Pengkhianatan Tetangga

Pengkhianatan Tetangga
Episode 1


__ADS_3

" ga terasa ya kita udah semester 4, tapi aku harus ambil mata kuliah pada junior itu sebabkan aku lalai dengan teman² baru ku" misha menyadari kesalahan yang diperbuatnya


"mmm yaudahlah enggak apa² misha yang lalu biarkan berlalu, yang penting mulai sekarang kamu harus rajin² belajar agar dapat merebut beasiswa kemaren" jawab siska


siska merupakan sahabat dari miska walaupun terkadang miska sering melupakan sahabatnya hanya karena teman baru tetapi siska begitu menyayangi miska


"aku jadi malu ni sama kamu hanya karena aku ingin mempunyai teman baru yang bulu matanya panjang 5 meter aku jadi ninggalin kamu dan jauh² dari kamu padahal kamu selalu mendukung dan juga menasehati aku" miska begitu menyesal dengan apa yang diperbuatnya kepada sahabat baiknya


"iya miska aku paham kok, tetapi lain kali kamu harus liat dia bisa dijadikan teman atau malah sebaliknya"


"iya siska, aku minta maaf ya siska


aku akan belajar sekarang agar aku bisa mendapatkan mahasiswa lagi dan juga aku akan dengarkan apapun yang di ucapkan sahabatku. aku janji" miska memberikan senyum imutnya yang menampakkan gigi kelincinya


"iya iya sahabat aku yang lupa diri, aku maafkan tapi jangan diulangi lagi oke"


" oke miska, makasih ya"


mereka saling berpelukan untuk melepas rindu yang selama ini renggang karena perbuatan miska yang membuat persahabatannya hampir saja runtuh


"gimana hasilnya ica" seru siska, dia sering memanggil dengan sebutan ica karena panggilan itu lucu sama halnya dengan ica yang lucu juga


"besok adalah jadwal aku masuk kelas sama junior ka, mm kok aku gugup ya" jawab miska


"tenang aja ica, aku yakin ica pasti bisa melewati ini semua. ingat pada niat akhir beasiswa" siska sengaja menekan kan kata beasiswa agar fitri tidak putus asa ketika berhadapan dengan para juniornya dikelas


"iya ka makasih ya udah dulu aku ka, aku bahagia dan merasa beruntung mempunyai sahabat kek kamu tapi aku minta maaf ya atas apa yang aku perbuat" miska menundukan wajahnya karena dia merasa malu untuk menjadi sahabat siska


"iiis kamu ini kebiasaan deh, iya aku maafkan setelah ini jangan ada kata maaf lagi oke ica aku sayang"


"iya ika aku sayang"


.


.


keesokan harinya

__ADS_1


"huuuftttttt berasa aku kek anak baru yang baru masuk kuliah, aku gamau masuk kelas ah tapi aku harus ingat niat aku dari awal beasiswa beasiswa" batin miska


miska benggong didepab pintu sehingga membuat seseorang jengkel dibelakangnya yang mau masuk kelas


"Udah ngelamunnya? minggirlah aku mau masuk" Afi pun mulai bersuara


"aaaaaa iya iya maaf ya karena diri depan pintu"


"lain kali kalau mau melamun jangan disini bikin orang enggak mood aja pagi² buta gini"


"judessss bangeet ni orang, iis"


mereka pun masuk dan sebelum memulai mata kuliah miska memperkenalkan dirinya terlebih dahulu


" silahkan perkenalkan diri kamu miska" ucap dosen


mmm deg degan juga ternyata, macam ospek batin miska


"perkenalkan sama miska anatsya, saya leting 2018. saya masuk kekelas ini disebabkan nilai IPK saya tidak mencukupi untuk pengambilan Mata kuliah ini" miska memberikan senyuman untuk semua mahasiswi dikelas


dosen pun segera menyuruh miska untuk duduk kembali dan akan melanjutkan mata kuliah pada hari ini. Setelah mata kuliah selesai mahasiswi satu persatu mulai meningglkan kelas, ketika pas didepan pintu Afi dan miska berpas pasan


" apa hah apa! kamu kira aku ini bodoh apa aku tuh pinter hanya saja lalai makanya ketinggalan nilai IPK" miska menatap Afi dengan tatapan sinisnya


"eehm mana ada orang bodoh mengatakan dia bodoh pastilah dia bilang dia pinter nyatanya nol besar"


miska hanya menatap Afi dengan tatapan sinis. " Dasar kamu ya" miska hampir sana memukul Afi dengan buka yang di pegangnya untung afi segera pergi


miska mengahampiri mahasiswi juniornya untuk bertanya siapa komting dikelas


"dek boleh nanya enggak. siapa sih komting dikelas kalian? miska bertanya kepada salah satu mahasiswi yang sekelas dengannya


" komtingnya si Afi kak"


"kok bisa dia sih dek?" dengan tatapan terkejut


"iya kak, karena dia tuh pinter bukan hanya pinter dalam mata kuliah tetapi juga pinter dalam segala hal dna juga tamvan sih"

__ADS_1


iis orang kek dia dibilang tamvan batin miska


"baiklah terimakasih ya dek"


miska bersigegas mencari sosok Afi untuk memintai nomor ponselnya agar dia tau Jadwal mata kuliah, miska berlari menuju tempat parkir setelah melihat keatas, kebawah, ke samping kiri, samping kanan akhirnya dia menemukan Afi didepan mata nya yang hampir memasukin mobil mewahnya


"tunggu"teriak miska


Afi langsung memhentikan langkahnya yang mau memasuki mobil mewahnya tanpa menjawab teriakan miska


"minta nomor ponsel dong" miska ngos ngosan


"untuk apa?"


judes banget ni orang ya allah, kuatkan lah batin miska


"biar aku tau kapan jadwal masuk untuk mata kuliah ini"


" modus ya?"


" maksudnya?"


"biasanya cuma orang yang tergila gila sama aku yang mau minta nomor handphone"


" dengar ya songgo, aku minta nomor handphone untuk jadwal kelas aja bukan apa apa"


Afi tidak menjawab dan langsung membuka pintu mobilnya seketika itu miska memegang tangannya Afi, Afi terkejut dengan keberaniannya baru kali ini ada wanita yang berani memegang tangannya. karena dia cukup jijik dengan wanita bukan karena dia homo ya itu di karena kan sahabatnya banyak menceritakan tentang kejelekan pacarnya kepada Afi maka dari itu Afi jijik di sentuh wanita


" jangan berani ya memegang tangan aku" Afi melototkan matanya kepada miska


" makanya biar ga dipegang, kasih nomor habis tu aku langsung cabut"


"oooo kamu mau muso ya (mesum maksudnya😁)" Afi tidak sadar dia menyunggikan senyumannya dan tidak sadar dia mengoda wanita


"enak aja kalau ngomong, siapa juga sih yang muso. dengar ya aku tuh ga suka sama adek adek junior macam kamu walaupun ganteng 7 langit tapi aku ga bakalan suka sama kamu jangan GR cepat kasih nomornya"


Afi pun segera mengambil ponsel miska dan mengetikan nomornya, dan langsung bersigegas masuk ke mobil mewahnya meninggalkan miska

__ADS_1


"gitu aja repot amat sih, siapa juga yang mau muso sama dia, aneh emang tu orang"


miska mengambil motornya dan langsung pulang kerumah.


__ADS_2