Pendekar Langit Dan Bumi

Pendekar Langit Dan Bumi
Kemenangan Pertama Melawan Ras Siluman


__ADS_3

.


Tingkat kultivasi dari jenderal yang menjadi lawan Lien Feng adalah kultivator petarung Kaisar Bintang Satu, pertarungan kali ini akan menjadi pertarungan yang cukup sulit untuk dimenangkan oleh Lien Feng, tetapi Lien Feng yang kini sudah menggunakan Zirah Armor Rajawali dan dipadukan dengan pedang Langit, maka tingkat kultivasi Lien Feng setidaknya setara dengan kultivator petarung Kaisar Bintang Dua.


" Teknik Pedang Api "


Lien Feng menggunakan teknik pedang api, seketika pedang langit di tangan nya di selimuti oleh elemen api yang berkobar kobar, kedua nya pun saling beradu pedang dan juga jurus masing masing, satu dua tiga jurus sudah dikeluarkan.


" Ting...Ting... Ting. "


Suara dentingan Pedang yang saling beradu terdengar sangat nyaring, kekuatan kultivasi yang berada di tingkatan yang sama, membuat pertarungan tak bisa ditentukan dengan cepat siapa yang akan menjadi pemenangnya, Lien Feng memaksimalkan kekuatan Zirah Armor Rajawali miliknya.


Dia mengeluarkan sayap aura nya, yang berbeda kali ini sayap aura yang dikeluarkan oleh Lien Feng lebih besar dan lebih kuat daripada sayap aura yang pertama kali dia keluarkan, itu dikarenakan tingkat kultivasi Lien Feng yang sudah meningkat dan juga dia memusatkan elemen apinya ke sayap aura yang dia keluarkan.


Lien Feng terbang ke atas udara dan dia melesat ke arah jenderal siluman dengan sangat cepat, Lien Feng menyerang seperti seekor burung rajawali yang sedang menyambar mangsanya, yang berbeda dia bukan menggunakan cakar kakinya tapi dia menggunakan pedang langit untuk menyerang musuhnya.


Serangan dari arah langit membuat jenderal siluman sedikit kewalahan, ditambah lagi dari sela sela sayap aura milik Lien Feng mengeluarkan ratusan kristal kristal api yang sangat panas dan juga tajam, ribuan kristal api tersebut melesat dengan sangat cepat, searah dengan Lien Feng mengibaskan sayap auranya dengan cukup cepat.


Jenderal siluman yang mendapatkan dua serangan kuat secara bersamaan, membuat dia harus membagi fokusnya, Lien Feng yang melihat sebuah celah langsung menggunakan kesempatan baik itu untuk mengeluarkan teknik tubuh bayangan pengganti elemen api, sesosok bayangan yang sangat mirip dengan Lien Feng pun terbentuk di belakang tubuh jendral siluman.


Jenderal siluman yang sedang fokus menghadapi serangan Lien Feng dari arah depan, membuatnya tidak menyadari kalau ada sesosok bayangan yang menyerangnya dari arah belakang dengan kecepatan yang sangat cepat,


" Duarr.. Jlebb. "


Sebuah pedang berelemen api berhasil menembus Zirah Armor milik jenderal siluman, dan sebuah pedang yang terbuat dari elemen api pun kini sudah menancap dengan mapan di punggung jenderal siluman, dan bahkan pedang tersebut menembus sampai ke bagian dada jenderal siluman.

__ADS_1


" Uhhuk "


Jenderal siluman jatuh tersungkur di atas tanah dan dia mengeluarkan seteguk darah segar dari mulutnya, tak lama jenderal siluman pun kehilangan nyawa nya, Lien Feng yang melihat jenderal siluman sudah tergeletak tak bernyawa di atas tanah, dia pun langsung melesat ke arah jenderal siluman berada, setelah sudah berada di hadapan jenderal siluman Lien Feng langsung mengayunkan pedangnya dan menebas kepala sang jendral siluman.


Lien Feng mengambil kepala sang jenderal dan setelah itu dia melesat terbang dengan tangan kanan nya memegang pedang Langit dan tangan kiri nya membawa kepala sang jenderal siluman, setelah tepat berada diatas para siluman yang sedang bertarung, Lien Feng berteriak dengan sangat keras dan menunjukan sesuatu yang ada di tangan kiri nya.


'' Hai kalian ras siluman, lihat lah yang ada di tangan kiri ku ini.''


Sontak semua siluman yang sedang bertarung langsung melihat ke arah langit, nampak seorang pemuda sedang terbang dengan menggunakan sayap aura dan di tangan kirinya terdapat sebuah kepala yang sangat dikenal oleh para siluman tersebut,


" Itu kepala jenderal Ryuiki, iya kau benar, jenderal sudah dikalahkan bagaimana ini, "


Ucap para siluman yang kini terlihat sudah kehilangan semangat bertarungnya, sedangkan di sisi lain wakil jenderal siluman yang sedang melawan Sun Welian, Yin Yuer, Lien Zia serta Lien Xixi, terlihat semakin terpojok karena serangan kombinasi dari empat orang secara bersamaan.


Para Tetua dan Patriark klan yang melihat lawan mereka sudah kehilangan semangat bertarungnyan pun membuat para Tetua dan Patriark klan semakin bersemangat untuk membunuh siluman yang sekarang sedang menjadi lawan mereka, tampak jumlah para siluman tersebut sudah semakin berkurang.


Lien Feng segera melesat ke arah teman temannya yang masih bertarung dengan wakil jenderal siluman, setelah semakin dekat, Lien Feng pun mengayunkan pedang nya dengan sangat cepat, tapi serangan tersebut masih bisa ditahan oleh wakil jenderal siluman.


" Ting .. Ting.. Ting "


Suara dentingan pedang antara Lien Feng dan wakil jenderal siluman terdengar cukup keras, keempat teman Lien Feng yang melihat hal tersebut pun tak hanya tinggal diam, mereka berempat kembali menyerang secara bersamaan.


" Jlebb.. "


Tongkat Dewi Matahari milik Sun Welian berhasil menancap dengan tepat di bagian dada wakil jenderal siluman, sedangkan Pedang Dewi Angin milik Lien Zia berhasil menebas di bagian perut wakil jenderal siluman, dan di waktu yang bersamaan Lien Feng berhasil memenggal kepala wakil jenderal siluman.

__ADS_1


Di tempat lain para Tetua dan juga Patriark klan Zu serta para anggota klan Zu sudah berhasil membunuh semua siluman yang menyerang ke kediaman klan Zu, terlihat para penjaga kediaman klan Zu mulai mengumpulkan semua mayat dari siluman siluman yang kini sudah tak bernyawa, mayat mayat tersebut dikumpulkan menjadi satu tempat.


Tak lama Patriark klan Zu menggunakan kekuatan elemen api miliknya untuk membakar semua mayat mayat tersebut, setelah semua mayat mayat siluman sudah berubah menjadi abu, Patriark klan meminta kepada semua anggota klan Zu dan juga kelima perwakilan dari Akademi Kekaisaran Sun untuk ikut berkumpul di ruang Aula utama, di Aula utama akan segera diadakan acara makan siang bersama sebagai bentuk rasa bersyukur karena mereka sudah berhasil membunuh tiga puluh dua siluman yang menyerang ke kediaman klan Zu.


Setelah acara makan siang bersama selesai, para Tetua dan juga Patriark klan Zu berencana akan ikut bergabung dengan lima perwakilan dari para Panatua Akademi kekaisaran Sun untuk menyisir wilayah desa Finix, khususnya kediaman dari para klan klan kecil yang saat ini sudah dikuasai oleh ras siluman.


Di tempat lain tepatnya di gerbang keluar masuk desa Finix, sedang terjadi pertempuran besar antara tujuh kelompok dari murid luar dan juga dua kelompok murid dalam Akademi Kekaisaran Sun melawan puluhan siluman yang sedang berjaga di tempat tersebut.


Adu senjata pun terus berlangsung, kesembilan kelompok tersebut tampak mulai berhasil membunuh siluman yang menjadi lawan mereka.


Tak jauh berbeda dengan kelima kelompok dari murid dalam Akademi Kekaisaran Sun, yang kini juga sedang bertarung dengan para siluman yang sedang berpatroli di jalan desa Finix, karna menang dalam jumlah maka kelima kelompok dari murid dalam Akademi Kekaisaran Sun pun bisa mengalahkan siluman siluman tersebut dengan cukup mudah.


Kelompok pertama yang dipimpin oleh Lien Feng juga sudah mulai bergerak ke arah kediaman klan klan kecil yang kini sudah dikuasai oleh ras siluman, Patriark klan Zu dan para Tetua melesat di barisan paling depan dan di barisan kedua terlihat Lien Feng dan juga keempat orang temannya.


Tak lama mereka pun sampai di kediaman klan Moo, di depan pintu gerbang kediaman klan Moo terdapat lima belas siluman berjaga dengan sangat ketat, Patriark klan dan yang lainnya langsung menyerang ke arah lima belas siluman yang sedang berjaga di depan pintu gerbang kediaman klan Moo.


Para siluman yang mendengar pertarungan dari arah luar kediaman pun langsung berlarian menuju pintu gerbang kediaman, mereka dengan cepat membantu lima belas siluman yang sedang bertarung di depan pintu gerbang klan Moo.


Pertarungan antara sebelas orang melawan tujuh puluh siluman, tampak menjadi pertarungan yang sangat tidak adil, jika dilihat dari segi jumlah, maka kemungkinan Patriark klan dan pasukannya untuk menang itu sangat kecil.


.


..


...

__ADS_1


....


TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.


__ADS_2