Pendekar Langit Dan Bumi

Pendekar Langit Dan Bumi
Seleksi Tahap Pertama


__ADS_3

.


Esok pagi pun tiba, terlihat antrian di bagian pendaftaran yang terletak di bagian depan Akademi,


Lien Mei , Lien Zia dan yang lain nya sudah mengantri dari pagi pagi sekali,


Setelah mereka mendaftarkan diri sebagai calon murid di Akademi Kekaisaran Sun, mereka mendapatkan sebuah token yang berisi identitas mereka masing masing, dan dibagian bawah token ada sebuah simbol dari Akademi kekaisaran Sun,


'' Proses seleksi akan di laksanakan tengah hari nanti, sebaiknya kita sarapan terlebih dahulu, ''


Saran Lien Mei kepada ke empat rekan nya, setelah semua sepakat mereka pun berjalan di sekitar Akademi Kekaisaran Sun untuk mencari letak kantin berada,


Lien Zia melihat ada seseorang berjalan kearah nya dengan menggunakan pakaian seragam Akademi Kekaisaran Sun.


'' Maaf paman, aku ingin bertanya, letak kantin Akademi disebelah mana? ''


Tanya Lien Zia kepada seseorang pria yang akan berpapasan dengan nya.


'' Oh,, kantin Akademi, kalian berjalan saja lurus ke arah sana. Sampai perempatan kalian ambil arah kiri. Disitu ada bangunan tingkat tiga, bangunan itu lah kantin Akademi. ''


Ucap pria di hadapan Lien Zia.


'' Terimakasih banyak paman, ''


Lien Zia berkata sambil tersenyum, dan tak lama pria yang mengenakan seragam Akademi pun pergi meninggalkan mereka berlima.


'' Ayo, kita ke Kantin Akademi sekarang juga. ''


Ucap Lien Zia kepada ke empat rekan nya, dan dia juga menarik tangan Lien Mei, ketiga pemuda yang melihat hal tersebut pun hanya menggelengkan kepala,


Setelah berjalan sekitar tiga ratus meteran, Akhirnya mereka menemukan sebuah bangunan berlantai tiga,


Bangunan yang cukup luas dengan halaman yang masih banyak di tumbuhi beberapa pohon.


Lien Zia dan Lien Mei memasuki kantin dan dia langsung memesan satu tempat yang cukup untuk lima atau enam orang ke ibu kantin. Dan dia juga memesan makanan serta minuman untuk diri nya dan juga Lien Mei,


Lien Zia dan Lien Mei kemudian duduk di sebuah kursi yang berada di dekat jendela,


Lien Feng, Lien Zoy dan Lien Xixi pun menghampiri kedua gadis yang sudah duduk dengan santai ditempat nya,


'' Kami berdua sudah memesan makanan dan minuman, kalian sebaiknya pesan dulu sana, nanti baru datang lagi kesini, ''


Ucap Lien Zia dengan nada datar.


'' Dasar wanita, selalu semaunya sendiri,! ''


Gerutu Lien Xixi.


Mereka bertiga pun pergi ke ibu kantin dan memesan makanan serta minuman.


Setelah menyelesaikan makan pagi, mereka berlima memutuskan untuk pergi ke tempat dimana seleksi akan di adakan.


Tahap Seleksi akan dilakukan dengan tiga tahap.

__ADS_1


Tahap pertama akan dilakukan hari ini tepat pada tengah hari, dan tahap kedua serta tahap ketiga akan di adakan esok hari nya,


Para peserta sudah mulai berkumpul di tempat diadakan nya seleksi tahap pertama, termasuk juga Lien Feng dan teman teman nya ,


'' Semua peserta yang mendaftarkan diri untuk menjadi murid di Akademi Kekaisaran Sun, harap bersiap siap, Seleksi tahap pertama akan segera dimulai. ''


'' Perkenalkan nama saya Sun Yuwei, saya yang akan memandu dan mengawasi jalan nya seleksi tahap pertama, ''


'' Di depan kalian sudah ada seratus pilar, setiap pilar hanya untuk satu orang, kalian harus berebut agar bisa duduk di atas pilar tersebut sampai seleksi tahap pertama dinyatakan selesai, ''


''Bagi yang tidak bisa duduk diatas pilar sampai seleksi tahap pertama selesai, maka dinyatakan tidak lolos di seleksi tahap pertama, dan silahkan mencoba lagi di seleksi murid baru di tahun depan,''


'' Semua peserta harap segera mendekat ke seratus pilar yang ada di hadapan kalian, seleksi tahap pertama, Dimulai!!!! ''


Ucap Sun Yuwei dengan suara lantang..


Semua peserta pun berlarian dan berebut pilar yang akan mereka naiki,


Mereka bertarung satu sama lain, Lien Zoy dan Lien Xixi sudah berhasil naik dan duduk di atas pilar, sedangkan Lien Zia dan Lien Mei masih beradu pedang dengan peserta yang lain , disisi lain tampak beberapa orang yang berlari ke arah Lien Feng yang sedang berada tepat dibawah salah satu pilar.


Karna mereka berempat melihat Lien Feng tak mempunyai basis kultivasi jadi mereka pun serempak menyerang Lien Feng dengan Pedang mereka masing masing.


Lien Feng tersenyum sinis melihat ke empat orang yang datang kearah nya, dia mengambil pedang hitam di pundaknya, dan mengeluarkan sebuah jurus,


''Teknik Tebasan Angin ''


Seketika siluet tebasan transparan seperti angin melesat kearah ke empat orang yang sedang berlari ke arah Lien Feng.


Suara ledakan terdengar cukup keras, tiga dari empat orang yang akan menyerang Lien Feng sudah tergelatak di tanah, sekarang hanya menyisahkan satu orang saja yang paling kuat diantara mereka berempat.


'' Sialan, ''


'' Kau sudah membuat ketiga teman ku tergeletak tak berdaya, terimalah akibat nya, ''


Ucap pemuda yang kini sedang dipenuhi dengan amarah yang menggebu gebu.


'' Jiatt. .''


Pemuda tersebut berlari dengan kecepatan penuh,


''Teknik Pedang matahari ''


Tubuh pemuda itu mengeluarkan cahaya yang sangat terang, dia menebaskan pedang nya kearah Lien Feng,


Lien Feng memejamkan mata nya, dia menggunakan indra pendengaran dan Persepsinya.


'' Ting.. Ting.. Ting ''


Suara dentingan pedang terdengar cukup nyaring, Lien Feng tampak bisa menangkis semua serangan pemuda yang menggunakan teknik Pedang matahari, sedangkan peserta lain yang berada didekat mereka berdua tak bisa melihat apa yang sedang terjadi, karna tiba tiba keadaan di sekitar Lien Feng dan pemuda itu menjadi sangat terang dan menyilaukan mata.


'' Teknik Pedang Langit ''


Tekanan udara di sekitar Lien Feng meningkat dan muncul sebuah kubah di sekitar Lien Feng, tubuh pemuda yang berada didekat Lien Feng pun terpental karna muncul kubah yang mendorong nya menjauh dari tempat Lien Feng berdiri.

__ADS_1


Perlahan kubah itu menghilang masuk ke ujung pedang berwarna hitam di tangan kanan Lien Feng.


Pemuda itu bangkit dan menyerang lagi ke arah Lien Feng,


'' Boom.. ''


Siluet pedang berukuran raksasa menghantam pedang pemuda yang akan menebaskan pedang nya kearah Lien Feng. Tubuh pemuda itu terpental dan langsung pingsan seketika di tempat .


Cahaya berwarna sangat terang pun menghilang. Semua orang bisa melihat lagi dengan normal ,tampak satu tubuh sudah tergeletak di atas tanah.


Lien Feng sekarang sudah duduk bersilah diatas pilar.


Orang orang yang berada di dekat empat orang yang sudah tergeletak di tanah tampak bingung, karna tak melihat siapapun yang berada di sekitar empat orang tersebut. Lantas siapa yang menjadi lawan mereka .


Sementara disisi lain Lien Zia sudah berada diatas pilar, dia duduk bersilah dan menggenggam pedang dengan kedua tangan nya, Lien Zia menyelimuti tubuh nya dengan teknik pedang Dewi Angin. Siapapun yang mencoba mendekat kearah Lien Zia maka akan langsung terpental.


Lien Mei tampak kewalahan menghadapi kedua lawan yang menyerang secara bersamaan ..


'' Boom ''


Sebuah energi yang tercipta dari sabetan pedang mengenai Lien Mei, dia pun terpental dan memuntahkan seteguk darah segar, tak berselang lama sebuah pedang melesat ke arah Lien Mei,


'' Ting.. ''


Sebuah pedang menahan pedang yang akan mengenai leher Lien Mei,


'' Lien Feng ,''


Ucap Lien Mei lirih .


Lien Feng mengeluarkan sebuah teknik pedang dengan Api yang menyala berkobar kobar di pedang nya.


'' Boom ''


Sebuah siluet bayangan pedang dengan api yang membara mengenai kedua orang Yang tadi menyerang Lien Mei.


'' Kultivator petarung senior bintang delapan. ''


Gumam Sun Yuwei, yang mengawasi jalan nya seleksi tahap pertama dari kejauhan.


Kedua nya pun langsung tergeletak di tanah dan pingsan seketika.


" Lien Mei kau masih bisa berdiri? ''


Ucap Lien Feng Sambil mengulurkan tangan nya ke arah Lien Mei.


.


..


...


....

__ADS_1


__ADS_2