Pendekar Langit Dan Bumi

Pendekar Langit Dan Bumi
Berlatih Di Paviliun Bumi


__ADS_3

.


" Benar Lien Feng, kami berempat akan selalu berada di pihakmu dan juga akan selalu mendukung semua keputusanmu. "


Ucap Lien Zia, dan tak lama Yin Yuer dan juga Lien Xixi meng iyakan apa yang dikatakan oleh Lien Zia, dan sebuah senyum pun terukir di bibir Lien Feng.


Akhirnya mereka berlima pun pergi dari tempat tersebut, tujuan mereka kali ini adalah pergi ke kediaman kepala desa Finix, untuk membahas tentang masalah perselisihan antara kelompok Tombak Kuning dan kelompok Bintang Biru.


Mereka berlima pun langsung melesat meninggalkan tempat tersebut, sepanjang perjalanan mereka tak menemukan masalah apapun, situasi di desa Finix juga terlihat sudah kondusif.


Tampak para warga desa sudah beraktivitas seperti biasanya seperti tak pernah terjadi penyerangan dari ras siluman sebelumnya, tetapi yang tampak berbeda adalah ketika mereka melewati jalan yang padat rumah penduduk karena banyak warga desa Finix yang menyapa mereka dan bahkan tak jarang yang meminta mereka berlima untuk mampir sebentar ke kediaman mereka.


Tetapi memang karena ada hal penting yang harus dibahas dengan kepala desa Finix maka Lien Feng dan keempat temannya harus menolak niat baik dari para warga desa Finix.


Setelah melesat sekitar sepuluh menit, akhirnya mereka sampai di sebuah kediaman yang cukup besar dan mempunyai halaman yang cukup luas, kediaman tersebut adalah kediaman milik kepala desa Finix.


Suasana di sekitar kediaman kepala desa Finix terlihat sepi, tak ada aktivitas apapun di luar kediaman, Lien Feng melangkahkan kakinya ke arah pintu utama kediaman milik kepala desa Finix.


Sesampainya di depan pintu, Lien Feng langsung mengetok pintu yang berada di hadapannya.


" tok.. tok..tok "


Terdengar suara dari dalam rumah, suara yang cukup akrab di telinga Lien Feng, sesosok pria paruh baya membuka pintu utama kediaman yang berada di hadapan Lien Feng.


Sebuah senyuman terukir dibibir sang pria paru baya, ketika melihat siapa yang berdiri di hadapannya, nampak Lien Feng dan keempat temannya masih berdiri di depan pintu masuk kediaman kepala desa Finix.


Tak lama pria paruh baya tersebut mempersilahkan Lien Feng dan teman temannya untuk masuk kedalam kediaman nya.


Setelah masuk ke dalam kediaman, mereka berlima pun duduk di sebuah kursi yang memang diperuntukkan untuk tamu yang datang ke kediaman kepala desa Finix, tanpa berbasa basi Lien Feng langsung mengatakan maksud tujuannya datang ke kediaman kepala desa Finix.


" Paman ada hal penting yang ingin aku sampaikan kepadamu, tadi setelah kami makan di sebuah kedai kami berlima melihat ada dua kelompok yang saling berselisih, mereka sedang memperebutkan wilayah di sekitar kedai tersebut, salah satu dari mereka mengatakan bahwa mereka dari kelompok Bintang Biru dan dari pihak lainnya mengatakan mereka berasal dari kelompok Tombak Kuning."


" Aku khawatir jika masalah ini terus didiamkan, maka akan terjadi peperangan terbuka antara dua kelompok tersebut, tak menutup kemungkinan dari peperangan tersebut akan menimbulkan banyak korban jiwa. "

__ADS_1


" Kita harus mencari sebuah solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut, agar di kemudian hari tidak akan lagi terjadi perselisihan antara kelompok Bintang Biru dan juga kelompok Tombak Kuning. "


Ucap Lien Feng menyampaikan maksud kedatangannya ke kediaman kepala desa Finix.


Pria paruh baya yang berada di hadapan Lien Feng refleks menghela nafasnya, karena konflik antara kelompok Bintang Biru dan juga kelompok Tombak Kuning memang sudah terjadi dari beberapa tahun yang lalu.


Di antara keduanya tidak ada mau yang mau saling mengalah, jadi sangat sulit untuk mendamaikan dua kelompok tersebut, tapi memang benar apa yang dikatakan oleh Lien Feng, jika sampai kedua kelompok tersebut melakukan perang terbuka pasti dampaknya akan melebar kemana mana.


" Baiklah, aku sudah mengambil keputusan, kita harus mempertemukan masing masing ketua dari kelompok Bintang biru dan juga kelompok Tombak Kuning, di pertemuan tersebut aku juga akan mengundang para Patriark dari sepuluh klan yang berada di wilayah desa Finix. "


Ucap sang pria paruh baya, Lien Feng yang mengerti maksud dan tujuan dari kepala desa Finix dia pun hanya tersenyum kecil.


" Baiklah paman, sepertinya kami berlima harus segera meninggalkan tempat ini, karena urusan kami disini sudah selesai."


Ucap Lien Feng dengan ada bicara yang terlihat sangat santai.


" Terimakasih banyak Lien Feng atas semua bantuan mu, kapan pun kau butuh bantuan, aku dan smua warga desa Finix pasti akan slalu membantu mu. "


Karna sebelumnya kepala desa Finix mengatakan akan menyelesaikan konflik antara kelompok Bintang Biru dan juga kelompok Tombak Kuning secara internal maka di handphone teman-temannya memutuskan untuk pergi meninggalkan wilayah desa Finix.


Tujuan mereka saat ini adalah kembali ke Akademi kekaisaran, tetapi sesuai rencana awal sebelum mereka kembali ke Akademi kekaisaran Sun, mereka berlima akan pergi ke dunia dimensi cincin bumi dan akan melakukan pelatihan selama empat puluh delapan hari di dunia dimensi cincin bumi atau sama dengan empat puluh delapan jam di dunia nyata.


Setelah berada di tempat yang cukup sepi lihat foto menghentikan langkah kakinya,


" Lian'er, Lien Zia dan Yin Yuer serta Lien Xixi kalian segera bersiaplah kita akan memasuki dunia dimensi bumi. "


Dengan kompak dan serempak mereka berempat mengangguk kan kepalanya, setelah dirasa sudah benar benar aman, Lien Feng segera mengibaskan tangan kanannya seiring dengan itu mereka beriman sudah lenyap dari tempat mereka berada sebelumnya.


Saat ini mereka berlima sudah memasuki wilayah dunia dimensi cincin bumi, Lien Feng dan ke empat orang temannya melangkahkan kakinya menuju ke arah pintu masuk gerbang paviliun bumi.


Sesampai nya di depan gerbang masuk Paviliun Bumi, terlihat dua orang dari pasukan bumi sedang berjaga di depan gerbang masuk, mereka berdua langsung menundukkan kepalanya ketika melihat Lien Feng datang mengunjungi mereka yang tinggal di paviliun bumi.


" selamat datang kembali ketua, kami sangat senang, akhirnya Anda datang kembali untuk mengunjungi kami yang berada di paviliun bumi "

__ADS_1


Lien Feng mengeluarkan sebuah senyuman di bibirnya dan tak lama dia pun mulai berkata


" Aku dan ke empat orang temanku akan melakukan pelatihan selama empat puluh delapan hari di paviliun bumi, setelah pelatihan ku selesai, aku akan menunggu kalian di ruang latihan, "


" Aku akan kembali menguji kemampuan kalian semua, apakah kalian sudah lebih kuat dari terakhir kali aku datang ke tempat ini, atau tingkat kultivasi dan kekuatan bertarung kalian masih sama saja, "


" Salah satu dari kalian pergi lah ke tempat Chienly berada, sampaikan apa yang tadi ku katakan pada kalian. "


Setelah menyampaikan perintahnya, Lien Feng segera melangkahkan kakinya memasuki pintu gerbang Paviliun Bumi, tempat yang mereka tuju saat ini adalah ruang latihan, Lien Feng tidak lewat jalan melalui bangunan utama untuk menuju ke ruang latihan tapi dia lebih memilih untuk berjalan lewat jalur samping menuju ruang latihan.


Tak lama mereka berlima pun sampai di depan sebuah pintu ruangan yang di atas pintu tersebut terdapat sebuah tulisan.


" Ruang Latihan "


Belum sempat mereka berlima memasuki ruang latihan, terdengar sebuah suara yang sangat tidak asing di telinga Lien Feng.


" Selamat datang Tuan muda, mohon maaf jika aku telat untuk menyambut kedatanganmu. "


Terdengar suara yang sangat tidak asing di telingaLien Feng, suara tersebut berasal dari seorang pria tua yang tak lain adalah Fenghua .


" Tak masalah paman, aku ingin memberikan sebuah perintah pada Paman, kami berlima akan melakukan pelatihan tertutup di dalam ruang latihan, paman tolong berjagalah di luar pintu masuk, jangan sampai ada seorangpun yang masuk kedalam ruang latihan. "


Ucap Lien Feng dengan nada bicara yang cukup ramah kepada Fenghua, tak menunggu lama, Lien Feng dan ke empat orang teman nya langsung memasuki ruang latihan.


.


..


...


....


TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.

__ADS_1


__ADS_2