Pengkhianatan Tetangga

Pengkhianatan Tetangga
Episode 12


__ADS_3

kediaman misha


"apa yang harus aku lakukan ya allah, aku sangat menyayanginya tapi disisi lain hati aku sangat sakit" Misha hanya bisa menangis


setelah beberapa jam, terdengar suara ketukan pintu


tok tok tok ..


"ica kamu ngapain didalam? dari tadi sore kamu mendiamkan diri dikamar. kamu kenapa ca?" tanya Uni agak sedikit teriak


"ica gak kenapa kenapa kak cuma kecapek an aja" Misha mulai menguap


"yaudah, keluar kita makan malam" Uni langsung menuju dapur


Misha membersihkan diri terlebih dahulu kemudian sholat magrib baru dia menuju keruang dapur untuk makan malam


"kok mata kamu sembab? kamu habis nangis ya" tanya Uni sambil berbisik bisik agar tidak didengar oleh emaknya


"gak kok, tadi cuma kecapean saja tanpa cuci muka langsung tidur makanya sembab"


"mmm okelah"


"kalian kenapa berbisik bisik?" tanya emak


"gak ada mak, hehehe" tawa Uni


"mmm jadi kamu berangkat besok pagi Uni?


"laaaah kak uni berangkat besok?" dengan wajah sedih


"wajahnya gak usah sedih sedih gitu, jam 7 kak berangkat"


"yaudah deh tapi malam ini ica bobok sama kakak ya ya ya ya"


"iya adek aku sayang, asal jangan sepak sepak pantat kakak aja"


"iiis kakak ni"


"udah udah ayo teruskan makannya gak baik bicara saat lagi makan"


"iya makku sayang" jawab misha


paginya dikediaman Afi


"pagi ma pa" Afi langsung duduk dimeja makan bersebelah dengan mamanya


"kamu hari ini kuliah pagi"tanya mama Liana


"iya ma" sahut Afi


"betul yang mama dan papa bilang misha itu bukan gadis baik baik dia sama dengan kakaknya gonta ganti pasangan" sahut Afi lagi


mama dan papa Afi seketika menghentikan aktivitas makannya, dan saling pandang pandangan seketika itu pulak wajah mereka tersenyum kembali bahwa anaknya telah menyadari bahwa wanita itu tidak baik untuknya


"maafin Afi ya ma pa gegara wanita itu Afi jadi pembangkang sama kalian"


"iya sayang, gak apa apa kok. kami malah senang kalau kamu sudah tau dan cepat menyadari kalau perempuan itu tidak baik" sahut mamanya memasangkan senyuman


"iya ma, yaudah Afi kekampus dulu ya ma pa. assalammualaikum" Afi mencium punggung tangan mama dan papanya seketika itu mereka tersenyum senang melihat anaknya kembali seperti dulu


oke sobat kita kembali ke misha ya


"kakak apa keberangkatannya ga bisa ditunda? nanti kalau aku rindu aku pengen curhat pengen peluk kekmana kak"

__ADS_1


"kamu tuh ya bertanya banyak sekali, kakak harus kerja untuk kita juga dan jaga jaga mana tau biaya kuliah kamu naik yakan" misha mengganguk mendengarkan kakaknya


"kalau kamu rindu kamu bisa vidio call dengan kakak, kalau curhat juga bisa nanti telpon saja kalau kakak gak sibuk disana"


"iya kakak" sambil memeluk Uni


"nak nanti disana jangan lupa sholat 5 waktu ya terus jaga kesehatan kamu disana, jaga diri juga ya sayang. kalau ada apa apa kamu telpon sama disini"


"iya emakku sayang, emak jaga kesehatan ya selama Uni pigi" sambil memeluk emak dan ica


"mobil sudah sampai, Uni pigi dulu ya mak" mencium punggung tangan maknya dan memeluk emaknya


"kakak pergi ya sayang" lalu bergantian memeluk adiknya


"kakak hati hati dijalan ya"


Uni hanya memberikan hanggukan dan senyuman untuk misha dan juga emak, dia memasukin mobil entah kenapa dia berat meninggalkan adik dan juga emaknya seakan akan terjadi sesuatu. Uni menghirup udara dan membuangnya secara halus lalu dia melambaikan tangannya kepada adik dan juga maknya ..


"ini semua demi masa depan aku, misha maupun mak, semangat Uni semangat"


misha dan emaknya masuk kerumah dan duduk dimeja makan untuk mencatat apa saja bahan yang tidak lengkap untuk jualan sore nanti


"mak ica bantuin mak kepasar ya"


"eeeh bukannya kamu ada kuliah pagi nak"


"tapi ica ingin bantu mak saja dirumah"


"ica mak gak suka kamu bolos kuliah, mak senang kamu bantuin mak tapi bukan bolos seperti saat ini."


"kamu lupa ca! semester ini mak harus giat jualan sebab semester ini kuliah kamu berbayar"


"iya mak, maafin ica ya mak. mak jangan sedih. ica siap siap dulu ya mak


"maafin ica ya mak, misha janji semester depan misha dapat beasiswa lagi. maafin ica ya mak, sekarang ica pergi kuliah dulu. assalammualaikum mak" sambil mencium punggung tangan maknya


"waalaikumsalam hati hati dijalan ya"


"iya mak"


misha langsung bergegas kehalte dan kebetulan angkot nya ada, misha menaikinya dan langsung menuju kampus, sampai dikampus misha mambayar uang angkot dan dia menyebrang tiba tiba ....


sssssssssyuuuuuuutttt


misha hampir ditabrak oleh mobil tak lain itu adalah mobil Afi


"Afi"gumam misha


tanpa meminta maaf, Afi melajukan mobilny menuju parkiran, misha hanya binggung dengan sikap Afi yang tak biasanya


"kenapa dengan Afi? apa gegara aku tidak memberi dia kesempatan kedua sikapnya jadi berubah begitu? kenapa hati aku sakit banget ya! misha misha ingat tujuan kamu BEASISWA" Misha sengaja menekankan kata Beasiswa agar dia termotivasi kembali.


Misha memulai perkuliahannya setelah satu jam setengah kelas bubar, ada seorang mahasiswa tak sengaja menyengol kaki misha sehingga misha terjatuh dengan buku buku nya telat didepan Afi


"maaf maaf aku gak sengaja aku buru buru" ucap mahasiswa yang tak sengaja menyengol kakinya


misha tidak menjawab pertanyaan dari pria itu dia hanya kaget karena Afi tidak melakukan tindakan apapun, bahkan dia jatuh pun Afi tidak menolongnya


Misha kemudian memungut buku bukunya dan seketika itu Afi jongkok ...


"itu pantas buat kamu" Afi berdiri dan melangkahkan kakinya


"apa maksud kamu Afi" misha berdiri dengan cepat

__ADS_1


"apa aku harus mengumumkannya disini?


Misha hanya mengerutkan keningnya mendengar perkataan Afi


"baiklah kalau itu yang kamu mau" Afi mulai tersenyum sinis


"pengumuman pengumuman kalian tau siapa yang berada didepan kalian ini" teriak Afi


Teriakan Afi mengundang mahasiswa maupun mahasiswi yang lain berkumpul karena pada saat itu jam selesai kuliah. semua orang memandang Misha. sedangkan Misha belum mengerti apapun


"apa maksud kamu Afi?" tanya Misha


"perempuan yang didepan kalian ini terlihat baik bukan? tapi kalian tau sebenarnya dikoleksi pria pria kaya"


semua orang terkejut mendengar perkataan Afi, begitu juga dengan Misha


"Maksud kamu apa Afi? pria kaya, pria kaya siapa?" tanya misha


"udahlah kamu tuh gak usah sok suci, kalian tau kenapa dia menyimpan pria pria kaya? agar dia dapat menikmati dan memanfaatkan uang mereka untuk kebutuhannya"


"Dan satu lagi, kalian tau dari mana dia mendapatkan pelajaran simpan pria kaya itu, dari kakaknya. kakaknya yang setiap hari gonta ganti pasangan apalagi maknya ...


plak


semua orang tebelalak dan terkejut melihat tindakan Misha, Misha berani menampar seorang Afi


"Cukup Afi, kalau kamu tidak tau apa apa tentang keluarga ku lebih baik kamu diam, kalau kamu hina aku aku terima tapi kalau meyangkut keluarga aku gak akan terima. aku MEMBENCIMU Afi" misha langsung berdiri meninggalkan Afi dan kerumunan Mahasiswa


Afi juga meninggalkan mereka yang berbisik mengenai Misha maupun Afi


Afi masuk kedalam mobilnya, dan dia sendiri bukannya marah ditampar tapi malah tamparkan itu pas atas yang diucapkan untuk Misha


"Apa aku keterlaluan? tapi memang benar adanya kan? kalau memang itu benar tidak mungkin dia semarah ini"


"aaaaaaaaaahhhh Afi Afi kenapa kamu menyakiti dia, taaaapi itu pantaskan buat dia"


aaaaaaaaah, afi menjalankan Mobilnya menuju kantor papa nya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2