
.
Lien Feng pun memejamkan matanya dan memfokuskan indra pendengarannya, sedangkan di sisi lain Beast rajawali berbulu perak sepertinya tidak terlalu terpengaruh oleh teknik yang dikeluarkan oleh Sun Welian.
Berkat mata api yang dimiliki Beast rajawali berbulu perak maka dia dapat melihat dalam kondisi yang sangat terang sekalipun.
Sun Welian melesat terbang ke arah Beast burung rajawali, ketika hendak memukulkan tongkat di tangannya ke arah Beast rajawali.
dengan cepat beast tersebut mencengkeram tongkat yang diarahkan kepadanya.
Cengkraman kaki dari Beast rajawali berbulu perak sangat lah kuat,
Lien Feng yang merasakan serangan Sun Welian di tahan oleh Beast rajawali berbulu perak, membuat nya tak tinggal diam.
Dia mengunci posisi Beast rajawali berbulu perak, setelah itu dia mengeluarkan jurus tebasan angin.
Lien Feng menebaskan pedangnya beberapa kali kearah Beast rajawali berbulu perak, sekilas muncul sembilan siluet bayangan pedang yang berwarna transparan seperti angin melesat dengan cepat ke arah Beast rajawali berbulu perak.
'' Boomm...booommm...booomm. ''
Sembilan siluet tebasan itu terfokus pada satu titik, membuat sayap sebelah kanan Beast rajawali terluka.
Seketika Beast tersebut langsung melepaskan cengkraman kaki nya, dan menghempaskan Sun Welian dengan sangat kuat.
Tubuh Sun Welian terhempas dengan sangat cepat ke arah tanah, Lien feng dengan sigap melompat ke arah Sun welian dan menangkapnya.
mereka berdua pun melayang diudara dan tak lama mendarat dengan aman di atas tanah, terlihat Lien Feng yang belum juga menurunkan Sun Welian dari pelukan nya.
Kedua mata saling memandang, entah mengapa Lien Feng merasakan jantungnya berdetak dengan kencang.
Begitu juga dengan Sun Welian, dia juga merasakan hal yang sama, karena selama hidupnya dia belum pernah dipeluk oleh lelaki lain kecuali ayah dan kakak kandungnya.
Lien Feng pun tersadar dan menurunkan Sun Welian dari pelukannya, setelah itu dia meminta maaf kepada Sun Welian,
'' Maafkan aku Nona atas sikapku yang kurang sopan, ''
Di sisi lain Sun Welian hanya tersenyum dan mengangguk.
Mereka berdua pun bersiap untuk kembali bertarung dengan Beast rajawali berbulu perak, Sun Welian terpaksa harus menggunakan teknik yang seharusnya hanya boleh dia gunakan dalam kondisi yang benar benar mengancam nyawanya.
'' Teknik Tubuh Dewi Matahari ''
Seketika muncul simbol matahari di kening Sun Welian dan tongkat di tangan Sun Welian tiba tiba terbang di atas kepala Sun Welian dan berputar dengan sangat cepat.
Tak beberapa lama muncul sebuah Zirah Armor berwarna ke emasan di tubuh Sun Welian dan sebuah mahkota kecil di kepala Sun Welian.
Lien Feng yang melihat hal tersebut hanya bisa membelalakkan matanya, dia melihat bahwa kekuatan Sun Welian setidaknya meningkat mencapai sepuluh kali lipat.
Di sisi lain Beast rajawali berbulu perak yang melihat perubahan itu langsung berusaha menyerang Sun Welian dengan kecepatan penuh, dia melesat dari arah langit menuju ke arah Sun welian.
Sun Welian pun membuka matanya, belum sempat Beast rajawali berbulu perak menghampiri Sun Welian.
__ADS_1
Tiba tiba tubuh Sun Welian sudah menghilang dan sekarang sudah berada tepat di atas tubuh Beast Rajawali berbulu perak.
Sun Welian memukulkan tongkatnya dengan sangat keras ke tubuh Beast rajawali berbulu perak, Beast tersebut langsung terpental sejauh seratus meter.
Belum sempat Beast tersebut untuk bangkit, tiba tiba Sun Welian sudah berada di sebelah Beast rajawali berbulu perak.
Dia pun kembali memukul kan tongkatnya ke arah Beast rajawali berbulu perak.
Beast tersebut pun kembali terpental sejauh puluhan meter, Beast rajawali yang sudah kehabisan banyak tenaganya, mengalihkan pandangan matanya ke arah bunga Teratai Emas berkelopak sembilan.
'' Aku harus segera memakan bunga Teratai Emas berkelopak sembilan tersebut untuk memulihkan tenagaku dan juga untuk meningkatkan kekuatanku. ''
Batin Beast rajawali berbulu perak.
Lien Feng yang melihat gerak gerik aneh dari Beast rajawali berbulu perak pun segera menyadari bahwa Beast tersebut akan melesat ke arah bunga Teratai Emas berkelopak sembilan.
Lien Feng tak tinggal diam, dia segera bersiap mengeluarkan teknik pedang langit tingkat dua, dengan kondisi tubuh Beast rajawali berbulu perak yang lemah.
Lien Feng yakin bahwa serangan nya tersebut tidak akan bisa untuk dihindari oleh Beast rajawali berbulu perak.
'' Teknik Pedang Langit Tingkat Dua, ''
Seketika cuaca yang awalnya cerah pun menjadi sangat mendung, hawa dingin pun mulai terasa.
Lien Feng menebaskan pedangnya ke arah Beast rajawali berbulu perak yang masih tergeletak di tempatnya.
Seketika ribuan bayangan pedang berselimut energi petir melesat ke arah Beast rajawali berbulu perak dengan sangat cepat.
Tak berhenti sampai di situ saja, Sun Welian juga melesatkan tongkatnya ke arah Beast rajawali berbulu perak, tongkat itu melesat dengan sangat cepat.
Ketika tongkat itu melesat tercipta sebuah bayangan Naga berwarna ke emasan menyelimuti tongkat tersebut.
Dan tak lama tongkat Dewi Matahari pun menancap tepat di bagian dada Beast rajawali berbulu perak.
Ketika ribuan bayangan pedang yang melesat ke arah Beast rajawali berbulu perak mulai menghilang, tampak sesosok tubuh yang sudah terluka dengan sangat parah dan tertancap tongkat tepat di bagian dadanya.
Beast rajawali berbulu perak pun telah mati dengan ribuan luka di bagian tubuh nya.
Di sisi lain Sun Welian yang telah mengeluarkan teknik tubuh Dewi Matahari, tiba tiba terjatuh ke tanah dan pingsan, dan simbol matahari di keningnya pun menghilang.
Bersamaan dengan itu mahkota kecil serta Zirah Armor yang berada di tubuhnya juga ikut menghilang.
Lien Feng yang melihat hal tersebut pun langsung melesat ke arah Sun Welian untuk memeriksa kondisi Sun Welian.
'' Untunglah dia hanya pingsan, teknik yang dia gunakan ternyata membutuhkan sangat banyak tenaga dalam, kalau saja dia bertarung sedikit lebih lama lagi dengan menggunakan teknik tersebut, aku yakin dia pasti akan kehilangan nyawanya. ''
Gumam Lien Feng dalam hati nya.
Lien Feng pun membopong tubuh Sun Welian dan membawanya berjalan ke arah kolam Teratai.
Setelah berada di pinggiran kolam Teratai, Lien Feng pun mendudukan tubuh Sun Welian dengan posisi tubuhnya bersandar ke dinding kolam Teratai.
__ADS_1
Lien Feng memusatkan tenaga dalamnya dan dia segera menyalurkan tenaga dalamnya ke tubuh Sun Welian.
Kini tampak teman teman dari Lien Feng yang satu persatu sudah berhasil membunuh para Beast yang menjadi lawan mereka.
Ditempat Yin Yuna dan juga Yin Yuer berada, mereka terlihat baru saja berhasil membunuh ke enam Beast rusa bertanduk emas yang menjadi lawan mereka.
Setelah membunuh nya, tak lupa mereka membelah tubuh beast yang telah mereka bunuh, setelah Kristal inti beast terlihat.
Mereka pun langsung mengambil dan menyimpan kristal inti Beast rusa bertanduk emas kedalam cimcin penyimpanan mereka masing masing.
Dan tak lama setelah itu Lien Zia dan juga Lien Mei juga sudah berhasil membunuh ke delapan Beast musang ekor cincin.
Dengan menggunakan teknik pengendalian elemen angin serta pedang Dewi Angin, Lien Zia berhasil membuat sebuah kubah yang membuat ruang gerak dari musang ekor cincin menjadi terbatas.
Dengan memanfaatkan hal tersebut dan ditambah dengan menggunakan jurus gabungan dari Lien Zia dan juga Lien Mei.
Akhirnya mereka berdua berhasil membunuh satu persatu dari delapan Beast musang ekor cincin yang menjadi lawan mereka.
Di tempat pertarungan Lien Zoy dan juga Lien Xixi, tampak mereka sudah berhasil membunuh satu dari dua Lawan Mereka masing masing.
Kini hanya tinggal tersisa dua Beast harimau api yang masih menjadi lawan mereka.
Yin Yuna dan juga Yin Yuer melesat ke arah Lien Xixi dan membantu Lien Xixi yang sedang bertarung dengan seekor Beast harimau api.
sedangkan Lien Zia dan juga Lien Mei dia melesat ke arah Lien Zoy dan membantunya melawan Beast harimau api yang menjadi lawan nya.
Tak membutuhkan waktu lama, mereka ber enam pun berhasil membunuh kedua Beast harimau api yang menjadi lawan mereka.
Setelah membelah dan mengambil kristal inti Beast dari harimau api, mereka ber enam pun melesat ke arah Lien Feng berada.
Terlihat Lien Feng yang sedang memejamkan mata dan mengarahkan kedua tangannya ke arah tubuh Sun Welian.
Lien Feng masih terus menyalurkan tenaga dalamnya ke tubuh Sun Welian, terlihat raut wajah panik dan juga cemas di wajah Lien Feng.
Karena sudah hampir lebih dari separuh tenaga dalam yang dia salurkan ke tubuh Sun Welian, tetapi Sun Welian tak juga segera bangun dari pingsannya.
Keringat dingin mulai menetes dari wajah Lien Feng, ke enam temannya yang melihat hal tersebut pun ikut membantu Lien Feng.
Dengan menyalurkan tenaga dalam mereka masing masing ke tubuh Lien Feng, seketika seperti ada dorongan besar dari bagian punggung Lien Feng.
Setelah cukup lama menyalurkan tenaga dalam ketubuh Sun Welian, akhirnya Sun welien pun mulai membuka matanya perlahan.
.
..
...
....
TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.
__ADS_1