
.
Sun Welian memegang kepalanya yang terasa sangat sakit, dia terlihat bingung ketika melihat Lien Feng sedang berada di hadapannya dan terlihat bahwa Lien Feng masih menyalurkan tenaga dalamnya ke tubuh Sun Welian.
'' Cukup, aku sekarang sudah bangun, ''
Ucap Sun Welian menghentikan Lien Feng yang sedang menyalurkan tenaga dalamnya, karena dia khawatir jika Lien Feng menyalurkan semua tenaga dalamnya.
Maka dia juga bisa pingsan atau kemungkinan terburuknya adalah kehilangan nyawa nya, karena dia telah menyalurkan semua tenaga dalam milik nya.
Lien Feng pun membuka matanya dan dia menghela nafas lega, sebuah senyuman kecil terukir di bibirnya.
Raut wajah cemas serta panik pun kini sudah menghilang dari wajah Lien Feng.
Lien Feng dan teman temannya pun berhenti menyalurkan tenaga dalam ke dalam tubuh Sun Welian.
Lien Feng pun berdiri dan berjalan mendekat ke arah Sun Welian, begitu juga dengan ke enam teman teman Lien Feng.
Sun Welian berusaha bangkit dari duduknya, Lien Feng yang melihat Sun Welian berusaha bangkit dari duduk nya pun segera memapahnya, karena takut Sun Welian akan terjatuh dan pingsan kembali, diwaktu yang bersamaan Sun Welian Mengayunkan tangannya.
Seketika tongkat Dewi matahari sudah berada di tangan kirinya, tapi hal tersebut tidak menghentikan Lien Feng yang terus memapah Sun Welian.
Tak lama Lien feng menghentikan langkah kaki nya dan mengeluarkan sebuah botol giok berukuran kecil dari dalam cincin penyimpanan nya, botol giok tersebut berisi sebual pill.
Pill berwarna putih dengan garis berwarna emas, pill tersebut adalah pill pemulihan tingkat lima.
Lien Feng pun memasukkan pill pemulihan tingkat lima ke dalam mulut Sun Welian.
'' Telanlah pill pemulihan tingkat lima tersebut dan segera seraplah pill tersebut agar kau bisa secepatnya pulih, ''
Ucap Lien Feng di telinga Sun Welian.
Seketika Lien Mei dan juga Yin Yuna yang melihat hal tersebut merasa cemburu, mereka berdua pun langsung berjalan ke arah Sun Welian.
'' Lien Feng Biarkan kami berdua saja yang memapah Sun welien. ''
Ucap Lien Mei yang disertai oleh anggukan dari Yin Yuna.
Lien Feng pun akhirnya minggir beberapa meter dari tubuh Sun Welian, dan kini Sun Welian telah dipapah oleh Lien Mei dan juga Yin Yuna dari sisi kiri dan juga kanan.
Mereka berjalan mengitari kolam Teratai dan ketika berjalan mereka memfokuskan pandangannya ke arah bunga Teratai Emas yang sedang mekar.
Lien Feng terlihat akan bergegas untuk mengambil tanaman tersebut tetapi dihentikan oleh Sun Welian.
'' Kau tak bisa sembarangan mengambil tanaman tersebut, karna tanaman Teratai Emas adalah tanaman yang sangat langka, dia hanya berbunga seratus tahun sekali, ''
'' Memang umur dari tanaman tersebut bisa mencapai ribuan tahun, tapi jika kau mengambil tanaman tersebut dari kolam ini, maka tanaman tersebut akan segera layu dan juga mati karena tanaman tersebut hanya bisa hidup di dalam kolam Teratai ini, ''
'' Jika sudah mati tanaman itu akan sangat cepat sekali membusuk dan jika sudah busuk, maka tanaman itu tidak akan mempunyai fungsi lagi. ''
__ADS_1
Ucap Sun Welian mengatakan hal yang dia ketahui tentang Teratai Emas.
Lien Feng pun menghentikan langkahnya dan berpikir sejenak, kalau demikian adanya maka tidak akan ada gunanya jika dia mengambil paksa tanaman langkah tersebut.
'' Jika kau masih tetap ingin mengambil tanaman tersebut, maka kau harus mengambil tanaman tersebut beserta dengan kolamnya, ''
Ucap Sun Welian melanjutkan ucapan nya.
Ke enam teman Lien Feng pun mengerutkan kedua alis mereka, bagaimana caranya mengambil bunga Teratai Emas beserta dengan kolamnya.
'' Kalau memang harus begitu, ini tidak terlalu sulit bagiku ''
Gumam Lien Feng dalam hati nya.
Lien Feng pun mengibaskan cincin bumi di tangannya seketika kolam Teratai dan juga tanaman langka Teratai Emas, sudah lenyap dari pandangan semua orang.
'' Apa kau memasukkan kolam teratai ke dalam cincin penyimpananmu, ''
'' Jika kau menyimpan di dalam cincin penyimpananmu, maka tanaman langka tersebut juga tidak akan bisa bertahan lama, karena cincin penyimpanan itu hanya untuk menyimpan benda mati saja, ''
Ucap Sun Welian.
'' Tenanglah, aku memiliki cincin ruang dimensi yang bisa dihuni oleh makhluk hidup di dalamnya, karena di dalam cincin ruang dimensi tersebut terdapat banyak tumbuhan dan juga oksigen serta matahari. ''
Ucap Lien Feng memberikan penjelasan kepada semua teman temannya.
Akhirnya mereka bertujuh pun tak menanyakan apapun lagi kepada Lien Feng, setelah menyimpan kolam Teratai beserta tanaman langka Teratai Emas.
Lien Feng pun berjalan ke arah Beast rajawali berbulu perak, Ketika Lien Feng sudah berada hadapan Beast rajawali.
Dia pun mengayunkan pedangnya ke arah tubuh Beast rajawali berbulu perak, seketika muncul cahaya berwarna merah menyala dari seluruh bagian tubuh Beast Rajawali berbulu perak.
Tak lama cahaya itu dengan cepat melesat ke arah Lien Feng dan menyelimuti seluruh tubuh Lien Feng.
Setelah cahaya itu menghilang, tampak sebuah Zirah Armor Spirit berwarna merah menyala sudah melekat di tubuh Lien Feng, Zirah Armor spirit tersebut terdapat ukiran burung rajawali di sisi depan nya.
Ternyata Beast rajawali berbulu perak tersebut berubah menjadi sebuah Zirah Armor Spirit, dan akan memilih tuannya sendiri, yaitu orang yang berhasil mengalahkan serta membunuhnya.
Setelah memakai Zirah Armor spirit tersebut Lien feng merasakan bahwa kekuatannya meningkat sampai dengan empat kali lipat.
Setidaknya jika dia bertarung dengan menggunakan Zirah Armor spirit tersebut dan dipadukan dengan pedang langit .
Maka dia bisa bertarung seimbang jika melawan seorang kultivator petarung Kaisar bintang dua,
Lien Feng menyilangkan kedua tangannya seketika muncul kedua sayap aura di punggung Lien Feng.
Ke enam teman Lien Feng terlihat terkejut dengan apa yang mereka lihat, sedangkan Sun Welian hanya tersenyum kecil karena dia juga bisa mengeluarkan sayap aura dari Zirah Armor Dewi Matahari milik nya.
Tak lama Lien Feng pun kembali menghilangkan sayap aura tersebut, dan dia bermakzud akan melepaskan Zirah tersebut dari tubuh nya.
__ADS_1
Lien Feng yang baru pertama kali memakai Zirah Armor spirit pun bingung, bagaimana cara melepas Zirah tersebut.
Ketika dia berusaha untuk melepaskan Zirah Armor spirit yang berada di tubuhnya tetapi hal itu tidak bisa dilakukan, Zirah tersebut seperti menempel permanen di tubuh Lien Feng.
Sun Welian yang melihat hal tersebut pun kembali tersenyum.
'' Lien Feng, kalau kau ingin melepas nya coba kau tempelkan telapak tangan kanan mu di Zirah tersebut, setelah itu kau niatkan dalam hati mu untuk melepaskan Zirah tersebut dari tubuhmu. ''
Ucap Sun Welian,
Lien Feng pun langsung mencobanya, dia melakukan semua yang seperti Sun Welian katakan.
Seketika Zirah Armor Spirit itu pun langsung menghilang dari tubuh Lien Feng.
Dan terlihat telapak tangan Lien Feng mengeluarkan sebuah cahaya berwarna kemerahan, setelah cahaya itu menghilang tampak ada sebuah pola burung rajawali di telapak tangan kanan Lien Feng.
Lien feng pun memperhatikan gambar tersebut, tak lama terdengar suara dari arah depan nya.
'' Pola yang berada di tangan mu itu, menandakan bahwa mulai saat ini kau adalah pemilik sah dari Zirah Armor spirit tersebut, dan kapan saja kau dapat menggunakan zirah tersebut, ''
Ucap Sun Welian mengatakan yang dia ketahui tentang Zirah Armor Spirit.
Mereka semua pun meninggalkan tempat tersebut untuk melanjutkan perjalanan mereka menyusuri hutan dunia Fantasi,
Sun Welian yang merasa tubuhnya sudah mulai pulih pun berkata pada Yin Yuna dan juga Lien Mei.
'' Jiejie sepertinya kondisi tubuhku sudah mulai pulih, aku akan berjalan sendiri tak usah memapahku lagi, Terima kasih atas bantuan kalian berdua. ''
Sun Welian berkata sambil mengeluarkan sebuah senyuman.
Lien Mei dan juga Yin Yuna menganggukan kepala dan juga tersenyum kepada Sun Welian.
'' Tak masalah, kami juga tidak keberatan melakukannya karena kami melakukannya dengan sukarela. ''
Delapan orang tersebut pun kembali melanjutkan perjalanannya menyusuri hutan Dunia Fantasi. Sekarang mereka mengarahkan perjalanannya ke arah utara, dimana disebelah utara terdapat sebuah lembah yang cukup misterius, dan kemungkinan terdapat banyak Beast atau binatang lain yang berada di tempat tersebut.
Setelah melakukan perjalanan cukup lama mereka tak bertemu dengan Beast ataupun binatang lainnya.
Tepat setelah mereka melewati dua tugu batu yang saling berhadapan membentuk seperti gerbang, suasana disekitar mereka terasa sangat sunyi, dan hawa dingin sangat terasa menusuk ketulang.
Semakin melangkah kan kaki masuk kedalam hutan tersebut, sinar matahari pun seperti tak bisa masuk karena terhalang pepohonan yang sangat lebat.
Setelah mereka berjalan sekitar dua ratus langkah mereka banyak menemukan tulang tulang dari Beast atau binatang berserakan di sekitar jalan yang mereka lewati.
.
..
...
__ADS_1
....
TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.