
.
Lien Mei pun menerima uluran tangan dari Lien Feng, dan dia pun berdiri,
'' Kau tenang saja, aku masih sanggup untuk berdiri,''
Ucap Lien Mei sambil menundukan kepala nya, dia masih sangat ingat dengan perlakuannya selama ini kepada Lien Feng, tak disangka orang yang selama ini dia hina, malah orang yang sudah menyelamatkan nyawa nya.
'' Terimalah ini, ''
Lien Feng memberikan satu buah pill pemulihan tingkat empat dan menaruhnya di telapak tangan Lien Mei, lalu menyuruh Lien Mei menggenggam pill yang sudah berada di telapak tangan nya.
'' Minum lah saat kau sudah berada di atas pilar, dan cepatlah serap pill pemulihan tersebut, ''
Lien Mei pun melesat ke atas pilar yang tepat berada di atas nya.
Setelah duduk diatas pilar Lien Mei langsung menelan pill pemulihan tingkat empat pemberian Lien Feng. Setelah menelan pill tersebut Lien Mei memejam kan mata dan menyerap pill yang baru saja dia telan,
Sosok Lien Feng yang berdiri dibawah pilar pun menghilang.
'' Teknik tubuh bayangan pengganti memang sangat berguna ''
Gumam Lien Feng yang sedang duduk bersila diatas pilar.
Ke seratus pilar sudah semua nya ditempati oleh masing masing peserta,
'' Seleksi tahap pertama, Selesai.... ''
Sun Yuwei berteriak dengan suara lantang,
Semua peserta yang tidak lolos pun langsung di suruh untuk pergi meninggalkan Akademi Kekaisaran Sun,
Sedangkan Seratus peserta yang lolos di persilahkan untuk berkumpul di lapangan Akademi Kekaisaran Sun untuk didata, mereka berasal dari mana dan dari klan apa.
Lien Feng berjalan pergi meninggalkan lapangan, karna dia sudah selesai mengisi semua data data yang perlu dia isi,
Dia berencana untuk kembali ke penginapan,
Saat melangkahkan kaki nya dan hendak keluar dari gerbang Akademi tiba tiba terdengar suara yang membuat Lien Feng berhenti.
'' Lien Feng tunggu dulu sebentar, ''
Ucap seorang wanita yang suara nya tampak tak asing bagi Lien Feng,
Lien Feng pun berhenti dan membalikan badan nya,
'' Lien Mei, apa ada yang ingin kau sampaikan? ''
Ucap Lien Feng sambil memandang kearah wajah Lien Mei.
'' A-a aku cuma ingin mengatakan terimakasih banyak atas bantuan mu tadi , dan juga pill pemulihan yang sudah kau berikan padaku, ''
__ADS_1
Lien Mei berkata sambil menundukan kepala, karna tak ingin Lien Feng tau kalo saat ini wajah Lien Mei sudah mulai memerah..
'' Oh.. soal itu , tak masalah Lien Mei, sudah kewajiban ku untuk membantu mu, bagaimana pun kita berada dalam satu kelompok pewakilan yang sama, ''
Lien Zia dan yang lain nya datang dari arah belakang, seketika Lien Zia memegang pundak Lien Mei ,
'' Ayo kita segera kembali ke penginapan, kau baru saja pulih, jadi kau harus istirahat total hari ini agar besok bisa mengikuti seleksi tahap dua dengan kondisi yang sudah benar benar baik, ''
Ucap Lien Zia mengajak Lien Mei untuk pergi meninggalkan tempat tersebut .
'' Baik Zia JieJie, aku mengerti, ''
Lien Mei menjawab sambil menganggukan kepala, dia belum mengangkat kepala nya karna dia takut wajah nya yang masih memerah diliat oleh teman teman nya.
Lien Mei pun langsung berjalan meninggalkan keempat orang yang masih berdiri di tempat nya,
'' Aneh sekali, dia kenapa? Tak biasanya Lien Mei seperti itu, ''
Ucap Lien Xixi sambil ikut berjalan di belakang Lien Mei. Kemudian Lien Feng, Lien Zia dan juga Lien Zoy juga ikut menyusul berjalan di belakang Lien Xixi.
Mereka berlima pun sampai di depan penginapan,
Lien Zia dan Lien Mei tak langsung naik kelantai dua tapi mereka mampir dulu dikedai yang berada di lantai satu. Sedangkan Lien Zoy dan Lien Xixi lebih memilih untuk langsung naik kelantai dua. Sementara Lien Feng memilih untuk memesan tempat di pinggir jendela di kedai yang berada di lantai satu tersebut.
Seorang pelayan datang menghampiri Lien Feng,
'' Tuan apa yang ingin anda pesan? ''
'' Tolong bawakan makanan terbaik disini, dan juga teh madu, ''
Setelah pelayan pergi Lien Feng kembali menghadap kearah luar jendela, dia melihat kondisi di luar kedai dari jendela.
'' Hmmm ''
'' Suasana di pusat kota dengan di desa giok memang sangat berbeda, ''
Gumam Lien Feng dalam hati nya .
'' Lien Feng bolehkan aku duduk disini? ''
Lien Feng membalikan badan nya dan melihat kearah orang yang sedang berbicara dengan nya.
'' Silahkan Lien Mei, ''
Lien Feng berkata sambil tersenyum kecil,
'' Oh, iya dimana Lien Zia? Bukan kah tadi kau memesan tempat bersama nya. ''
Ucap Lien Feng sambil melihat lihat disekitar Lien Mei yang tampak sendirian.
'' Zia Jiejie sudah naik ke lantai dua, dia bilang ingin mandi terlebih dahulu, ''
__ADS_1
Lien Mei berkata sambil perlahan duduk di kursi yang bersebrangan dengan kursi yang diduduki Lien Feng,
'' Lien Feng, aku ingin meminta maaf atas semua kesalahan yang sudah ku perbuat selama ini, Aku sungguh benar benar menyesal, ''
Ucap Lien Mei dengan mata yang berkaca kaca, Lien Feng yang melihat kejujuran dari sorot mata Lien Mei akhirnya Lien Feng pun mengangguk dan berkata,
'' Aku sudah lama memaafkan mu, dan lagi pula aku tak pernah mempermasalahkan hal itu. ''
'' Bagaimanpun kita semua bersodara, ''
Pelayan pun datang membawakan pesananan Lien Feng, pelayan menata dengan rapih semua makanan dan minuman diatas meja.
'' Silahkan tuan, selamat menikmati makanan terbaik di kedai kami ''
Ucap pelayan dengan senyuman lebar dibibirnya, setelah menata semua makanan dan minuman, pelayan tersebut pun melangkah pergi
'' Mei apa kau tadi sudah makan? ''
Ucap Lien Feng, sambil mengalihkann pandangan nya ke arah Lien Mei,
'' Aku tadi sudah memesan makanan dan juga minuman, tapi seperti nya pesanan ku belum selesai dibuat, ''
Ucap Lien Mei sambil tersenyum tipis,
Tak lama ada seorang pelayan yang mengantarkan makanan dan minuman bertanya kepada Lien Mei,
'' Maaf Nona makanan dan minuman yang anda pesan mau di taruh di meja ini atau di meja sebelah sana? ''
Seorang Pelayan bertanya sambil menunjuk kearah sebuah kursi dan meja dimana tadi Lien Mei memesan makanan,
'' letakan disini saja bibi, ''
Pelayan pun akhirnya menata semua pesanan Lien Mei di meja yang sama dengan makanan dan minuman milik Lien Feng, mereka berdua pun memakan semua makanan yang sudah di pesan dan juga menghabiskan minuman yang sudah di pesan,
Setelah acara makan selesai Lien Feng pun langsung pergi naik ke lantai dua, sedangkan Lien Mei masih duduk di tempat nya, ada perasaan aneh yang mulai muncul di hati nya, perasaan yang sebelum nya tak pernah dia rasakan ke pria manapun juga. Setelah terdiam sejenak Lien Mei pun akhirnya melangkah kan kaki nya naik ke lantai dua untuk beristirahat di kamar penginapan nya.
Di dalam sebuah kamar penginapan terdengar sebuah suara candaan dari kamar yang di tempati Lien Feng, Lien Zoy dan Juga Lien Xixi, mereka tampak semakin akrab, Lien Feng yang dari dulu tak pernah mempunyai seorang teman pun, sekarang merasa sangat senang, akhirnya dia kini bisa merasakan juga bagaimana rasa nya memiliki teman.
Waktu terus berjalan malam pun sudah berganti pagi, hari ini adalah hari dimana seleksi tahap kedua di adakan, keseratus peserta sudah berkumpul di tempat dimana seleksi tahap kedua berada,
Seleksi tahap kedua akan dilakukan dengan metode pertarungan satu lawan satu, Dari seratus orang peserta hanya akan ada lima puluh peserta saja yang akan lolos ke seleksi tahap ketiga,
Di tempat seleksi tahap kedua diadakan sudah disiapkan Kelima arena yang cukup besar dan juga sudah di pasangi dinding formasi satu arah, disisi lain deretan kursi peserta serta pengawas juga sudah tersusun dengan rapi.
.
..
...
....
__ADS_1