
Tepat jam 6 pagi miska bangun dan. langsung berwudhu untuk menunaikan sholat subuh setelah itu miska ke dapur memasak untuk kakak dan emaknya cukup memakan waktu 30 menit makanannya sudah jadi, nasi goreng dan telur ceplok karena miska ada jam pagi ke kampus jadi dia segera membersihkan diri.
tepat jam setengah 8 miska makan bersama emaknya dan juga kakaknya setelah selesai miska segera kekampus jadwalnya yang padat hari ini selain masuk kekelas junior dia masuk bersama teman teman yang seangkatan dengannya.
"hai miska, gimana pertama masuk sama junior?" seru sahabatnya
"mmm hari pertama lumayan sih ka tapi kamu tau komting nya itu menyebalkan"
"benerankah ca? mm aku dengar ya ca di leting bawahan kita ada anak yang super duper cakep yang lagi banyak di omongin di leting kita maupun senior kita bahkan lebih dari aldi?
"emang kamu udah lihat gimana gantengnya dia? jangan jangan hidungnya ada taiknya etrus giginya selalu becabe karena tak pernah gosok gigi".
"aku udah lihat sendiri ca makanya aku berani bilang dia itu gantengnya melebihin yang populer dikampus"
"aku enggak peduli ka mau dia populer atau enggak yang penting niat pertama harus didapatkan, lagian aku enggak suka bila dekat ataupun pacaran sama junior"
"awas kualat kamu ca" sindir siska sahabatnya
"udah deh ka, ayo masuk kelas ntar kita telat lagi"
mereka memasukin kelasnya dan berpas pas an sama Afi
siska langsung menyenggol tangannya miska
"ca itu orangnya yang lagi populer dikampus kita"
miska terkejut
"kamu jadi gangga gitu, mm jangan jangan kamu jatuh cinta pada pandangan pertama ya? ayo ngaku ca"
"mana ada, aku gangga macam itu karena aku gak nyangka orang terpopuler ternyata komting yang judes di kelas junior aku ka"
"beneran ca? ya ampun ca enak ya ca bisa lihat wajah dia setiap harinya"
"udah deh ka jangan lebay, gak usah perhatikan dia lagi"
miska memegang kepala sahabatnya agar tak melihat wajah Afi yang sok keren itu
dikelas langsung memulai mata kuliah yang berlangsung sekitaran 1 jam setengah. perkuliahan selesai dan miska langsung mau masuk kekelas juniornya tapi ..
"kamu mau kemana ca? bukannya nanti jam 2 kita baru ke lantai 2?
"iya siska ku sayang, tapi sebentar lagi aku masuk kelasnya junior aku sayang"
"oh manggut manggut. eeeitzz berati ada anak yang super duper cakep itu dong ka aaah maulah masuk bareng ca" memohon agar diizinkan masuk
"STOP ya siska sayang jangan macam anak anak aku masuk kelas junior untuk mengikuti mata kuliah yang tertinggal bukan untuk mengejar ataupun melihat anak itu" jelas miska
"iya iya deh, aku pulang dulu kirimkan salam aku padanya ya dan kalau bisa kasih nomor ponsel ku sama dia"
"haha emang dia berharap gitu nomor ponsel kamu ca? miska tertawa geli mendengar sahabatnya
"hehe menghayal dulu ca mana tau jadi kenyataan dia yang ngejar² aku" siska mulai menghayal
"hahaha udah deh jangan buat lelucon, hati hati dijalan nanti ya aku masuk kelas dulu"
__ADS_1
miska naik kelantai 2 untuk memasuki kelasnya, Afi yang baru selesai mata kuliahnya segera masuk ke kelas sebelahnya untuk mata kuliah yang sama dengan miska karena miska jangan sambil lihat buku akhirnya dia menabrak Afi
"maaf maaf ga lihat soalnya" miska membereskan buku yang di pegang
"kamu sengaja ya" seru Afi
miska yang mendengar suaranya seperti tidak asing, dan dia mulai melihat pemandangan ketas
"mm ternyata kamu lagi kamu lagi kalau aku ketemu kamu pasti sial dan sial" ngoceh biasalah
"kenapa miska?" aldi yang baru turun dari lantai 3 melihat buku miska bertaburan dia langsung membantunya
"ini ada anak baru kemaren sore yang sok cakep banget"
"kamu gak apa apa kan? aldi memeriksa keadaannya aldi
"modus" sindir Afi
"kamu ngomong apa hah?" aldi mulai meninggikan suaranya
sebetulnya aldi sangat benci dan geram kepada Afi karena dia baru masuk dan langsung menjadi hitz populer dikampus
Afi tak menghiraukan ucapan aldi dia langsung masuk ke kelasnya
"dasar songgong anak itu" geram aldi
"udah bg gak apa² makasih ya bg udah bantuin miska" seru miska
"iya miska sama sama" memberikan senyum yang manis mungkin
miska masuk kekelas dan langsung disindir pedas oleh Afi
"siapa juga yang pacaran, dia itu cuma senior aku aja"
"bukan pacar tapi malah megang2 tangan"
" dia itu bantuin aku"
" bantuin bantuin tapi ga modus"
"kamu .." miska berhenti berkata dan melanjutkannya lagi
"kamu cemburu ya"
"siapa juga cemburu"
"ayo ngaku, kamu mulai suka kan sama aku"
"ga usah keGR an"
miska terhentikan bicaranya sebab dosen sudah memasukin kelas
kenapa aku jadi marah marah gini ya lihat orang lain memegang tangannya miska, padahalkan cuma dipegang tangan aku kok merasa aneh ya. jangan jangan aku beneran mulai jatuh cinta pada wanita aneh itu tapi gak mungkin ini mungkin hanya perasaan aja karena kan aldi itu jadi geram aku lebih populer darinya. tapi gak gini rasanya tenang Afi tennag jangan nampakkan kamu tetarik dengannya nanti bisa bisa dia malah besar kepala batin Afi
dia kenapa ya pandangin aku kok gitu banget, aku jadi seram ini sama sijudes ini awas saja kalau berani macam macam batin miska
__ADS_1
Afi yang terus memandangi miska tanpa henti sampai dengan jam kuliah telah berakhir, miska segera ingin keluar dari ruangan itu tapi Afi memegang tangannya miska
"lepaskan" berontak miska
"diam atau aku cium kamu disini" ancam Afi
akhirnya miska diam, dia tidak mau ciuman pertamanya direnggut oleh orang judes.
Afi membuka pintu mobilnya dan memaksa masuk miska setelah mereka dimobil barulah miska mengeluarkan suaranya
"kamu bawa aku kemana? kamu jangan macam macam ya aku bisa saja lompat dari sini"
"hahaha kamu sangat lucu, aku gak akan macam macam sama kamu aku hanya mau anterin kamu pulang saja kok"
"tapi gak gitu juga caranya tarik tarik tangan aku kalau putus gimana hah" ngoceh miska
"kamu mau diam atau kita akan menikmati ciuman dalam mobil aku ini?" mulai senyum nakalnya
terpaksa diam dan Afi mulai tersenyum kemenangan karena miska begitu penurut dan menggemaskan
"rumah kamu dimana?" Afi menoleh miska tapi miska diam
"aku tanya sekali lagi rumah kamu dimana?"
miska tetap diam
"oooh rupanya kamu ingin sekali aku cium ya"
"dijalan xx no 15"
"gitu dong jawabnya"
"dia yang suruh aku diam tapi dia yang ngajak aku bicara" guman miska
" aku dengar kamu ngomong apa sebaiknya sekarang kamu diam dan diam"
setelah sampai dirumah miska
"makasih ya udah nganterin"
"iya sama sama, aku duluan ya"
miska menganggukan kepalanya dan setelah mobil agak jauh dan lama2 menghilang miska masuk kerumah untuk beristirahat
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
..
..