Pengkhianatan Tetangga

Pengkhianatan Tetangga
Episode 21


__ADS_3

sudah 2 jam Misha menemaji Afi dirumah sakit, Misha jadi was was takut mama Afi datang. sebenarnya sih bukan takut hanya saja tidak enak telah mencuri waktu untuk bertemu dengan Afi ketika beliau tidak ada ditempat


tiba tiba saja pintu terbuka, Misha dan Afi segera melihat kearah pintu


"kamu takut?" tanya Afi


"aku bukannya takut, hanya saja aku belum siap ketemu dengan mama kamu Afi .maaaf" Misha menjawab sambil menundukan kepalanya


"kamu jangan takut, ada aku disini oke. maaf waktu dulu aku tidak mendukung ataupun membela kamy misha, tapi waktunya belum tepat" sahut Afi


"tapi sekarang aku yakin ini adalah waktu yang tepat untuk memeperjuangkan orang yang tepat. aku janji bakalan selalu ada disamping kamu. kamu maukan berjuang bersama ku?" tanya Afi


mata Misha mulai berkaca kaca, ingin mengeluarkan air mata tapi dia tahan, dia bahagia tapi emaknya. bagaimana dengan harga diri emaknya yang udah diinjak injak oleh orangtua Afi


"kita jalanin saja yang semestinya dulu Afi" jawab Misha


"baiklah, aku tidak memaksa. aku tau gimana berada diposisi kamu, maafkan orangtua aku ya Misha"


"udahlah Afi" sahut Misha


pintu kembali terbuka dan ternyata oh ternyata yang datang ialah suster bukannya mama atau papa nya Afi


"selamat siang Afi, alhamdulillah kalau udah sadar. orangtua kamu sangat khawatir tentang keadaanmu" ucap suster


Misha lega karena yang datang suster bukan mama ataupun papa Afi, Afi yang melihat kelegaan dari mata Misha pun mengerti dengan perasaannya sekarang


"mama saya dimana suster?" tanya Afi


"lagi bekerja, katanya setelah selesai dia akan kembali kesini" jawab Suster

__ADS_1


"kamu temannya Afi belum pulang? mungkin berkat kamu Afi jadi siuman. sudah hampir 2 minggu dia tidak sadarkan diri. maaf ya saya jadi banyak omong, kalau begitu saya permisi dulu" sahut Suster lagi


hanya mendapatkan hanggukan dari Misha dan juga Afi


"Afi aku pulang dulu" Misha


"kenapa buru buru?tunggu lah sebentar lagi Ca"


"kesian Emak nungguin aku dirumah, lagian aku kesini juga mau tebus obatnya Emak di Apotek"


Afi menghela nafasnya "baiklah Misha"


"aku permisi ya"kata Misha


Misha mau berdiri dan ingin beranjak pergi tapi tangannya sudah dicegat oleh Afi, membuat Misha menoleh kebelakang


"makasih ya sudah membezuk dan juga makasih sudah peduli" jawab Afi


"iya Afi terimakasih kembali"


mereka saling memandang satu sama lain, dan Misha tersadar harus pergi untuk menebus obat Emaknya di Apotek dan juga agar tidak ketemu oleh kedua orangtua Afi


"sudah dulu ya, aku pamit. cepat sembuh"


"iya Misha hati hati dijalan"


Misha hanya menganggukan kepala nya, melepaskan tangan Afi dari tangannya. dia mulai keluar dari ruangan Afi menuju Apotek, setelah obat selesai ditebus dia kembali kejalan pulang.


sementara diruangan rumah sakit, seseorang sedang berbahagia siapa lagi kalau bukan Afi. dia sangat sangat bahagia karena sekarang Allah telah menjawab doanya dan telah menunjukkan kepadanya bahwa Misha masih sangat sangat menyayangi dan juga mencintai dirinya

__ADS_1


"terimakasih ya Allah engkau telah menunjukkan kepada hamba, bahwa orang yang hamba cintai ternyata masih mencintai hamba" Afi mengucap rasa syukurnya


"Misha... aku janji aku bakalan mempertahankan kamu apapun itu caranya, aku juga akan memperlihatkan siapaa sebenarnya orang yang telah merusak citra hubungan kita terutama keluarga kamu Misha"


"setelah aku sembuh dan tenaga aku betul betul telah kembali, aku akan cari bukti untuk menunjukkan kebusukan keluarga kalian, lihat saja nanti"


Afi begitu panas ketika mengingat dalang dibalik semua ini, sampai sampai sprei jadi bahan remesan tangannya, bagaimana orang yang dicintainya dibenci oleh kedua orangtuanya. bukan hanya orang yang dicintai tetapi juga keluarganya terkena dampaknya. semua itu akan terungkap, terungkap, terungkap


.


.


.


.


maaf ya jarang up, lagi perbaikan proposal skripsi sama dosen pembimbing wajar anak skripsi heheheh


.


.


jangan lupa like


coment


VOTENAya


terimakasih kepada yang sudah membaca, kalian luar biasa. salam dari ACEH

__ADS_1


__ADS_2