
.
Jenderal Besar Azhur menggertakan giginya, dan tak lama dia meng hentakkan kakinya ke tanah dan melesat ke arah Lien Feng, Jenderal Besar Azhur mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat, Lien Feng juga tak tinggal diam, dia juga mengayunkan pedang ditangan nya dengan sangat cepat.
" Ting.. Ting.. Ting. "
'' Duar ''
'' Duar ''
Kekuatan dan daya hancur teknik pedang masing masing dari mereka berdua sangat dahsyat,, ketika pedang yang mereka gunakan saling berbenturan tak hanya menimbulkan suara dentingan pedang saja tetapi juga menyebabkan sebuah ledakan energi.
Di sisi lain Sun Welian mengeluarkan teknik terlarangnya yaitu teknik Tubuh Dewi Matahari, seketika muncul simbol matahari di kening Sun Welian, tak lama sebuh Zirah Armor berwarna emas sudah melekat di tubuh Sun Welian, disisi lain Patriark klan Zu juga mengeluarkan teknik andalan nya yaitu teknik Dewa Api, setelah mengeluarkan teknik terkuat yang mereka miliki, mereka berdua pun langsung melesat ke arah Jenderal Besar Azhur.
" Wush "
Sun Welian melesat dengan sepasang sayap aura nya yang berwarna keemasan, walaupun tingkat kultivasi Jenderal Besar Azhur adalah kultivator Petarung Kaisar Bintang Tiga, tetapi tetap saja dia kewalahan menghadapi tiga serangan yang sangat kuat dalam waktu yang bersamaan, Jenderal Besar Azhur berfikir keras agar bisa terlepas dari situasi yang sangat tak menguntungkan bagi nya.
'' Bugh ''
Tongkat Dewi matahari milik Sun Welian berhasil memukul bagian punggung Jenderal Besar Azhur, seketika seteguk darah segar pun keluar dari mulut sang Jenderal Besar, sedangkan dari arah depan Lien Feng dan Patriark klan Zu menyerang secara bersamaan dengan pedang di tangan mereka masing masing.
" Teknik pedang Dewa Api ''
'' Teknik pedang Naga Air "
'' Wush ''
Dua siluet tebasan pedang yang mengandung energi yang berbeda jenis melesat secara bersamaan ke arah Jenderal besar Azhur, kecepatan serangan yang sangat cepat membuat Jenderal Besar Azhur tak bisa untuk menghindari serangan tersebut, akhirnya mau tidak mau dia juga mengeluarkan teknik terhebatnya untuk menahan dua serangan yang melesat ke arahnya.
__ADS_1
Di sisi lain Sun Welian memutar tongkatnya dengan sangat cepat sebuah energi yang sangat besar terpusat di titik tengah tongkat Dewi Matahari dan sebuah energi yang sangat panas melesat ke arah punggung Jenderal Besar Azhur, mendapatkan serangan dari arah depan dan arah belakang secara bersamaan membuat Jenderal Besar Azhur tak bisa bertahan lebih lama lagi.
" Boommm ''
'' Duarrrr ''
'' Boommm ''
Sebuah ledakan energi yang cukup besar pun terjadi, seketika asap yang sangat tebal membumbung tinggi di atas udara, tubuh sang Jenderal Besar pun terhempas ke tanah dengan sangat cepat, Lien Feng langsung mengejar tubuh sang Jenderal Besar Azhur yang terhempas ke tanah, belum sempat tubuh sang Jenderal menyentuh tanah, Lien Feng menanamkan sebuah segel formasi Air ke tubuh sang Jenderal besar, agar tidak ada satupun siluman yang bisa mengambil ataupun menyentuh tubuh Jenderal Besar Azhur.
Tak lama Lien Feng pun kembali fokus ke tempat pertarungan, nampak teman temannya sudah mulai kelelahan melawan para siluman yang tak bisa mereka bunuh dengan satu serangan saja, dari pihak klan klan yang ikut bertarung juga sudah banyak yang terluka bahkan tak sedikit juga yang kehilangan nyawa nya.
Setelah menggunakan Teknik Tubuh Dewi Matahari, perlahan kondisi tubuh Sun Welian semakin melemah, karna sudah lebih dari sembilan puluh persen tenaga dalam yang dikeluarkan oleh Sun Welian saat tadi bertarung dengan menggunakan Teknik Tubuh Dewi Matahari.
Tapi walaupun kondisi tubuhnya sudah semakin melemah, Sun Welian tetap memilih untuk bertarung dengan para siluman yang masih terlihat sangat banyak jumlahnya,
'' Crash ''
" Ting "
'' Crash ''
Setelah menangkis serangan pedang dari siluman yang akan menghunuskan pedangnya ke arah Sun Welian, Lien Feng dengan cepat langsung menebas ke arah leher siluman tersebut, seketika siluman tersebut pun mati dengan kondisi terpenggal.
Lien Feng segera membawa Sun Welian pergi dari tempat pertarungan, setelah menemukan tempat yang dirasa aman Lien Feng mengeluarkan ke enam pasukan bumi dari dalam cincin bumi miliknya, setelah dipanggil ke enam belas orang pasukan bumi langsung muncul di hadapan Lien Feng.
'' Chienly, kau dan ke sepuluh orang saudaramu ikutlah aku untuk ikut bertarung melawan para siluman dan kalian berempat bawa gadis muda tersebut ke ruang pengobatan di Paviliun Bumi dan katakan pada Fenghua untuk membantu kalian mengobati gadis muda tersebut, aku akan segera menyusul ke sana setelah pertarungan selesai. ''
Setelah menyelesaikan ucapannya Lien Feng langsung mengibaskan tangannya, seketika empat anggota pasukan bumi dan Sun Welian pun sudah lenyap dari tempat tersebut dan setelah itu Lien Feng memimpin ke sebelah orang dari pasukan bumi untuk ikut bertarung melawan para siluman di sebuah tanah lapang yang letaknya tak terlalu jauh dari kediaman kepala desa Finix.
__ADS_1
Lien Feng dan ke sebelas pasukan bumi langsung melesat dengan kecepatan penuh ke arah tempat pertarungan, setelah berada di tempat pertarungan mereka langsung membaur dalam pertarungan, kesebelas anggota pasukan bumi yang sudah lama berlatih di dalam Paviliun Bumi, akhirnya bisa memperlihatkan peningkatan kekuatan mereka kepada Lien Feng.
Chienly sangat bersemangat, dengan menggunakan dua pedang kembar di tangannya, dia mulai menebas siluman yang berada di hadapannya dengan sangat cepat
'' Crash ''
'' Crash ''
Teknik Pedang Kembar milik Chienly sungguh sangat cepat dan kuat, sehingga setiap yang terkena teknik serangan tersebut akan langsung terpotong potong menjadi beberapa bagian, kesepuluh pasukan bumi yang lain juga tak mau kalah, mereka mengeluarkan teknik bertarung terkuat yang mereka miliki, setelah Lien Feng dan ke sebelas pasukan bumi turun ke tempat pertarungan, keadaan pun berubah dengan sangat signifikan, tampak para siluman mulai kewalahan dan terpojok karena mereka mengalami penurunan jumlah yang sangat cepat dalam waktu yang singkat akibat serangan dari Lien Feng dan ke sebelas pasukan bumi.
Di sisi lain para Tetua, Patriark klan dan para anggota klan yang berasal dari desa Finix, saat ini kembali mendapatkan semangatnya untuk bertarung karena mereka melihat peluang besar di depan mata mereka, begitu juga dengan para murid luar dan murid dalam dari Akademi Kekaisaran Sun, semangat mereka yang sempat memudar akhirnya bergejolak kembali.
Tak terasa pertarungan sudah berlangsung selama setengah hari dan kini dari pihak siluman yang masih bertarung sudah bisa dihitung dengan jari, tak lama mereka semua pun kalah dan semua siluman yang ikut dalam pertarungan tersebut mati tak tersisa satupun.
Setelah semua siluman sudah berhasil di habisi, Lien Feng melesat ke arah Jenderal Besar Azhur, dia membuka segel formasi Air yang ditanam di tubuh sang Jenderal, setelah itu Lien Feng mengambil cincin penyimpanan yang berada di jari tangan sang jenderal, tak lupa dia juga memeriksa semua yang berada di pakaian Jenderal Besar Azhur, tujuannya tak lain adalah untuk mencari potongan giok yang digunakan untuk membuka portal gerbang kerajaan air.
Setelah dirasa sudah tidak ada barang berharga lagi di tubuh Jenderal Besar Azhur, Lien Feng pun menggunakan kekuatan elemen apinya untuk membuat sebuah formasi api untuk membakar tubuh sang Jenderal, tak butuh waktu lama tubuh sang Jenderal Besar segera terbakar dengan api yang sangat besar dan juga panas, hanya butuh sekitar tiga menit untuk membuat tubuh sang Jenderal berubah menjadi abu.
Setelah membakar tubuh jenderal Besar Azhur, Lien Feng akhirnya kembali ke tempat di mana kelompoknya dan pasukan bumi serta para anggota dari klan klan di desa Finix berkumpul.
Lien Zia serta para murid dari Akademi kekaisaran Sun dan para anggota dari klan yang berasal dari desa Finix, yang memiliki kekuatan elemen angin pun menggabungkan kekuatan mereka untuk mengumpulkan semua mayat mayat para siluman yang berserakan di tempat tersebut.
Setelah mengumpulkan semua mayat mayat siluman tersebut, Lien Feng serta semua yang berada di sini tempat tersebut yang memiliki kekuatan elemen api langsung membakar semua mayat para siluman yang sudah dikumpulkan dalam satu tempat, seketika api yang sangat besar pun menyala dan berkobar membakar semua mayat mayat para siluman, dengan Api yang sebesar itu tak butuh waktu lama untuk membuat semua mayat mayat siluman tersebut berubah menjadi abu.
.
..
...
__ADS_1
....
TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.