
"Coyote menyerahlah, kamu tidak bisa mengalahkannya" ucap Mard Geer dengan tenang.
"Baik. Maafkan saya tuan, karena kalah" ucap Coyote dengan menyesal.
"Tidak masalah. Lawan kamulah yang terlalu kuat, aku saja tidak yakin bisa mengalahkan Meliodas" ucap Mard Geer dengan pelan.
"Hah. Tuan, apa kamu berbicara yang sesungguhnya?"
"Tentu saja, apa kamu pikir Meliodas sudah mengeluarkan kekuatannya yang sebenarnya?"
"Saya.."
Coyote tidak tau harus menjawab apa, pertanyaan tuannya.
"Mard Geer, ingatlah saranku, jangan masuk secara diam diam ke Central Universe!"
"Baik. Setelah ini aku akan menemui Penguasa Dinasti Fernandes" ucap Mard Geer dengan tegas.
Setelah pertarungan selesai, aku membawa mereka semua kembali ke Kekaisaran Heartfilia.
"Saya minta maaf, atas apa yang telah dilakukan pengikut saya kepada Anda" Mard Geer berkata sambil menundukkan kepalanya kepadaku.
"Mengapa anda meminta maaf kepada saya?..Anda seharusnya meminta maaf kepada mereka " aku berkata sambil menunjukkan jariku kepada Sapphire, Madaras dan Aeon.
"Suamiku, dia meminta maaf padamu sama dengan meminta maaf pada kami..Itu benarkan Madaras" Sapphire berkata sambil tersenyum misterius kepada Madaras.
"Iya" Madaras berkata dengan pelan sambil menundukkan kepalanya, rona merah muncul di pipi Madaras karena malu.
Mard Geer mengikuti saranku, dia membawa pengikutnya menuju ke dinasti fernandes, untuk meminta ijin berpindahnya kekaisaran hueco mundo ke central universe.
Aku meminta buah kecantikan kepada Madaras, dia langsung memberikannya tanpa bertanya apapun,aku memberikannya kepada Meliodas dan menyuruhnya untuk segera kembali ke pulau impian.
__ADS_1
Madaras memberiku sebuah ruangan pribadi yang sangat mewah di istana Kekaisaran Heartfilia, Sapphire dan Shiraori juga mendapatkan ruangan pribadi yang bersebelahan dengan ruanganku.
"Sapphire, datanglah ke ruanganku. Ada hal yang harus aku bicarakan denganmu"
Aku menggunakan Voice Magic untuk menghubungi Sapphire.
Suara ketuk pintu terdengar dan aku membukakan pintunya, segera Sapphire muncul di hadapanku.
"Sapphire, aku.."
Aku belum menyelesaikan kalimatku, karena bibirku tersumbat dengan bibir Sapphire, kedua tangannya melingkarkan leherku, bahkan dia mendorong lidahnya kedalam mulutku dan mengaitkannya dengan lidahku.
Kami melakukan ciuman itu hampir sekitar setengah jam, dia melepaskan ciumannya saat sudah kehabisan napas.
Sialan, lagi lagi aku di pimpin oleh seorang wanita. Gumamku.
Aku menarik pinggangnya dan menciumnya, mendorongnya ketempat tidur, dia tidak melawan bahkan di matanya aku bisa melihat kasih sayang yang sangat besar kepadaku.
Aku melepaskan ciumanku dan hanya menatap matanya, kebingung bisa terlihat di matanya.
Suara sedih terdengar di telingaku.
"Suamiku, apakah menurutmu aku orang yang aneh, karena tiba-tiba memanggilmu suami, apakah suamiku berpikir aku wanita yang murahan" tambahnya.
"Aku menginginkanmu, aku tidak menganggapmu wanita aneh, aku tidak menganggapmu wanita murahan" aku berkata sambil membelai rambutnya.
"Lalu kenapa kamu?" ucap Sapphire dengan bingung.
"Sapphire, aku mempunyai wanita lebih dari satu. Jadi aku akan melakukannya saat bersama kalian semua. Ucapku.
"Baiklah"
__ADS_1
Senyum senang muncul di bibir Sapphire.
"Sapphire, aku ingin mengenal semua tentangmu"
"Suamiku, aku juga ingin mengenal semua tentangmu"
"Sapphire kamu memiliki kekuatan yang cukup menarik"
Aku berkata sambil meletakan tanganku bagian jantungnya.
"Hmm. Love Heart kah"
"Suamiku, kamu sangat mesum" Sapphire berkata dengan senyum menggoda.
"Uhukk...uhuk...uhuk!...Maaf Sapphire, aku tidak bermaksud begitu" aku berkata sambil memindahkan tanganku.
"Suamiku, kamu tidak perlu meminta maaf. Aku adalah istrimu jadi ini hal wajar" Sapphire berkata sambil meraih tanganku dan meletakkannya di dadanya.
..
Di Sebuah pulau yang dikelilingi oleh api terdapat sebuah istana mewah yang menjulang dilangit.
Ada dua lelaki tua sedang bermain catur, meskipun kelihatannya mereka sedang memainkan permainan yang sederhana, tapi ada niat membunuh yang padat di sekitar mereka berdua.
"Hei bajingan tua, apa kamu yakin akan melakukan itu, meskipun Zeldris kuat dia akan mati jika bertarung dengan mereka"
"Anjing tua, kamu tidak perlu ikut campur dalam urusanku untuk mengurus Zeldris"
"Bajingan tua, apa anda lupa bahwa Zeldris adalah tunangan cucuku, jika terjadi sesuatu pada Zeldris, cucuku pasti akan menjadi gila"
"Aku tidak peduli dengan cucumu"
__ADS_1
"Apa katamu"
Niat membunuh yang mengerikan menyapu seluruh pulau, awan yang sebelumnya cerah menjadi gelap.