Pemuda Tak Bernama

Pemuda Tak Bernama
Arya Kumbara


__ADS_3

............................................. SMK Negeri Karatsu.... Siang itu pukul 11:00 sebelum adzan dhuhur berkumandang.. Di sela acara hiburan itu di lanjutkan, pembawa acara di salah satu sekolah negri itu, menuju puncak acara dengan pembagian raport dan kelulusan sekolah untuk para siswa dan siswi kelas 12 itu.


Di halaman area sekolah favorit di kota yang ada di pelosok negri itu, berjejer rapi dengan kursi kursi yang di duduki oleh para siswa dan siswi serta kedua orang tua siswa tersebut.


Kepala sekolah pun naik ke atas panggung untuk membacakan dan memberikan sebuah raport untuk ketiga siswa dan siswi yang paling pintar dan cerdas di antara 45 murid nya.


"Assalamualaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.." Ucap kepala sekolah, menyapa para siswa dan siswi serta orang tua murid.


"WaallAikum Salam Warohmatuullahi Wabarakatuh.." Kata para murid dan Orang Tua nya menjawab serentak.


"Pertama tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat illahi Rabbi, yang telah memberikan kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita masih bisa berkumpul di acara kelulusan murid kelas dua belas SMK negeri Karatsu di pelosok kota kecil ini.


"Tak lupa sholawat dan salam kita limpahkan kepada junjungan alam habibana wananabiya baginada nabi besar Muhammad Saw.


"Yang saya hormati para Orang Tua siswa dan siswi, Yang saya hormati para guru guru pengajar dan para murid didik yang ada di sekolah ini dan semua yang hadir di area halaman sekolah ini.


"Baiklah............ Untuk mempersingkat waktu dalam acara ini. Saya sebagai kepala sekolah ini, akan mengumumkan, bahwa kelas 12 dari seluruh siswa siswi yang berjumlah empat puluh lima orang di nyatakan LULUS.


Semua yang hadir dan mendengarkan penyampaian dari kepala sekolah di atas panggung bertepuk tangan dan di antaranya saling membaca Alhamdulillah, atas kelulusan anak anak nya.


"Harap tenang...... Harap tenang........


"Di samping semua murid kelas 12 lulus.. Ada tiga siswa dan siswi yang terbaik dari empat puluh lima murid, mereka bertiga selain dari mata pelajaran yang sangat cerdas, budi pekerti serta adab dan akhlak sehari hari nya sangat menganggumkan dan patut di contoh oleh murid lainnya.

__ADS_1


"Untuk peringkat ke tiga dengan nilai NEM 8,7 jatuh kepada siswa yang bernama. Dadan Risnandar.. Untuk siswa yang mendapatkan peringkat ke tiga, untuk naik bersama Kedua Orang Tua nya.." Kata kepala sekolah.


Lagi dan lagi tepuk tangan dan suara suara dari para Orang Tua murid itu, tak lupa ucapan selamat pun di berikan kepada Dadan Risnandar dan kedua Orang Tua nya.


Seorang pemuda yang tampan dan berkulit sawo matang di apit oleh sepasang suami istri setengah tua berjalan menuju panggung.


Sesampainya di atas panggung, siswa yang mendapatkan peringkat ke tiga bersama kedua orang tua nya. Kepala sekolah pun langsung menyampaikan lagi pidato nya.


"Terima Kasih Kepada Kedua Orang Tua dari Dadan Risnandar selaku murid kelas dua belas yang mendapatkan peringkat tiga besar yang sudah naik ke atas panggung ini... Dan untuk peringkat kedua jatuh pada......................


"Dia di kenal di kalangan sekolah gadis yang pendiam dan suka menyendiri, tetapi di luar sekolah gadis itu sangat manja di hadapan Orang Tua nya, selain pendiam dan manja, sang gadis itu suka berbaur dalam masyarakat dalam memajukan kampung kampung yang jauh tertinggal dari peradaban manusia yang ada di kota... Layak peringkat Kedua dalam siswa siswi di kelas dua belas ini, di berikan kepada.. Silvi Aulia Zahra.. Untuk Murid yang di sebutkan namanya mohon untuk naik ke atas panggung bersama Kedua wali nya.


"Prok......... Prok......... Prok............. Tepuk tangan dan sorak serai terdengar di area halaman sekolah yang di kelilingi puluhan orang yang menyaksikan.


Setelah selesai dengan penyerahan dan penghargaan kepada dua murid nya yang terbaik dari yang baik, sang kepala sekolah pun langsung mengambil mic yang di serahkan oleh pembawa acara tersebut.


"Selamat kepada dua murid kebanggaan SMK negeri Karatsu, telah membanggakan kita semua, Baiklah... Semua yang hadir di sini, pasti di buat penasaran dengan peringkat pertama akan jatuh kepada siapa.. Apakah murid itu berjenis kelamin perempuan atau laki laki......" Kata kepala sekolah terhenti kalimatnya. Ia menatap wanita memakai kerudung putih dengan dua tangan nya memegang raport.


Sang guru wanita yang di tatap oleh kepala sekolah mengangguk dan langsung melangkah ke hadapan pria paruh baya yang menjadi atasan di SMK negeri Karatsu itu.


Sesampainya di hadapan sang kepala sekolah wanita berusia 30 tahun dan baru lima tahun iya mengajar dan mendapatkan sebagai PNS itu pun langsung memberikan raport muridnya itu.


Kepala sekolah itu pun menerima nya.. Ia lalu membukanya dan tersenyum manis setelah membaca raport yang telah di buka oleh nya.

__ADS_1


"Terima Kasih Bu Desi.. Kau telah mengajarkan kepada murid murid kelas dua belas, hingga mendapatkan hasil yang sangat membanggakan.." Ucap kepala sekolah membungkuk hormat.


"Itu sudah menjadi tanggung jawab ku sebagai ASN, tak usah sungkan apalagi membungkuk hormat kepada hamba yang jauh dari kata sempurna.." Jawab wanita yang di panggil Desi.


"Tapi tanpa ada bimbingan belajar dari anda, selaku guru dua belas di SMK negeri Karatsu ini...... Kalimat terhenti ketika Bu Desi menyela ucapannya.


"Sebaiknya Pak kepala sekolah untuk segera mengumumkan peringkat ke satu.!!


Sang kepala sekolah yang masa jabatan hanya kurang lebih tiga tahun lagi pun mengangguk dan tersenyum.


"Tiga tahun yang lalu sepasang suami istri berusia 45 tahun datang ke sekolah ini dengan membawa pemuda yang tak tahu Ia nama nya, semua warga desa setempat mengetahui sepasang suami istri berputra dua itu juga satu dari anaknya sekolah di SMK negeri Karatsu.


Sepasang suami-istri yang berprofesi sebagai petani itu, datang untuk mendaftarkan pemuda yang Ia temui di salah satu waduk Cirata di kota kecil ini.


Saya dan guru guru lainya, begitu juga dengan seluruh warga desa ini, memberikan sebuah nama kepada Pemuda tak bernama yang hanyut di waduk Cirata dan di temukan oleh sepasang suami istri itu di berikan nama. ARYA KUMBARA.


Satu bulan dua bulan sosok pemuda yang baru saja sekolah di SMK ini, terbilang siswa yang rajin, kecerdasan dan daya pikirnya mampu mengalahkan semua murid murid yang bersekolah di sini, bahkan sang guru pun mengacungi jempol nya untuk saudara Arya Kumbara.


Pujian itu pantas di dapat oleh Arya, bukan dari pihak sekolah sendiri tapi dari warga desa pun memuji kecerdasan pemuda yang kini tinggal bersama pasangan suami istri Udin dan Juju.


Bersambung.


Mohon maaf Novel LAKSA SANG PEMULUNG DI HENTIKAN DULU KARNA TIDAK LULUS KONTRAK. DAN AKAN DI PERBAIKI TERLEBIH DAHULU.

__ADS_1


__ADS_2