Pendekar Langit Dan Bumi

Pendekar Langit Dan Bumi
Akademi Bambu Perak


__ADS_3

.


Ekspresi wajah pria berbadan kekar tampak sangat marah, dia tidak menduga akan mendapatkan serangan yang sangat tiba tiba dari musuhnya, terlebih dia juga tidak bisa untuk keluar dari dalam formasi dunia es milik musuhnya.


Lien Feng pun kembali menyerang pria berbadan kekar yang tak lain adalah ketua dari bandit Serigala Hutan dengan kecepatan serangan yang sulit untuk di imbangi oleh musuh nya.


" Sial!!! "


" Kenapa kecepatan dan kekuatan nya meningkat dengan sangat cepat, apa yang sebenarnya terjadi."


Gumam pria berbadan kekar dalam hatinya, Lien Feng terus memberikan serangan yang tanpa henti kepada musuhnya, hal tersebut membuat pria berbadan kekar hanya bisa bertahan tanpa bisa memberikan serangan balik.


" Crash...Crash "


Tampak saat ini tubuh pria berbadan kekar tampak penuh dengan luka goresan pedang, kekuatan pria berbadan kekar menurun dengan sangat cepat karena selain dia harus menggunakan kekuatannya untuk bertarung, dia juga harus fokus menggunakan kekuatannya untuk menghangatkan tubuhnya agar bisa tetap bertahan di dalam teknik formasi dunia es memiliki Lien Feng.


Lien Feng yang berniat mengakhiri pertarungan pun mengunakan Teknik Pedang Dewa Es, seketika tubuh pria berbadan kekar pun langsung membeku menjadi sebuah bongkahan es, tak lama Lien Feng mengayunkan pedang di tangan kanannya dan seketika tubuh pria berbadan kekar pun terbelah menjadi dua bagian.


Setelah berhasil membunuh pria berbadan kekar, Lien Feng segera menghilangkan teknik formasi dunia es, dan kini tampak sesosok tubuh sudah tergeletak tak bernyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan, yaitu bagian tubuhnya terbelah menjadi dua bagian.


Di sisi lain tampak Chizuya dan ke sembilan orang lainnya telah berhasil mengalahkan seluruh anggota bandit Serigala Hutan, meskipun Chizuya menggunakan cincin pengikat kultivasi, tetapi kemampuannya dalam bertarung tanpa menggunakan tenaga dalam tidak dapat dianggap sepele, karena bagaimanapun Chizuya tak hanya sering melatih kekuatan spiritualnya saja, tetapi dia juga rutin melatih kekuatan fisiknya.


Setelah berhasil membunuh semua anggota bandit Serigala Hutan, Lien Feng dan Chizuya serta kesembilan orang lainnya segera pergi meninggalkan tempat tersebut dan kembali fokus ke tujuan utama mereka, yaitu pergi ke Akademi Bambu Perak.

__ADS_1


Sebelum melanjutkan perjalanan Lien Feng memutuskan untuk melepaskan cincin pengikat kultivasi yang berada di jari tangan sebelah kanan Chizuya, walau bagaimanapun saat bertarung tadi Lien Feng melihat Chizuya yang tampak kewalahan, saat menghadapi para anggota bandit Serigala Hutan, walaupun kekuatan fisik milik Chizuya cukup tangguh tapi tetap saja seorang kultivator tanpa kekuatan spiritual hanyalah seorang petarung biasa.


Terlebih selama dalam perjalanan dari hutan kematian hingga ke dalam wilayah hutan bambu, Chizuya terlihat bersikap tak mencurigakan dan dia pun tak seperti yang ada di pikiran Lien Feng sebelumnya, Lien Feng mengira bahwa Chizuya akan berbuat licik agar bisa mencelakai Lien Feng dan kesembilan orang temannya agar dia bisa terbebas dari Lien Feng.


Saat ini terlihat Lien Feng dan yang lainnya sudah keluar dari wilayah hutan bambu dan dari kejauhan mereka semua sudah bisa melihat sebuah bangunan yang cukup tinggi dan juga cukup megah, sudah dapat dipastikan bahwa bangunan tersebut adalah bangunan milik Akademi Bambu Perak.


Lien Feng pun segera memberikan aba aba kepada Chizuya dan ke sembilan orang lainnya untuk segera mempercepat langkah kaki mereka, mereka semua harus segera sampai di wilayah Akademi Bambu Perak sebelum malam tiba.


Tak butuh waktu lama, akhirnya Lien Feng dan Chizuya serta kesembilan orang lainnya sudah berhenti tepat di depan gerbang utama Akademi Bambu Perak, terlihat ada sepuluh orang yang menjaga gerbang utama tersebut, mereka segera menghentikan Lien Feng yang hendak masuk ke dalam wilayah Akademi Bambu Perak.


" Berhenti!!! "


" Cepat tunjukan Token identitas milik kalian, siapapun yang tidak memiliki kepentingan dilarang masuk ke wilayah Akademi Bambu Perak saat malam akan segera datang. "


Semua penjaga yang melihat Token berwarna emas tersebut langsung membungkukkan badannya karena di situ tertulis dengan jelas nama Lien Feng dan status nya yang merupakan Kesatria dari Akademi Kekaisaran Sun.


Hampir di semua Akademi, gelar Kesatria adalah gelar yang sangat dihormati baik itu oleh para Tetua, guru pembimbing dan juga para pekerja yang berada di lingkungan Akademi, oleh karena hal tersebut para penjaga Akademi Bambu Perak segera membukukan badan, sebagai tanda penghormatan kepada Lien Feng yang merupakan Kesatria dari Akademi Kekaisaran Sun.


Tak lama mereka semua pun dipersilahkan untuk masuk ke dalam wilayah Akademi Bambu Perak, Lien Feng berjalan di barisan paling depan, sementara itu Sun Welian, Lien Zia dan Yin Yuer berjalan di barisan kedua, sementara yang lainnya berjalan di barisan paling terakhir.


Tempat pertama yang dituju oleh Lien Feng adalah tempat pendaftaran, seperti pesan yang diberikan oleh kepala Akademi Kekaisaran Sun, jika sudah berada di dalam wilayah Akademi Bambu Perak, maka Lien Feng dan teman temannya harus segera pergi ke tempat pendaftaran, untuk mendaftarkan diri sebagai peserta turnamen yang mewakili Akademi Kekaisaran Sun.


Tidak membutuhkan waktu lama, mereka semua pun akhirnya sampai di sebuah ruangan yang cukup besar dan di atas pintu masuk ruangan tersebut terdapat sebuah tulisan ''Ruang Pendaftaran Peserta Turnamen Antar Akademi''.

__ADS_1


Lien Feng pun segera mengetuk pintu ruangan tersebut dan tak lama dari dalam ruangan terdengar sebuah suara yang mempersilahkan Lien Feng untuk masuk ke dalam ruangan tersebut, tak mau menunggu lama Lien Feng dan ke sembilan orang temannya langsung masuk ke dalam ruang pendaftaran.


Sementara itu Chizuya tetap menunggu di luar ruangan, Lien Feng serta kesembilan orang lainnya harus membayarkan sejumlah beberapa koin emas sebagai administrasi pendaftaran untuk mengikuti turnamen antar Akademi, setelah mereka semua membayar, dua orang yang bertugas untuk mencatat siapa saja yang akan mendaftarkan diri mengikuti turnamen, segera mencatat nama Lien Feng dan ke sembilan orang lainnya di sebuah kertas pendaftaran.


Proses seleksi akan dilakukan besok, tepat pada pertengahan hari, semua peserta yang akan mengikuti turnamen dihimbau untuk berkumpul di sebuah lapangan yang berada di belakang Akademi Bambu Perak, jumlah peserta yang ikut dalam turnamen antar akademi tahun ini terlihat cukup banyak, rata rata mereka yang kirimkan untuk mewakili Akademi dalam turnamen tahun ini adalah para murid baru yang memiliki potensi yang cukup bagus serta memiliki kecerdasan serta keahlian keahlian khusus.


Setelah menyelesaikan urusannya di ruang pendaftaran, Lien Feng dan ke sembilan orang lain segera pergi dari ruang pendaftaran, tempat yang mereka tuju saat ini adalah sebuah paviliun yang sudah dipersiapkan oleh pihak Akademi Bambu Perak untuk para peserta yang ikut dalam turnamen tahun ini.


Lien Feng, Chizuya dan ke sembilan orang lainnya segera berjalan mengikuti arahan yang diberikan oleh laki laki yang tadi berada di ruang pendaftaran, akhirnya mereka semua pun sampai di sebuah bangunan yang cukup besar dan juga tinggi, jika diperhatikan bangunan tersebut memiliki ratusan kamar dan di depan bangunan tersebut terdapat sebuah halaman yang cukup luas.


Lien Feng dan yang lainnya segera mencari kamar yang sesuai dengan Token yang mereka pegang masing masing, di Token tersebut terdapat sebuah nomor yang sesuai dengan kamar yang akan mereka tempati masing masing, jika dilihat dari nomor yang berurutan tersebut setidaknya mereka berada di sebuah kamar yang berada tak jauh satu sama lain.


Setelah cukup lama mencari, karena terdapat ratusan kamar di paviliun tersebut, Lien Feng dan ke sembilan orang lainnya akhirnya menemukan kamar mereka masing masing, sementara Chizuya lebih memilih untuk berjaga di depan pintu kamar milik Lien Feng.


Lien Feng dan kesembilan orang lainnya memilih untuk beristirahat lebih awal di kamar mereka masing masing, tetapi sebelumnya Lien Feng sudah berpesan kepada teman temannya untuk berkumpul besok pagi tepat sebelum matahari terbit, karena ada beberapa hal yang ingin Lien Feng sampaikan kepada kesembilan orang teman temannya.


.


..


...


....

__ADS_1


TERIMAKASIH BANYAK UNTUK SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN LIKE, KOMENT, HADIAH DAN JUGA VOTE NYA.


__ADS_2