
.
Empat Beast Kera ekor batu berlari ke arah Lien Zia dan juga Lien Mei, sedangkan dua lagi yang memiliki postur tubuh lebih besar berlari ke arah Lien Feng.
Lien Zia dan Lien Mei sudah bersiap dan menggenggam dengan erat pedang di tangan kanannya, sementara Lien Feng masih mengamati pola serangan dari dua Beast Kera ekor batu yang berlari ke arahnya.
Setelah cukup mengamati, Lien Feng pun langsung mengambil pedang langit dari belakang punggung nya, Lien Feng pun melompat ke udara dan langsung mengeluarkan jurus Tebasan Angin ke arah dua Beast Kera ekor batu,
'' Boom..Boom.. ''
Beast Kera ekor batu menangkis semua serangan dari Lien Feng dengan menggunakan ekornya, suara ledakan pun terjadi ketika siluet bayangan pedang berwarna transparan seperti angin berbenturan dengan ekor Beast Kera ekor batu.
'' Sungguh sesuai dengan namanya, memang sungguh benar benar kuat ekor dari Beast Kera tersebut, ''
Gumam Lien Feng dalam hati nya.
Setelah menangkis semua serangan dari Lien Feng, kini saat nya bagi dua Beast kera ekor batu untuk menyerang Lien Feng,
Dua Beast Kera ekor batu mengibaskan ekor nya ke arah Lien Feng, tapi Lien Feng dapat menghindari semua serangan tersebut,
'' Duar . . Duar ..Duar ''
Suara ledakan terjadi akibat pepohonan yang hancur akibat terkena sabatan ekor dari dua Beast Kera ekor batu yang menyerang Lien Feng.
Dengan tingkat kultivasinya yang sudah berada di petarung senior Bintang sembilan membuat Lien Feng dengan mudah bisa mengimbangi kecepatan Beast Kera ekor batu,
Karena Lien Feng merasa serangan biasa tak cukup kuat untuk melukai Beast Kera ekor batu, Akhirnya dia pun menggunakan kekuatan elemen apinya untuk melapisi pedang langit yang ada di tangannya, karna dalam lingkup ruang pertarungan yang sempit, jika menggunakan Teknik pedang Langit Tingkat dua, dia khawatir itu bisa membahayakan Lien Zia dan Lien Mei yang bertarung tak jauh dari tempat sekarang Lien Feng sedang bertarung .
Saat ini pedang langit yang berada di tangan Lien Feng sudah dilapisi dengan api yang sangat panas dan membara, Lien Feng pun kembali menyerang ke arah dua Beast kera ekor batu,
Dia menebaskan pedangnya ke arah Beast Kera ekor batu. Tak hanya diam saja Beast Kera ekor batu pun kembali menggunakan ekornya untuk menangkis serangan dari Lien Feng,
Tetapi kali ini kedua Beast kera ekor batu sedikit merasa kewalahan karena pedang milik Lien Feng terasa sangat panas, Lien Feng pun tersenyum puas,.
'' Akhirnya aku bisa menemukan kelemahan Kalian juga, akan kupastikan Hari ini adalah hari terakhir kalian bisa bernafas, ''
Gumam Lien Feng di dalam hatinya.
Lien Feng menggunakan teknik pedang yang baru dia kuasai saat berlatih kemarin di paviliun bumi.
'' Teknik Pedang Api, ''
Lien Feng pun menebaskan pedangnya ke arah dua Beast Kera ekor batu, tampak sebuah siluaet Naga yang tercipta dari element api menyambar dengan cepat ke arah dua Beast Kera ekor batu.
__ADS_1
Bagaikan dimakan oleh Naga Api, kedua Beast Kera ekor batu pun mati seketika di dalam kobaran api.
Lien Feng Pun mengalihkan pandangan nya ke tempat dimana Lien Zia dan Juga Lien Mei sedang bertarung.
Tampak mereka berdua sudah mulai terdesak, bagaimana tidak, mereka berdua sudah mengeluarkan lebih dari setengah tenaga dalam nya.
Tapi belum mampu melukai ke empat Beast Kera ekor batu yang menjadi lawan mereka.
Di sisi lain Yin Yuna dan juga Yin Yuer yang sedang mengikuti jejak langkah kaki, tiba tiba mereka menghentikan langkah kakinya, karena mereka mendengar suara pertarungan yang cukup keras,
setelah berhenti sebentar untuk menentukan dari arah mana suara itu berasal, mereka berdua pun mempercepat langkah kakinya.
Tidak butuh waktu lama mereka berdua pun sampai di sekitar tempat terdengarnya suara pertarungan.
Yin Yuna dan juga Yin Yuer membelalakkan matanya ketika melihat Siapa yang sedang bertarung.
'' Kak Ayo kita cepat ke sana. ''
ucap Yin Yuna sambil menarik tangan Yin Yuer, mereka berdua pun melesat ke tempat pertarungan.
ketika empat Beast Kera ekor batu akan kembali menyerang Lien Mei dan juga Lien Zia dengan ekornya.
Tiba tiba ada dua pedang yang menangkis serangan ke empat Beast Kera ekor batu.
Kini Lien Feng lebih memilih untuk memperhatikan pertarungan dari tempatnya sekarang berada.
Yin Yuer dan juga Yin Yuna mengeluarkan serangan gabungan,
'' Teknik Pedang Bulan ''
Mereka berdua mengarahkan pedang nya ke arah dua Beast Kera ekor batu, Yin Yuer dan Yin Yuna sengaja memancing Kedua Beast Kera ekor batu untuk menjauh dari kedua teman nya .
Sekarang mereka berempat pun memiliki satu lawan masing masing.
Tak butuh waktu lama, serangan gabungan Teknik Pedang bulan pun berhasil mengalahkan dua Beast Kera ekor batu, dan kondisi sekarang dua Beast Kera ekor batu pun sudah tak bernyawa,
Di sisi lain Lien Zia juga sudah berhasil membunuh satu ekor Beast Kera ekor batu yang menjadi lawannya,
Tapi berbeda dengan Lien Mei yang terlihat tak bisa mengalahkan Beast Kera ekor batu yang menjadi lawannya.
Lieng Feng pun yang melihat kejadian itu diam diam membantu Lien Mei,
'' Jurus Tebasan Angin, ''
__ADS_1
Lien Feng menebaskan pedangnya secara beruntun ke arah Beast Kera ekor batu yang sedang menjadi lawan Lien Mei,
Seketika Lima siluet tebasan berwarna putih transparan seperti angin melesat dengan sangat cepat ke arah Beast Kera ekor batu.
Lima siluet tebasan itu terfokus pada satu titik yaitu bagian leher dari Beast Kera ekor batu,
'' Crash ''
Lima siluet tebasan itupun akhirnya berhasil memenggal kepala Beast Kera ekor batu.
Lien Mei pun tersenyum senang melihat beast Kera ekor batu yang menjadi lawannya kini sudah tak bernyawa.
Terlebih dia juga tahu siapa yang telah membantunya, karena hanya Lien Feng dan juga ayahnya saja yang menguasai jurus tebasan angin.
'' Terima kasih kak Feng, kau sudah berkali kali menyelamatkan nyawaku. ''
Gumam Lien Mei dalam hatinya.
Lien Mei berjalan mendekat kearah Beast kera ekor batu yang sudah tak bernyawa, dia pun mengayunkan pedang nya, membelah tubuh Beast Kera ekor batu yang berada hadapannya.
Mata Lien Mei berbinar melihat Kristal inti beast di hadapanya, dia pun segera mengambil kristal inti Beast, dan memasukan nya kedalam cincin penyimpanan nya.
Di sisi lain Lien Zia, Yin Yuer serta Yin Yuna juga ikut membelah tubuh Beast Kera ekor batu yang berada di hadapan mereka masing-masing,
Setelah menemukan Kristal inti Beast, mereka bertiga pun segera mengambil kristal inti Beast tersebut dan menyimpannya ke dalam cincin penyimpanan mereka masing-masing.
Lien Feng yang sedari tadi hanya diam saja, Kini dia sudah melangkahkan kakinya, berjalan ke arah dua Beast Kera ekor batu yang sudah dia bunuh.
Setelah sampai di hadapan dua Beast Kera ekor batu yang sudah tak bernyawa, Lien Feng pun Mengayunkan pedang yang berada di tangan kanannya.
Dia menebas tubuh dua Beast Kera ekor batu menjadi beberapa bagian, setelah Lien Feng menemukan kristal inti Beast, dia pun mengambil kedua kristal inti Beast tersebut.
Dia berjalan ke tempat dimana Yin Yuna, Yin Yuer, Lien Mei dan juga Lien Zia berada, setelah Lien Feng sampai di tempat keempat teman nya berada.
Lien Feng pun memberikan dua kristal inti Beast yang sudah berada di tangannya, satu dia berikan pada Yin Yuna dan satu lagi dia berikan pada Lien Mei.
.
..
...
...
__ADS_1
TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA