
Di atas langit tempat terowongan ruang berada.
"Allen, apa yang kau lakukan di sini?"
Suara wanita tiba tiba muncul, sebuah celah ruang muncul di sebelah terowongan ruang itu
"Celia Claire kah... Ada urusan yang mengharuskan aku datang kesini"
"Northern Universe adalah wilayah kekuasaanku, Allen seharusnya kau meminta ijin dulu sebelum memasuki kekuasaanku"
"Aku tau, namun aku sedang terburu bubu"
"Allen kamu meremehkanku kah?"
Allen hanya diam dan menatap Celia dengan acuh tak acuh.
"Sialan" Celia mengertakkan giginya.
Langit tiba tiba menjadi gelap menyelimuti seluruh Kekaisaran Ferglyn.
"Celia, apa kau ingin bertarung denganku?"
Pedang berwarna merah mengiris udara dan menuju leher Allen.
Dang.
Allen dengan mudah menangkisnya.
Suara logam beradu memenuhi langit yang sunyi, serangan mereka berdua sangat cepat, secepat kecepatan cahaya, meskipun pedang Allen sangat besar gerakannya sangat gesit dan lincah, mereka berdua menguasai teknik berpedang tingkat tinggi.
"Celia, aku tidak akan lama di Northern Universe, hentikanlah pertarungan membosankan ini"
"Pertarungan membosankan kah! Aku ingin melihat apa kau masih berbicara begitu setelah melihat ini?
Celia menyayat telapak tangan kirinya sendiri menggunakan pedangnya.
"Angry Dimension Magic"
(Angry Dimension Magic : Sihir Dimensi Kemarahan)
Badai angin, hujan es, gempa bumi, hampir semua bencana alam melanda seluruh Northern Universe. Semua Mana yang terkandung dari bencana itu memasuki tubuh Celia.
Melihat itu Allen mengerutkan dahinya, dia menatap Celia dengan waspada.
Dengan cepat serangan pedang datang kepada Allen yang membuatnya terlempar dan menghantam tanah.
Boomm..
Guncangan sangat dahsyat melanda seluruh Northern Universe, sebuah lubang besar terbentuk akibat serangan itu, Allen merangkak keluar dari lubang itu, meskipun Allen terkena serangan itu dan terjatuh dari ketinggian dua ribu mil jauhnya, dia tidak terluka sama sekali.
Setelah itu Celia menyerang Allen dengan menebaskan pedangnya secara horizontal, serangan itu membelah gunung gunung didekatnya.
Meskipun serangan Celia sangat luar biasa, namun masih tidak melukai Allen sama sekali.
__ADS_1
"Percuma saja, kamu tidak mungkin bisa mengalahkanku"
"Diam"
Celia melapisi pedangnya dengan Mananya, pedangnya yang semula berwarna merah berubah menjadi emas. Celia menerjang Allen dengan gila, dia dengan marah menebas Allen yang tebasannya berdampak mengerikan, sampai membelah laut.
*
Di Sebuah pulau yang melayang di langit terdapat dua wanita cantik sedang mengemil kue kering sambil menonton pertarung Celia melawan Allen menggunakan Spatial Image Magic.
(Spatial Image Magic : Sihir yang bisa mengambil gambar dan suara dari tempat lain)
"Seperti biasa Celia sangatlah kuat, bahkan serangannya sampai membelah laut" ucap wanita yang memakai gaun pelayan berwarna emas, dia memiliki rambut berwarna putih ada hiasan rambut dikepalanya yang berbentuk bunga.
"Namun Allen ini benar benar kuat" ucap wanita yang memakai baju besi berbentuk rok, dia memiliki rambut abu abu, di lehernya terdapat tato yang bertuliskan Zeldris.
"Hei Noel, Allen ini siapa sih?"
"Satsuki, selama ini kamu hidup ngapain aja" Noel berkata dengan kesal.
"He he he"
"Allen adalah pemimpin dari Sepuluh Perintah Tuhan"
"Apa mereka kuat?"
"Ya sangat kuat, lebih baik kau jangan melawannya bila tidak terjadi hal yang mendesak"
"Oke"
*
Agnes ditatap seperti itu oleh Ban, dia merasa sangat tidak nyaman.
"Kamu Ras Druid Kuno kah?"(Ban)
Yukihana sangat terkejut mendengar hal itu. Meski dia sudah lama mengenal Agnes, dia tidak pernah berpikir bahwa Agnes memiliki ras langka Druid Kuno.
"Agnes, bukannya kamu berasal dari Ras Manusia Kuno?" ucap Yukihana dengan bingung.
"Aku lahir dari ibu yang berbeda dari saudara laki-laki Movius, ibuku berasal dari Ras Druid Kuno”(Agnes)
"Ha ha ha... Ibumu sangat aneh, Ras Druid Kuno seharusnya tidak suka bergaul dengan ras lain"(Ban)
"Bajingan, kau menghina ibuku" Agnes dengan marah menebaskan pedangnya mengarah ke leher Ban. Namun sebelum mengenai leher Ban, Agnes tiba tiba menghentikan serangannya.
"Agnes, kenapa kau menghentikan serangannya"(Yukihana)
Agnes tidak menjawabnya bahwa dia mengabaikannya.
"Apa yang kau lakukan pada Agnes" Yukihana berkata dengan marah.
"Aku hanya mencuri hatinya" ucap Ban sambil tersenyum senang.
__ADS_1
Tiba tiba mata Ban berubah menjadi merah dan menatap Yukihana, setelah itu ekspresi Yukihana yang sebelumnya marah menjadi tenang.
"Hei kalian berdua peluklah aku" Yukihana dan Agnes menuruti perkataan Ban, mereka berdua memeluk Ban.
"Ha ha ha... Tidak sia sia aku datang kesini"
Ban memiliki kekuatan "Thief Ancient Magic" dia bisa mencuri objek apapun tanpa menyentuhnya.
Ban menghampiri Zeldris yang sedang berguling guling di tanah sambil mengerang kesakitan.
"Yoi Zeldris, terima kasih karena telah menghadiahkanku dua wanita cantik" ucap ban sambil memeluk Yukihana dan Agnes di kedua sisinya.
"Zeldris, selamat tinggal" ucap Ban sambil menembus jantung Zeldris menggunakan tangannya, dia menarik jantung Zeldris hingga keluar.
Deg deg deg
Ban meremas jantung Zeldris yang berada di tangannya hingga hancur.
Zeldris yang semula berteriak mengerang kesakitan menjadi diam tanpa suara, matanya kosong, badannya dingin.
Boom...
Ban melihat di kejauhan sebuah lubang besar terbentuk dan Allen keluar dari lubang itu.
Dengan siapa Allen bertarung. Gumam Ban.
Setelah itu Ban mengetahui jawabannya sendiri,
Dia melihat Celia menyerang Allen dengan menebaskan pedangnya secara horizontal, serangan itu membelah gunung gunung didekatnya.
"Celia Claire. Penguasa dari Northern Universe, sepertinya rumor itu benar, dia wanita yang sangat cantik" ucap Ban sambil menatap Celia dengan tajam.
Aku ingin mendapatkannya, sayangnya sihirku tidak akan mempan baginya. Gumam Ban.
Setelah itu Ban hanya menonton pertarungan antara Allen dan Celia, dia tidak ingin ikut campur pertarungan itu.
*
"Celia Claire, berhentilah membuang buang Manamu dengan sia sia" ucap Allen dengan bosan.
"Diam diam diam"
Celia sangat marah, selama ini Allen hanya menerima serangannya dan tidak terluka, yang membuat Celia semakin marah adalah Allen terus berbicara omong kosong yang membuatnya kesal.
Celia menarik nafasnya dalam dalam untuk memenangkan amarahnya. Setelah itu Celia menusukkan pedangnya kedalam tanah.
"Extreme Angry Magic"
Seluruh langit di Northern Universe yang semula cerah berubah menjadi merah, seluruh awan merah berkumpul mengelilingi Celia dan memasuki tubuhnya, rambut Celia yang semula berwarna platinum berubah menjadi scarlet.
"Wanita yang sangat merepotkan" Allen memposisikan pedangnya di depannya dan memegang pedang itu dengan kedua tangannya.
"Teknik itu" Ban terkejut melihat Allen akan menggunakan teknik itu. Dia dengan cepat membawa Yukihana dan Agnes melarikan diri menuju terowongan ruang berada.
__ADS_1
Celia dengan tegang melihat Allen yang akan meluncurkan serangan pada dirinya, Allen lawan paling kuat yang dihadapi oleh Celia selama dia hidup.
"Celia Claire, terimalah seranganku"