gil langsung lemas. Dae Gil linglung, dia tak sadar Chul woong datang, dengan mudah Chul Woong melukai Dae gil. Dae Gil jatuh tergeletak.


Tae Ha memacu kudanya , Un Nyun semakin lunglai dia lalu terjatuh dari kuda. Tae Ha baru sadar punggung Un Nyun terkena belati dia lalu memilih berjalan menggendong Un Nyun di punggungnya.


Dae Gil ditolong oleh teman2nya dan dibawa ke tempat yang aman , lukanya tidak parah karena memakai pelindung.


“Belati itu aku yang telah melemparkannya…”, kata Dae gil lemas


Wang son tak tahan dengan Dae Gil. dia ingin berpisah dengan teman-temannya dan meminta jatah uangnya. Choi memukul wang son krn tidak setia kawan.


“Apa kau yakin itu Un Nyun? Penglihatan itu bisa menipu. Kadang kita melihat apa yang kita ingin lihat. Terus apa alasan dia pergi bersama seorang mantan pejabat militer ?”, tanya Choi. Dia masih ragu yang dilihat Dae Gil. Choi mengajak Dae Gil kembali ke Hanyang (Seoul), perburuan ini terlalu rumit dan berbahaya


Namun Dae Gil ingin tetap mengejar mereka.

__ADS_1


“Kita akan tahu kebenarannya saat kita menangkap mereka”, lanjut Dae Gil. Mereka bertiga akhirnya sadar mereka meninggalkan Seol Hwa dan kudanya di tempat yang agak jauh. mereka akan kembali lagi ke tempat semula tapi choi mengingatkan terlalu berbahaya jika kembali ke sana.


“Ada mantan mentri yang terbunuh, polisi pasti menyelidiki tempat kejadian. tunggulah 1 hari lagi”


Song Tae Ha membawa Un Nyun ke tempat yang aman. Un Nyun pingsan karena kesakitan. Tae Ha membaringkan Un Nyun di gua lalu bergegas ke luar mencari tanaman obat.Dia buru-buru kembali dan meramu obat.


Dalam keadaan tidak sadar Un Nyun gelisah, dia menggenggam erat batu kesayangannya. Ramuan.harus dibubuhkan ke bagian yang terluka.Tae Ha agak ragu saat melepas pakaian Un Nyun. Dia menempelkan obat itu dipunggung Un Nyun.


Un Nyun terbayang saat terakhir melihat Dae Gil yang terjebak dalam kebakaran, dia mengigau.


Tangan Unyun mengapai-gapai dengan gelisah. Tae ha memegangi tangan Un Nyun, dan meletakkan di dadanya. Un Nyun baru tenang.Tae ha menyelimuti Un Nyun dan membiarkannya istirahat dengan tenang.


Ke tiga jagoan tidak jadi mencari Seol hwa mereka harus menunggu sampai besok. Wang Son merasa Seol Hwa akan kabur. Dae Gil merasa Seol Hwa akan menunggu karena dia menyuruhnya menunggu. Dae Gil rasanya mengkhawatirkan seol hwa. Seol hwa sudah lama menunggu, ke tiga jagoan itu tidak kembali.


Dia sedih , merasa selalu menjadi orang yang diabaikan, dia menangis. Lalu dengan putus asa dia menggiring ke 3 ekor kuda pergi dari tempat itu.


Ternyata Dae Gil tak tega meninggalkan Seol hwa begitu lama. Ketika hari mulai gelap mereka kembali ke sana. Mereka bingung karena Seol Hwa sudah tidak ada di sana. Dae Gil menyuruh mereka menyebar mencari Seol Hwa.


Eop buk, budak yang ingin memberontak, setelah gagal membunuh Dae Gil mereka punya sasaran baru. mereka berniat menghabisi seorang bangsawan yang banyak terlibat dan mengambil banyak keuntungan dari penangkapan kembali budak-budak. Eop bok mencegat bangsawan itu setelah dia bertransaksi bisnis dengan Lee Gyong Shik. Dia berhasil menembak dan membunuhnya.

__ADS_1


Malam hari Un Nyun akhirnya sadar. Dia menghampiri Tae Ha dan mengucapkan terimakasih atas perawatannya. Tae Ha meminta maaf karena dia tadi lancang.Dia lalu mengajak Un Nyun keluar dari gua, dengan berjalan perlahan mereka melanjutkan perjalanan. Baek Ho menguntit mereka. Dia dan anak buahnya mencegat mereka berdua.Tae Ha spontan memeluk Un Nyun (melindungi).


__ADS_2