Pendekar Langit Dan Bumi

Pendekar Langit Dan Bumi
Lien Feng Melawan Lie Bay


__ADS_3

.


Ketika Zu Yin dan juga Zu Yang sedang berkultivasi, Lien Feng dan yang lainnya ikut membantu Zu bersaudara agar cepat menerobos tingkatan dengan cara mereka bergantian menyalurkan kekuatan spiritual mereka masing masing kepada Zu Yin dan juga Zu Yang, setelah hampir dua jam berlalu, kini tampak cahaya berwarna ke emasan berputar putar di sekitar tubuh Zu Yin dan juga Zu Yang.


'' Boommm... Booommm...Boommm. ''


Tiga suara ledakan terobosan terdengar secara bergantian, Zu Yin dan Zu Yang berhasil menerobos tiga tingkatan sekaligus, Lien Feng segera meminta Zu bersaudara untuk mengakhiri kultivasinya, karena mereka berdua sudah berhasil menerobos tiga tingkatan sekaligus dalam waktu yang sangat singkat.


Jika mereka terus melanjutkan kultivasi nya, maka yang terjadi bukannya mereka akan menerobos ketingkat yang selanjutnya, melainkan tubuh mereka yang akan menerima efeknya, karena tidak akan mampu untuk menampung kekuatan yang sangat besar dalam waktu yang sangat tiba tiba.


Waktu berputar dengan sangat cepat, malam pun kini sudah digantikan dengan pagi, suasana di Akademi Bambu Perak sudah sangat ramai, meskipun sinar matahari belum sepenuhnya menyinari bangunan bangunan yang berada di Akademi Bambu Perak, suasana hari ini tak seperti hari kemarin karena hari ini Turnamen antar Akademi akan dimulai.


Semua peserta yang mengikuti Turnamen antar Akademi diminta untuk berkumpul di sebuah tempat khusus yang sudah dipersiapkan oleh Akademi Bambu Perak untuk Turnamen tahun ini.


Hanya ada satu arena yang berada di tempat tersebut, namun jika diperhatikan dengan lebih teliti arena tersebut selain memiliki ukuran yang cukup besar dan luas juga sudah ditanami segel formasi dinding pembatas.


Karena di pertarungan hari ini setiap peserta bebas menggunakan seluruh kekuatannya dalam bertarung, sebelum lawan menyerah maka peserta tersebut bebas bertarung, walaupun nantinya akan ada peserta yang mengalami cidera parah ataupun ringan,


Pengawas dalam pertarungan Turnamen kali ini, tidak akan menghentikan pertarungan selama salah satu dari peserta belum menyatakan menyerah ataupun salah satu dari peserta dinyatakan tidak sanggup lagi dalam bertarung.


Di sebuah tempat khusus juga terdapat lima belas juri yang akan mengawasi dan menilai jalannya pertarungan di Turnamen kali ini, ke lima belas orang tersebut berasal dari pihak Kekaisaran Xiao dan juga Kekaisaran Sun serta beberapa Panatua dari berbagai Akademi.


Saat ini terlihat seorang pria paruh baya sedang naik ke atas arena, pria tersebut mengenakan sebuah jubah yang bersimbol Kekaisaran Xiao, setelah berada di atas arena, pria paruh baya tersebut memperkenalkan dirinya kepada semua orang yang hadir di tempat tersebut.


" Mohon perhatian!! "


'' Saya Xiao Yuzen, Panatua pertama dari Akademi Bambu Perak, saya yang akan memimpin jalannya pertarungan di Turnamen tahun ini yang diadakan di Akademi Bambu Perak.''

__ADS_1


'' Sebelum acara Turnamen dimulai ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada kalian semua yang hadir di tempat ini, pertama saya ucapkan selamat kepada ke enam puluh peserta yang telah lolos di seleksi tahap pertama sebelum mengikuti Turnamen. ''


'' Yang kedua, setiap hari nya hanya akan ada sepuluh kali pertarungan, dan di pertarungan para peserta bebas menggunakan seluruh kekuatannya, baik itu teknik teknik tertentu, atau pun senjata rahasia dalam bentuk apapun, tetapi di atas arena seluruh peserta dilarang untuk saling membunuh, jika lawan sudah terlihat tidak bisa melanjutkan pertandingan maka salah satu peserta harus segera menghentikan serangan nya.''


Setelah Xiao Yuzen memberikan beberapa penjelasan dan aturan dari Turnamen tahun ini, dia pun mulai menyebutkan dua nama orang peserta yang akan bertarung di atas arena saat ini.


Setelah disebut nama nya, para peserta yang dimaksud pun langsung naik keatas arena dan tak lama mereka pun mulai bertarung.


Pertarungan berjalan dengan lancar dari pertarungan pertama hingga ketiga, saat masuk ke pertarungan ke empat Xiao Yuzen menyebutkan nama Lien Feng perwakilan dari Akademi Kekaisaran Sun dan lawan nya adalah Lie Bay dari perwakilan Akademi Kekaisaran Xiao .


Di pertarungan sebelumnya Lien Feng sudah melihat kemampuan dari Lie Bay, pemuda jenius yang berasal dari Akademi Kekaisaran Xiao, kemampuannya tidak bisa di anggap remeh karena dia juga dapat menguasai dengan sempurna tiga elemen sekaligus yaitu elemen angin air dan juga api.


Akan tetapi hal tersebut tidak membuat Lien Feng gentar, malah hal tersebut membuat Lien Feng semakin bersemangat dalam pertarungan kali ini, setidaknya di pertarungan kali ini dia akan mendapatkan lawan yang cukup kuat, apalagi mereka berdua sama sama Kultivator yang bertarung dengan mengandalkan tiga kekuatan elemen dasar.


Di atas arena pertarungan terlihat Lien Feng dan juga Lie Bay sudah bersiap siap untuk saling menyerang satu sama lain, Lien Feng mengeratkan genggaman pedang langit di tangan kanannya, sementara disisi lain Lie Bay sudah mulai melapisi pedang di tangan kanannya dengan elemen api miliknya, pedang tersebut pun saat ini terlihat menyala merah dan mengeluarkan aura yang sangat panas.


'' Ting...Ting....Ting. ''


Suara dentingan pedang terdengar sangat jelas dan juga sangat keras, suara tersebut berasal dari benturan pedang milik Lien Feng dan juga Lie Bay, ledakan energi juga terjadi di sekitar mereka berdua, hal tersebut di karena kedua energi yang berbeda unsur pembentuk saling bertabrakan.


Lien Feng mulai menggunakan kekuatan elemen es milik nya, tak lama Lien Feng menggunakan kekuatan teknik Formasi Dunia Es milik nya, sebuah dinding transparan terbentuk diatas arena pertarungan, Lien Feng dan Lie Bay sudah berada di dalam Formasi Dunia Es.


Kelima belas juri yang mengawasi jalannya pertarungan di buat cukup terkejut, karena mereka tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam teknik Formasi tersebut,


Disisi lain, tepat nya didalam Formasi Dunia Es, terlihat Lie Bay sedang menyelimuti tubuh nya dengan kekuatan elemen api miliknya, tak lama mereka berdua pun kembali bertarung dengan menggunakan kekuatan elemen mereka masing masing.


Yang tampak berbeda dan membuat Lie Bay cukup terkejut yaitu kekuatan dan kecepatan Lien Feng naik menjadi tiga kali lipat, intensitas serangannya pun menjadi semakin tak bisa di imbangi oleh Lie Bay.

__ADS_1


Karena harus membagi kekuatan nya menjadi dua, yang pertama untuk bertarung dan yg kedua untuk tetap menjaga agar suhu tubuhnya tetap stabil, maka kekuatan spiritual Lie Bay pun berkurang dengan sangat cepat, sehingga gerakan nya semakin lama semakin melambat.


Lien Feng yang menyadari hal tersebut pun akhirnya memutuskan untuk segera mengakhiri pertarungan dengan menggunakan teknik pedang langit tingkat satu yang dipadukan dengan kekuatan elemen es miliknya, tiga siluet tebasan berukuran besar dan mengeluarkan hawa yang sangat dingin melesat dengan sangat cepat kearah Lie Bay.


" Duar...Duar...Duar "


'' Boommmmmm ''


Tubuh Lie Bay yang terkena tiga siluet tebasan milik Lien Feng langsung terpental menghantam dinding formasi, suara dentuman dan juga ledakan yang cukup keras terdengar sampai keluar dari Formasi dunia es.


Sontak kelima belas juri pun secara serempak langsung berdiri dari tempat duduknya, karena mereka sangat penasaran dengan apa yang sedang terjadi dibalik dinding Formasi di hadapan mereka,


Tak lama dinding Formasi yang berada di tengah tengah arena pertarungan pun menghilang, dan tampak tubuh Lie Bay sudah tergeletak di atas arena pertarungan, Xiao Yuzen pun segera naik ke atas arena pertarungan untuk memeriksa keadaan Lie Bay, setelah mendapati bahwa Lie Bay masih hidup dan dia hanya pingsan saja Xiao Yuzen pun segera berdiri dan mengumumkan bahwa Lien Feng adalah pemenang dari pertarungan ke empat.


Lien Feng pun turun dari atas arena dengan sangat santai, sedangkan di sisi lain semua orang yang berada di tempat tersebut sedang memperhatikan Lien Feng, mereka tak habis pikir bagaimana mungkin seorang pemuda yang terlihat biasa biasa saja, tetapi memiliki kemampuan yang sangat luar biasa.


Bahkan mereka semua yang berada di tempat tersebut tak ada yang mengetahui bagaimana cara Lien Feng mengalahkan Lie bay dengan sangat mudah, padahal Lie Bay terkenal sebagai jenius yang memiliki kemampuan yang mengagumkan, bahkan di setiap pertarungan Lie Bay hampir tidak pernah kalah.


.


..


...


....


TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.

__ADS_1


__ADS_2