
Afi memasuki rumah mewahnya dan langsung turun menemui mama nya
"assalammualaikum ma, pa ada apa ma? tanya Afi sambil menciumi punggung tangan mama dan papa nya
"papa cuma ingin kamu belajar bisnis mulai dari sekarang agar setelah lulus kuliah kamu langsung mengambil handel perusahaan papa" jawab papa
"tapi apa gak terlalu cepat pa?" tanya Afi memadang papa nya
"lebih cepat lebih baik sayang" sahut mama nya
"baiklah pa" Afi hanya bisa pasrah oleh kehendak orangtua nya
"besok kamu kekantor papa ya"
"besok Afi ada kelas pagi pa, siang ya Afi kekantornya papa"
"okelah nak papa tunggu kamu dikantor ya"
"iya pa, Afi ke kamar dulu ya mau istirahat"
Afi kekamar langsung membersihkan dirinya untuk menenangkan kepalanya..
kembali ke miska
miska menunggu pesan dari Afi sebab dari tadi sore sampai malam belum ada notif dari Afi. tiba tiba ponselnya berbunyi dan senyuman langsung terpancar diwajah cantik miska
bunyi pesannya
"malam kesayangan akoh"
"malam juga" miska langsung membalas pesan Afi
"kok ga ada sayang nya sih?" balas Afi lagi
" emang harus ya?"
"ya harus lah kan kamu sekarang pacar aku"
miska yang membaca sebagai pacar aku deg degan dan suhu tubuhnya jadi panas dingin
tenang miska tenang guman miska
"kapan nembaknya?"
"kalau aku tembak kamu mati dong?
"masaaaa sih?"
Afi yang geram segera melakukan panggilan vidio, miska yang terkejut mendadak jadi panggilan vidio langsung mengangkatnya
"kamu cantik"
__ADS_1
miska hanya tersenyum
"kok pipinya merah gitu sih, hmm jadi gemes deh"
"kamu bisa aja deh fi" sahut miska yang memegang pipinya karena panas
"malam ini keluar yok janjalan gitu makan kek, nonton atau apa gitu"
"boleh nanti aku traktiran es krim kemaren lupa soalnya sebab terlalu indah tapi nanti minta izin dulu sama emak ya"
"okelah, dandan yang cantik ya sayang"
"iya Afi" pipi miska makin panas
miska segera bersiap siap untuk berpergian beraama Afi
"mak miska keluar bentar ya sama Afi, bentar lagi Afi sampe bolehkan mak?
"emang mau kemana? boleh tapi jangan malem malem pulangnya ya nak" iya mak
ada beberapa saat Afi pun datang
"assalammualaikum mak, miska" menciumi punggung tangannya emak
"waalaikumsalam nak Afi"
"mak Afi minta izin ya mau jalan jalan sama miska bentar Afi janji bakalan jaga miska"
"iya nak Afi emak izinkan tapi pulangnya jangan terlalu telat ya"
dia menoleh kepada miska, miska tau kode itu apalagi kalau tidak buah pir ataupun apel
"iya mak, ica faham. ica berangakat dulu ya assalammualaikum mak" mencium punggung tangannya begitu juga dengan Afi
"walaikumsalam hati hati dijalan" sahut emak
mobil mewahnya lama lama mulai menghilang dan emak masuk kerumahnya menutup pintu tapi ada dirumah sebelah yang mengintip dan iri melihat anak tetangganya bahagia siapa lagi kalau bukan sahrul
kembali ke miska dan Afi
mereka menuju restaurant romantis dan makan malam disana kebetulan lagi ada pesta dansa, Afi mengajak miska untuk berdansa
"kita dansa yok" mengulurkan tangannya
"tapi aku ga bisa fi"
"tenang, pacar kamu kan ada"
miska menerima uluran tangan Afi dan mereka berdansa, mereka begitu dekat
ya allah tolong kondisikan jantung hamba ya allah, senang, bahagia, nyaman dan juga rasanya mau kek gini aja ya allah. gak mau jauh jauh, tenang miska tenang batin miska
__ADS_1
kok aku nyaman banget ya sama miska, rasanya aku ingin nempel terus dia juga begitu cantik malam ini batin Afi
pukul 10 malam Afi dan miska sampai dirumah emak
"gak mau masuk dulu ketemu emak untuk pamit?" tanya Miska
"gak usah udah malam, lain kali aja"
"makasih ya udah dibeliin pir dan apel banyak kali malahan"
"gak apa itu buat emak, kamu masuk gih sekarang setelah itu aku langsung pulang"
"baiklah aku masuk dulu ya, makasih sekali lagi dan hati hati dijalan"
miska masuk kerumah dan sebelum menutup pintu dia melambaikan tangannya kepada afi dan menutup pintu rumahnya.
Afi mulai memutar mobilnya tetapi di hadang oleh sahrul
"kenapa?" Afi bertanya kepada sahrul dengan tatapan sinis
"kamu yakin ingin berhubungan dengan keluarga emak lisi, dia keluarga ga baik" mulai menfitnah
"jadi keluarga anda itu baik sekali begitu? sepertinya saya tidak asing dengan wajah anda. anda yang bekerja dengan papa saya diperusahan xx?"
"kok kamu bisa tau, kamu bekerja disitu juga?" tanya sahrul yang penasaran
"mmm saya anak pemilik perusahaan itu" balas Afi yang sinis dan sombong
"anda kenapa suka sekali ganggu keluarga emak. anda ada masalah apa dengan emak lisi?
"saya cuma ingatkan kamu, keluarga itu tidak baik anak perempuannya suka keluar kemana mana bahkan sudah dicap dikampung ini, dan juga dia seorang pedagang kecil masak iya dengan kamu kan gak mungkin"
"kenapa gak mungkin? emang anak anda baik? atau jangan jangan anak anda tidak pernah pulang kerumah? apapun informasi tentang anda saya tau dengan sekejab jadi anda jangan menilai anak oranh buruk, ajarin anak anda sebelum ajarin anak oramg. saya permisi" ucap Afi yang meninggalkan sahrul
"kurang hajar, anak kemaren sore berani menceramahi aku. kita lihat saya dia belum tau dia sedang berhadapan dengan siapa rupannya, baiklah permainan kita mulai" senyum langsung mengembang diwajah licik sahrul
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.